Ma'had Aly Darussalam

Ma'had Aly Darussalam Halaman ini adalah fan page resmi Ma'had Aly Darussalam. Ikuti berita terbaru kami cukup dengan klik tombol "like"

02/02/2023
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kami beritahukan bahwa sesuai hasil musyawarah segenap Civitas Ma’had Aly Darussalam untuk pene...
11/06/2020

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kami beritahukan bahwa sesuai hasil musyawarah segenap Civitas Ma’had Aly Darussalam untuk penerimaan mahasantri baru Tahun Ajaran 2020 / 2021 dari lembaga Ma’had Aly Darussalam hanya meloloskan atau menerima mahasantri yang tidak mendouble di lembaga lain. Adapun daftar nama calon mahasantri baru yang lolos sebagai berikut:

(Silahkan cek foto)

Segenap Civitas Akademik Ma’had Aly Darussalam mengucapkan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Semoga Allah menjadika...
25/05/2020

Segenap Civitas Akademik Ma’had Aly Darussalam mengucapkan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang kembali pada-Nya, dan orang-orang yang beruntung.” 🙏🙏

تقبل الله منا ومنكم تقبل يا كريم

   «إِذَا أَفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى الْمَاءِ؛ فَإِنَّهُ طَهُو...
04/05/2020



«إِذَا أَفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى الْمَاءِ؛ فَإِنَّهُ طَهُورٌ.

Tatkala kalian berbuka, berbukalah dengan kurma. Jika tidak ada, maka dengan air. Karena sesungguhnya air itu menyucikan. (HR. Ibnu Majah : 1699)

DRAFT PERTANYAAN:

1. Bagaimanakah hukumnya shalat sunnah setelah witir? Bukannya witir itu sholat penutup ya...
2. Pas puasa tiba-tiba haidl. Boleh langsung makan?
3. Pas puasa menangis, batalkah?
4. Tidur qoilulah kan sunnah. Batasannya gimana?
5. Apa bener puasa akhir sya’ban itu ga boleh?

*Kami mempersilahkan anda untuk share, download, dan screenshoot gambar di bawah ini

   «اسْتَعِينُوا بِطَعَامِ السَّحَرِ عَلَى صِيَامِ النَّهَارِ، وَبِالْقَيْلُولَةِ عَلَى قِيَامِ اللَّيْلِ»“Lakukanlah sa...
02/05/2020



«اسْتَعِينُوا بِطَعَامِ السَّحَرِ عَلَى صِيَامِ النَّهَارِ، وَبِالْقَيْلُولَةِ عَلَى قِيَامِ اللَّيْلِ»

“Lakukanlah sahur agar membantumu puasa di siang hari, dan qoilulah agar membantumu ibadah di malam hari.” (HR. Ibnu Majah : No 1683)

Draft Pertanyaan:

1. Bagaimana hukum endoskopi ketika puasa?
2. Misal orang haidl kan gak puasa, tapi dia nderes Qur’an. Bolehkah?
3. Diantara sunnahnya wudlu adalah berkumur. Jika siwakan setelah Dzuhur hukumnya makruh. Bagaimana trus hukum berkumurnya orang puasa?
4. Bolehkah kita sholat witir tiga roka’at sekaligus?
5. Bolehkah sholat Tarawih sebelum sholat Isya’?
6. Kesunnahan qoilulah dan batasannya dalam hadist diatas....

*Kami mempersilahkan anda untuk share, download, dan screenshot gambar dibawah ini.

   Hasil diskusi kami di Instagram selanjutnya. Biar mudah, kami buatkan draft pertanyaannya. Jawaban dan ibarotnya ting...
01/05/2020



Hasil diskusi kami di Instagram selanjutnya. Biar mudah, kami buatkan draft pertanyaannya. Jawaban dan ibarotnya tinggal jenengan lihat di foto di bawah ini...

1. Niat kan “Menyengaja suatu ibadah bersamaan dengan awal ibadah tersebut.” Kok puasa niatnya sejak malam?
2. Bagaimana hukum tarawih empat roka’at?
3. Bagaimana hukum sholat memakai masker?
4. Pemerintah menganjurkan kita untuk jaga jarak, bagaimana hukum shof yang renggang?
5. Salah satu udzur tidak puasa adalah sakit. Lantas bagaimana jika sakit memaksa puasa?

*Kami mempersilahkan anda semua untuk share, download, screenshot gambar hasil kajian kami 😊

   Agar manfaatnya juga terasa sampai Sobat Fesbuk, kami akan share hasil diskusi kami di sini juga. Namun tidak semua, ...
29/04/2020



Agar manfaatnya juga terasa sampai Sobat Fesbuk, kami akan share hasil diskusi kami di sini juga. Namun tidak semua, hanya yang berkaitan dengan Ramadan, puasa, dan hang oenting-penting saja...

   Sejak kick off Ramadan kemarin, teman-teman Mahasantri mengadakan kajian fiqih online via Instagram. Alhamdulillah pe...
27/04/2020



Sejak kick off Ramadan kemarin, teman-teman Mahasantri mengadakan kajian fiqih online via Instagram. Alhamdulillah peminatnya banyak sekali. Berikut ini beberapa hasil dari tanya jawab di IG.

Kami sarikan beberapa saja yang berkaitan dengan puasa. Insya Allah secara bertahap di Facebook ini kami juga akan share hasilnya.

Selamat menikmati....

Marhaban Ya Ramadaan !!! Dalam rangka ta’dziman wa ikroman Bulan Ramadan, teman-teman Mahasantri Ma’had Aly akan meneman...
23/04/2020

Marhaban Ya Ramadaan !!!

Dalam rangka ta’dziman wa ikroman Bulan Ramadan, teman-teman Mahasantri Ma’had Aly akan menemani kalian berdiskusi. Kegiatan ini dilaksanakan selama Bulan Ramadan penuh.

Diskusi ini dilaksanakan di akun Instagram mad_blokagung. Bagi yang ingin ikut, pantau terus story Instagram kami. Disana kalian bisa bertanya melalui fitur Q&A. Kami akan menjawab beserta ibarotnya 🙏🏽

https://www.instagram.com/p/B_UF8k7gB5j/?igshid=4lfq0fwrq27z

Allah pun, dalam Al-Qur’an mengibaratkan fungsi dari masing-masing suami dan istri menggunakan istilah:هن لباس لكم و انت...
27/10/2018

Allah pun, dalam Al-Qur’an mengibaratkan fungsi dari masing-masing suami dan istri menggunakan istilah:

هن لباس لكم و انتم لباس لهن
“Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami), sebagaimana kalian juga pakaian bagi mereka. .

https://instagram.com/p/Bpazrv2HWxY/

u

Alhamdulillah... Malam tadi pembelajaran Ma’had Aly Darussalam tahun ini resmi dibuka. Dari beberapa tahap seleksi yg te...
11/07/2018

Alhamdulillah... Malam tadi pembelajaran Ma’had Aly Darussalam tahun ini resmi dibuka. Dari beberapa tahap seleksi yg telah dilakukan, kami menerima 25 Mahasantri baru. Dengan perincian 21 putra dan 4 putri.

Dgn segala kerendahan hati, kami memohon do’a anda semua, semoga para mahasantri kelak bisa menjadi seseorang yang alim, faqih, dan bermanfaat bagi perkembangan agama, bangsa, dan negara... Amin.

04/07/2018

Review Para Dosen dan Sejenak Mengintip Suasana Belajar (3)

Kalau dibagi, dosen MAD ada dua bagian. Pertama, dosen yg berijazah dan berlatarbelakang akademisi. Yakni Dr. KH. Abd. Kholiq Syafa’at, MA., Dr. KH. Abd. Haris, M.Ag., dan KH. Muhammad Yamin, Lc. Nama terakhir berijazah sarjana. Kedua, dosen yg non ijazah. Yakni KH. Abdillah Mukhtar dan KH Ibnu Shodiq.

Dan sekedar info, sy tak akan menganggap “alim” sbg kelebihan. Karena itu sdh pasti. Yg saya review hanya yg spesial dan nampaknya jarang ada gitu.

Kyai Kholiq, di semester satu, beliau mengampu materi Mantiq dan semester dua materi Tasawwuf, kitabnya al-madkhol fi ilmi at-tashowwufi.

Diantara yg spesial, beliau itu nyante. Sering mengajak dan memancing kami utk berpikir, bahkan mengkritisi beliau. Padahal, tahu sendiri kan siapa dan apa posisi beliau di Blokagung. But, bagi beliau hal itu jgn sampai menjadi tembok yg menghalangi kita utk bertukar pikiran.

“Tidak ada manut dlm hal pemikiran.” (Atau redaksi serupa, maaf lupa kalimat persisnya). Artinya, setiap orang masih fifty-fifty. Semua berpeluang benar dan salah. Malah beliau tak s**a kalo kita hanya nggah-nggeh saja.

Juga, materi yg disampaikan beliau tdk statis pd apa yg ada di kitab saja. Lebih dr itu, beliau mengajak kami diskusi lbh lanjut pd hal2 kekinian. Politik, kepesantrenan, ekonomi, kemasyarakatan, bahkan sepak bola. Sure!! Menyuruh kami utk mengkorelasikan ilmu kitab td dgn realita yg tengah berkembang. Hhmmm. Kalo sdh ini Gus Ahkaf Chadzeeq bersuara.

Tapi jujur, kami paling gak tenang kalo sdh pelajaran Tasawwuf. Rasanya adem-adem kesindir gitu lo. Ya benar penjelasan beliau nggarai adem, tapi setelah dipikir2, “Waduh... kok semua sifat elek mesti nempel di saya ya??” Beliau menyuruh kami rajin2 puasa, sholat malam, dan aduuh... kok ya yg berat2 gitu. Hehehe. 🤣😂🤣.

Alhasil, seisi kelas bisanya cuma nunduk dalam2 dan sedikit plirak-plirikan. “Oh, kalo dosa model gini biasanya Fikri El Azam. Model gini biasanya Munif, model gini biasanya saya, dll. Wahaha.

Kedua, Dr. KH. Abd. Haris, M.Ag. Simpelnya Yai Haris. Pengasuh PP Al-Bidayah, Jember. Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Jember. Dua semester ini beliau mengampu kitab Fiqh Al-Mahally. Karangan Syaikh Jalaluddin al-Mahally. Orang yg sama dgn salah satu pengarang Tafsir Jalalain.

Termasuk prioritas beliau kpd kami adl ttg kepenulisan. Ini ni, beliau paling semangat kalo sdh bahas ini. Intinya, rajin-rajinlah menulis. Ilmu kalian msh belum sempurna kalo kalian tdk menulis. Begitu prinsipnya.

Salah satu maqolah favorit beliau yg sy ingat adl:

كل ما يستطيعه غيرك، يجب ان تستطيعه انت.

“Apa saja yg orang lain mampu melakukannya, maka kau wajib mampu melakukan hal itu pula.” Ini bisa jadi maqolah pelecut semangat buat org yg gampang iri (dlm kebaikan lo ya).

Kalo org lain mampu, knp kita tidak? Padahal ya sama2 manusianya, sama punya akal, sama makan nasi, sehari sama 24 jam, dll. Begitu kira2 penafsirannya.

Ada lagi yg menarik. Teman2 sekelas saya pas jam beliau semua berubah menjadi gus dan ustad. Maksudnya? Ya beliau kalau manggil per individu dr kami pasti ada embel2 gus atau ustadnya. Maka hanya di jam beliaulah akan menemui seorang Zuhry Mahendra sbg gus, Fikri Bojog sbg gus, Fajar Syahrudin sbg ustadz, Fikri Al-vian sbg ustad, Afnan Alfaqier sbg ustadz. Wah, padahal mrk belum dpt sertifikasi dr Kemenag ya? ✌️✌️

Tapi sejauh pengamatan saya, alhamdulillah. Beliau msh belum pernah memanggil ustadz Aan Juned, atau gus Afrizal Zulkarnain. Kan parah kalo gitu. 😅😅

Ketiga, Kyai Yamin. Beliau ketua MUI Banyuwangi. Kyai sepuh yg santun, lemah lembut, dan semangat. Rambut beliau sudah putih, tapi selama msh kuat berdiri, beliau tak pernah mau duduk di meja dosen. Selalu saja berjalan pelan-pelan. Mendatangi kami satu persatu. Menatap mata kami dalam2 sembari menjelaskan pelajaran.

Dua semester ini beliau mengajar Ulumul Qur’an, dgn kitab Manahilul ‘Irfan karyanya Syeikh Az-Zurqoni. Nah, kalau bahas urusan sastra, beliau adalah The Genk-nya. Maklum, beliau lulusan S1 di Baghdad, Iraq. Jurusannya mmg Adab. Oh ya, ada lagi:

Beliau s**a sekali berbicara pake bahasa Arab. Tanya ttg kabar pondok pake Bhs Arab. Aduh, padahal satu kelas yg pinter takallam bi lughotil arobiyyah cuma Dzul Fikar, Himami & Zulfa saja. Otomatis, org2 semacam Slamet Husain, Najib El-ayn, Syamil, bisanya cuma ngangguk sambil bunyi:
‎نعم يا شيخ. نعم يا شيخ. Hahaha. Entah nyambung atau tidak.

Tapi setidaknya saya tdk mengalami kasus begini;

Suatu ketika Kyai Yamin baru rawuh. Seperti biasa, beliau masuk kelas dan lantas berjalan menghampiri kami satu persatu. Nah, kini tiba saatnya Izza Ar-Rifky yg ditanya.

“Ahlan Wa Sahlan, Ya Izza ...” dawuh beliau.

Izza tersenyum manis. Mempersiapkan jawaban.

“Ahlan wa sahlan aidlon, Ya Syeikh. Jawab Izza. Dan ggrrrrrr... seisi kelas langsung ketawa.

Gimana coba, anak MTs tahu kalau jawaban seharusnya ya bilang “ahlan bik.” Cukup. Bukan malah pake aidlon. Wkwkwk. Tapi kan gak salah to. Semisal anda ditanya, “Selamat pagi.” Umpama. Pasti jawabnya, “Selamat pagi juga.” Bahasa arabnya “juga”= aidlon kan? 😉

Bener ya bener. Cuman nyleneh. Bahasa kitabnya: khilaful aula. 😂😂 Maklumlah, mungkin dia lagi khilap.

*Selamat pagi! Mari ngeteh, mari ngopi, mari woles menanggapi 😊

*Dua dosen lain nyambung di Part 4 ya gan. Sekaligus penutupan.

Address

Blokagung/Karangdoro/Tegalsari
Banyuwangi
68491

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ma'had Aly Darussalam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share