01/08/2026
"Dosen dan Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Penghargaan pada Konferensi Internasional BISTIC 2026"
Lombok, 30 Juli 2026 – Universitas Hamzanwadi kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dosen dan mahasiswa Universitas Hamzanwadi berhasil meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang The 6th Business Innovation, Sustainability, and Technology International Conference (BISTIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Malang, dengan Universitas Hamzanwadi sebagai co-host.
Pada konferensi tersebut, Prof. Dr. Muh. Fahrurrozi, M.M. meraih Best Paper Award melalui artikel berjudul "Determinant of Economic Autonomy among Retired Indonesian Migrant Workers in the Digital Era" yang ditulis bersama Dr. Sitti Rohmi Djalilah dan Dr. Dukha Yunitasari, M.Pd. Penelitian ini mengulas faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian ekonomi mantan pekerja migran Indonesia di tengah perkembangan teknologi dan era digital.
Prestasi lainnya diraih Gina Ilhami, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Hamzanwadi, yang berhasil memperoleh Best Novelty Award melalui artikel "Digital Capability, Market Orientation, and MSME Marketing Performance: The Mediating Role of Marketing Creativity" yang ditulis bersama Prof. Dr. Muh. Fahrurrozi, M.M. Penelitian tersebut mengkaji peran kemampuan digital, orientasi pasar, dan kreativitas pemasaran dalam meningkatkan kinerja pemasaran UMKM.
Dua penghargaan ini menjadi bukti kualitas riset sivitas akademika Universitas Hamzanwadi sekaligus menunjukkan kuatnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, relevan, dan berdaya saing di forum internasional.
Capaian tersebut semakin mempertegas komitmen Universitas Hamzanwadi dalam membangun budaya riset yang unggul, memperluas rekognisi internasional, serta mendorong lahirnya penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan