Grosir jilbab online

Grosir jilbab online Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Grosir jilbab online, Bekasi.

Jilbab di Rusia: Diwajibkan dan DilarangDi Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, tidak ada peratur...
09/11/2016

Jilbab di Rusia: Diwajibkan dan Dilarang

Di Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, tidak ada peraturan yang mewajibkan perempuan muslim mengenakan jilbab, kecuali di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Namun Rusia, negara yang 14 persen penduduknya menganut agama Islam, adalah satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan dan sekaligus membatasi penggunaan jilbab.
Saat perempuan muslim di Prancis membela hak mereka untuk mengenakan burkini, perempuan Iran justru meluncurkan kampanye melawan kewajiban mengenakan kerudung dengan slogan “Kemerdekaanku yang dicuri”.

Dalam kedua kasus, perempuan sama-sama mengajukan protes. Kasus pertama adalah protes atas hak mereka untuk mengenakan apa yang mereka inginkan, sedangkan kasus kedua adalah protes untuk tak mengenakan pakaian yang diwajibkan bagi mereka berdasarkan hukum negara.

Meski terdengar paradoks, di Rusia, kedua kampanye tersebut bisa bersatu. Situasi ini, menurut laporan lembaga analisis Amerika Pusat Riset Pew, menjadikan Rusia sebagai satu-satunya negara di dunia yang memiliki peraturan berpakaian bagi perempuan yang sempat mewajibkan, tapi kemudian melarang beberapa jenis pakaian tertentu.
Wajib Berjilbab di Chechnya

Republik Chechnya adalah satu-satunya wilayah yang mewajibkan, atau lebih tepatnya mengimbau keras, perempuan untuk mengenakan jilbab. Memang, tak ada peraturan daerah yang menetapkan kewajiban untuk mengenakan kerudung dan, berkaitan dengan hukum, perempuan Chechen bisa mengenakan apa pun yang mereka s**a. Namun kenyataannya, selama bertahun-tahun republik yang mayoritas populasinya beragama Islam di Kaukasus Utara Rusia ini telah memaksakan sebuah peraturan berpakaian bagi perempuan.

“Selama sepuluh tahun terakhir, Chechnya secara aktif telah memaksakan norma-norma perilaku dan berpakaian yang konservatif. Awalnya ini dimulai atas inisiatif pemerintah daerah, tapi kemudian mendapat dukungan masyarakat luas,” kata Vladimir Sevrinovsky, seorang pakar Rusia di Kaukasus, penulis buku panduan Grozny.

Peraturan berpakaian pertama kali diterapkan pada 2006. Pada masa itu, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov yang menjabat sebagai perdana menteri republik, menyatakan di depan umum bahwa perempuan Chechnya tak seharusnya terlihat dengan rambut yang tak ditutupi kerudung. Pada 2008, jilbab menjadi sebuah kewajiban bagi para pegawai pemerintah, pekerja di sektor publik, serta guru. Kemudian, perempuan tak boleh memasuki institusi tersebut tanpa mengenakan kerudung.

Kontroversi kemudian muncul ketika terjadi insiden penyerangan dengan menggunakan senapan paintball terhadap perempuan Chechnya yang pakaiannya melanggar aturan berpakaian Islam. Serangan tersebut dilakukan oleh para aktivis dengan dukungan dari para pejabat senior Chechen. Para aktivis ini secara reguler menyisir kota Grozny, ibu kota Chechnya. Ketika mereka menemukan perempuan muda tanpa jilbab atau mengenakan rok pendek, mereka akan menembak para perempuan itu menggunakan senapan paintball dari jendela mobil.

Selain itu, dari waktu ke waktu, berbagai kampanye digelar di Chechnya, yang mendesak perempuan untuk mematuhi hukum Syariah. Pada awal tahun ini, sebuah organisasi publik bernama Iman menggelar acara di Chechnya dengan slogan “Taat pada Perintah Sang Pencipta”. Dalam acara tersebut, para aktivis membagikan pakaian panjang dan jilbab bagi para pejalan kaki perempuan di Grozny.

Hal itu, menurut para pakar, hanya perlu diterapkan bagi para perempuan paruh baya dan yang lebih tua. "Para remaja dan perempuan muda saat ini tumbuh dengan tradisi Syariah sejak mereka masuk taman kanak-kanak, sehingga kelak penggunaan jilbab, yang tak hanya menyiratkan kerudung, tapi juga pakaian yang layak secara umum, akan semakin menjadi hal yang biasa," kata Sevrinovsky memprediksi.
Dilarang Berjilbab di Stavropol dan Mordovia

Situasi sebaliknya terjadi di dua wilayah lain Rusia, Republik Mordovia dan Stavropol Krai. Di sana, perempuan dilarang mengenakan jilbab di sekolah dan universitas.

“Di Stavropol Krai pada 2013 dan di Republik Mordovia pada 2014 – 2015, terdapat kontroversi terkait penutup kepala di sejumlah institusi pendidikan,” terang Rais Suleymanov, seorang akademisi Islam di Rusia. “Administrasi sekolah setempat melarang para putri datang ke sekolah mengenakan penutup kepala. Para orangtua dan komunitas muslim lokal mengajukan protes, tapi para pejabat kementerian pendidikan dan lembaga hukum menegaskan bahwa peraturan berpakaian di wilayah tersebut harus benar-benar bersifat sekuler.”

Terkait skandal di Stavropol Krai pada 2013, Presiden Putin sempat tampil di saluran televisi Perviy Kanal (Channel One) dan secara terang-terangan mendukung pelarangan jilbab. “Tak ada hal yang baik terkait itu. Memang ada unsur-unsur etnis tertentu yang diterapkan pada republik yang berbasis etnis. Namun, ini (jilbab) bukan fitur etnik melainkan demonstrasi yang berkaitan dengan sikap terhadap agama. Negara kita, bahkan di wilayah muslim, tak pernah punya tradisi ini,” kata Putin. Pada tahun yang sama, Stavropol Krain melarang pakaian yang bersifat keagamaan.

Sementara di Mordovia, kasus ini dibawa hingga ke Mahkamah Agung Rusia, yang pada 2015 menegaskan bahwa pakaian anak sekolah harus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah Republik Mordovia.
Tatarstan yang ‘Bebas’

Republik Tatarstan yang didominasi oleh umat Islam bisa menjadi contoh bagi seluruh Rusia dan dunia.

Tak ada peraturan berpakaian bagi perempuan di sana. Tergantung pandangan agama mereka, perempuan bebas untuk keluar dan memasuki tempat publik baik dengan mengenakan kerudung dan rok panjang atau dengan rambut berkibar bebas dan mengenakan rok pendek.

Mereka juga bisa mengenakan kerudung untuk foto dokumen resmi. Dengan kata lain, perempuan di Tatarstan menikmati kebebasan untuk memilih yang diinginkan oleh para perempuan Prancis dan Iran.

Muslim Wajib Tau! 4 Macam Jilbab ini HARAM Dipakai Oleh Muslimah!!Tolong sebarkan agar yang lain juga tau Jilbab semesti...
09/11/2016

Muslim Wajib Tau! 4 Macam Jilbab ini HARAM Dipakai Oleh Muslimah!!Tolong sebarkan agar yang lain juga tau
Jilbab semestinya tidak hanya jadi beberapa gayaan, tetapi juga jadi ajang gaya hidup modern yang sederhana, romantis serta positif (tutup aurat). Tetapi bagaimana bila jilbabnya seperti ini?
Jilbab sudah jadi mode masyarakat Indonesia terutama kaum hawa. Bahkan juga mereka ada yang ikhlas keluarkan isi dompet untuk memperdalam pengetahuan mempercantik diri dengan jilbab itu. Namun pertanyaannya, apakah mereka sudah mengetahui sebagian ketentuan berjilbab yang sebenarnya? Mengingat fakta sekarang ini begitu banyak yang jauh dari kata jilbab/hijab hingga mereka digelari oleh orang-orang yang tahu sebagai jilbob. wanita berjilbob bukanlah jilbab
Terdapat banyak style berjilbab yang malah memberi dosa untuk pengguna jilbab itu yaitu kau udara.

Jilbab ketat

jilbab jilboobDiwajibkannya menggunakan jilbab untuk Muslimah dengan maksud supaya menutupi kulit dan lekuk tubuh yang menggoda beberapa kaum pria. Tetapi yang berlangsung sekarang ini, muslimah seolah-olah mengacuhkan ketetapan berjilbab itu. Mereka pada dasarnya memanglah berjilbab, tetapi tidak sesuai dengan aturannya karena lekuk badan mereka masihlah begitu terlihat. Bahkan beberapa dari muslimah itu berjilbab cuma untuk menonjolkan lekuk badan mereka. Hal seperti berikut yang memberi dosa mereka.

Jilbab yang mirip baju lelaki

jilboobs1Celana jeans
serta kaos lengan panjang pada dasarnya baju yang umum digunakan oleh lelaki. Namun, muslimah saat ini seolah tidak tahu dengan hal itu. Meskipun mereka menggunakan kerudung, tetapi kerudung yang mereka gunakan tak menutupi lekuk badan seperti dada
serta punggungnya, terlebih lagi dipadu dengan baju kaos lengan panjang dan celana jeans, akhirnya badan mereka yang harusnya tertutup serta tak terlihat lekukannya, jadi jadi tambah menonjol
kemana saja.
Jenis yang sekian itu tak bisa dirpaktekkan oleh beberapa muslimah. Karena gaya seperti ini adalah sumber dosa untuk beberapa muslimah. Seperti yang tertera dalam Al-Qur’an surat An Nuur ayat 31.

Jilbab dengan bahan tidak tebal bahkan juga transparan

Menggunakan jilbab dengan bahan tipis alias transparan memanglah terlihat modis. Serta bahan ini begitu pas untuk beberapa muslimah yang ada di daerah yang panas. Tetapi, jilbab dengan bahan berikut yang malah membuat dosa serta tak diperbolehkan oleh agama. Rosulullah SAW menyebutkan hal seperti ini dengan sebutan “berpakaian namun tellaanjangg”.

Jilbab yang menyerupai wanita terkecuali muslimah

Zaman memanglah telah berkembang, begitu juga dengan beberapa jenis berbusana. Tetapi tak berlaku untuk ketentuan agama, terlebih mengenai berjilbab. Beberapa muslimah sebaiknya benar-benar tahu bagaimana tata langkah berjilbab yang benar. Agar yang dikerjakan oleh mereka tak percuma bahkan juga cuma menghasilkan dosa bukanlah pahala. Sebagai contoh, berkerudung tetapi pa…hanya masihlah terang terlihat, berjilbab tetapi da.. da tetaplah dipamerkan. Dengan demikian, berjilbab malah membuat mereka semakin berdosa saja.
Jadi, baiknya nih sahabat musmus betul-betul mesti tahu bagaimana serta seperti apa berjilbab serta jadi muslimah yang baik itu.

Address

Bekasi
17510

Telephone

08979524877

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Grosir jilbab online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share