09/03/2014
Rektor ingin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Segera Terwujud
Bagi IAIN SMH Banten, Kuliah Umum atau yang populer disebut Studium General merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap awal semester, pada Studium General yang dilaksanakan Senin 3 Maret 2014 merupakan Studium General yang ke 15 dengan mengetengahkan pembicara dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI Dr.H.Mastuki HS, M.Ag.
Dalam kesempatan membuka acara, Rektor IAIN SMH Banten Prof.Dr.H.E.Syibli Syarjaya,L.M.L.,M.M. mengutarakan keinginan penambahan program studi pada tahun akademik 2014/2015 terealisasi sebagaimana yang diajukan sebelumnya.
Pengajuan nama fakultas dimaksud merupakan realisasi atas keputusan Dirjen Pendis Nomor 3389 Tahun 2013 tentang Penamaan Perguruan Tinggi Agama Islam, Fakultas dan Jurusan pada Perguruan Tinggi Agama Islam yang telah ditetapkan dan diberlakukan sejak 3 Desember 2013.
Seiring dengan melonjaknya jumlah mahasiswa pada Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam, khususnya peminat program studi Ekonomi Islam, Rektor ingin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) segera terwujud.
Keinginan Rektor untuk segera mewujudkan FEBI bukan tanpa alasan, pada beberapa kesempatan berbicara di depan publik, Rektor seringkali mengungkapkan tentang padatnya mahasiswa dari kalangan perempuan, misalnya ketika saat pembukaan OPAK 2013/2014, Pelepasan Kukerta pada 27 Februari 2014 yang lalu, dan terakhir pada pembukaan Studium General XV saat ini.
Menurut Rektor, terwujudnya FEBI juga didukung ketersediaan tenaga di IAIN SMH Banten, baik secara kuantitas maupun kualitas. “Perlu kami sampaikan bahwa tenaga Dosen kita mendekati angka 200, yang terdiri dari 7 Guru Besar dan 51 Doktor , sedangkan jumlah mahasiswa saat ini kurang lebih 6300” demikian tutur Rektor saat membuka Studium General XV di Aula Profesor KH. Syadeli Hasan senin 3 Maret 2014 lalu.
Berdasarkan keputusan Dirjen sebagaimana disebut di atas, sebenarnya IAIN SMH Banten akan mengalami perubahan besar terutama dalam pembaruan nomenklatur fakultas. Dari 3 fakultas akan berkembang menjadi 6 Fakultas, diantaranya 1) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 2) Fakultas Syari’ah dan Hukum, 3) Fakultas Adab dan Humaniora, 4) Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 5) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, dan 6)Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.