14/05/2026
Tol Pejagan–Cilacap Bakal Jadi Jalur Strategis Baru Jawa Tengah? Ini Perkembangan Terbaru dan Tahap Proyeknya
Wacana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap kembali menjadi sorotan karena digadang-gadang akan menjadi jalur strategis penghubung Pantura dan Jalur Selatan Jawa Tengah. Proyek jalan tol sepanjang sekitar 95 kilometer ini direncanakan menghubungkan wilayah Brebes, Tegal, Banyumas, hingga Cilacap. Jika benar terealisasi, tol ini diperkirakan mampu mempercepat distribusi logistik, memangkas waktu perjalanan, serta membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. (timenews.co.id)
Rencana trase tol ini disebut akan melewati beberapa daerah penting seperti Pejagan (Brebes), Bumiayu, Tegal Selatan, Ajibarang, Wangon, Banyumas, hingga Cilacap. Sejumlah titik juga direncanakan menjadi lokasi exit tol dan interchange utama untuk mendukung konektivitas antarwilayah. Pemerintah daerah Banyumas bahkan menyebut kawasan Ajibarang dan Wangon berpotensi berkembang menjadi kawasan industri dan ekonomi baru apabila proyek tol tersebut benar-benar dibangun. (indiebanyumas.com)
Selain mempercepat akses transportasi, proyek ini juga dinilai penting untuk mendukung konektivitas pelabuhan, distribusi hasil industri, hingga sektor wisata di jalur selatan Jawa Tengah. Selama ini wilayah selatan masih sangat bergantung pada jalur nasional biasa yang sering mengalami kepadatan dan memiliki waktu tempuh cukup panjang, terutama saat arus mudik dan libur panjang. Kehadiran jalan tol baru diyakini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah bagian selatan. (indiebanyumas.com)
Lalu, sekarang proyek ini sudah sampai tahap apa?
Berdasarkan perkembangan terbaru, Jalan Tol Pejagan–Cilacap saat ini masih berada pada tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS). Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Bappenas masih melakukan kajian terkait trase jalan, potensi investasi, dampak lingkungan, hingga kebutuhan pembebasan lahan. Proyek ini juga dikabarkan telah masuk dalam dokumen perencanaan strategis nasional untuk pengembangan infrastruktur jangka menengah mendatang. (antaranews.com)
Sebelumnya proyek ini juga telah memasuki tahap pre-feasibility study dengan dukungan teknis dari pemerintah Australia. Setelah studi selesai, tahapan berikutnya akan meliputi penyusunan desain teknis, pengurusan izin tata ruang dan lingkungan, penentuan investor, hingga proses pembebasan lahan. Pemerintah disebut menyiapkan skema pembebasan lahan melalui APBN, yang menjadi tanda bahwa proyek ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. (indiebanyumas.com)
Meski sempat muncul target pembangunan dimulai pada 2026, sejumlah sumber terbaru menyebut konstruksi fisik kemungkinan baru dimulai sekitar tahun 2029 setelah seluruh proses perencanaan dan perizinan selesai. Hingga saat ini, proyek Tol Pejagan–Cilacap masih berstatus wacana dan belum memasuki tahap pembangunan di lapangan. Namun jika benar terealisasi, jalan tol ini diprediksi menjadi salah satu proyek infrastruktur terbesar yang akan mengubah konektivitas wilayah selatan Jawa Tengah dalam beberapa tahun ke depan. (timenews.co.id)