ISBAH Akun ini adalah wadah Dunia maya untuk berbagi ilmu, berbagi pengetahuan

Forum ini terbuka untuk umum bagi siapa saja yang ingin belajar,berbagi ilmu atau berbagi pengalaman & Berkonsultasi tentang islam

28/01/2016

WANITA SHALIHAH ADALAH BIDADARI

Wanita-wanita shalihah adalah Qanitaat (orang yang taat) dan Hafidhaat (orang yang menjaga diri) saat suaminya tidak ada (Syaikh Halim).

Wanita shalihah adalah wanita-wanita yang selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, menjaga kemaluan (aurat)nya, dan taat kepada suaminya, (‘Uqudul Lijain).

Tiga kewajiban diatas yang mesti dilakukan oleh seorang wanita agar ia dikategorikan wanita shalihah, surga wanita yang telah menikah adalah tergantung bagaimana suaminya ridha kepadanya selama yang ia lakukan tidak bertentangan dengan syariat.

Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki. (HR Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

Suatu hari, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda bahwa beliau melihat wanita adalah penghuni neraka dengan jumlah terbanyak. Seorang wanita pun bertanya kepada beliau mengapa demikian? Rasulullah pun menjawab bahwa diantaranya karena wanita banyak yang durhaka kepada suaminya. (HR Bukhari Muslim)

Sifat-sifat wanita shalihah yang sesuai dengan al-Quran dan Hadits, yaitu:

1. Patuh dan taat kepada suaminya,
“Laki-laki adalah pemimpin atas perempuan-perempuan karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) dan dengan sebab sesuatu yang telah mereka (laki-laki) nafkahkan dari harta-hartanya. Maka perempuan-perempuan yang shaleh ialah yang taat lagi memelihara diri balik di depan maupun belakang suaminya sebagaimana Allah telah memelihara dirinya.” (An-nisa: 34).
2. Penuh kasih sayang,
selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya, “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata, “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (H. R. An-Nasai).
3. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami),
seperti yang dilakukan Asma’ binti Abi Bakar ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘Anhuma yang berkhidmat kepada az-Zubair bin Awwam Radhiallahu ‘anhu, suaminya.
4. Tidak memberikan Kemaluannya kecuali kepada suaminya.
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.” (an-Nuur: 2-3).
5. Menjaga rahasia-rahasia suami,
lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya.
6. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya.
“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (H.R. Abu Dawud).
7. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar),
ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya.” (H. R. Al-Bukhari).
8. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami,
tidak melupakan kebaikannya, “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur. Ada yang bertanya kepada beliau, ‘Apakah mereka kufur kepada Allah?’ Beliau menjawab, ‘Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata, ‘Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.’’” (HR. Al-Bukhari).
9. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya,
tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (H. R. Muslim).
10.Melegakan hati suami bila dilihat.
“Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa kepada Allah swt, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya, selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan suaminya, ketika suaminya pergi.” (H. R Ibnu Majah).
11. Amanah. “Ada tiga macam keberuntungan (bagiseorang lelaki) Pertama,
mempunyai istri yang shalehah, kalau kamu lihat melegakan dan kalau kamu tinggal pergi ia amanah serta menjaga kehormatan dirinya dan hartamu …” (HR Hakim).
12. Istri shalehah mampu memberikan suasana teduh dan ketenangan berpikir dan berperasaan bagi suaminya.
“Di antara tanda kekuasaan-Nya, yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu dari jenis kamu sendiri. Agar kamu dapat memperoleh ketenangan bersamanya. Sungguh di dalam hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir.” (Ar Rum : 21).

25/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 10)

Hal-hal yang diucapkan setelah solat:
Setelah selesai solat maka berdzikir:
1. Istighfar 3x
2. Allohumma antassalam ……ila akhirihi
3. Tasbih 33x
4. Hamdalah 33x
5. Takbir 33x
Kemudian menengadahkan tangan dan berdo’a:

Allohumma inniy as alukal ‘afwa wal ‘afiyata walmu’aafaatad daaimata fid diini wad dunyaa wal akhiroh.
Allohumma inniy a’udhubika min ‘adhaabinnari wa min fitnatil masiihid dajjal.
Alloummaghfirliy maa qoddamtu wa maa akhkhortu wa maa asrortu wa maa a’lantu.
Antal muqoddimu wa antal muakhkhiru laa ilaha illa anta faghfirliy maghfirotam min ‘indika warhamniy innaka antal ghofuurur rohiim.

Tamat. Wallohu'alam,,,

24/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 9)

2. Do'a Kumur

أللهم اعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك أللهم اسقني من حوض نبيك صلى الله عليه وسلم كأسا لا أظمأ بعدها أبد

Allohumma a'inni 'Ala Dzikrika wa Syukrika wahusni 'Ibadatika Allohumma asqini min haudhi Nabiyyika Shollallohu 'Alaihi Wa Sallam Ka,san la adzma,an ba'daha abadan.

3. Do'a Istinsyaq/menghidup air kehidung:

أللهم ارحني رائحة الجنة أللهم لاتحرمني رائحة نعيمك وجناتك

Allohumma Arihni Roihatal Jannati Allohumma laa tahrimni Roihata Na'imaka wajanatika

4. Do'a membasuh Wajah:

أللهم بيض وجهي يوم تبيض وجوه وتسود وجوه

Allohumma Bayyidh wajhi yauma tabyaddhu wujuhun wataswaddu wujuhun

5. Do'a membasuh Tangan kanan:

أللهم اعطني كتابي بيميني وحاسبني حساب يسيرا

Allohumma A'thini kitabi biyamini wa hasibni hisaban yasiro

6. Do'a membasuh tangan Kiri:

أللهم لاتعطني كتابي بشمالي ولامن وراء ظهري

Allohumma Laa Ta'thini Kitabi bisyimali walaa min waro,i dzohri

7. Do'a membasuh bagian kepala:

أللهم حرم شعرى وبشرى على النار وأظلني تحت ظل عرشك يوم لاظل إلا ظلك

Allohumma harrim sya'ri wabasyari 'Alannari wa adzilni tahta Dzillz 'Arsyika yauma laa dzilla illaa Dzilaluka.

8. Do'a membasuh dua Telinga:

أللهم اجعلني من الذين يستمعون القول فيتبعون أحسنه

Allohummaj 'Alni minalladzina yastami'unal Qoula fayattabi'una ahsanahu

9. Do'a membasuh dua kaki:

أللهم ثبت قدمي على صراط يوم تزل الاقدم

Allohumma Tsabbit Qodami 'Alaa Syirothika yauma tazillul Aqdam

*kemudian Do'a setelah selesai Wudhu':

أشهد ان لااله الا الله وحده لاشريك له ، وأشهد ان محمد عبده ورسوله

Asyhadu Anlaa ilaha Illalloh , Wa Asyhadu Anna Muhammadan 'Abduhu wa Rosuluhu.

23/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 8)
(KHOTIMATUN FIL ADZKARIL MA’TSUROH)
Penutup adalah dzikir-dzikir dari nabi Muhammad
Dzikir wudhu
1. Ketika membasuh kedua telapak tanngan:
سْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Bismillahirrohmanirrohim
اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِيكَ كلها
Allohummahfadz yadiy min ma’aashiika kulliha

23/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 7)

Soal : Apa makna melaksanakan haji?
Jawab : Maknanya yaitu pergi ke Mekkah untuk mengunjungi ka’bah yang dimulyakan.

Soal : Siapa yang diwajibkan melaksanakan haji?
Jawab : Orang islam kaya yang mampu melakukan perjalanan ke mekkah sekali seumur hidup.

22/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 6)

Soal : Apa makna puasa romadhon?
Jawab : Makna puasa romadhon adalah mencegah dari makan dan minum mulai dari keluarnya fajar sodiq sampai terbenamnya matahari.

Soal : Berapa jumlah rokaat solat tarawih?
Jawab : Jumlahnya adalah 20 rokaat.

Soal : Kapan waktunya solat tarawih?
Jawab : Setelah solat isya’ di bulan romadhon.

Soal : Apa hari raya dua?
Jawab :Hari raya dua adalah idul fitri yaitu hari pertama dari bulan syawal dan idul adha yaitu hari ke sepuluh dari bulan dzulhijjah

20/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 5)

Soal : Apa yang dilakukan orang ketika akan solat?
Jawab : Adzan kemudian iqomah

Soal : Berapa rukun solat?
Jawab : Rukun solat ada 14, yaitu:
1. Berdiri bagi yang mampu
2. Niat
3. Takbirotul ihrom
4. Membaca surah fatihah
5. Ruku’
6. I’tidal
7. Sujud
8. Duduk di antara dua sujud
9. Tuma’ninah dalam seluruh rukun
10. Duduk tasyahud akhir
11. Membaca tasyahud akhir
12. Membaca solawat atas Nabi Saw dalam tasyahud akhir
13. Membaca salam
14. Tertib (urut)

18/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 5)

Soal : Kapan waktu subuh?
Jawab : mulai terbitnya fajar sodiq sampai keluarnya matahari.

Soal : Kapan waktu dhuhur?
Jawab : Mulai dari linsirnya matahari (tepat di atas kepala) sampai panjangnya bayang-bayang suatu benda melebihi panjangnya benda tersebut.

Soal : Kapan waktu asar?
Jawab : Mulai dari keluarnya waktu dhuhur sampai terbenamnya matahari.

Soal : Kapan waktu maghrib?
Jawab : Mulai dari terbenamnya matahari sampai hilangnya mega yang merah

Soal : Kapan waktu isya’?
Jawab : Mulai dari hilangnya mega yang merah sampai keluarnya fajar sodiq.

17/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 4)

-Soal : Apa yang wajib dilakukan oleh orang yang sudah berwudhu sebelum melakukan solat?

-Jawab : Orang yang berwudhu wajib:
1. Mensucikan apa yang dipakainya dalam solat dari najis
2. Mensucikan tempat solatnya dari najis
3. Menutupi aurot
4. Menghadap kiblat
5. Mengetahui masuknya waktu solat
-Soal : Apakah najis-najis itu?

-Jawab : Najis yaitu darah, nanah, arak, anjing, celeng (babi), air kencing, tinja, tletong (kotoran hewan).

-Soal : Apakah aurot?

-Jawab : Aurot laki-laki yaitu segala perkara antara pusar dan lutut. Aurot wanita yaitu semua anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

11/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 4)

Soal : Apa hadats kecil?
Jawab : Hadats kecil adalah segala sesuatu yang membatalkan wudhu
Soal : Apasaja yang membatalkan wudhu?
Jawab : Perkara yang membatalkan wudhu ada 5:
1. Keluarnya sesuatudari salah satu jalan dua (qubul/dubur)
2. Hilangnya akal
3. Tidur
4. Menyentuh orang lain yang bukan muhrim
5. Menyentuh jalan dua (qubul/dubur) dengan telapak tangan
Soal : Siapakah orang yang bukan muhrim?
Jawab : Orang yang tidak haram dinikahi, karena nasab, saudara sepersusuan, atau mertua.

08/06/2015

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
JUZ 1 (Bag 3)

Soal : Apa makna mendirikan solat?
Jawab : Maknanya adalah melakukan solat lima waktu
Soal : Apak solat lima waktu?
Jawab : Subuh, dhuhur, asar, maghrib, isya’.
Soal : Apa yang wajib dilakukan sebelum solat:
Jawab : Hal yang wajib dilakukan sebelum solat adalah wudhu.
Soal : Ada berapa fardhunya wudhu?
Jawab : Fardhu wudhu ada 6:
1. Niat
2. Membasuh wajah
3. Membasuh kedua tangan sampai siku
4. Mengusap setengah kepala
5. Membasuh kedua kaki sampai tumit
6. Tertib (urut)

Address

Cilacap Regency
53271

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ISBAH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share