Madrasah Pemikiran Islam

Madrasah Pemikiran Islam RISET PEMIKIRAN ISLAM

29/05/2023

All of these world-renowned heroes were either Ash’aris or Maturidis (Sunnis) in Creed,
Followed one of the four Madhabs (Hanafi, Maliki, Shafi’i, Hanbali), and
Adhered to a Sufi tariqah (order).
Every single one of them.

Among the Sufis who aided Islam with the sword as well as the pen were:

“Such men as the Naqshbandi Shaykh Shamil al-Daghestani, who fought a prolonged war against the Russians in the Caucasus in the nineteenth century;

Darqawi Faqir Al-Hajj Muhammad al-Ahrash, who fought the French in Egypt in 1799;

Qadiri Shaykh ‘Uthman ibn Fodi, who led j*had in Northern Nigeria from 1804 to 1808 to establish Islamic rule;

Imam Pangeran Diponegoro,
The Javanese prince and one of Indonesia’s greatest National Heroes.
He fought j*had against the Dutch from 1825 to 1830 and followed the Shattariya tariqah;

Qadiri Shaykh ‘Abd al-Qadir al-Jaza’iri, who led the Algerians against the French from 1832 to 1847;

Tijani Shaykh al-Hajj ‘Umar Tal, who led Islamic j*had in Guinea, Senegal, and Mali from 1852 to 1864;

Muridiyyah Shaykh Ahmadu Bamba,
who struggled against the French colonial rule of Senegal in the late 1800s;

Sayyid Muhammad ‘Abdullah al-Somali, a Shaykh of the Salihiyya order who led Muslims against the British and Italians in Somalia from 1899 to 1920;

Qadiri Shaykh Ma’ al-‘Aynayn al-Qalqami, who helped marshal Muslim resistance to the French in northern Mauritania and southern Morocco from 1905 to 1909;

Senussi Shaykh Omar al-Mukhtar who led the resistance against the Italian colonization of Libya from 1911 to 1931 and also fought against the French colonization of Chad and the British occupation of Egypt;

Shadhili Shaykh Muhammad al-Hashimi who despite his old age joined the ranks against the French colonization of Syria in 1920.
He fought alongside many other ‘ulema of Damascus amongst them one of his shaykhs, Shaykh Al-Sharif al-Yaqoubi, who commanded a division of 500 people.”

- Reliance of the Traveller -

Tasawwuf did not prevent them from serving Islam in any way they could.

Pemimpin Amanah
08/04/2023

Pemimpin Amanah

Mencari dan menemukan pemimpin yang amanah

02/03/2023
24/10/2022

MUNDUR KE BELAKANG MANA YANG ANDA MAKSUDKAN???

Suatu ketika, seseorang bertanya kepada Dr. Muhammad Imarah dengan pertanyaan yang sedikit mengejek dan mengolok:

"Saya dengar, Anda ingin sekali syariat Islam ini diterapkan, apakah Anda ingin membawa kami mundur ke belakang?"

Mendapatkan pertanyaan bernada merendahkan itu, beliau pun menjawab dengan balik bertanya:

"Ke belakang yang mana maksud Anda?
Apakah belakang yang anda maksud adalah 100 tahun yang lalu, saat Islam menguasai separuh dunia selama 500 tahun?

" Atau maksud anda lebih jauh lagi ke belakang saat dimana Dinasti Mamalik (Mamluk) menyelamatkan dunia dari ganasnya serbuan Mongol dan Tartar?"

"Atau lebih jauh lagi ke belakang saat Dinasti Abbasiyyah menguasai separuh dunia?"

"Atau ke belakang sebelumnya, di masa Dinasti Umayyah, atau sebelumnya lagi saat Umar bin Khatab menguasai banyak kawasan di dunia ini?"

"Atau di masa Khalifah Harun Ar-Rasyid, saat beliau mengirim surat ke penguasa Imperium Romawi kala itu, Naqfur, beliau menulis:
"Dari Harun Ar-Rasyid Amirul mukminin, kepada Naqfur guguk Romawi (كلب الروم)"

"Atau ke belakang saat Abdurrahman ad-Dakhil bersama pasukannya berhasil menaklukkan Italia dan Prancis? Itu jika dalam bidang politik" .

"Atau maksudmu ke belakang adalah dalam bidang keilmuan, ketika ulama Arab seperti Ibnu Sina, Al-Farabi, Alkhawarizmi, Ibnu Jabir, Ibnu Rusyd, Ibnu Khaldun dll, mengajarkan dunia Arab dan dunia barat tentang ilmu kedokteran, farmasi, arsitektur, falak dan sastra?"

" Atau ke belakang maksudmu dalam hal kehormatan? Ketika seorang Yahudi kafir mengerjai seorang muslimah hingga terlepas baju abayanya sampai ia berteriak histeris, maka Khalifah Al Mu'tashim mengirim pasukan untuk membalas apa yang dia lakukan dan mengusir orang Yahudi dari negaranya. Sementara hari ini, para muslimah diperkosa sedangkan pemimpin negeri muslim hanya diam tak bisa berbuat apa-apa?"

"Atau ke belakang maksudmu saat kaum muslimin membangun universitas pertama di Spanyol yang menggemparkan Eropa kala itu, sehingga sejak itu, pakaian jubah longgar besar dari Arab itu menjadi pakaian wisuda hampir semua universitas dunia? Dan dibagian atasnya ada topi yang datar dimana dahulu dijadikan tempat meletakkan Al Qur'an saat acara wisuda?"

"Atau maksudmu ke belakang, saat Kairo menjadi kota paling indah di dunia?"

"Atau ketika 1 Dinar Iraq setara dengan 483 dolar?"

"Atau maksudmu ke belakang, saat orang-orang melarikan diri dari Eropa yang dilanda kemiskinan dan pergi menyelamatkan diri menuju Aleksandria (Mesir), atau ketika Amerika meminta bantuan Mesir untuk menyelamatkan Eropa dari kelaparan?"

"Tolong beritahukan padaku, mundur ke belakang mana yang kamu maksudkan??"

Dan si penanya hanya bisa diam, membisu tak tahu apa yang mau diucapkan.(***)

Alih bahasa: Ahmad Budiman, Lc

Address

Jalan Raya Serang KM 21 Cibadak Cikupa Tangerang
Banten
15710

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Madrasah Pemikiran Islam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share