31/01/2026
Peringatan Isra-mi'raj Nabi Muhammad SAW di SMP N 3 Warureja berjalan dengan lancar dan kondusif
Warureja – SMP Negeri 3 Warureja menggelar kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 07.30–11.00 WIB bertempat di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, bapak dan ibu guru, serta karyawan tata usaha dengan suasana yang khidmat dan penuh antusias.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan lantunan Asmaul Husna yang dibawakan oleh siswa. Selanjutnya disampaikan sambutan-sambutan dari pihak sekolah yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan.
Kepala SMP Negeri 3 Warureja, Sujarwo, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Peringatan Isra Mi’raj ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kedisiplinan beribadah kepada seluruh peserta didik. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak semakin memahami makna shalat sebagai kebutuhan utama dalam kehidupan,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa sekolah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
“Sekolah tidak hanya berperan mencerdaskan secara akademik, tetapi juga harus membentuk akhlak mulia. Semoga kegiatan seperti ini dapat memperkuat karakter religius siswa SMP Negeri 3 Warureja,” tambahnya.
Memasuki acara inti, mauidloh hasanah disampaikan oleh Ustadz Sahroni, S.Pd.I dari Tegal. Dalam ceramahnya, beliau mengulas secara mendalam peristiwa Isra Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad SAW pada tanggal 27 Rajab. Peristiwa tersebut merupakan perjalanan agung yang penuh hikmah, di mana Rasulullah diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha.
Ustadz Sahroni menceritakan bahwa dalam perjalanan Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW diperlihatkan berbagai kejadian yang akan dialami umatnya kelak. Di antaranya, beliau menjumpai seorang yang kepalanya dipukul hingga hancur, kemudian kembali utuh dan dipukul lagi secara berulang. Rasulullah pun bertanya kepada Malaikat Jibril, “Wahai Jibril, siapakah orang itu?” Jibril menjawab, “Itulah umatmu, wahai Rasulullah, umat yang dalam hidupnya selalu meninggalkan shalat.” Kisah tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kewajiban shalat lima waktu.
Beliau juga menyampaikan bahwa dalam perjalanan tersebut Rasulullah bertemu dengan para nabi dan rasul dari langit pertama hingga langit ketujuh, hingga akhirnya berjumpa langsung dengan Allah SWT di Sidratul Muntaha dan menerima perintah agung berupa kewajiban melaksanakan shalat lima waktu bagi seluruh umat Islam.
Seluruh peserta tampak menyimak dengan seksama materi yang disampaikan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan dan agar seluruh warga sekolah senantiasa diberi kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan istiqamah.
Secara keseluruhan, rangkaian Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 3 Warureja berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik semakin memahami makna Isra Mi’raj serta terdorong untuk meningkatkan keimanan dan kedisiplinan dalam melaksanakan shalat.