PK IMM Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN SU

PK IMM Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN SU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Memiliki Tujuan : Mengusahakan Terbentuknya Akademisi Islam Yang Berakhlak Mulia Dalam Rangka Mencapai Tujuan Muhammadiyah...

12/09/2014

Setelah Seminngu Dipending, Musyawarah Komisariat PK. IMM Fak. Syari'ah IAIN-SU Ke - XIX, Kembali Dilanjutkan Malam Ini, Masih Di Kantor Lurah Sidorame Timur, Jl. Pelita - I, Semoga IMM Syari'ah Kedepan Membawa Perubahan Yang Positif....

IMM Jaya, Abadi Perjuangan Kami....

31/08/2014

Tanggal 06 September 2014, Hari Sabtu Insya' Allah PK. IMM Fakultas Syari'ah Akan Mengadakan Musykom Ke- XIX di Jl. Pelita I (Aula Kantor Lurah Sidorame Timur).

28/07/2014

PK. IMM Fakultas Syari'ah IAIN-SU Mengucapkan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum....

Mohon Maaf Lahir & Bathin....

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Syari'ah IAIN-SU Punya Wajah Baru.....
02/07/2014

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Syari'ah IAIN-SU Punya Wajah Baru.....

JAKARTA (Arrahmah.com) – Wisudawati Universitas Negeri Semarang yang meraih predikat cm laude dengan IPK 3,96 bernama R...
12/06/2014

JAKARTA (Arrahmah.com) – Wisudawati Universitas Negeri Semarang yang meraih predikat cm laude dengan IPK 3,96 bernama Raeni in shaa Allah akan mendapatkan beasiswa kuliah S2 ke luar negeri. Mahasiswi yang berprestasi ini putri dari tukang becak dengan penghasilan Rp 10 ribu per hari.

“Beasiswa itu kami upayakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tapi kalau pemerintah tidak bisa, maka kami yang akan siapkan,” ujar Rektor Universitas Negeri Semarang Fathur Rokhman saat dihubungi Tempo pada Rabu (11/6/2014).

Sesuai terkutip Kemdikbud dari tempo.co, Rabu (11/6/2014), dengan beasiswa itu, Raeni akan menentukan sendiri perguruan tinggi dan negara yang ia minati. Fathur mengatakan bahwa Raeni berkeinginan melanjutkan S2 ke Inggris dengan jurusan Akuntansi, seperti yang diambilnya di Universitas Negeri Semarang. Pasca lulus S2, Raeni diharapkanmengabdi di perguruan tinggi almamaternya.

Raeni adalah lulusan angkatan pertama dari program Bidikmisi yang berjalan sejak 2010. Total mahasiswa program Bidikmisi di Universitasnya mencapai 5.450 orang. Di kampus, Raini tak hanya populer sebagai mahasiswi berprestasi dalam bidang akademik, namun juga aktif dalam kegiatan mahasiswa.

“Raeni aktif di BEM, UKM bidang riset dan sering menang lomba karya tulis ilmiah,” katanya. Semoga Raeni dapat menjadi muslimah cendekia. Aammiin.

(adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/06/11/raeni-naik-becak-ke-inggris.html .mDnIx1tT.dpuf
Raeni naik becak ke Inggris
JAKARTA (Arrahmah.com) - Wisudawati Universitas Negeri Semarang yang meraih predikat cm laude dengan IPK 3,96 bernama Raeni in shaa Allah akan mendapatkan beasiswa kuliah S2 ke luar negeri. Mahasiswi...
Arrahmah.com

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wisudawati Universitas Negeri Semarang yang meraih predikat cm laude dengan IPK 3,96 bernama Raeni in shaa Allah akan mendapatkan beasiswa kuliah S2 ke luar negeri. Mahasiswi yang berprestasi ini putri dari tukang becak dengan penghasilan Rp 10 ribu per hari. "Beasiswa itu…

12/06/2014

Alhamdulillah Acara Seminar Diskusi Publik PK IMM Syari'ah IAIN-SU "Demokrasi Dalam Pandangan Islam" Syukron Katsiron Untuk Semua Yang Telah Memberikan Partisipasinya....

PK IMM SYARI'AH IAIN SU MEMPERSEMBAHKAN SEMINAR DISKUSI PUBLIK TENTANG "DEMOKRASI DALAM PANDANGAN ISLAM" (PEMATERI : TOK...
09/06/2014

PK IMM SYARI'AH IAIN SU MEMPERSEMBAHKAN SEMINAR DISKUSI PUBLIK TENTANG "DEMOKRASI DALAM PANDANGAN ISLAM" (PEMATERI : TOKOH MUHAMMADIYAH, HTI DLL)

PK IMM Fakultas Syari'ah IAIN SU Present
03/06/2014

PK IMM Fakultas Syari'ah IAIN SU Present

20/05/2014

PK. IMM Fakultas Syari'ah Mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional.....

Bangkit Terus Indonesiaku, Luluh Lantakkan Mereka Yang Membuatmu Hina Di Mata Dunia....

B**g Karno Pernah Berkata : Perjuanganku Sangat Mudah Karena Melawan Bangsa Asing, Sedangkan Perjuanganmu Lebih Sulit Karena Melawan Bangsamu Sendiri.....

Indonesia Harus Bangkit Dari Keterpurukan....

12/05/2014

Assalamu'alaikum IMMawan/ti....

Insya' Allah PK. IMM Fakultas Syari'ah IAIN-SU Akan Mengadakan Seminar Nasional Yang Bertemakan : "Haramkah Politik..??"

Dgn Pembicara, Para Tokoh : Muhammadiyah, HTI, JIL & FPI...

Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi IMMawan Zaid Zar Lubis (Ketua Bidang Tabligh & Kajian Keislaman PK. IMM Syariah IAIN-SU) CP : 0878 6905 3882.

Billahi Fii Sabililhaq
Fastabiqul Khairat
Wassalam..

08/05/2014

Aku Yakin, Suatu Saat Nanti IMM PTN Akan Sama Unggulnya Dengan IMM PTM.... Tak Ada Perbedaan Yang Harus Mendiskriminasikan Keduanya....

IMM Adalah 1 Ikatan, Yang Tidak Berbeda & Tak Akan Pernah Lepas....

08/05/2014

Memaknai Gerakan Ilmu di Muhammadiyah
6 01 2010

“Jadilah kalian dokter, jadilah kalian insinyur, jadilah kalian guru, jadilah kalian arsitektur tapi kembalilah kepada Muhammadiyah.”
(KHA. Dahlan)

Pesan yang pernah disampaikan oleh KH. Ahmad Dahlan satu abad yang silam ini secara tersirat mengandung pesan yang dalam tentang pentingnya sebuah ilmu dalam menggerakan persyarikatan Muhammadiyah. Sebab dengan seperangkat ilmu pengetahuanlah Muhammadiyah akan bisa mewujudkan cita-citanya menjadi gerakan rahmatan lil’alamin bagi semua makhluk.

Semangat gerakan ilmu ini, tentunya sejalan dengan semangat Islam dalam mendidik manusia. Dalam Islam, ilmu menjadi aspek yang penting dalam mengarungi kehidupan di muka bumi ini. Maka sangat wajar, jika wahyu yang pertama sekali diturunkan dalam Islam berkaitan dengan instruksi Allah kepada manusia untuk mencari ilmu (QS: al-Alaq). Dengan bekal ilmu pengetahuan yang kuat serta didasari oleh keimanan yang kokohlah manusia akan memiliki kemampuan yang maksimal dalam mengelola kehidupan di dunia ini.

Kebesaran Muhammadiyah dengan seluruh perangkat amal sosial dan struktur gerakannya, sesungguhnya wujud sekaligus hasil dari interpretasi dan aksi KH. Ahmad Dahlan beserta para pendahulu Muhammadiyah dalam mengimplementasikan gagasan Al-Qur’an dalam aspek gerakan ilmu tersebut. Gerakan Ilmu oleh KH. Dahlan mampu ditransformasikan ke dalam ranah praktis untuk menjawab serta memberikan solusi terhadap persoalan dan tantangan kehidupan di tanah air. Seperti lahirnya lembaga pendidikan Muhammadiyah saat itu, bukan semata-mata berorientasi “usaha” semata, melainkan memiliki fungsi gerakan amal dalam bentuk perwujudan ilmu pengetahuan dalam tatanan kehidupan berbangsa. Karena keterbelakangan, keterpurukan, serta kebodohan sosial yang kemudian menyebabkan tumbuh suburnya prilaku musyrik dan amoralitas, akibat belum terbangunnya gerakan ilmu pengetahuan yang kokoh dalam masyarakat.

Muhammadiyah pada masa awal, sebenarnya telah bergerak dalam ranah tersebut, yaitu ranah gerakan ilmu. Kuntowijoyo menyebutkan, geneologis gerakan Muhammadiyah berawal dari gerakan ilmu (pemikiran), gerakan organisasi (institusionalisasi), dan gerakan amal (amal usaha). Akan tetapi ntah kenapa, upaya memaknai kembali Muhammadiyah sebagai gerakan ilmu dalam konteks sekarang seakan-akan terhenti. Setidaknya hal ini ditandai dengan semakin kurang berdayanya Muhammadiyah berhadapan dengan tantangan dan perubahan zaman di abad 21 ini. Mustofa W. Hasyim mencotohkan, ketika terjadi perubahan dan tantangan dalam skala lokal, nasional maupun global bersamaan dengan kasus-kasusnya, Muhammadiyah seperti tidak menyiapkan jawaban-jawaban yang jernih, ilmiah dan praktis. Justru jawaban yang diberikan Muhammadiyah masih bersifat normatif dan politis.

Hal ini paling tidak, menandai masih gagapnya Muhammadiyah berhadapan dengan peradaban yang hadir saat ini. Tentu saja semua ini sebuah pertanda semakin redupnya gerakan ilmu yang pernah tumbuh subur dalam diri Muhammadiyah. Seharusnya sebagai organisasi Islam terbesar, Muhammadiyah tidak bisa lepas dari gerakan Ilmu. Beberapa kali mantan ketua Umum PP. Muhammadiyah Prof. DR. Ahmad Syafii Maarif mengingatkan, agar Muhammadiyah harus kembali membangkitkan gerakan ilmu. Sebab Muhammadiyah akan dengan cepat ditinggalkan perkembangan peradaban saat ini tanpa dilandasi dengan gerakan ilmu. Karena ilmu dan peradaban adalah dua aspek yang tidak bisa terpisahkan. Maka jika Muhammadiyah ingin menjadi lokomotif dari peradaban manusia di abad 21 ini. Mau tidak mau, Muhammadiyah harus mampu memaknai kembali gerakan ilmu dalam Muhammadiyah. Seperti apa bentuknya, bagaimana indikatornya, dan prasyarat apa yang harus disiapkan, menjadi elaborasi penting yang harus dijawab sekaligus diimplementasikan dalam ber-Muhammadiyah.
sumber : suara-muhammadiyah.com

Address

Medan

Telephone

0852 9757 1489

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PK IMM Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN SU posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share