18/12/2017
💞💞💖KISAH NABI MUSA ALAIHI SALAM DAN KEADILAN ALLAH AZZA WA JALLA💖💞💞
Dikisahkan, Nabi Musa Alaihi Salam Pernah bermunajat kepada Tuhannya di atas bukit Thur. Dalam munajat beliau berkata,
“Tuhanku, perlihatkan kepadaku keadilanMu. “Allah menjawab, “Engkau laki-laki yg tangkas, cekatan dan pemberani, tetapi tidak akan mampu bersabar untuk memahami keadilanKu .”
“ In shaa Allah Saya mampu bersabar dengan taufikMu, ” jawab Musa Alaihi Salam. Kemudian Allah berfirman ” pergilah menuju mata air disuatu tempat , lalu bersembunyilah di baliknya dan perhatikan apa yang akan terjadi, disitu kamu akan melihat apa yang kau inginkan , ”
Musa Alaihi Salam Berjalan dan mendaki anak bukit di balik mata air itu, lalu duduk bersembunyi. Tidak berapa lama datang seorang penunggang kuda di mata air itu , lalu ia turun dari kudanya dan berwuduk serta minum air dari mata air itu. Ia membuka buntalannya yang di dalamnya terdapat kantong yang berisi uang 1000 dinar, lalu meletakannya di sampingnya lalu sholat. Kemudian laki-laki itu kembali menaiki kuda dan ia lupa kantongnya.
Tidak lama kemudian , datang seorang anak kecil ,lalu meminum air dari mata air itu dan pergi sambil mengambil kantong uang yg ditemukan ditempat itu . Setelah anak kecil itu pergi , datanglah seorang laki-laki tua buta. Ia minum dari mata air itu, berwuduk dan berhenti sejenak untuk sholat,setelah sholat, ia duduk santai melepas lelah. Bersama dengan itu, laki-laki penunggang kuda yang datang pertama tadi teringat dengan kantong uangnya. Ia kembali dari perjalanannya dan segera menuju sumber mata air itu , namun ia tidak menemukan kantong uangnya. Ia hanya melihat laki-laki buta itu yang sedang duduk beristirahat .
Pikirannya mencurigai laki-laki tua tersebut : “Saya kehilangan kantong yg berisi 1000 dinar di tempat ini. Tidak ada orang yang datang ke tempat ini selain kamu.” tuduh penunggang kuda itu . ” kamu tau saya laki-laki buta, maka bagaimana mungkin saya bisa melihat dan mengambil kantongmu?” jawab laki-laki yg buta itu .
Penunggang kuda itu marah atas ucapan laki-laki tua tersebut . Ia mencabut pedang dan menghantamkannya pada laki-laki malang itu sampai tewas . Ia memeriksa mayat laki2 tua itu dan kantong yang di carinya tidak ditemukan ia pun pergi dan meninggalkan mayat pria malang itu dengan wajah kesal.
Menyaksikan peristiwa tragis tersebut Musa Alaihi Salam merasa jengkel dan hilang kesabarannya . Ia berkata, “Tuhanku dan junjunganku, kesabaranku benar-benar habis dan Engkau benar-benar Dzat yg Maha Adil, maka berilah saya pengetahuan dan penjelasan bagaimana semua ini bisa terjadi ?”
Allah memerintahkan Jibril untuk memberikan penjelasan. Malaikat Jibril berkata kepada Musa Alaihi Salam. ” Hai Musa Alaihi Salam. Allah swt. Berfirman: Aku mengetahui semua rahasia dan lebih mengetahui dari pada yang kamu ketahui. Adapun anak kecil yang mengambil kantong uang tersebut, sebenarnya ia hanya mengambil hak miliknya sendiri. Karena orang tua anak kecil tersebut adalah orang upahan laki-laki penunggang kuda itu . Upah yang harus diterimanya terkumpul dalam jumlah uang yang terdapat didalam kantong yang di bawa laki-laki penunggang kuda itu dan upah tersebut belum terbayar. Anak itu hanya mengambil haknya.
Adapun laki-laki tua yg buta itu adalah orang yang telah membunuh ayah dari penunggang kuda tersebut ketika ia belum buta . Allah telah mengambil hukum Qishash dan menyampaikan hak kepada setiap orang yang berhak menerimanya. Keadilan kami (Allah) sangat lembut.” setelah Musa Alaihi Salam mengetahui hal tersebut, Ia bingung dan mohon ampun kepadaNya.
Demikianlah hikmah yang tersembunyi dibalik berbagai kejadian yang sering kita lihat sehari-hari yang kadang kala kita rasakan tidak adil . Pandangan dan penglihatan kita amat terbatas sementara Allah memiliki penglihatan dan pengetahuan yang tidak terbatas.