STIE.Muhammadiyah Tanjung Redeb

STIE.Muhammadiyah Tanjung Redeb STIE. Muhammadiyah Tanjung Redeb, berakreditasi "B", yang mempunyai 3 Prodi Jurusan yaitu; Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan.

20/05/2017
16/05/2017

INFO BEASISWA PEMDA BERAU 2017
---------------------------------------------------
PERSYARATAN :
1. PAS FOTO 3x4 (2 LEMBAR)
2. SURAT KETERANGAN AKTIF KULIAH (ASLI)
3. FOTOCOPY KHS BAGI MAHASISWA BARU
4. TRANSKIP NILAI BAGI MAHASISWA LAMA DIATAS SMSTER 2
5. FOTO COPY ; KTP, KTM, KK
6. BUKU TABUNGAN 2 RANGKAP (KHUSUS KK DAN BUKU TABUNGAN DI LEGALISIR
7. FOTOCOPY IJAZAH TERAKHIR (BAGI MAHASISWA BARU)
8. SURAT PERNYATAAN BUKAN CPNS / PNS / KARYAWAN BUMN / BUMD / PERUSAHAAN SWASTA (BERMATRAI 6.000,-
9. SURAT PERNYATAAN TIDAK MENERIMA BEASISWA DARI SUMBER LAIN YANG DILEGALISIR PIHAK PERGURUAN TINGGI.
10. SURAT PERNYATAAN BAHWA REKENING YANG DICANTUMKAN BENAR ADANYA SESUAI NAMA DI KTP.
11. SURAT PERJANJIAN BERMATRAI RP. 6000,- BAHWA BERSEDIA MENGABDI DI KABUPATEN BERAU.

(BAGI MAHASISWA STIEM.TG.REDEB, SILAHKAN SECEPATNYA MENGUMPULKAN BERKAS DAN MENYERAHKAN LANGSUNG KE KANTOR KESRA BERAU).

DEMIKIAN DISAMPAIKAN ...!

(AKADEMIK)

18/04/2017

Dalam sebagian hadits, Baginda Rasulullah SAW pernah menerangkan mengenai musibah besar untuk siapapun yang berhutang tetapi tidak melunasinya, salah satunya yaitu seperti berikut,

1. RUH SEORANG MUKMIN AKAN TERKATUNG-KATUNG (TERTAHAN) PADA HUTANGNYA HINGGA DILUNASI
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda :

Jiwa seseorang mukmin itu terkatung-katung dengan sebab utangnya hingga hutang dilunasi. (HR.Ahmad)

Bahkan juga, Rasulullah pernah menerangkan, meskipun seseorang mukmin itu mati dalam kondisi syahid, hutang juga bakal tetap ditangguhkan.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash Radhiyallahu anhu kalau Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Orang yang mati syahid diampuni semua dosanya, terkecuali utang (HR. Muslim)

2. SIAPA SAJA YANG MATI NAMUN BELUM MELUNASI HUTANG, MAKA SURGA HARAM BAGINYA

Seperti diterangkan oleh Rasulullah SAW,

Samurah bin Jundub berkata : “Kami pernah bersama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dihadapan seseorang jenazah, lantas beliau bersabda : “Apakah di sini ada seseorang dari Bani Fulan? ”, beliau ajukan pertanyaan itu sebanyak tiga kali, lantas seseorang berdiri, jadi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda padanya : “Apa yang menahanmu pada yang kedua serta ketiga kalinya untuk menjawabku, saya akan tidak menyebutnya dihadapanmu terkecuali untuk kebaikan, sebenarnya si fulan –salah satu dari keluarga mereka- ia wafat serta ia tertahan dengan hutangnya”, ia (Samurah) berkata : “Sungguh saya sudah lihat keluarganya serta siapapun yang sedih untuk dia melunasi hutangnya, hingga tak ada seseorangpun yang menagih suatu hal padanya. ” (HR. Ahmad)

Syeikh Abdul Muhsin Al Abbad berkata :

“Maksud dari “ia tertahan dengan hutangnya” yaitu ia tertahan dari masuk surga.

Allohumma inni a'udzubika minal hammi wal hazani, wa'audzubika minal ajzi wal kasali, wa'audzubika minal jubni wal bukhli, wa a'udzubika min ghalabatiddaini wa qahrirrijali

(Ya Allah.. sebenarnya saya berlindung pada Engkau dari bingung serta sedih. Saya berlindung pada Engkau dari lemah serta malas, Saya berlindung pada Engkau dari pengecut serta kikir. Serta saya berlindung pada Engkau dari desakan hutang serta kesewenang-wenangan manusia)

18/04/2017

Menyajikan fakta unik dan menarik disekitar anda. Berbagai Keunikan dunia tentang kesehatan, tekno, kuliner, hubungan, dll bisa anda dapatkan disini.

17/04/2017

Pada suatu malam ‘istri Nabi Aisyah ra. Melihat Rasulullah SAW sedang mengerjakan sholat tahajud sampai membuat kaki Rasulullah bengkak yang disebabkan karena Nabi berdiri terlalu lama. ‘Aisyah melihat hal tersebut dan berkata kepada Nabi : Wahai Rasul, mengapa engkau selalu melakukan ini di malam hari, sedangkan hal ini bukanlah suatu kewajiban? Dan juga, bukankah semua dosa-dosamu baik yang akan datang ataupun dosa yang telah lalu akan diampuni oleh Allah? Rasulullah Nabi Muhammad saw pun tersenyum dan beliau berkata : apakah salah apabila aku ingin menjadi Hamba Allah yang bersyukur?

16/04/2017

Pernah ada seseorang datang kepada Nabi -shollallohu alaihi wasallam- dan dia mengucapkan: "Assalamualaikum", maka beliau menjawab salamnya, lalu duduk. Maka Nabi -shollallohu alaihi wasallam- mengatakan: "SEPULUH (kebaikan)".
Kemudian datang orang lain, dan dia mengucapkan: "Assalamualaikum warohmatulloh", maka beliau menjawab salamnya, lalu duduk. Maka beliau mengatakan: "DUA PULUH (kebaikan)".
Kemudian datang orang lain lagi, dan dia mengucapkan: "Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh", maka beliau menjawab salamnya, lalu duduk. Maka beliau mengatakan: "TIGA PULUH (kebaikan)".
[HR. Albaihaqi dalam Al-Adab: 214, Syeikh Muqbil mengatakan: hadits hasan sesuai syaratnya Imam Muslim].

Subhanallah... Begitu Maha Pemurahnya Allah ta'ala terhadap hambanya... Tinggal Anda sekarang, apakah Anda "pemurah" terhadap diri Anda sendiri?!
Allah ta'ala berfirman (yg artinya): "Barangsiapa yg beramal saleh, maka itu untuk dirinya sendiri". [QS. Fush-shilat: 46].

16/04/2017
16/04/2017

Adresse

Jalan Drive Murjani II
Berau

Benachrichtigungen

Lassen Sie sich von uns eine E-Mail senden und seien Sie der erste der Neuigkeiten und Aktionen von STIE.Muhammadiyah Tanjung Redeb erfährt. Ihre E-Mail-Adresse wird nicht für andere Zwecke verwendet und Sie können sich jederzeit abmelden.

Teilen

Kategorie