30/11/2020
Apa kabar pengungsi Nduga.?
Sedih rasanya jika mendengar kisah tentangmu, tentang bagaimana kalian harus berjuang menerobos jurang tebing terjal dan hutan belantara Nduga hanya untuk mengejar harapan utk mempertahakan hidup.
Cerita tentang bagaimana kalian hidup pasca mengungsi, tentu berbeda jauh dengan bagaimana kalian hidup tatkala kehidupan berjalan normal dan tak pernah terjadi apa-apa di tanah asalmu.
Sebagai manusia normal yg berperasaan. Mendengar kisah tentangmu, tentang bagaimana kalian berjuang melewati rintangan hutan perawan yang jarang di tembus manusia normal ini, lewat menghampiri pendengaran kami bagai kidung ratapan yang sangat kuat menusuk dan menyayat kalbu.
Kami benarยฒ bersedih dan kecewa terhadap situasi ini, tapi kami juga harus akui, kami tidak dapat berbuat apa-apa utk merubah beban batin yg kalian pikul.
Dan di moment natal kali ini, yg bisa kami lakukan akan coba kami lakukan. Ini bukan tentang menarik mundur waktu untuk menghapus derita dari ingatan dan pengalaman kalian. Ini tentang cinta KAMI, yg ingin kami tunjukan dgn tindakan kecil yg KAMI bisa lakukan.
Sekali lagi, ini bukan untuk menghapus beban duka dan kehilangan mendalam yg membekas itu. Ini hanya untuk menunjukan bahwa, "NDUGA TIDAK SENDIRI." Sakit Nduga Sakit Kami.
Semoga Tuhan memalingkan muka kepada air mata akibat penderitaan ini, dan semoga harapan tentang kehidupan yg lebih baik itu segera menghampiri.
----
Kepada seluruh alumni Uncen,
KAMI UNCEN akan menggalang bantuan sukarela Alumni untuk pengungsi Nduga beberapa waktu kedepan. Harap partisipasi bersama untuk mereka, sesama kita para pengungsi Nduga yg di rundung masalah yg tak tentu kapan berakhir.
Tunggu informasi disini, utk mengetahui apa yg harus kita lakukan untuk mereka yg bertahan hidup di tempat pengungsian disana.
Beri cinta bukan lewat kataยฒ tapi tindakan.
Tuhan sayang kitong...!!!