17/08/2020
Program Studi Ilmu Administrasi Negara merupakan program studi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Kartika Bangsa yang telah berdiri sejak tahun 1986. Prodi Ilmu Administrasi Negara menyiapkan lulusannya agar berkompetensi di sektor institusi publik dan swasta dalam bidang sumber daya manusia, keuangan, informasi, dan formulasi kebijakan. Program Studi Ilmu Administrasi Negara telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan jajajaran kepegawaian administrasi pegawai di instansi negara maupun swasta dalam melaksanakan kegiatan pekerjaan. Program Studi ini memiliki 3 spesialisasi atau studi konsentrasi, yaitu Kebijakan Publik, Manajemen Publik, dan Administrasi Pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Prodi Ilmu Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Kartika Bangsa merupakan salah satu prodi yang cukup banyak diminati oleh lulusan SLTA. Perkembangan isu-isu reformasi administrasi yang berkaitan dengan pelayanan publik merupakan daya tarik bagi lulusan SLTA untuk memilih program studi ini.
Prodi Ilmu Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Kartika Bangsa telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi DIY untuk kegiatan magang/kuliah Kerja administrasi (KKA) selama 1 bulan. Kepala dinas di instansi tempat magang mahasiswa diposisikan sebagai pembimbing mitra.
Lulusan Prodi Ilmu Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Kartika Bangsa banyak bekerja di sektor institusi publik dan swasta pada bidang ortala, sumber daya manusia, keuangan, informasi, dan formulasi kebijakan.
Kompetensi yang dimiliki lulusan Prodi Ilmu Administrasi Negara, antara lain sebagai:
1. Administrasi Publik
Sebagai administrasi publik memiliki ciri, antara lain:
a. menguasai konsep dan teori tentang mendesain dan mengelola organisasi sektor publik, mengimplementasikan kebijakan publik, mengelola pelayanan, dan partisipasi publik;
b. mampu memformulasikan alternatif penyelesain masalah prosedural terkait dengan efektivitas dan efisiensi organisasi dan manajemen sektor publik;
c. mampu merumuskan dan mengkomunikasikan alternatif solusi yang berada di luar kewenangannya kepada pimpinannya;
d. menguasai metode dan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif untuk administrasi publik; dan
e. menguasai konsep dan teori etika dan integrasi administrasi publik.
2. Birokrat
Sebagai birokrat memiliki ciri kompetensi, antara lain:
a. memanfaatkan teknologi informatika dan mendaesain dan mengelola organisasi sektor publik, mengimplementasikan kebijakan publik, mengelola pelayanan, dan partisipasi publik; dan
b. mampu menyelesaikan masalah dengan mengambil diskreasi sesuai dengan kewenangannya.
3. Analis Kebijakan
Ciri kompetensi sebagai seorang analis kebijakan, antara lain:
a. mampu menyusuntelaahan staf dalam proses pembuatan keputusan; dan
b. mampu melaksanakan tupoksi secara efektif dan efesien dengan menggunakan informasi dan kemampuan analisis yang dimilikinya.
4. Pengelola Kegiatan Lapangan
Kompetensi sebagai pengelola kegiatan lapangan, yaitu mampu mengelola sektor publik untuk mewujudkan nilai-nilai publik secara efisien, efektif, berkeadilan, dan demokrasi baik secara individual maupun tim.
๐Salam Sukses Buat Kita semua Bersama ๐