Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fak Perikanan & Kelautan Unlam

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fak Perikanan & Kelautan Unlam Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fak Perikanan & Kelautan Unlam, College & University, A. Yani Km 35, 5, Banjarbaru.

27/10/2016

MENYONGSONG AKREDITASI

Dalam rangka akreditasi program studi/perguruan tinggi yang bertujuan terutama untuk menilai dan memberikan jaminan mutu program dan satuan pendidikan tinggi (quality assessment and assurance), evaluasi-diri yang merupakan evaluasi internal pada program dan satuan pendidikan tinggi (program studi dan perguruan tinggi), adalah langkah pertama yang hasilnya dapat digunakan untuk berbagai maksud. Hasil evaluasi-diri dapat digunakan untuk memutakhirkan pangkalan data program studi/perguruan tinggi dalam bentuk profil yang komprehensif, perencanaan, strategi pengembangan dan perbaikan program studi/perguruan tinggi secara berkelanjutan, penjaminan mutu internal program studi/perguruan tinggi, dan untuk mempersiapkan evaluasi eksternal atau akreditasi.
[BAN-PT: Pedoman Evaluasi-diri Program Studi dan Institusi Perguruan Tinggi]

19/06/2016

Ekosistem estuari secara umum merupakan kawasan muara sungai dan pantai tertutup atau semi terbuka pada wilayah pesisir ataupun terlindung oleh p**au-p**au kecil, terumbu karang dan bahkan gundukan pasir dan tanah liat. Hamparan daratan yang luas pada daerah sekitar muara sungai saat surut atau delta juga termasuk salah satu dari sekian banyak wilayah tipe estuari.

Perairan estuari biasanya memiliki salinitas lebih rendah dari lautan dan lebih tinggi dari air tawar. Kisarannya antara 5 – 25 ppm. Sebagai lingkungan perairan yang mempunyai kisaran salinitas yang berbatas, estuari mengandung keunikan/kekhasan. Biota yang hidup pada lingkungan estuari adalah biota yang mampu beradaptasi dengan kisaran salinitas tersebut. Sebagai kawasan pertemuan air tawar dan air laut, ekosistem estuari menjadi lingkungan yang dinamis & sangat kaya nutrient. Nutrien menjadi unsur penting bagi kehidupan plankton, terutama phytoplankton. Melimpahnya nutrien & plankton menjamin rantai makanan bagi biota2 di kawasan tersebut, sehingga kawasan ini pun juga menjadi area pembesaran (nursery area/ground) bagi beragam biota (Pisces, invertebrate/Crustacean, Bivalve, Echinodermata, annelida) dan kelompok infauna.

28/04/2016

Lokasi pengambilan bibit di sekitar terumbu karang yang telah rusak (tidak boleh jauh dari lokasi penanaman) dengan kondisi terumbu karang yang masih baik.
Antara lokasi pengambilan bibit dengan lokasi terumbu karang yang telah rusak mempunyai kondisi lingkungan (kedalaman dan keadaan arus) yang mirip.
Pengambilan bibit dilakukan dengan memotong cabang karang induk di tempat, dan tidak melakukan pemotongan koloni karang induk yang letaknya saling berdekatan untuk menghindari kerusakan ekosistem secara menyolok.
transportasi bibit dari lokasi pengambilan bibit dengan lokasi transplantasi tidak lebih dari satu jam.

28/04/2016

Teknologi Transplantasi dengan Metode Fragmentasi

Metode transplantasi karang yang dapat digunakan yaitu: (1) metode jaring, fragmen ditempatkan dalam jaring; (2) metode ikat, fragmen diikatkan secara langsung pada tali; dan (3) metode tusuk, bagian tengah fragmen dilalui tali (Gambar 1).

Cara pelaksanaan translantasi dengan metode fragmentasi yaitu: Spons (karang) dipotong in situ di dasar terumbu karang dan disisakan sekitar 30% dari volume awal, untuk memberikan kesempatan beregenerasi. Semua spons dikumpulkan dan dipotong pada air laut mengalir di laboratorium. Fragmen dipotong berbentuk kubus dengan kisaran ukuran 25–30 cm3 dan berat 15–20 gr. Semua fragmen paling sedikit mempunyai satu sisi yang tidak terpotong dengan pinacoderm dan oskula yang lengkap. Setelah pemotongan dan sebelum pelekatan fragmen pada substrat jaring, fragmen tersebut terlebih dahulu diaklimatisasi selama 14 hari pada kisaran kedalaman habitat hewan uji. Setelah aklimatisasi, fragmen pada setiap metode transplantasi dirangkai pada kerangka besi berukuran 2x2 m, dengan jarak antar fragmen 25 cm (Anonim, 2002).

Karang dapat dipindahkan dari satu terumbu ke terumbu lain dengan proses transplantasi. Transplantasi karang adalah menanamkan dan menumbuhkan karang dari bagian potongan karang yang diambil dari suatu terumbu kemudian ditempatkan di terumbu karang lain yang mengalami kerusakan atau ditempelkan pada substrat buatan. Tetapi dalam pelaksanaannya Transplantasi harus memenuhi persyaratan bahwa kondisi tempat karang ditransplantasikan mempunyai kondisi lingkungan yang sama dengan habitat asalnya, seperti aliran air, kecerahan, temperatur dan sebagainya.

Temuan dari hasil kajian dan percobaan ekologi laut menunjukkan bahwa pertumbuhan karang dan ikan dapat pulih pada habitat karang yang telah mengalami kerusakan yang cukup parah sekalipun, asal saja kebutuhan dasar untuk pertumbuhan karang (temperatur, salinitas, kandungan oksigen, PH dan kejernihan air laut yang sesuai) dapat dipenuhi.

Beberapa hasil penelitian tentang fragmentasi dan transplantasi beberapa jenis karang seperti Acropora sp. dan Madracismirabillis sp. telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Transplantasi karang genus Acropora sp. dapat dilakukan dengan menggunakan substrat buatan. Contoh substrat buatan adalah modul buatan Eco Reefs berbentuk cabang dengan duri-duri terbuat dari keramik yang didesain khusus untuk menarik karang muda dan coralline algae

28/04/2016

Teknologi transplantasi karang (Coral transplantation) adalah usaha mengembalikan terumbu karang melalui pencangkokan atau pemotongan karang hidup untuk ditanam di tempat lain atau di tempat yang karangnya telah mengalami kerusakan, bertujuan untuk pemulihan atau pembentukan terumbu karang alami.
Transplantasi atau pencangkokan karang dilakukan dengan memotong karang hidup, lalu ditanam di tempat lain yang mengalami kerusakan. Transplantasi karang diharapkan dapat mempercepat regenerasi terumbu karang yang telah rusak dan dapat p**a dipakai untuk membangun daerah terumbu karang baru yang sebelumnya tidak ada. Selain itu, kegunaannya juga untuk menambah karang dewasa ke dalam pop**asi sehingga produksi larva di ekosistem terumbu karang yang rusak dapat ditingkatkan.

Di Indonesia, saat ini transplantasi karang masih dalam tahap pengkajian, baik dilihat dari aspek ekologi maupun aspek ekonominya.Beberapa negara memang telah mengembangkan lebih lanjut teknologi cangkok karang itu, antara lain Australia. Tujuannya, selain untuk rehabilitasi, juga melakukan budi daya untuk memenuhi kebutuhan pasar akan karang hias. Jenis yang banyak dibudidayakan, antara lain, karang piring (Heliofungia aktinoformis), karang sarang burung (Seriatopora hystrixs), dan karang melati.
Di Taman Laut Great Barrier Reef, misalnya, pencangkokan karang dilakukan untuk mempercepat regenerasi ekosistem terumbu karang yang rusak akibat serangan Acanthaster plancii atau bulu babi.

28/04/2016

Transplantasi karang adalah pemisahan (fragmentasi) buatan pada bagian koloni atau bagian individu karang untuk ditumbuhkan di tempat lain menjadi individu atau koloni baru. Metode ini merupakan metode yang mudah dan murah yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk merehabilitasi maupun merestorasi ekosistem terumbu karang. Walaupun pada dasarnya terumbu karang dapat pulih secara alami namun sangat lambat,bisa memerlukan waktu puluhan tahun bahkan lebih tergantung dari tingkat kerusakannya.Kerusakan karena faktor fisik seperti akibat pemboman ikan,pengambilan /penambangan pasir dan karang,pemutihan karang (coral bleaching),pemangsaan coral oleh predator(Acanthaster placii) relatif lebih mudah bila dibandingkan dengan kerusakan yang disebabkan pencemaran air laut oleh minyak,sedimentasi/pelumpuran,desalinasi dsb.

28/04/2016

Transplantasi Terumbu Karang

Salah satu cara dalam merehabilitasi terumbu karang yang sudah rusak adalah dengan melakukan transplantasi terumbu karang. Transplantasi karang merupakan salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang yang semakin terdegradasi melalui pencangkokan atau pemotongan karang hidup yang selanjutnya ditanam di tempat lain yang mengalami kerusakan atau menciptakan habitat baru. Teknik ini semakin populer baik di pihak pemerintah maupun di kalangan masyarakat.

Transplantasi karang dapat dilakukan untuk berbagai tujuan yaitu :

Untuk pemulihan kembali terumbu karang yang telah rusak
Untuk pemanfaatan terumbu karang secara lestari (perdagangan karang hias)
Untuk perluasan terumbu karang
Untuk tujuan pariwisata
Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan status terumbu karang
Untuk tujuan perikanan
Terumbu karang buatan
Untuk tujuan penelitian.

Tercatat hampir seluruh dinas perikanan kota maupun provinsi di Indonesia yang memiliki kawasan terumbu karang dan mulai rusak mempunyai program rehabilitasi karang melalui teknik transplantasi karang.

28/04/2016

Cara Kerja Biorock

Biorock bekerja menggunakan proses elektrolisis air laut, yaitu dengan meletakkan dua elektroda di dasar laut dan dialiri dengan listrik tegangan rendah yang aman sehingga memungkinkan mineral pada air laut mengkristal di atas elektroda. Biorock dibentuk dengan menggunakan struktur ram besi non-galvanisasi sebagai katoda dan karbon, timah atau titanium sebagai anoda. Saat dialiri listrik, struktur biorock ini menimbulkan reaksi elektrolitik yang mendorong pembentukan mineral di struktur katoda. Mineral yang mengendap adalah kalsium karbonat dan magnesium hidroksida. Kedua mineral ini penting karena merupakan struktur dasar dari terumbu karang. Karena pengakresian mineral yang terjadi secara cepat, bibit terumbu karang yang ditanamkan ke struktur biorock dapat tumbuh secara cepat. Endapan mineral ini juga melekatkan struktur dengan dasar laut dan memperkuat struktur.

Dilihat dari proses pembentukan deposit mineralnya, akresi mineral bukanlah suatu reaksi oksidasi langsung seperti elektroplatting, tetapi merupakan suatu proses yang tidak langsung, dimana pengendapan mineral terjadi karena suatu hasil sampingan dari perubahan pH di sekitar katoda ketika terjadi proses elektrolisis pada air laut. Ketika klorin dan oksigen terkumpul di sekitar anoda, maka mineral magnesium dan kalsium yang melimpah di air laut akan mengendap di katoda.

Ada beberapa alternatif sumber tenaga yang digunakan untuk menjalankan sistem ini, baik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga matahari (solar cell), pembangkit listrik tenaga pasang surut, generator, aki maupun listrik rumah tangga. Tenaga yang digunakan adalah arus DC dengan kisaran antara 1-24 Volt. Pada beberapa penelitian digunakan tegangan dengan kisaran 6-12 Volt

28/04/2016

Biorock adalah suatu proses teknologi deposit elektro mineral yang berlangsung di dalam laut, biasanya disebut juga dengan teknologi akresi mineral. Pada tahun 1974 teknologi ini dikembangkan oleh Prof. Wolf H. Hilbertz, seolang arsitek berkebangsaan Jerman. Teknologi ini awalnya dikembangkan untuk mendapatkan bahan bangunan jenis baru. Tetapi pada tahun 1988, Prof. Wolf H. Hilbertz bertemu dengan dengan Dr. Thomas J. Goreau, seorang ahli ekologi karang dari AS. Mereka mendirikan GCRA (Global Coral Reef Alliance) dan mulai melakukan riset untuk mengembangkan lagi teknologi biorock dengan fokus pada perkembangbiakan, pemeliharaan dan restorasi terumbu karang serta struktur proteksi pesisir.

28/04/2016

Terumbu karang terdiri dari dua kata, yakni terumbu dan karang. Istilah terumbu dan karang memiliki makna yang berlainan. Istilah karang merujuk pada sekump**an binatang. Sedangkan terumbu merupakan struktur kalsium karbonat (CaCO3) yang dihasilkan oleh karang. Dalam bahasa Inggris disebut coral reef.

Binatang karang terlihat seperti tanaman, padahal sebenarnya karang merupakan sekump**an hewan-hewan kecil yang bernama polip. Orang yang pertama kali mengklasifikasikan karang sebagai binatang adalah J.A. de Peysonell, seorang ahli biologi dari Perancis pada tahun 1753. Dalam klasifikasi ilmiah, karang berada dalam filum Cnidaria, kelas Anthozoa.

Terdapat dua macam karang, yakni karang keras dan karang lunak. Karang keras hidup bersimbiosis dengan alga bernama zooxanthellae. Karang jenis ini hidup di perairan dangkal dimana sinar matahari bisa menembus dengan baik. Karena zooxanthellae memperoleh energi dengan proses fotosintesis. Karang keras membentuk struktur terumbu dan memiliki tubuh yang keras seperti batu. Karang lunak tidak bersimbiosis dengan alga, bentuknya seperti tanaman. Karang jenis ini bisa hidup di perairan dangkal maupun perairan yang lebih dalam, yg masih ditembus cahaya.

Polip merupakan binatang kecil yang menyerupai karung. Di bibir tubuhnya memiliki tentakel untuk menarik dan menangkap mangsa. Makanan polip adalah plankton yang terbawa arus laut. Polip menyerap kalsium karbonat dari air laut dan mengeluarkannya dalam bentuk struktur kapur yang keras untuk melindungi tubuhnya yang lunak.

Address

A. Yani Km 35, 5
Banjarbaru

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fak Perikanan & Kelautan Unlam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share