Sekolah Tinggi Theologia - STT HKBP

Website

Sekolah Tinggi Theologia - STT HKBP Sekolah Tinggi Theologia Huria Kristen Batak Protestan
Jl.

Sangnawaluh No. 6 Pematangsiantar
Sumatera Utara

Email: [email protected]
Youtube: STT HKBP Channel
Facebook: Sekolah Tinggi Theologia - STT HKBP
Instagram:
Tiktok:

Telah dimuliakan dirumah Bapa di Surga, Pdt. Pahala Jannen Simanjuntak, D.Th Wakil Ketua III Bid.Kemahasiswaan dan Dosen...
24/09/2026

Telah dimuliakan dirumah Bapa di Surga, Pdt. Pahala Jannen Simanjuntak, D.Th Wakil Ketua III Bid.Kemahasiswaan dan Dosen STT HKBP Pematangsiantar

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) STT HKBP Pematangsiantar di Gereja HKBP Sei Buluh Sosial Resort Sialang Buah, Distrik...
23/09/2026

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) STT HKBP Pematangsiantar di Gereja HKBP Sei Buluh Sosial Resort Sialang Buah, Distrik XIV Tebing Tinggi

Pematangsiantar, 23 September 2026 – Sekolah Tinggi Teologi HKBP (STT HKBP) Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Gereja HKBP Sei Buluh Sosial, Resort Sialang Buah, Distrik XIV Tebing Tinggi, pada Minggu, 20 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus wujud nyata panggilan pelayanan gereja melalui kasih, kepedulian, dan persekutuan di tengah jemaat.

Kegiatan PKM tersebut dipimpin oleh Dosen Perwalian Mahasiswa, Pdt. Mery S. Simarmata, D.Th., bersama 21 mahasiswa bimbingan akademik Program Sarjana Teologi (S1) STT HKBP Pematangsiantar. Rombongan disambut dengan hangat oleh Pendeta Resort HKBP Sei Buluh Sosial, Pdt. Ronald Manurung, S.Th., bersama para pelayan dan majelis jemaat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa keberangkatan dari Kampus STT HKBP Pematangsiantar pada pukul 07.00 WIB. Rombongan kemudian tiba di HKBP Sei Buluh Sosial sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di lokasi, para mahasiswa langsung mengambil bagian dalam berbagai bentuk pelayanan di tengah jemaat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat dalam pelayanan Anak Sekolah Minggu, pelayanan musik dalam ibadah Minggu, serta kegiatan ramah tamah bersama jemaat. Selain itu, dilaksanakan p**a kegiatan kebersamaan bersama Ama dan Ina, Minggu Ceria bersama Anak Sekolah Minggu, serta pembagian sembako kepada jemaat yang membutuhkan.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran gereja di tengah kehidupan jemaat. Pelayanan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui kebersamaan, perhatian, dan tindakan nyata terhadap kebutuhan warga jemaat. Perhatian kepada jemaat yang membutuhkan, termasuk kaum disabilitas, menjadi bagian penting dalam membangun komunitas gereja yang menerima, merangkul, dan melayani setiap orang.

Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa STT HKBP Pematangsiantar memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan teologi yang telah diperoleh dalam proses perkuliahan ke dalam kehidupan nyata. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pembelajaran bahwa teologi tidak berhenti pada pemahaman akademis, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan pelayanan yang konkret.

Kehadiran mahasiswa di tengah jemaat juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan sikap rendah hati, membangun persekutuan, serta menghadirkan kasih Kristus melalui pelayanan. Dengan demikian, kegiatan PKM tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat dan jemaat yang dilayani, tetapi juga membentuk karakter serta semangat pelayanan mahasiswa sebagai calon pelayan gereja.

Kegiatan PKM STT HKBP Pematangsiantar di HKBP Sei Buluh Sosial diharapkan dapat memperkuat semangat pelayanan mahasiswa sekaligus memberikan sukacita dan manfaat bagi jemaat. Melalui kegiatan tersebut, pendidikan teologi diharapkan semakin mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami iman secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian, kepekaan sosial, dan kesiapan untuk melayani Tuhan serta sesama.

:https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/


Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) STT HKBP Pematangsiantar di Gereja HKBP Pardamean Ressort Simpang Penara Distrik XXIX...
21/09/2026

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) STT HKBP Pematangsiantar di Gereja HKBP Pardamean Ressort Simpang Penara Distrik XXIX Deli Serdang.

Pematangsiantar, 21 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) HKBP Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di HKBP Pardamean Ressort Simpang Penara, Distrik XXIX Deli Serdang, pada Jumat–Minggu, 11–13 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Teologi (S1) dan didampingi oleh dosen perwalian mahasiswa.

Kegiatan PkM dipimpin oleh Pdt. Raulina, D.Th. bersama 20 mahasiswa serta Pdt. Dr. Benny Sinaga, M.Th. bersama 23 mahasiswa. Kehadiran tim PkM disambut dengan penuh sukacita oleh Uluan Huria, Bvr. Sumedang Simanjuntak, bersama para jemaat HKBP Pardamean Ressort Simpang Penara.

PkM tahun ini mengusung dua tema utama, yaitu “Warisan yang Tak Tergeser oleh Layar” berdasarkan 2 Timotius 3:14–15 dan “Edukasi Topophilia Berdasarkan Wahyu 22:2.” Kedua tema tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mencakup pelayanan gerejawi, edukasi, kebersihan lingkungan, penanaman pohon, serta pembinaan generasi muda.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 11 September 2026, pukul 13.15 WIB. Tim PkM berangkat menuju HKBP Pardamean Ressort Simpang Penara dengan diawali doa yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Benny Sinaga, M.Th.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa langsung melaksanakan kegiatan kebersihan di lingkungan gereja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan clean-up day di sepanjang jalan dari gereja menuju tempat mahasiswa beristirahat. Para mahasiswa berjalan kaki sekitar 10 menit sembari membersihkan lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Malam Keakraban (Makrab) yang dilaksanakan di rumah keluarga Amang P. Tambun/Br. Hutapea (Ama Roy). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta PkM bersama keluarga dan masyarakat sekitar.

Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa dan keluarga bersama-sama memanggang ikan, jagung, sosis, dan bakso. Sembari menunggu hidangan matang, mahasiswa dan keluarga bernyanyi bersama. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan.

Pada Sabtu, 12 September 2026, kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Randy Tambunan. Ibadah tersebut menjadi pembuka kegiatan penanaman 300 pohon mangga di sekitar aliran sungai.

Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan kata sambutan. Kegiatan dipandu oleh Roy Tambun, S.Th. selaku moderator. Sambutan pertama disampaikan oleh Pendeta Resort, Pdt. Citra Br. Manurung, S.Th., kemudian dilanjutkan oleh pimpinan jemaat, Bvr. Sumedang Br. Simanjuntak. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa setempat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serka S. Tumanggor, serta Bhabinkamtibmas Bripka Pakar Tambun. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pdt. Raulina, D.Th. dan Pdt. Dr. Benny Sinaga, M.Th.

Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan penanaman 300 pohon mangga dilaksanakan secara bersama-sama. Kegiatan ini melibatkan jemaat gereja, perangkat desa, serta mahasiswa peserta PkM. Penanaman pohon tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di sekitar aliran sungai.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Pendalaman Alkitab bersama Remaja Naposo se-Ressort Simpang Penara. Pendalaman Alkitab dipimpin oleh Pdt. Dr. Benny Sinaga, M.Th., bersama dua mahasiswi, Jessica Hutahaean dan Laura Lubis.

Pendalaman Alkitab mengangkat topik “Edukasi Topophilia Berdasarkan Wahyu 22:2.” Kegiatan ini mengajak kaum muda untuk memahami dan mempraktikkan topophilia, yaitu kecintaan terhadap tempat dan lingkungan, melalui tindakan nyata dalam mencintai serta merawat alam sebagai bagian dari penghayatan iman kepada Kristus.

Melalui refleksi atas Wahyu 22:2, para pemuda didorong untuk menjadi agen pemulihan yang menghadirkan dampak positif bagi lingkungan serta turut menjaga keberlanjutan alam di sekitar mereka.

Pada Minggu, 13 September 2026, kegiatan diawali dengan persiapan makanan yang akan dinikmati bersama setelah ibadah. Mahasiswa peserta PkM bekerja sama dengan warga sekitar serta keluarga Amang P. Tambun/Br. Hutapea (Ama Roy) dalam mempersiapkan konsumsi.

Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan pelayanan Ibadah Sekolah Minggu. Sebanyak tujuh mahasiswa mengambil bagian dalam pelayanan tersebut, yaitu Magdalena Limbong, Andre Pangaribuan, Ayu Sianturi, Aldi Sitompul, Windah Pasaribu, Irwan Simangunsong, dan Carlos Manurung.

Setelah pelayanan Sekolah Minggu selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Ibadah Minggu siang. Dalam ibadah tersebut, mahasiswa turut mengambil bagian dalam berbagai pelayanan, antara lain pelayanan musik, song leader, dan koor. Khotbah dalam Ibadah Minggu disampaikan oleh Pdt. Dr. Benny Sinaga, M.Th.

Usai ibadah, mahasiswa bersama jemaat melaksanakan makan siang bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar yang disampaikan oleh Pdt. Raulina, D.Th., dengan tema “Warisan yang Tak Tergeser oleh Layar” berdasarkan 2 Timotius 3:14–15.

Dalam pemaparannya, Pdt. Raulina, D.Th. menekankan pentingnya peran keluarga dalam menumbuhkan dan memelihara iman anak-anak. Keluarga memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Seminar tersebut juga menyoroti tantangan penggunaan smartphone dalam kehidupan keluarga. Anak-anak dan generasi muda diingatkan agar tidak membiarkan penggunaan teknologi menggeser nilai-nilai kebersamaan, komunikasi, serta relasi yang sehat dalam keluarga.

Jemaat mengikuti seminar dengan antusias. Hal tersebut terlihat melalui partisipasi aktif jemaat dalam mendengarkan pemaparan, mengajukan pertanyaan, serta memberikan tanggapan dan saran selama kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan PkM di HKBP Pardamean Ressort Simpang Penara Distrik XXIX Deli Serdang kemudian ditutup dengan kebersamaan antara mahasiswa, dosen pendamping, dan jemaat. Setelah seluruh kegiatan selesai, tim PkM STT HKBP Pematangsiantar kembali ke kampus.

Melalui kegiatan PkM ini, STT HKBP Pematangsiantar tidak hanya menghadirkan pelayanan di tengah jemaat, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat kehidupan bergereja, membangun relasi dengan masyarakat, serta mengambil bagian dalam pembinaan generasi muda dan keluarga. Kegiatan ini diharapkan menjadi wujud nyata pengabdian civitas akademika STT HKBP Pematangsiantar bagi gereja dan masyarakat.




STT HKBP Gelar Ibadah Pemberangkatan Pindah Tugas Pdt. Efran M. Sianipar, M.ThPematangsiantar, 18 September 2026 — Sekol...
18/09/2026

STT HKBP Gelar Ibadah Pemberangkatan Pindah Tugas Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th

Pematangsiantar, 18 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi HKBP (STT HKBP) Pematangsiantar menggelar Ibadah Pemberangkatan Pindah Tugas Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. beserta keluarga pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Menza STT HKBP. Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. selanjutnya akan melaksanakan tugas di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPN).

Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. merupakan dosen STT HKBP yang mengemban tugas dalam bidang pengajaran. Selama tujuh tahun, sejak 2019 hingga 2026, beliau telah mengabdikan diri dalam pelayanan dan pelaksanaan tugas akademik di lingkungan STT HKBP.

Menjelang pelaksanaan ibadah pemberangkatan, Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. terlebih dahulu mengikuti Rapat Senat STT HKBP pada Rabu, 16 September 2026. Rapat tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi beliau untuk mengikuti forum senat sebagai bagian dari keluarga besar STT HKBP.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. menyampaikan salam perpisahan kepada para dosen sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama menjalankan tugas di STT HKBP.

Ibadah pemberangkatan pada Kamis, 17 September 2026, dimulai pada pukul 09.20 WIB dan dihadiri oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga. Ibadah tersebut menjadi momentum untuk mengucap syukur atas pelayanan dan pengabdian Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. selama menjalankan tugas di STT HKBP sekaligus mendoakan pelaksanaan tugas dan pelayanan di tempat yang baru.

Setelah ibadah selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan acara perpisahan yang dimoderatori oleh Pdt. Pahala Jannen Simanjuntak, M.Th. Acara diawali dengan penyampaian kata-kata perpisahan dari Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. beserta keluarga. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan yang telah diberikan selama menjalankan tugas di STT HKBP serta memohon dukungan doa untuk pelaksanaan tugas di tempat yang baru.

Selanjutnya, kata-kata perpisahan disampaikan oleh sejumlah perwakilan keluarga besar STT HKBP. Perwakilan tenaga kependidikan disampaikan oleh Ibu Esra Simanjuntak, sedangkan perwakilan mahasiswa disampaikan oleh Ketua BKM, Haggai Steven Morgan Hutasoit. Kata-kata perpisahan juga disampaikan oleh perwakilan Ibu-Ibu PA STT HKBP, Ny. Pdt. Joksan Simanjuntak, M.Th.

Kata-kata perpisahan selanjutnya disampaikan oleh Ketua STT HKBP, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th., sekaligus mewakili para dosen. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi, kebersamaan, serta kontribusi Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. selama menjalankan tugas dan pelayanan di STT HKBP.

Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th. juga menyampaikan doa dan harapan agar tugas yang dipercayakan kepada Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa mendapat penyertaan Tuhan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan ulos dan dekke siudur-udur sebagai simbol tali kasih dan persaudaraan kepada Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. beserta keluarga. Penyerahan tersebut menjadi ungkapan kasih dan penghargaan dari keluarga besar STT HKBP atas kebersamaan dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di STT HKBP.

Acara pemberangkatan kemudian diakhiri dengan makan siang bersama. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan keluarga untuk mempererat tali persaudaraan serta memelihara kebersamaan dalam keluarga besar STT HKBP.

Ibadah pemberangkatan pindah tugas ini bukan sekadar momentum perpisahan, tetapi juga merupakan bagian dari perjalanan pelayanan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan. Keluarga besar STT HKBP menyampaikan terima kasih atas pengabdian Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. selama tujuh tahun di lingkungan STT HKBP.

Keluarga besar STT HKBP turut mendoakan agar Tuhan senantiasa menyertai Pdt. Efran M. Sianipar, M.Th. beserta keluarga dalam menjalankan tugas di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Kiranya pelayanan dan pengabdian yang dilanjutkan di tempat yang baru dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan, pelayanan, dan kehidupan sivitas akademika di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.

: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/

Pdt. Julius T.M. Simaremare, M.Th Menjadi Narasumber pada Konven Distrik XIV Tebing Tinggi DeliPematangsiantar, 16 Septe...
16/09/2026

Pdt. Julius T.M. Simaremare, M.Th Menjadi Narasumber pada Konven Distrik XIV Tebing Tinggi Deli

Pematangsiantar, 16 September 2026, Sekolah Tinggi Teologi HKBP Pematangsiantar melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Acara Konven Distrik XIV Tebing Tinggi Deli yang bertempat di HKBP Matapao Resort Sialang Buah pada hari Senin, 14 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara STT HKBP Pematangsiantar dan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli sebagai tindak lanjut dari Pertemuan Penjajakan Rencana Kerja Sama yang dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026 serta Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 09 Februari 2026.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat, serta mendukung Orientasi Pelayanan HKBP Tahun 2026 dengan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” berdasarkan Ulangan 6:4. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut, LPPM STT HKBP Pematangsiantar menugaskan Pdt. Julius T. M. Simaremare, M.Th., dosen bidang Praktika – Patoralia, sebagai narasumber berdasarkan Surat Tugas Nomor: 2356/A.16/LPPM-STT/VIII/2026 tertanggal 20 Agustus 2026.

Kegiatan yang dihadiri para pelayan gereja dan peserta Konven Distrik XIV Tebing Tinggi Deli ini diawali dengan ibadah singkat pembukaan dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber. Dalam pemaparannya, Pdt. Julius T. M. Simaremare, M.Th., menyampaikan materi tentang, “Mewujudkan Generasi Sehat: Pendampingan Iman bagi Jemaat dalam Menghadapi Narkoba”. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan yang menyentuh martabat manusia, keutuhan keluarga, keberlangsungan pendidikan dan pekerjaan, kesehatan fisik dan mental, serta relasi dalam komunitas.

Selanjutnya, disampaikan bahwa gereja dipanggil untuk menghadirkan kasih Kristus secara nyata di tengah persoalan tersebut. Gereja tidak boleh menormalisasi penyalahgunaan zat ataupun mengabaikan tanggung jawab moral, tetapi perlu menyatakan kebenaran dengan cara yang memulihkan, yaitu mengakui bahaya narkoba, menyerukan pertobatan dan perubahan hidup, sekaligus tetap menjaga martabat manusia yang sedang bergumul agar tidak dibuang, dipermalukan, atau diberi stigma. Dalam teologi pastoral, manusia dipahami sebagai ciptaan Allah yang memiliki martabat, sehingga orang yang sedang bergumul dengan ketergantungan tetap perlu diperlakukan sebagai pribadi yang bernilai di hadapan Allah.

Dalam upaya pencegahan dan pemulihan, gereja dipandang sebagai komunitas yang dapat menyediakan relasi yang sehat, ruang aman, penguatan resiliensi, rujukan kepada layanan profesional, serta reintegrasi bagi mereka yang sedang menjalani pemulihan. Gereja juga didorong untuk membangun budaya jemaat yang tidak menstigma, memperkuat keluarga, menyediakan percakapan yang aman, dan memberikan pendampingan secara konsisten. Pendekatan pelayanan tersebut dirangkum melalui model 5R, yaitu Relasi, Ruang aman, Resiliensi, Rujukan, dan Reintegrasi, serta pendekatan DENGAR, yaitu Dekati dengan kasih, Empati terhadap pergumulan, Nilai risiko dan kebutuhan, Gali kekuatan dan harapan, Arahkan pada bantuan yang tepat, dan Rawat melalui tindak lanjut.

Pada bagian akhir, disampaikan bahwa mewujudkan generasi sehat merupakan pekerjaan pastoral yang berlangsung terus-menerus. Gereja dipanggil untuk membangun budaya yang menghormati kehidupan, berani menyatakan bahaya penyalahgunaan zat, bersedia menanggung beban bersama, serta bekerja sama dengan keluarga dan tenaga profesional.

: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/


TIGA MAHASISWA MAGISTER TEOLOGI STT HKBP UJIAN TESIS Pematangsiantar, 15 September 2026 – STT HKBP Pematangsiantar menye...
15/09/2026

TIGA MAHASISWA MAGISTER TEOLOGI STT HKBP UJIAN TESIS

Pematangsiantar, 15 September 2026 – STT HKBP Pematangsiantar menyelenggarakan ujian tesis bagi Tiga (3) Mahasiswa Program Studi Magister Teologi. Ujian berlangsung pada Senin, 14 September 2026 di Gedung Pascasarjana STT HKBP.

Ujian berlangsung dalam suasana akademik yang serius dan penuh semangat, mencerminkan komitmen STT HKBP dalam menghasilkan lulusan teologi yang unggul, kritis, dan relevan dengan konteks pelayanan gereja dan masyarakat.

Berikut adalah daftar mahasiswa yang mengikuti ujian tesis beserta judul tesis dan tim pengujinya:
1. Swardi Aruan
Judul Tesis: Penguatan Kesadaran Jemaat Dalam Memberi Persembahan: Suatu Kajian Sosio-Teologis di HKBP Resort IV Sei Agul Distrik X Medan Aceh
Pembimbing dan Penguji: Dr. Riris Johanna Siagian, M.Si. Dr. Jordan Humala Pakpahan. Dr. Hulman Sinaga, M.Th
Moderator: Dr. Ricardo Sisco Turnip

2. Vrizt Rianto Ompusunggu
Judul Tesis: Misi Gereja di Era Post-Truth: Membangun Karakter Pemuda Dalam Bersaksi Anti Hoaks Dalam Media Sosial di HKBP Parsaoran Tegal Sari Diatrik X Medan Aceh.
Pembimbing dan Penguji: Maruasas SP. Nainggolan, Ph.D. Mery Saragih Simarmata, D.Th. Dr. Dewi Sri Sinaga.
Moderator: Dr. Tumpal Samuel Silitonga

3. Fidelis Manalu
Judul Tesis: Ekklesia Reformata Semper Reformanda (Studi Teologi Sistematika Tentang Gereja Yang Selalu Membaharui Diri dan Relevansinya Dalam Program Sentralisasi Keuangan HKBP Sebagai Bagian Dari Pembaharuan Dalam Gereja)
Pembimbing dan Penguji: Dr. Jordan Humala Pakpahan. Dr. Riris Johanna Siagian, M.Si. Dr. Dewi Sri Sinaga..
Moderator: Frans Best Soma Marpaung, Ph.D

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik dan lancar. Dalam sesi pemaparan, mahasiswa menjelaskan pokok-pokok pemikiran dalam tesisnya, sementara para dosen pembimbing dan penguji memberikan tanggapan, kritik, serta masukan akademik guna menyempurnakan hasil penelitian tersebut.

Ketua STT HKBP, Dr. Sukanto Limbong, M.Th., didampingi Ketua Program Studi Magister Teologi, Dr. Riris Johanna Siagian, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, penguji, dan moderator yang telah mendukung terselenggaranya ujian tesis dengan baik. Berdasarkan hasil sidang ujian, Tiga mahasiswa dinyatakan lulus.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen STT HKBP dalam menyelenggarakan pendidikan teologi yang bermutu serta menghasilkan lulusan yang memiliki integritas akademik, kemampuan berpikir kritis, dan kepekaan terhadap berbagai persoalan gereja dan masyarakat. Melalui penelitian yang telah diselesaikan, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu teologi, pelayanan gereja, dan pembangunan masyarakat sesuai dengan panggilan iman Kristen.

: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/


Topik: KULIAH UMUM BULANAN STT HKBP👉Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026👉Waktu : 10.20-12.00 WIB👉Join Zoom Meeting👉Me...
09/09/2026

Topik: KULIAH UMUM BULANAN STT HKBP
👉Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026
👉Waktu : 10.20-12.00 WIB
👉Join Zoom Meeting
👉Meeting ID: 940 3842 2073
👉Passcode: stthkbp

STT HKBP Pematangsiantar Selenggarakan Colloquium Biblicum dan Studium Generale Program Magister TeologiPematangsiantar,...
07/09/2026

STT HKBP Pematangsiantar Selenggarakan Colloquium Biblicum dan Studium Generale Program Magister Teologi

Pematangsiantar, 7 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi Huria Kristen Batak Protestan (STT HKBP) Pematangsiantar menyelenggarakan kegiatan Colloquium Biblicum (CB) dan Studium Generale (SG) Program Studi Magister Teologi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 3–4 September 2026 di Gedung Pascasarjana STT HKBP Pematangsiantar dan diikuti oleh delapan mahasiswa yang telah menyelesaikan mata kuliah Konsentrasi I–IV.

Colloquium Biblicum dan Studium Generale merupakan bagian integral dari kurikulum akademik Program Studi Magister Teologi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa dalam bidang teologi sekaligus mengembangkan kompetensi intelektual, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan akademik dalam melakukan serta mempertanggungjawabkan penelitian secara ilmiah.

Pada sesi Colloquium Biblicum, mahasiswa mendalami berbagai metode dan pendekatan dalam penafsiran teks-teks Alkitab. Melalui proses tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan hermeneutis dan melakukan kajian teks secara kritis, sistematis, serta bertanggung jawab secara akademik.

Sementara itu, Studium Generale memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan ilmu teologi dalam kaitannya dengan berbagai isu dan fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Pembahasan dilakukan dari berbagai perspektif keilmuan, antara lain Teologi Sistematika, Sejarah Gereja, Teologi Agama-agama, Filsafat, dan Teologi Praktika.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Magister Teologi, Dr. Riris Johanna Siagian, M.Si. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua STT HKBP, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th., bersama Ketua Program Studi Magister Teologi. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengantar kegiatan yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Magister Teologi.

Dalam sambutannya, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th. menekankan pentingnya partisipasi aktif mahasiswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, Colloquium Biblicum dan Studium Generale tidak semata-mata dilaksanakan untuk memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan mental akademik, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta peningkatan keterampilan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah di hadapan publik, dosen, dan sesama mahasiswa.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa lulusan Magister Teologi diharapkan memiliki kompetensi akademik dan pelayanan yang berlandaskan penelitian, data, fakta, serta analisis yang mendalam. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan memiliki relevansi bagi pengembangan ilmu teologi serta kehidupan bergereja dan bermasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa mempresentasikan hasil kajian ilmiah masing-masing. Setiap presentasi kemudian mendapat tanggapan, kritik, saran, dan masukan konstruktif dari dosen penguji maupun moderator. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk mengolah gagasan secara akademik, menerima kritik ilmiah, serta menyempurnakan hasil penelitian.

Kegiatan Colloquium Biblicum dan Studium Generale ditutup secara resmi oleh Ketua Program Studi Magister Teologi, Pdt. Dr. Riris Johanna Siagian, M.Si.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, STT HKBP Pematangsiantar kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan teologi dan mengembangkan budaya akademik yang berorientasi pada penelitian. Kegiatan ini diharapkan semakin memperlengkapi mahasiswa Magister Teologi untuk menjadi lulusan yang unggul, kritis, berintegritas, serta mampu merespons dinamika gereja dan masyarakat berdasarkan kajian teologis yang mendalam dan bertanggung jawab.

: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/


STT HKBP Pematangsiantar Sambut Kunjungan Delegasi Lutheran World FederationPematangsiantar, 5 September 2026 — Sekolah ...
05/09/2026

STT HKBP Pematangsiantar Sambut Kunjungan Delegasi Lutheran World Federation

Pematangsiantar, 5 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi Huria Kristen Batak Protestan (STT HKBP) Pematangsiantar menerima kunjungan delegasi Lutheran World Federation (LWF) dalam rangka mempererat hubungan persekutuan dan kerja sama, khususnya dalam bidang teologi, misi, keadilan, pendidikan teologi, serta pelayanan gerejawi.

Delegasi LWF yang berkunjung terdiri atas Rev. Katariina Kiilunen dari LWF Department for Theology, Mission and Justice (DTMJ) dan Pdt. Dr. Rospita Siahaan, Regional Secretary for Asia pada The Lutheran World Federation (LWF).

Rangkaian kunjungan diawali dengan makan siang bersama yang berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di Kantor Ketua STT HKBP Pematangsiantar. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun persekutuan sekaligus memperkuat komunikasi antara STT HKBP Pematangsiantar dan LWF.

Ketua STT HKBP Pematangsiantar, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th., bersama para fungsionaris STT HKBP Pematangsiantar turut hadir menyambut delegasi LWF. Jajaran pimpinan yang hadir antara lain Wakil Ketua I, Pdt. Dr. Raulina, D.Th.; Wakil Ketua II, Pdt. Dr. Ricardo Sisco Turnip; Wakil Ketua III, Pdt. Pahala Jannen Simanjuntak, D.Th.; dan Wakil Ketua IV, Pdt. Ebeneser Lumban Gaol, Ph.D.

Turut hadir Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Pdt. Dr. Jordan Humala Pakpahan, serta Ketua Program Studi S-1 Teologi, Pdt. Morrys S. Marpaung, M.Th.
Setelah makan siang bersama, Rev. Katariina Kiilunen berkesempatan mengunjungi Perpustakaan STT HKBP Pematangsiantar. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengenalan terhadap lingkungan akademik dan fasilitas pendidikan yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa.

Selanjutnya, delegasi LWF mengunjungi ruang Menza STT HKBP Pematangsiantar, yang menjadi salah satu tempat mahasiswa berkumpul dan melaksanakan berbagai aktivitas. Dalam kesempatan tersebut, Rev. Katariina Kiilunen berinteraksi secara langsung dengan para mahasiswa.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berdialog, bertukar pandangan, serta mengenal lebih dekat peran dan pelayanan LWF dalam kehidupan gereja dan komunitas Lutheran di tingkat global.
Interaksi dengan mahasiswa menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kunjungan tersebut. Kehadiran delegasi LWF di tengah-tengah mahasiswa tidak hanya memperkuat relasi kelembagaan, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai kehidupan gereja, teologi, misi, dan pelayanan dalam konteks global.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antara STT HKBP Pematangsiantar dan Lutheran World Federation. Selain memperkuat persekutuan antarlembaga, pertemuan tersebut juga membuka peluang bagi pengembangan kerja sama dalam bidang pendidikan teologi, penelitian, pelayanan, serta pengembangan kapasitas mahasiswa dan sivitas akademika.

Melalui kunjungan dan interaksi tersebut, STT HKBP Pematangsiantar terus berupaya membangun dan memperluas jejaring kerja sama dengan gereja serta lembaga-lembaga Lutheran di tingkat internasional. Hubungan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan teologi yang kontekstual, berwawasan global, dan semakin relevan bagi kehidupan gereja dan masyarakat.

Pimpinan STT HKBP Pematangsiantar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rev. Katariina Kiilunen dan Pdt. Dr. Rospita Siahaan. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya hubungan dan kerja sama yang semakin erat, konstruktif, dan berkelanjutan antara STT HKBP Pematangsiantar dan Lutheran World Federation.

: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/


Seleksi Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa STT HKBP Pematangsiantar dengan Presbyterian University and Theological S...
03/09/2026

Seleksi Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa STT HKBP Pematangsiantar dengan Presbyterian University and Theological Seminary – South Korea Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027

Pematangsiantar, 3 September 2026 – Sekolah Tinggi Teologi (STT) HKBP Pematangsiantar melaksanakan seleksi mahasiswa dalam rangka Program Pertukaran Mahasiswa dengan Presbyterian University and Theological Seminary (PUTS), South Korea, untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan seleksi dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Dosen STT HKBP Pematangsiantar.

Seleksi ini merupakan tahapan lanjutan setelah proses seleksi administrasi dan berkas calon peserta. Sebanyak 7 mahasiswa yang telah memenuhi tahapan awal mengikuti proses wawancara sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan jadwal.
Proses wawancara dilaksanakan oleh tiga dosen STT HKBP Pematangsiantar yang bertugas sebagai tim penguji, yaitu Pdt. Raulina Siagian, D.Th., selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik; Pdt. Morrys S. Marpaung, M.Th., selaku Ketua Program Studi S-1 Teologi; serta Pdt. Pahala Jannen Simanjuntak, D.Th., selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan.

Dalam pelaksanaannya, setiap kandidat mengikuti sesi wawancara selama kurang lebih 15 menit. Para peserta mendapatkan pertanyaan dari masing-masing penguji yang berkaitan dengan kesiapan, motivasi, kemampuan akademik, serta kelayakan mereka untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa. Jadwal wawancara disusun secara teratur dengan alokasi waktu sekitar 15 menit untuk setiap peserta.

Selain menjawab pertanyaan dari tim penguji, para peserta juga memaparkan berbagai program dan kegiatan yang telah mereka persiapkan untuk dibawa dan diperkenalkan selama mengikuti program pertukaran mahasiswa di Korea Selatan apabila terpilih. Pemaparan tersebut menjadi salah satu bagian yang dinilai dalam proses seleksi, khususnya dalam melihat kesiapan peserta untuk berkontribusi dan memperkenalkan STT HKBP Pematangsiantar serta budaya Indonesia di lingkungan akademik internasional.
Berdasarkan keseluruhan proses seleksi, nantinya akan dipilih 3 mahasiswa untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa dengan Presbyterian University and Theological Seminary (PUTS), South Korea, pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Program pertukaran mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun institusi. Selain memperluas pengalaman dan wawasan mahasiswa dalam lingkungan akademik internasional, program ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kompetensi akademik, membangun jejaring, serta memperkenalkan identitas dan budaya Indonesia, khususnya budaya Batak, kepada masyarakat internasional.

Melalui program ini, STT HKBP Pematangsiantar terus berupaya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan budaya yang lebih luas. Keikutsertaan dalam program pertukaran mahasiswa diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan global, kompetensi akademik yang semakin baik, serta mampu membawa nama baik STT HKBP Pematangsiantar dan Indonesia di tingkat internasional.

: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/

Address

Jalan Sangnawaluh No. 6
Siantar
21132

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekolah Tinggi Theologia - STT HKBP posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share