Banyak Baca Banyak Ilmu Banyak Rezeki

Banyak Baca Banyak Ilmu Banyak Rezeki Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Banyak Baca Banyak Ilmu Banyak Rezeki, Bekasi.

03/07/2018

Assalamualaikum..
Mohon maaf izin share
Bagi yg keberatan mohon maaf..🙏

Semoga bermanfaat&menjadi motivasi utk kita semua..aamiin

Ustadz : " Misal nih, rumah anda di Bukittinggi, anda juga kerja di Bukittinggi, kalo atasan anda menawarkan pindah kantor, gak usah jauh2 deh ke Payakumbuh, plus gaji anda dijanjikan naik 4 kali lipat mau ga..?"

Jama'ah : "Mau banget ustadz..."

Ustadz : "Naah sekarang kalo Allah nih yang menawarkan anda dengan tawaran begini, "Wahai hambaKu sholatlah kalian berjamaah di masjid tepat waktu, nanti Aku lipat gandakan pahala sholatmu 27 kali, dan dari setiap langkah kakimu menuju ke Masjid akan Aku gugurkan dosa-dosamu, dan akan Aku angkat derajatmu, dan akan Aku berikan solusi dari seluruh masalahmu, dan akan Aku mudahkan dan cukupkan urusan duniamu. dan akan Aku berikan kamu kemenangan",
Maukah anda menerima tawaran dari Allah..?

Jama'ah: Ada yang terdiam, ada yang bilang mau, ada yang menangis

Ustadz: "Jika dengan tawaran ganjaran sehebat ini, anda belum juga tergerak untuk ke masjid, lantas dengan cara apalagi Allah menawarkan ke anda..?"

Allah mustahil berbohong...Manusialah yg sering ingkar janji. Kenapa kita lebih semangat dengan janji-janji manusia yg sering meleset bahkan lebih sering tidak ditepati ketimbang mengikuti janji Allah? Manusia jika berjanji dia cendrung ingkar, jika berbicara dia cendrung dusta, jika diberi amanah dia cendrung khianat.

Allah tidak mungkin ingkar janji
Allah tidak mungkin berdusta
Allah tidak mungkin Khianat

Jadilah Muslim yg cerdas, DIA mengundang kita 5 kali dalam sehari

Untuk apa?
Untuk menanyakan keadaan kita
Untuk mendengarkan keluh kesah manusia
Untuk mengabulkan semua DOA
Untuk memberitahukan AKU lah yg mesti kau tuju bukan DUNIA

Layaknya jamuan dalam sebuah undangan pesta pernikahan
DIA pun sudah mempersiapkan Jamuan special
Hanya dan hanya bagi hambaNYA yg datang kerumahNYA tepat waktu

Perjalanan terjauh dan tersulit dalam hidup ini
Bukanlah perjalanan melewati Samudra ataupun melewati hutan belantara
Melainkan perjalanan menuju Mesjid

01/07/2018

Assalamu'alaikum...🙏 semangat pagi tuk semua..💪😍
Luangkan sejenak untuk membaca…ini kisah yang sangat bagus....

Seorang pria bangun pagi-pagi untuk melaksanakan
ibadah shalat subuh.

Setelah mengenakan pakaiannya,
dia berangkat ke Masjid.

Dalam perjalanannya ke Masjid, pria tersebut terjatuh dan pakainnya menjadi kotor..
Dia bangun, membersihkan diri, lalu kembali pulang.

Sesampainya di rumah, dia mengganti pakaiannya,
lalu berangkat kembali ke Masjid.

Dalam perjalanannya
ke Masjid, pria tersebut terjatuh kembali di tempat yang sama!
Lalu dia kembali bangun, membersihkan diri, dan pulang kembali.
Sesampainya di rumah, Sekali lagi, dia mengganti pakaiannya, lalu berangkat kembali ke Masjid.

Dalam perjalanan ke Masjid, dia bertemu seorang pria yang memegang lampu.

Dia bertanya pada pria
tersebut dari mana dia dan pria itu menjawab
“Aku melihatmu terjatuh dua kali dalam perjalananmu ke Masjid, jadi aku membawakan lampu untuk menerangi jalanmu.

Pria yang pertama tadi mengucapkan terimakasih banyak pada pria yang membawakannya lampu, dan keduanya berjalan bersama ke Masjid.

Setibanya di Masjid, pria yang pertama tadi
mengajak pria yang membawa lampu untuk shalat berjamaah dengannya. Pria tersebut menolaknya.

Pria pertama terus mengajaknya beberapa kali lagi,
dan jawabannya tetap sama.

Pria itu bertanya mengapa dia tidak mau shalat bersamanya.

Pria dengan lampu itu menjawab, “Aku adalah setan”.

Pria itu terkejut mendengar jawabannya.

Setan kemudian melanjutkan, “Aku melihatmu menuju ke Masjid dan akulah yang membuatmu terjatuh.

Ketika kau pulang, membersihkan diri dan berangkat kembali ke Masjid, Tuhan mengampuni semua dosamu.

Aku menjatuhkanmu sekali lagi, tapi kau tidak
tinggal di rumah, dan tetap berangkat kembali ke Masjid.

Karena itu, Tuhan mengampuni semua dosa orang-orang di rumah tanggamu.

Aku khawatir jika aku menjatuhkanmu lagi, Tuhan akan mengampuni dosa orang-orang di kampungmu, jadi aku
memastikan kau sampai di Masjid tanpa terjatuh.

Subhaanallah....

”Janganlah kau membatalkan niat baik yang akan kau lakukan karena kau tidak pernah tau ganjaran apa yang mungkin akan kau dapat dari beratnya rintangan
yang kau hadapi ketika berusaha melaksanakannya.

Karena kebaikanmu bisa menyelamatkan keluarga dan bangsamu"
Mahasuci Allah dalam kemuliaannya.

Ketika kau membawa Quran. Setan akan pusing. Ketika kau membacanya, dia tersungkur.
Ketika dia melihatmu membacanya, dia pingsan.

Ketika dia melihatmu menjiwai apa yang kau baca, dia kabur.

Silahkan di share....
Semoga bermanfaat.

29/06/2018

*MENGUKUR KECERDASAN PRIBADI*

Imam Al-Ghazali rahimahullah pernah ditanya muridnya perihal bagaimana cara mengukur kecerdasan seseorang, beliau menjawab:

" Tak perlu bandingkan dirimu dengan orang lain, cukup bandingkan kecerdasan dirimu dengan ayam jantan yang berkokok di shubuh hari...dan lihatlah siapa yang terlebih dahulu bangun untuk mengingat Rabbnya maka itulah yang lebih cerdas... "

Dan beliaupun ditanya bagaimana cara awal untuk mencintai Allah Ta'ala, beliaupun memberi jawaban:

" Belajarlah mencintai Allah Ta'ala dengan mencintai rumahNya (mesjid). dan cintailah mesjid melebihi cinta kita pada rumah kita sendiri ... "

Kebanyakan orang mendefinisikan “orang cerdas” adalah orang yang memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata (orang yang memiliki IQ di atas 150), sanggup menghafal ratusan kosa kata dalam waktu hanya beberapa menit, dan mampu menghitung perkalian angka dengan cepat.
Bahkan bagi para santri, mampu menghafal quran dan hadits dengan cepat dan banyak menguasai kitab kitab.

Anggapan yang demikian memang tidaklah salah, tetapi jika kita telaah lebih mendalam ternyata yang disebut “orang cerdas” bukanlah pengertian yang sesederhana seperti itu, hanya sebatas kemampuan seseorang dalam menghafal dan mendefinisikan sesuatu. Akan tetapi yang dimaksud orang cerdas yaitu yang mampu membuat prediksi tentang suatu masalah, seperti memperkirakan apa yang akan terjadi besok berdasarkan analisis terhadap kondisi yang ada hari ini.

Dalam Islam, orang yang dipandang cerdas oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. adalah orang yang pikirannya jauh ke masa depan di akhirat. Akhirat dipandang sebagai negeri yang dirindukan setelah kehidupannya di negeri dunia yang fana ini. Di akhirat-lah kehidupan yang sebenarnya, tidak ada kematian dan di sanalah terdapat negeri keabadian, negeri kenikmatan abadi di surga. “Berpikir sebelum bertindak”, itulah yang menjadi prinsip dan motto bagi orang yang cerdas.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَفْضَلُ المُؤْمِنِينَ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَ أَكْيَسُهُمْ أَكْثَرُهُم لِلمَوتِ ذِكْرًا وَ أَحْسَنُهُم لَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ

“Orang mukmin yang paling utama adalah orang yang paling baik akhlaknya. Orang mukmin yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling bagus persiapannya untuk menghadapi kematian. Mereka semua adalah orang-orang cerdas (yang sesungguhnya, pent).” (Hr. At-Tirmidzi)

Oleh karenanya, beliau memerintahkan para sahabat dan umat Islam agar senantiasa mengingat kematian, sebagaimana sabda beliau:

أَكْثِرُوا مِنْ ذِكْرِ هَادِمِ اللَّذَاتِ

“Perbanyaklah mengingat penghancur segala kelezatan (dunia). Yakni kematian.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan An-Nasa’i. Dan dinyatakan shohih oleh Ibnu Hibban).

Allah Ta'ala, berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Hasyr 59: Ayat 18)

Ayat diatas mengajak kepada setiap orang orang beriman berfikir cerdas, untuk selalu taat mengikuti dan menjalankan perintah Allah Ta'ala, karena bekal yang paling cerdas adalah ke takwaan.
Maka dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), sebagai bekal setelah kematian.
Yakni hitung-hitunglah diri kalian sebelum kalian dimintai pertanggung jawaban, dan perhatikanlah apa yang kamu tabung buat diri kalian berupa amal-amal saleh untuk bekal hari kalian dikembalikan, yaitu hari dihadapkan kalian kepada Tuhan kalian.

Semoga Allah Ta'ala menjadikan kita hamba hamba yang cerdas, bukan hamba yang bodoh yang hanya mengikuti urusan perut dan hawa nafsu dunia yang melenakan.
Mampu bekerja keras dan berjuang demi keberhasilan hari esok yaitu akhirat sebagai bekal yang kekal dan abadi.
Wallahu a'lam

28/06/2018

*HELPING YOUR CHILDREN TO BUILD THEIR FUTURE* 🌿

Dua hari yang lalu, saya berada di Singapore. Dan saya berkesempatan untuk minum kopi bersama seorang sahabat saya, yang menjadi profesor di sebuah Universitas terkemuka di Singapore.
Sebut saja namanya Henry. Kami janjian ketemu di Le Paul di Takashimaya. Kebetulan saya lagi kangen makanan Perancis.
Dan mulailah kami ngobrol sana sini, tentang disruption, tentang dunia pendidikan, tentang reward system untuk innovation program ...etc ...etc.
Sampai tiba-tiba Henry bertanya, ”Pam, anakku baru klas 1 SMA dan dia bertanya, sebaiknya nanti dia kuliah apa ya?”
I said, ”Why you asked me this question? You are the one who is a professor in a famous university!”

Henry meneruskan, ”Well, Pam tahu kan, kadang-kadang apa yang dihasilkan dunia pendidikan dan yang dibutuhkan oleh industry bisa berbeda.
I want to make sure that my daughter will be in the right path.
Apalagi dengan era disruption sekarang, begitu banyak pekerjaan yang akan hilang! Terus anak saya harus kuliah apa dong!”

Good question!
Tetapi, apakah pertanyaan itu perlu ditanyakan? Bukankah pada akhirnya nanti kita semua akan menjadi HIMASALJU ? (Himpunan Mahasiswa Salah Jurusan?)

Ijasah temen saya Teknik Kimia,
sekarang jadi CEO bank. Ijasah saya Computer Engineering, jadi HR Director, dan saya punya teman lulusan Kedokteran Umum yang menjadi dosen dan konsultan management.
So what?
The most important thing will be your agility, kemampuan mempelajari ha2 yang baru.

Suatu saat saya membantu client saya merekrut Telco Troubleshooting engineer di Jepang.
Dan yang mendaftar adalah seorang dokter (lulusan Kedokteran Umum).
Dan saya tanya dia, ”Ngapain dokter mendaftar sebagai Telecom engineer?”
Dan dia menjawab, ”Saya sudah belajar untuk troubleshoot tubuh manusia, kalau anda kasih saya buku petunjuknya Mobile Switching Center, saya akan pelajari dan saya akan troubleshoot your MSC!”
Voila, anything can be learned. Selama anda mau belajar dan bekerja keras di field yang baru!

Henry meneruskan, ”Tapi kan bukan berarti kita kuliah sembarang jurusan kan Pam? Memang ada banker yang dari Akunting atau Teknik Kimia. Tapi kan gak ada banker yang dari jurusan seni rupa atau seni tari kan?”

Ok, ok, setuju!
Jadi gimana? Ok, let’s make it very simple.
Kuliah apapun, jurusan apapun, di universitas apapun, tidak akan ada yang bisa membekali anda dengan kemampuan yang membuat anda “siap kerja!”.
Di perusahaan anda nanti, anda masih harus di training lagi agar anda siap melakukan pekerjaan anda!
Makanya yang penting adalah agility, kemampuan anda mempelajari hal hal baru (seberapa cepat anda mampu absorb pengetahuan baru dan menerapkannya).

Nah di situlah kita tetap perlu belajar tentang :
- _logical thinking_
- _system thinking_
- _analytical skills_
- _big picture thinking_
karena, in the end of the day, kita memang akan mempelajari sebuah “system” dan menganalisa bagaimana “system” itu akan interract dan interlink dengan yang lain. Terserah apapun sistemnya.
Bisa banking system, supply chain , manufacturing atau apapun. Tetapi in the end of the day this is what you will do, mempelajari sebuah “system” dan menganalisa bagaimana “system” itu akan interract dan interlink dengan yang lain!

Itulah mengapa seorang lulusan Teknik Kimia bisa menjadi CEO bank, karena di Teknik Kimia mereka mempelajari “proses”, jadi mereka bisa menerapkan knowledge mereka tentang “process” ke banking system.

Kalau orang-orang yang masih bermental “jadoel” gak akan ngerti itu, dan mereka akan komentar seperti ini
- ngapain lulusan Kimia ke bank?
- kasihan amat , kuliah 5 tahun gak dipakai ilmunya?
- kok kerjanya bisa kesasar begitu?
Orang-orang yang bermental begitu masih terjebak dalam paradigma lama , dan masih berfikiran dengan pola “mesin uapnya James Watt. Padahal kita sekarang sudah masuk jaman Industrial 4.0, bayangin telat berapa generasi tuh orang !

Ok, sekarang kita kembali ke Henry, apa yang harus Henry lakukan untuk memberikan advice yang tepat pada anaknya ....

Kita coba beberap langkah di bawah ini ...

a) Find their passion

Pertama kali, cari passion mereka apa. Ingat orang yang mengerjakan sesuatu sesuai dengan passionnya akan perform lebih bagus.
Lihat, mata pelajaran apa yang nilainya lebih bagus.
Dan tanyakan 2-3 mata pelajaran yang dia paling sukai.

b) Help them draw their dream

Nah, kemudian tanyakan cita-cita hidupnya apa.
Bidang apa yang akan dia sukai
Ingat, you are helping them to build their own dream and not yours!

c) Help your children to choose one field with their passions and connect to their dream

Help them to connect the dots. Usahakan agar apa yang mereka sukai akan nyambung dengan apa yang mereka ingin kerjakan di masa depan.
Jadi lihatlah apakah anak anda:
- hobby berkutat dengan mobil-mobilan dan gadget electronic?
- Berkomunikasi dan Berinteraksi dengan orang?
- Lebih banyak fokus di kegiatan fisik dan olahraga?
- Bekerja sendiri dan berkreasi?
Observasi anda akan membantu anda mengarahkan bidang apa yang akan dipelajari mereka di bangku kuliah.
Berdasarkan pengamatan tentang apa yang mereka sukai, bidang apa nilai mereka lebih bagus dan cita-cita yang ingin mereka capai, arahkan mereka ke jurusan yang akan mereka pilih.

Dont worry too much. Jurusan itu bukan membuat mereka terpaku seumur hidup mereka, masih banyak kemungkinan bahwa mereka akan bekerja di bidang yang (seolah-olah ) tidak ada hubungannya.

Jadi paradigmanya bukanlah “saya akan menjadi insinyur kimia yang baik”, tetapi paradigma sekarang adalah, ”Saya akan belajar system and design thinking, dan saya menggunakan kasus-kasus di jurusan teknik kimia sebagai simulasi untuk memecahkan permasalahan !”

d) They have to Build the emotional and social intelligence

Sampaikan bahwa selain kuliah, mereka juga harus belajar tentang leadership dan teamwork.
Intinya bagaimana mengendalikn emosi sendiri dan bagaimana mereka memahami orang lain.
Hal ini bisa dipupuk dengan seringkali mengikuti kegiatan organisasi di kampus, senat, kegiatan kemahasiswaan, atau apapun yang membuat mereka berhubungan dengan orang-orang lain yang akan melatih social skills mereka.
Suatu saat nanti mereka akan mengerti bahwa kemampuan mereka dalam teamworking dan leaderahip ternyata akan sama pentingnya dengan kemampuan akademis mereka!

e) Tell them to build their agility

Last but not least, tell them to build agility, by learning something new every time.
Dunia akan berubah begitu cepat, mereka juga harus belajar dengan irama yang lebih cepat lagi.
Untuk melatih itu mereka harus selalu mempelajari sesuatu yang baru.
Apa yang bisa mereka pelajari?
Anything! Bahasa asing, memasak, berkuda, olahraga baru, menggambar, ...etc.
It does not matter WHAT they learn. What matters is HOW they continuously stimulate their brain to learn something new and to pick up new knowledge /skills.
This will be very useful in the future.

*Jadi ingat, untuk lebih mempersiapkan anak-anak untuk masa depan mereka, lakukan kelima langkah di bawah ini :*

*a) _Find their passion_*

*b) _Help them draw their dream_*

*c) _Help your children to choose one field with their passions and connect to their dream_*

*d) _They have to Build the emotional and social intelligence_*

*e) _Tell them to build their agility_*

Wassalam,

Address

Bekasi
17115

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Banyak Baca Banyak Ilmu Banyak Rezeki posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share