12/04/2026
MENOLAK LUPA YG MULAI DILUPAKAN OLEH PARA PRAMUKA #
Ada yg sudah mulai di lupakan di Jagat kepramukaan Indonesia saat ini, yakni Tokoh yg membidani lahirnya Gerakan Pramuka, Sang Pandu Agung (demikian B**g Karno menggelari beliau) Sri Sultan Hamengku Buwono lX. SHB lX merupakan anggota Tim 5 yg menginisiasi berfusinya 60 an Organisasi Kepanduan dari berbagai latar belakang kesukuan, keagamaan hingga underbouw Partai Politik - yg atas nama "keutuhan nasional" rela menanggalkan panji organisasi panduan masing2 unt bergabung dalam satu2nya organisasi kepanduan yg diakui secara nasional sebagai Gerakan Pramuka. Beliau jugalah yg mnerima Panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno, dlm Apel Besar Nasional di istana negara tgl 14 Agustus 1961 yg kmudian di daulat sebagai Ka Kwarnas Pertama. Kiprahnya tak sekedar membentuk lalu meninggalkanya. Namun Loyalitas dan dedikasinya dlm memajukan Gerakan Pramuka tak perlu diragukan. Setidaknya induk organisasi Kepanduan sedunia, "WOSM" Sampai mngganjarnya dgn penghargaan tertinggi dgn Lencana "Bronze Wolf" karena ide & gagasan Briliannya dlm menjadikan Kepramukaan sbg palagan pengabdian masyarakat (comunity Development) yg membawa manfaat besar bagi lingkungan hidup dan kemanusiaan. Hingga Gerakan Pramuka akhirnya menobatkannya sebagai BAPAK PRAMUKA INDONESIA, yg dgn surat keputusan kwarnas hari lahirnya (*12 April 1912*) di peringati sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia.
Satu hal yg mnjadi pertanyaan saya, ketika hari ini tgl 12 April 2026 yg di akui sbg Hari Bapak Pramuka Indonesia, mengapa gaungnya tak se meriah peringatan Hari Baden Powell, padahal beliau adalah sosok pahlawan nasional yg paling berjasa dlm membesarkan Gerakan Pramuka selama ini. Tapi memang sbg Muhlisin, almarhum pasti tak menagih Pamrih/Jasa. Semua dilakukan karena sesanti IKHLAS BAKTI BINA BANGSA BER BUDI BAWA LAKSANA.