PPI Damaskus

PPI Damaskus PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) adalah organisasi kepemudaan yang bersifat keagamaan, keilmuan, kekeluargaan, sosial, terbuka dan independen.

Bahwa sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berilmu adalah orang yang lebih tinggi derajatnya di sisi Allah swt. Dan pengejawantahan (Pengamalan) nilai-nilai keimanan dan ilmu merupakan suatu kewajiban bagi setiap insan muslim di dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sadar akan kedudukan pelajar sebagai abdi Allah swt. Dan peranan generasi muda sebagai warga negara I

ndonesia, kader agama dan bangsa yang merupakan tulang punggung agama, bangsa dan negara untuk mencapai kemajuan di masa yang akan datang. Maka berdasarkan hal tersebut di atas, para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Syria bergabung di dalam wadah organisasi, yang berasaskan Pancasila, guna mempersiapkan diri sebaik mungkin sebagai kader agama dan bangsa, agar dapat menjawab tantangan dan kendala pembangunan nasional Indonesia khususnya dan dunia internasional umumnya. Dengan memohon rahmat, taufiq dan hidayah Allah SWT. para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menjalankan studi di Suriah membentuk Perhimpunan Pelajar Indonesia.

Segenap keluarga besar PPI Damaskus, Syiria mengucapkan:"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H""Taqqoballah minna...
27/07/2014

Segenap keluarga besar PPI Damaskus, Syiria mengucapkan:

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H"

"Taqqoballah minna wa winkum"

"minal a'idin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin"

"kullu 'am wa antum bilkheir"

Semoga di hari raya ini kita kembali fitri, langkah2 kita dimudahkan oleh Allah, dan silaturahmi kita semakin erat.

Beginilah seharusnya yang dilakukan oleh umat islam untuk mencapai kejayaannya. Mau’idzoh dari Syaikh Ali Thontowi:“Sesu...
16/03/2014

Beginilah seharusnya yang dilakukan oleh umat islam untuk mencapai kejayaannya. Mau’idzoh dari Syaikh Ali Thontowi:“Sesungguhnya orang yang berakal adalah orang yang menganggap dirinya seperti seorang murid di sebuah sekolah. Dia berusaha setiap harinya untuk belajar hal-hal yang baru. Kemudian mengamalkan dengan baik apa yang dia pelajari.. dia selalu memperhatikan tabi’at, kebiasaan dan akhlaqnya. Jika dia mendapatkan tabi’at, kebiasaan dan akhlaqnya baik, dia bersyukur memuji Allah ‘azz wa jall dan meningkatkan serta berusaha terus istiqomah. Jika dia mendapatinya buruk, dia berusaha untuk merubahnya dan berdoa, meminta pertolongan kepada Allah swt agar terlepas dari tabi’at, kebiasaan serta akhlaq yang buruk tersebut”.

Tahukah kamu keadaan orang yang mulutmu sering membicarakannya karena dia selalu berjalan menuju kemaksiatan, menyimpang...
05/02/2014

Tahukah kamu keadaan orang yang mulutmu sering membicarakannya karena dia selalu berjalan menuju kemaksiatan, menyimpang kepada kesalahan. Sehingga kamu selalu menggunjingnya.
Apakah kamu yakin, hubungan batin antara dia dengan Allah swt, suatu saat nanti, tidak akan menariknya dari kemaksiatan dan kesalahan sehingga keadaan dan kedudukan dia menjadi lebih baik daripada kedudukanmu di sisi Allah ‘azz wa jall. dia bisa saja bertaubat, lalu dosa dan kesalahannya diampuni, sedangkan gunjinganmu?!
Begitulah sunnatullah, Allah swt mengajarkan kita supaya kita berbuat baik dan beradab kepada hambaNya yang lain.

Hasan ibn Haitsam (3)Muiz Lidinillah, khalifah dinasti Fatimiyyah telah berhasil menduduki Mesir secara penuh, setelah m...
02/02/2014

Hasan ibn Haitsam (3)

Muiz Lidinillah, khalifah dinasti Fatimiyyah telah berhasil menduduki Mesir secara penuh, setelah mengirimkan bala tentaranya di bawah pimpinan panglimanya, Jauhar Soqliy, pada th 358 H/969 M, memanfaatkan kisruh yang melanda Mesir pasca kematian Kafuur Akhsyidy, ditambah lagi jaraknya yang berjauhan dengan Bagdad, pusat kekhalifahan dinasti Abasiyyah, yang sudah mulai lemah dan terpecah belah, yg masih sibuk membendung serangan2 kerajaan Bizantiyum yang mulai mencaplok daerah2 teritorialnya

Maka berakhirlah pemerintahan kaum "Aksyidiyin", dan mulailah pemerintahan kaum "Fatimiyyiin" di Mesir, ditandai dengan masuknya Muiz lidinillah ke Kairo secara resmi pd tgl 7 Ramadhan 362 H/11 Juni 973 M. Jadilah Kairo kota moderen, yang dibagun oleh panglima Jauhar Soqliy, ibu kota Dinasti Fatimiyyah di kala itu, juga menjadi pusat peradaban ilmu pengetahuan. Berbagai ilmu dan sastra pun mulai diajarkan& dikurikulumkan di setiap masjid, khususnya masjid Al-Azhar, yg dibangun oleh Jauhar Soqliy ketika membangun Kairo. Kemudian berubah menjadi Universitas yg menjadi kiblat para pelajar pada masa Kholifah Aziz billah, putra Muiz lidinillah, Wallahu a'laam
(Terjemah kita" biografi Hasan ibn Haitsam" hal 6)

Program harian masjid hanabilllah di suq jumat, muhyidin, Damaskus:1) Sholat magrib jama'ah2) nyetor hapalan quran & lat...
01/02/2014

Program harian masjid hanabilllah di suq jumat, muhyidin, Damaskus:
1) Sholat magrib jama'ah
2) nyetor hapalan quran & latihan perbagus bcaan quran (antara magrib& isya) antri berdasarkan urutan daftar (kartu prestasi)
3) sholat Isya jama'ah
4) kultum dari sang Syeikh

Bersama: imam masjid+ muqri quran : Fadilah syeikh Ahmad Dubanah hafizahullahu
Allahummahfaz syam ulama'ahaa wa ahlahaa

Suasana "suq jumuah" (pasar jumat) di jln. Muhyiddin ibn 'arobiy, Damaskus menjelang magrib yg dipadati oleh pembeli set...
01/02/2014

Suasana "suq jumuah" (pasar jumat) di jln. Muhyiddin ibn 'arobiy, Damaskus menjelang magrib yg dipadati oleh pembeli setiap harinya. Pedagang & pembeli tampak sdang melakukan transaksi jual beli, Burkti ya Syam

Damaskus pukul 9 pagi dengan segala manifestasi keindahannya. Jalan-jalan masih lengang karena sabtu adalah hari libur k...
01/02/2014

Damaskus pukul 9 pagi dengan segala manifestasi keindahannya. Jalan-jalan masih lengang karena sabtu adalah hari libur kerja dan sebagian sekolah. Namun aktivitas vital sperti kios sembako, toko-toko, warung makan, toko buku dll tetap jalan. Allahumma farij anisyam wal muslimiin

Potret jalannya majlis pembacaan bagian akhir dari kitab "mukhtasor syu'abul iman" & "tsulasiyaat sunan darimiy" di taus...
31/01/2014

Potret jalannya majlis pembacaan bagian akhir dari kitab "mukhtasor syu'abul iman" & "tsulasiyaat sunan darimiy" di tausiah (perluasan) masjid abu nur, Damaskus

Damaskus, Jumat malam, 31/1/14

Damaskus, 31/1/14Suasana pengajian syeikh syarif Showwaf (rektor univ. Syeikh Ahmad Kaftaroo) yang bertempat di ruangan ...
31/01/2014

Damaskus, 31/1/14

Suasana pengajian syeikh syarif Showwaf (rektor univ. Syeikh Ahmad Kaftaroo) yang bertempat di ruangan lantai 4 tampak khidmat. Tampak para Jama' ah pengajian beliau yg terdiri dari masyarakat setempat, pegawai univ, para guru, dan juga pelajar Damaskus dan asing (Indonesia)

Kali ini lain dari pada yang lain, karena seperti biasanya Syeikh memberikan kuliah durasi stngah jam-an lebih. Namun kali ini edisinya adalah Istigfar dan taubat. Bagi sobat PPI Damaskus maklum, karena sebagian besar Damaskus memutuskan untuk melaksanakan solat Istisqo' di masjid masing2 dengan harapan Damaskus diguyur hujan dan keluar dari krisis

Syeikh bertanya kepada masing2 jama'ah majelis, di mana saja mereka sholat jum'at, dan bagaimana praktek sholat Istisqo' di masing masjid, wajar saja karena ada warga sini mayoritas bermazhab Syafi'i dan Hanafi.
Kemudian Syeikh Showwaf pun menjelaskan praktek sholat Istisqo' secara perbandingan mazhab ( مقارنة المذاهب ):
- Mazhab Hanafi: Sholat Istisqo prakteknya hanya berupa Doa dan Beristigfar saja
- Mazhab Syafi'i dan Maliki: prakteknya seperti sholat 'Id & Jum'at
Namun praktek lengkapnya adalah sholat yang dilanjutkan dengan Istigfar banyak2

Akhirnya majelis diisi dengan istigfar bareng sebanyak 1000× dengan redaksi:
1 ) سيد اﻹستغفار
2 ) استغفرواالله العظيم
3 ) استغفرواالله العظيم من كل ذنب عظيم
Dst..
Adapun dalilnya di dalam surat nuh: استغفروا ربكم إنه كان غفارا
Beliau menjelaskan bahwa fadhilah istigfar : sebagai dokter& obat mujarab, menunaikan hajat kita, dan mengangkat derajat

Kemudian di akhir majelis Syeikh meminta salah satu jama'ah dari pelajar Indonesia untuk melantunkan ayat al-quran surat nuh, jama'ah pun khusyuk mentadaburi isi ayat quran

Dan sebelum penutupan, ada seorang jama' ah yang ingin bertanya:
Dia pun mengutip potongan ayat Al-quran : والذين إذا فعلوا فاحشة أو ظلموا أنفسهم ذكروالله فاستغفروا لذنوبهم
Artinya: mereka yang apabila berbuat sesuatu yang keji dan menzolimi diri sendiri, kemudian mengingat Allah dan beristigfar memohon ampun terhadap dosa2nya
-Bagaimana kalo dia menzolimi orang lain?

Kemudian sang syeikh menjawab:
Kalau berbentuk nonfisik seperti: menggibah kejelekan orang hendaknya dia kafarot dosanya dengan berbalik menceritakan kebaikan org tersebut dan banyak beristigfar
Kalo berbentuk fisik: seperti harta hendaknya dia menggantinya dan banyak beristigfar, sebagaimana yg kita ketahui
Pesan beliau: jadilah hamba yang dizolimi, karena itu lebih baik dari jadi seorang hamba yang zolim. Wallahu a'lam (transliterasi kilat edisi "Jumat istisqo')

Hasan bin Haitsam (2)Dipanggil ke MesirBegitulah, kepopuleran Hasan ibn Haitsam sudah menyebar di seantero dunia Islam s...
31/01/2014

Hasan bin Haitsam (2)

Dipanggil ke Mesir

Begitulah, kepopuleran Hasan ibn Haitsam sudah menyebar di seantero dunia Islam semenjak beliau berusia remaja. Beliau dikenal memiliki keluasan ilmu dan pengetahuan dalam matematika, arsitektur dan filsafat hingga banyak dari warga kota bagdad, kota yang penuh dengan ulama besar dan tokoh pemikir, berkonsultasi kepada beliau tentang berbagai masalah ilmiah dan pemikiran. Hingga sebelum karya- karya terbesarnya booming di masyarakat.
Periode yang paling dalam hidupnya adalah ketika beliau berada di Mesir, itu setelah pindah dan bermukimnya beliau di sana hingga akhir hayatnya. Tatkala khalifah dinasti Fatimiyyah Hakim biamrillah memanggilnya ke Mesir untuk mengambil manfaat dari wawasan dan pengetahuannya, ketika itulah merupakan awal dari puncak karir dalam hidupnya ( disadur dari biografi " Hasan ibn Hatsam" versi terjemahan hal 5-6 paragraf 1)

Hasan ibn Haitsam      Abu Ali ibn Haitsam dilahirkan di kota Basrah di Iraq th 354 H/965 M. Ketika itu kota Basrah meru...
30/01/2014

Hasan ibn Haitsam

Abu Ali ibn Haitsam dilahirkan di kota Basrah di Iraq th 354 H/965 M. Ketika itu kota Basrah merupakan pusat penting pemikiran arab & Islam, untuk meneguk ilmu pengetahuan dari para ulama, sastrawan, dan pemikirnya. Di dalam iklim yang mendukung inilah Ibn Haitsam berkembang menjadi pecinta ilmu dan kutu buku sejak kecilnya

Disaat beranjak dewasa beliau membaca semua buku yang ia miliki dari berbagai cabang ilmu pengetahuan, seperti: matematika, ilmu falak, filsafat dan lain2, meskipun info seputar fase awal dari kehidupannya di kota Basrah tidak jelas dimana kita tidak tahu secara detail tentang kehidupan pribadi, karir pendidikan, serta siapa guru2nya ketika itu. Beliau sangat terkenal memiliki hobi melakukan banyang perjalanan. Dari situ beliau melakukan perjalanan ke syam di awal hidupnya dan tinggal bersama salah satu penguasa kerajaan. Sang penguasa itu seringkali memberikan kepadanya harta yang berlimpah. Namun ibnu Haitsam menolal dan cukup mengambil apa yang ia butuhkan untuk makan sehari2 dan membeli pakaian yang layak.

Diriwayatkan bahwa ibn Haitsam berbadan kurus, pendek, tetapi memiliki jiwa yang luhur, mencintai kebaikan, rajin dan aktif. Beliau selalu mengarang tulisan dan meringkas setiap yang ia
baca, sehingga membantunya menyimpulkan gagasan dan pengetahuan pokok yang terkandung di dalamnya. Membuat ia lebih dekat dengan target yang ingin yang dicapai dan mempermudah baginya merujuk kembali kepada ringkasannya ketika dibutuhkan.ditambah lagi beliau lebih mengedepankan pendapat pribadinya dan banyak mengkritik smua buku yang ia baca. Namun bukan dengan cara yang curang, rendah hati, dan independen. Beliau selalu menukilkan pendapat yang ia kritik, tanpa sdikitpun merubah isinya. Menjelaskan sudut pandangnya secara ilmiah dan obyektif, jauh dari pencorengan dan cacian. Dan beliau berkata tentang hal ini: " jika engkau mendapatkan ungkapan yang bagus dari orang lain, maka janganlah engkau nisbatkan dengan dirimu. Cukuplah ambil manfaatnya. Sesungguhnya anak pastilah membuntuti ayahnya, begitu p**a ungkapan dengan pemiliknya". Sebagaimana beliau menyebut sesuatu yang sama sekali belum pernah ada sebelumnya dengan ucapannya: " Kita tidak mengetahui seorangpun dari generasi terdahulu dan akhir yang menjelaskan makna ini, dan kita juga tidak menemukannya dalam buku manapun" . Wallahu a'lam ( biografi " Hasan ibn Haitsam" versi terjemahan hal 3-5)

Renungan tafsir....
30/01/2014

Renungan tafsir....

Address

Damascus
Damascus

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PPI Damaskus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to PPI Damaskus:

Share