20/08/2026
STT HKBP Pematangsiantar Buka Semester Gasal TA 2026/2027 dengan Ibadah dan Kuliah Umum
Pematangsiantar, 20 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Teologi HKBP (STT HKBP) Pematangsiantar secara resmi membuka Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui rangkaian kegiatan ibadah pembukaan dan Perkuliahan Umum pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di Aula STT HKBP Pematangsiantar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan STT HKBP, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta tamu dan undangan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat dalam suasana kebersamaan, sekaligus menjadi momentum untuk mengawali semester baru dengan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan, dan pengembangan akademik di lingkungan STT HKBP Pematangsiantar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang menjadi bentuk penyerahan seluruh proses pendidikan, pelayanan, dan perjalanan akademik semester yang baru ke dalam penyertaan Tuhan. Ibadah mengangkat tema “Berhikmat Membaca Zaman dan Setia Menghadirkan Damai Sejahtera.”
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Dr. Tumpal S. Silitonga, M.Th. sebagai liturgis, sedangkan pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Julius TM. Simaremare, M.Th. dengan dasar khotbah dari Ayub 42:2: “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”
Dalam khotbahnya, seluruh sivitas akademika diajak untuk menyadari bahwa setiap proses kehidupan, pendidikan, pelayanan, dan perjuangan akademik berada dalam penyertaan Tuhan. Karena itu, seluruh sivitas akademika dipanggil untuk menjalani setiap proses dengan iman, pengharapan, tanggung jawab, dan kesungguhan hati, sebab tidak ada rencana Tuhan yang dapat digagalkan.
Pelayanan pujian dalam ibadah dipimpin oleh Merry Sitorus, mahasiswi stambuk 2023, sebagai prokantoria. Ibadah berlangsung dengan khidmat dan menjadi landasan spiritual bagi seluruh sivitas akademika dalam memasuki semester yang baru.
Nilai-nilai iman, integritas, tanggung jawab, dan pelayanan kembali ditegaskan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan di STT HKBP Pematangsiantar.
Setelah ibadah pembukaan, Ketua STT HKBP, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th., secara resmi membuka perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.
Dalam bimbingan dan arahannya, Ketua STT HKBP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang hadir serta mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengawali semester baru dengan semangat kebersamaan.
Ketua STT HKBP juga menyampaikan sejumlah pembaruan yang mulai diterapkan pada semester ini. Salah satunya adalah penerapan Kurikulum 2026 bagi mahasiswa stambuk 2026. Kurikulum baru tersebut dirancang agar lebih mutakhir, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan di tengah-tengah jemaat serta perkembangan masyarakat.
Sementara itu, mahasiswa stambuk 2025, 2024, dan 2023 tetap menggunakan kurikulum yang berlaku sebelumnya. Ketua STT HKBP menegaskan bahwa proses transisi kurikulum tidak akan merugikan mahasiswa dan seluruh kredit semester yang telah ditempuh tetap diperhitungkan sesuai dengan ketentuan akademik.
Pembaruan lainnya adalah perubahan nomenklatur Dosen Pembimbing Akademik menjadi Dosen Perwalian Mahasiswa (DPM) untuk Program Studi S-1. Perubahan tersebut bukan sekadar perubahan nama, melainkan bagian dari pembaruan struktur pembinaan mahasiswa.
Melalui sistem tersebut, penilaian mahasiswa diarahkan untuk mengintegrasikan aspek akademik dan nonakademik. Penilaian tidak hanya didasarkan pada capaian akademik di ruang perkuliahan, tetapi juga mempertimbangkan prestasi, kehidupan mahasiswa di asrama, kedisiplinan, kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus, serta partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan.
Sistem penilaian terintegrasi tersebut juga akan menjadi bagian dari evaluasi mahasiswa pada Tahap I, Tahap II, dan Tahap III, termasuk dalam pemenuhan persyaratan yudisium.
Ketua STT HKBP menjelaskan bahwa sistem pembinaan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pemberian sanksi, tetapi juga menekankan aspek pembinaan dan pendampingan pastoral. Pelanggaran yang masuk dalam kategori tertentu dapat ditindaklanjuti melalui proses pembinaan pastoral oleh DPM, pengelola asrama, maupun melalui kerja sosial. Sementara itu, pelanggaran berat tetap akan ditangani sesuai dengan ketentuan institusi.
Untuk mendukung proses tersebut, STT HKBP juga akan membentuk Komite Disiplin yang melibatkan dosen, pengelola asrama, Wakil Ketua III, dan Ketua Program Studi. Komite ini akan melakukan penilaian dan penanganan terhadap berbagai bentuk pelanggaran sekaligus mempertimbangkan capaian serta perilaku positif mahasiswa
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan dan informasi dari jajaran pimpinan STT HKBP, yakni Wakil Ketua I Pdt. Dr. Raulina, D.Th.; Ketua Program Studi S-1 Pdt. Morrys S. Marpaung, M.Th.; Ketua Program Studi S-2 Pdt. Dr. Riris Johanna Siagian, M.Si.; Wakil Ketua II Pdt. Dr. Ricardo Sisco Turnip; Wakil Ketua III Pdt. Pahala Jannen Simanjuntak, D.Th.; serta Wakil Ketua IV Pdt. Ebenezer Lumban Gaol, Ph.D.
Penyampaian informasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai agenda, kebijakan, dan pelaksanaan kegiatan akademik selama Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.
Setelah rangkaian pembukaan semester, kegiatan dilanjutkan dengan Perkuliahan Umum yang menghadirkan Dr. Ir. Raden Pardede sebagai narasumber utama. Perkuliahan umum mengangkat tema “Indonesia di Tengah Dinamika Geopolitik dan Ekonomi Global: Peluang dan Tantangan.”
Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Raden Pardede membahas berbagai perubahan dan dinamika yang tengah berlangsung dalam kehidupan geopolitik dan ekonomi global. Perubahan hubungan antarnegara, persaingan kekuatan ekonomi dunia, perkembangan teknologi, kebijakan perdagangan internasional, serta berbagai ketidakpastian global menjadi bagian dari pembahasan yang memiliki dampak terhadap Indonesia.
Indonesia dinilai memiliki posisi yang penting dan strategis di tengah dinamika tersebut. Berbagai potensi yang dimiliki Indonesia, seperti sumber daya manusia, sumber daya alam, posisi geografis, dan perkembangan ekonomi, menjadi peluang yang perlu dikelola secara tepat.
Namun, peluang tersebut juga diiringi sejumlah tantangan. Indonesia perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing, membangun ketahanan ekonomi, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan global.
Melalui Perkuliahan Umum tersebut, para peserta diajak untuk memiliki pemahaman yang lebih luas, kritis, dan komprehensif mengenai posisi Indonesia di tengah perkembangan dunia yang semakin kompleks.
Pembahasan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, analitis, dan kreatif serta memberikan kontribusi nyata bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
Perubahan geopolitik dan ekonomi global bukanlah persoalan yang berada jauh dari kehidupan masyarakat. Dinamika tersebut dapat memengaruhi berbagai bidang, termasuk kehidupan sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan pelayanan. Oleh sebab itu, dibutuhkan kemampuan beradaptasi, kerja sama, serta semangat untuk terus belajar dalam menghadapi perubahan.
Perkuliahan Umum dimoderatori oleh Pdt. Dr. Mery S. Simarmata, D.Th., yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan mendalam serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdialog dan menyampaikan pertanyaan kepada narasumber.
Pada akhir kegiatan, Ketua STT HKBP, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, M.Th., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dr. Ir. Raden Pardede atas dukungan yang diberikan melalui Perkuliahan Umum tersebut.
Ketua STT HKBP juga menyampaikan harapan agar ke depan STT HKBP tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang mempersiapkan pendeta bagi gereja-gereja pengutus, tetapi berkembang menjadi institusi pendidikan teologi yang mampu melahirkan lulusan yang berkontribusi dalam perjalanan teologi, kehidupan bermasyarakat, serta pembangunan bangsa dan negara.
Dalam kaitan dengan hal tersebut, STT HKBP tengah mempersiapkan pembahasan mengenai arah pengembangan institusi menuju Global University. Visi tersebut diharapkan dapat memperluas peran dan jangkauan STT HKBP sehingga para lulusannya tidak hanya mampu melayani gereja, tetapi juga dapat memberikan pemikiran dan strategi yang konstruktif bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan dunia.
Ketua STT HKBP kemudian menyampaikan doa dan harapan agar Dr. Ir. Raden Pardede senantiasa dipakai Tuhan untuk menjadi berkat bagi bangsa Indonesia dan dunia. Sebagai ungkapan terima kasih atas kesediaan dan kontribusinya dalam Perkuliahan Umum, STT HKBP memberikan cenderamata kepada narasumber.
Seluruh rangkaian kegiatan Pembukaan Semester Gasal dan Perkuliahan Umum STT HKBP Pematangsiantar pada 18 Agustus 2026 berlangsung dengan baik dan penuh makna.
Ibadah pembukaan menjadi landasan spiritual bagi seluruh sivitas akademika dalam mengawali perjalanan akademik semester yang baru. Sementara itu, Perkuliahan Umum memberikan wawasan mengenai posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global serta berbagai peluang dan tantangan yang menyertainya.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh sivitas akademika STT HKBP Pematangsiantar diharapkan memasuki Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 dengan semangat yang semakin kuat, wawasan yang semakin luas, serta komitmen untuk terus bertumbuh dalam iman, ilmu pengetahuan, karakter, dan pelayanan.
: https://stthkbp-pematangsiantar.ac.id/