Gerakan rakyat west Papua suku mek

Gerakan rakyat west Papua suku mek Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Gerakan rakyat west Papua suku mek, College & University, Jayapura.

Laporan mengenai dugaan pembunuhan di luar hukum (extrajudicial killing) terhadap masyarakat sipil suku Mek asal Distrik...
15/10/2026

Laporan mengenai dugaan pembunuhan di luar hukum (extrajudicial killing) terhadap masyarakat sipil suku Mek asal Distrik Puldama terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026 di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Peristiwa ini dilaporkan sebagai hasil dari operasi gabungan dini hari yang melibatkan aparat keamanan TNI, Polri, Marinir, dan Satgas Damai Cartenz.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media Rakyat west Papua - Pikiran Rakyat, berikut adalah rincian mengenai korban dan kronologi kejadian tersebut:
Identitas Korban
• Ernes Wepsa (27 tahun): Warga sipil asal Distrik Puldama, Kabupaten Yahukimo.
• Natan Well (18 tahun): Pelajar kelas 3 di SMK Negeri 1 Dekai, yang juga berasal dari Distrik Puldama.
Kronologi Kejadian
• Waktu Peristiwa: Penembakan terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIT di wilayah Dekai.
• Operasi Keamanan: Menurut keterangan pihak keluarga dan laporan lokal, kedua korban tewas di tempat akibat luka tembak dalam operasi keamanan senyap yang dilakukan oleh tim gabungan aparat.
• Tuntutan Pihak Sipil: Pihak keluarga korban dan pegiat hak asasi manusia (HAM) di Papua menyatakan bahwa kedua korban adalah warga sipil murni dan pelajar, bukan bagian dari kelompok bersenjata. Mereka mengutuk keras tindakan tersebut dan menuntut investigasi menyeluruh serta pertanggungjawaban hukum atas kematian kedua pemuda suku Mek tersebut.
Hingga saat ini, insiden ini memicu keprihatinan mendalam dari komunitas masyarakat sipil West Papua terkait perlindungan warga sipil di wilayah konflik bersenjata.
Rakyat Papua
Dugaan Eksekusi Di Luar Hukum Di Yahukimo: Dua Warga Sipil Tewas ...
12 Okt 2026 — Ringkasan. Inilah Tampak Dugaan Eksekusi Di Luar Hukum Di Yahukimo: Dua Warga Sipil Tewas Dalam Operasi Gabungan Dini Hari statusnya pelajar. RAKYAT PAPUA, DEKAI..
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
KemenHAM RI Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo
24 Jul 2026 — Peristiwa tersebut mencuat setelah beredarnya video di media sosial yang diduga memp

New info WEST PAPUA.Kabupaten Yahukimo darurat militer kolonial Indonesia.Dua Warga Sipil DiDuga Di Eksekusi Mati Oleh S...
12/10/2026

New info WEST PAPUA.
Kabupaten Yahukimo darurat militer kolonial Indonesia.

Dua Warga Sipil DiDuga Di Eksekusi Mati Oleh Satuan TNI-POLRI, MARINIR, Dan Satgas Damai Chartenz Di Yahukimo.

Dekai, 12 Oktober 2026 pukul 03:00 subuh tim gabungan TNI-POLRI, MARINIR, Dan Satgas Damai Chartenz telah melancarkan operasi senyap dan diduga Mengeksekusi Mati terhadap satu pelajar SMK N-1 Dekai dan satu warga sipil.

Indenditas Korban :

1. Nama : Ernes Wepsa
Usia : 27 tahun
Asal : Distrik puldama
Status : masyarakat Biasa

2. Nama : Natan Well
Usia : 18 Tahun
Asal : Distrik puldama
Status : pelajar Kelas 3 SMK N1 Dekai.

Kornologis :

A. Bukti-bukti :
* Pada pukul 2:30 subu satu unit motor mendatangi rumah korban dan pergi.
* Pukul 2:40 tim gabungan Militer Organik dan Non Organik mendatagi lokasi kejadian mengunakan 3 unit mobil
* pukul 2:50 subu militer memasuki salah satu rumah warga sipil yang berdekatan dengan ruma korban.
* Pukul 2:55 subuh aparat mulai kepung rumah korban.
* pukul 3:00 wp subu Militer indonesia melancarkan penganiayaan terhadap korban insial E-W Dan N-W.
* Pada waktu bersamaan diduga pihak militer indo mengeluarkan 9 kali tembakan ke arah korban.

B. Upaya Investigasi :

Pada pagi hari Setelah keluarga korban memastikan ketidak adaan dua korban di rumah, keluarga berkumpul dan mencari korban ke beberapa tempat, mulai dari Polres,Polsek, dan pos-pos militer di beberapa titik.

Saat keluarga melakukan pencarian tidak ada satuan militer yang memberikan keteragan. Dan setiap satuan hanya mengatakan bahwa subu dini hari mereka tidak melakukan patroli.

Namun pos halabok mengatakan bahwa hari ini mereka telah melakukan patroli tapi tidak tau terkait keberadan korban, Namun jika keluargan ingin ketemu, berdoa banyak.

C. Catatan :
Setelah beberapa waktu berlalu, keterangan keluarga megatakan bahwa, sampai saat ini belum ada kejelasan oleh Aparat TNI-POLRI bersama militer Non-Organik terkait alasan penangkapan dua warga sipil.

Tindakan ini dinila

Dua Warga Sipil DiDuga Di Eksekusi Mati Oleh Satuan TNI-POLRI, MARINIR, Dan Satgas Damai Chartenz Di Yahukimo. Dekai, 12...
12/10/2026

Dua Warga Sipil DiDuga Di Eksekusi Mati Oleh Satuan TNI-POLRI, MARINIR, Dan Satgas Damai Chartenz Di Yahukimo.

Dekai, 12 Oktober 2026 pukul 03:00 subuh tim gabungan TNI-POLRI, MARINIR, Dan Satgas Damai Chartenz telah melancarkan operasi senyap dan diduga Mengeksekusi Mati terhadap satu pelajar SMK N-1 Dekai dan satu warga sipil.

Indenditas Korban :

1. Nama : Ernes Wepsa
Usia : 27 tahun
Asal : Distrik puldama
Status : masyarakat Biasa

2. Nama : Natan Well
Usia : 18 Tahun
Asal : Distrik puldama
Status : pelajar Kelas 3 SMK N1 Dekai.

Kornologis :

A. Bukti-bukti :
* Pada pukul 2:30 subu satu unit motor mendatangi rumah korban dan pergi.
* Pukul 2:40 tim gabungan Militer Organik dan Non Organik mendatagi lokasi kejadi mengunakan 3 unit mobil
* pukul 2:50 subu militer memasuki salah satu rumah warga sipil yang berdekatan dengan ruma korban.
* Pukul 2:55 subuh aparat mulai kepung rumah korban.
* pukul 3:00 wp subu Militer indonesia melancarkan penganiayaan terhada korban insial E-W Dan N-W.
* Pada waktu bersamaan diduga pihak militer indo mengeluarkan 9 kali tembakan ke arah korban.

B. Upaya Investigasi :

Pada pagi hari Setelah keluarga korban memastikan ketidak adaan dua korban di rumah, keluarga berkumpul dan mencari korban ke beberapa tempat, mulai dari Polres,Polsek, dan pos-pos militer di beberapa titik.

Saat keluarga melakukan pencarian tidak ada satuan militer yang memberikan keteragan. Dan setiap satuan hanya mengatakan bahwa subu dini hari mereka tidak melakukan patroli.

Namun pos halabok mengatakan bahwa hari ini mereka telah melakukan patroli tapi tidak tau terkait keberadan korban, Namun jika keluargan ingin ketemu, berdoa banyak.

C. Catatan :
Setelah beberapa waktu berlalu, keterangan keluarga megatakan bahwa, sampai saat ini belum ada kejelasan oleh Aparat TNI-POLRI bersam militer Non-Organik terkait alasan penangkapan dua warga sipil.

Tindakan ini dinilain sangat biadab dan melanggar ketentuan asas hukum republik indonesi, dimana

pemerintah sementar west Papua suku mek wilaya lapago
07/10/2026

pemerintah sementar west Papua suku mek wilaya lapago

Masyarakat adat mek akan menyelenggarakan dan mendapat legitimasi hukum oleh Pemimpin Pemerintah Sementara (ULMWP) Oktob...
04/10/2026

Masyarakat adat mek akan menyelenggarakan dan mendapat legitimasi hukum oleh Pemimpin Pemerintah Sementara (ULMWP) Oktober 2026 mendatang.

Dan, akan menyatakan Mendukung Hon.Benny Wenda sebagai Presiden Pemerintah Sementara West Papua.

Kemudian terus mendukung Resolusi Kongres ULMWP tahun 2023

1. West Papua full membership MSG

2. Kunjungan Dewan HAM PBB ke West Papua untuk Investigasi Pelanggaran HAM masa lalu dan Sekarang.

3. Hak Penentuan Nasib Sendiri, Referendum yang di awasi PBB

mek 04 Oktober 2026

Damai Tuhan Beserta kita, WaSalam

Benny Wenda
Council ULMWP mek
- ULMWP
Buchtar Tabuni
Gerakan Rakyat Pembebasan West Papua Suku mek

Yahukimo berduka 😭Papua berduka 😭😭tentara Rakyat Rakyat gugur di Medan juang di Yahukimo west Papua.
18/07/2026

Yahukimo berduka 😭
Papua berduka 😭😭
tentara Rakyat Rakyat gugur di Medan juang di Yahukimo west Papua.

New info:Berita Duka nasional.Pemerintah sementara ULMWP sukuMek.Keluarga besar ketua west Papua council  suku mek.Dan g...
04/06/2026

New info:
Berita Duka nasional.
Pemerintah sementara ULMWP suku
Mek.
Keluarga besar ketua west Papua council suku mek.
Dan gerakan rakyat pembebasan west Papua GR PWP.
Kami keluarga besar suku mek di Jayapura Sentani turut berdukacita atas kepergian ibu terkasih kita ALMARHUMAH PERSINA YANDO.

KRONOLOGIS SINGKAT.
Jatuh sakitnya adalah sakit lambung dan sakit ulu hati setelah ambil obat dan minum kembali pulih namun kambuh kembali akhirnya telah di panggil oleh sang pencipta.
Tgl 02 juni 2026 di rumah sakit yowari Sentani.
Sementara duka di kediaman KAISERO SOLL Selaku ketua west Papua council suku mek, di jalan baru Sentani.
Dan kami sebagai pemimpin pemerintah sementara west Papua suku mek sangat kehilangan sosok ibu yang selalu ada bersama kami namun rencana tuhan sehingga telah dipanggil oleh Allah pada hari Selasa tanggal 02 /06/2026, terima dedikasimu telah perjuang bersama kami, kamipun tetap melanjutkan perjuang sisa yang engkau tinggalkan kami tetap semangat dan perjuang terima kasih ibu persina yandogel.

Tugas dan tanggung jawab kami sebagai pimpinan suku mek turut berdukacita yang mendalam 😭😭
"Setiap detik kehidupan ibu yandogel adalah rencana indah Tuhan. Kini ia telah kembali ke pelukan Bapa di surga, tempat paling aman dan damai."
" terima kasih tuhan semua ini rencanamu.

"Tuhan telah memanggil malaikat kecil-Nya kembali ke surga. Tenanglah di sana, ibuku."😭😭

Gerakan Rakyat pembebasan nasional Papua Barat ada solusi TDK sia sia siap menghadiri Papua Barat 🙏🇨🇺🇨🇺🙏
02/01/2026

Gerakan Rakyat pembebasan nasional Papua Barat ada solusi TDK sia sia siap menghadiri Papua Barat 🙏🇨🇺🇨🇺🙏

Laporan Akhir Tahun - 2025Menjelang akhir tahun 2025, saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua indivi...
23/12/2025

Laporan Akhir Tahun - 2025

Menjelang akhir tahun 2025, saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua individu, organisasi, gereja, pemerintah, dan jaringan solidaritas yang telah mendukung perjuangan untuk Papua Barat yang Merdeka sepanjang tahun ini.

Tahun ini menandai peningkatan lebih lanjut kekerasan dan penindasan di Papua Barat. Operasi militer Indonesia telah meningkat, mengakibatkan pembantaian di Intan Jaya, Puncak, Kiwirok, Oksibil, Maybrat, dan wilayah lainnya. Proyek pembangunan skala besar yang merusak lingkungan—terutama di Merauke—terus menghancurkan tanah dan mata pencaharian masyarakat adat. Lebih dari 80.000 pasukan keamanan Indonesia kini dikerahkan di seluruh Papua Barat, menyebabkan pengungsian massal. Jumlah pengungsi adat telah meningkat dari sekitar 80.000 menjadi lebih dari 100.000 hanya dalam satu tahun.

Terlepas dari kondisi yang sangat sulit ini, masyarakat Papua Barat tetap tabah dan bersatu.
Perjuangan damai kami untuk menentukan nasib sendiri adalah adil, sah, dan didukung oleh keyakinan kami, leluhur kami, dan hukum internasional.

Pada tahun 2025, Gerakan Pembebasan Bersatu untuk Papua Barat (ULMWP) mencapai kemajuan penting menuju keanggotaan penuh dalam Kelompok Pelopor Melanesia. Advokasi internasional juga semakin intensif, dengan lebih dari 110 Negara Anggota PBB menyerukan agar Indonesia mengizinkan kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia ke Papua Barat.

Saya mengucapkan terima kasih kepada kelompok-kelompok solidaritas di seluruh dunia, jaringan Kampanye Papua Barat Merdeka, gereja-gereja di seluruh Pasifik, organisasi masyarakat sipil, para pemimpin Melanesia, pengacara dan anggota parlemen internasional, dan terutama rakyat dan pemerintah Vanuatu atas dukungan mereka yang tak tergoyahkan.

Saya juga mengakui semakin kuatnya persatuan di antara masyarakat Papua Barat dan dukungan dari kepemimpinan kolektif kita. Persatuan tetap menjadi kekuatan terkuat kita dalam melawan kolonialisme.

Sejarah

Address

Jayapura

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gerakan rakyat west Papua suku mek posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share