03/09/2016
Jaringan Sensor Nirkabel atau dalam banyak literatur disebut Wireless Sensor Network (WSN) adalah sebuah jaringan yang menghubungkan perangkat-perangkat seperti sensor node, router dan sink node. Perangkat ini terhubung secara ad-hoc dan mendukung komunikasi multi-hop. Istilah ad-hoc merujuk pada kemampuan perangkat untuk berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa memerlukan infrastruktur jaringan seperti router atau akses point. Sedangkan multi-hop yaitu istilah yang merujuk pada komunikasi beberapa perangkat yang melibatkan perangkat antara (intermediate), multi-hop melibatkan perangkat antara seperti router untuk meneruskan sebuah paket dari satu node ke node lain dalam jaringan.
Jika pada awal-awal pengembangan teknologi ini secara khusus digunakan dalam bidang militer, tetapi saat ini WSN telah digunakan diberbagai bidang serta untuk beragam keperluan diantaranya untuk pemantauan lingkungan, pemantauan jembatan, pemantauan aktivitas gunung api, komponen pendukung dalam rangka menuju smart city, pemantauan dan kontrol aktivitas di bidang pertanian, dan sebagainya. Aktivitas utama aplikasi WSN yaitu pemantauan, sedangkan untuk kebutuhan kontrol dapat melibatkan perangkat seperti aktuator.
Node dalam WSN seringkali juga disebut sebagai “mote”.
Fungsi dan kemampuan mote berbede-beda, berikut beberapa jenis mote dalam WSN.
1. Sensor node: yaitu node yang berfungsi untuk membaca data lingkungan atau objek yangdipantau.Untuk keperluan pembacaan atau penginderaan, node ini dilengkapi dengan satu atau beberapa perangkat sensor. Dari kemampuannya, node ini dapat dibagi menjadi dua jenis. Pertama, Node dengan kemampuan standar (Mis: Proyek Hydra), dan kedua yaitu Node yang telah dilengkapi fasilitas yang lebih kaya seperti CCD camera, wireless LAN, logger, Webserver, dsb (Mis: Proyek FieldServer). Node jenis kedua ini juga mampu melakukan komputasi yang lebih kompleks dibanding jenis pertama.
2. Router: yaitu node yang berfungsi untuk meneruskan paket data dari sebuah node ke node lain. Node ini berguna untuk keperluan komunikasi multi-hop. Dalam aplikasi nyata, kita dapat memprogram sebuah Sensor Node bertindak sebagai router.
3. Sink Node: yaitu node yang berfungsi untuk mengumpulkan data penginderaan dari Sensor Node, kemudian meneruskannya ke perangkat atau sistem lain, seperti ke database server untuk penyimpanan. Selain untuk mengumpulkan data dari sensor node, sink juga berfungsi sebagai penyebar paket dari perangkat atau sistem lain ke WSN, misalnya untuk keperluan pemrograman atau konfigurasi ulang sensor node secara remote.
Disunting dari :
https://mfajar.wordpress.com/category/kuliah-kuliah/wireless-sensor-network/