Yayasan At-Tajdid

Yayasan At-Tajdid Yayasan At-Tajdid Cimahi merupakan yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dan Sosial Akte Notaris : 22.

Yayasan At-Tajdid Cimahi merupakan yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dan Sosial yang sudah berbadan hukum, No. Tanggal Akte : 27 Juni 2007 dengan Notaris : NURHAYATI SAMPERURA, SH.

17/10/2019
31/07/2018

RAIH KESEMPATAN,
LANJUTKAN PENDIDIKAN!

Kesempatan anda masih terbuka. Yuk, ikuti pendidikan dan ujian kesetaraan di PKBM At-Tajdid.

Tidak ada batasan usia, tua maupun muda dapat ikut serta. Anda dapat melanjutkan kembali pendidikan yang tertunda dan mendapatkan ijazah resmi baik setara SD (Paket A), SMP (Paket B ), maupun SMA (Paket C). Peluang anda untuk melanjutkan pendidikan atau mengembangkan diri di dunia kerja pun akan lebih terbuka.

Model pembelajaran non formal yang menawarkan fleksibilitas waktu dan tempat belajar juga sesuai bagi pelaku sekolah rumah.

Persyaratan pendaftaran:
1. Fotocopy ijazah terakhir yang telah dilegalisir (2 lembar)
2. Fotocopy KTP/KK (1 lembar)
3. Materai 6000 (1 lembar)
4. Pas Photo 3x4 dan 2x3 (8 lembar)
5. Mengisi formulir

Lokasi :
1. Jl. Melong Gg. Cikendal II No. 120, Cimahi Selatan, Kota Cimahi
2. Babakan Kidul No.3 RT 01/RW 14, Cigugur Tengah, Cimahi Tengah, Kota Cimahi

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Rahmat, 081572082196
Asep Sobirin, 0899703201
Arinda Kahanita 083804905457
Iman Haris 081573372374 (Whatsapp)

Silahkan unduh formulir pendaftaran pada tautan berikut ini:
https://bit.ly/2A4zdOf

*Kemiskinan bukan penghalang meraih kesuksesan*Juara Lari Dunia Mewakili Indonesia, Rumah Muhammad Zohri Cuma Gubuk Meng...
13/07/2018

*Kemiskinan bukan penghalang meraih kesuksesan*

Juara Lari Dunia Mewakili Indonesia, Rumah Muhammad Zohri Cuma Gubuk Mengenaskan Seperti Ini

Lalu Muhammad Zohri membuat masyarakat Indonesia berbangga. Dia meraih medali emas pada kejuaraan lari 100 meter IAAF World U20 Championships 2018 di Tamere, Finlandia.

Medali yang baru pertama kali diperoleh seorang pelari Indonesia.

Dia berhasil mencatatkan waktu tercepat 10.18, lebih cepat dari pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison dengan catatan waktu 10.22.

Capaian ini membuat Zohri dinobatkan sebagai juara dunia sprinter 100 meter.

Di balik prestasi yang diukirnya, Zohri ternyata menyimpan kisah hidup mengharukan. Hingga saat ini, dia masih tinggal di gubuk reot peninggalan kedua orangtuanya.

Berdasarkan informasi dari Camat Pemenang, Faisol Mangku Alam, rumah tersebut berlokasi di Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Kondisi rumah tersebut begitu memprihatinkan. Dindingnya terbuat dari papan kayu, sebagian anyaman bambu. Lantainya masih berupa tanah.

Bagian teras diatapi asbes yang sedikit melengkung di tengah. Untuk berlindung dari panas dan hujan, rumah itu menggunakan genteng dengan rangka yang terlihat mulai lapuk.

Di dalam rumah hanya terdapat beberapa perabotan. Di antaranya seperti dipan beralas tikar plastik serta lemari tanpa pintu.

Lemari itu biasa digunakan Zohri menyimpan pakaian. Dia juga menyimpan sejumlah medali prestasinya di lemari tersebut.

Zohri sudah tinggal di rumah itu sejak kedua orangtuanya masih hidup hingga sekarang.

Sang ayah, Lalu Ahmad Yani, meninggal pada 2017 sedangkan ibunya, Saeriah meninggal lebih dulu pada 2015.

Menurut Faisol, salah satu orang yang berperan dalam kesuksesan Zohri adalah Guru Olahraga SMP 1 Pemenang, Rosida. Guru itulah yang memotivasi Zohri untuk rajin berlatih lari.

Dan kini, si anak desa itu berhasil mengharumkan nama bangsa di kejuaraan dunia. Zohri tengah bersiap menghadapi ajang olahraga bergengsi di Benua Asia, Asian Games 2018.

Selamat berlatih dan bertanding, Zohri.

Sumber: Dream.co.id

Lowongan untuk adik2, keponakan2 yg sedang mencari kerja :*PT. HONDA PROSPECT MOTOR* *Khusus Lulusan 2017*. *Perusahaan ...
21/06/2018

Lowongan untuk adik2, keponakan2 yg sedang mencari kerja :

*PT. HONDA PROSPECT MOTOR* *Khusus Lulusan 2017*.
*Perusahaan di karawang* *Butuh ribuan karyawan buat merakit MOBIL merk HONDA, di antaranya* *HR-V, BR-V, JAZZ, MOBILIO, FREED, BRIO dll*.

*Dgn fasilitas:*
* Gaji Rp. 4.100.000/bln
* Tunjngan transport Rp. 320.00/bln
* Seragam 2 stel, topi, sepatu safty
* makan, snack, buah, susu
* jemputan (brngkt & pulang kerja)

Syarat:

*1. Bagian Operator produksi*
* Pria sudah lulus
* SMK TEKNIK (kecuali pertanian, bangunan, RPL, multimedia, pelayarn)
* Khusus lulusan 2016 dan 2017
* Tinggi min 166 cm
* tdk berkaca mata, buta warna, bertindik, bertato

*2 . Bagian operator cek DRIVE (sopir)*
* pria sudah lulus
* tinggi min 165 cm
* umur max 22 thn
* bisa mengendarai mobil & punya SIM A
* SMK/SMA jurusan bebas.

*3. Bagian administrasi*
* pria lulusan 2016 dan 2017
* tinggi min 165 cm
* SMK/SMA Semua jurusan (lebih dis**ai dr smk bisnis manejemen)
* bisa komputer program ms. exel
Pendftrn dibuka sampai tgl *9 Juli 2018* .
tempat tes di Karawang langsung dan Tes MCU terlebih dahulu. semoga bermafaat

2. Buat anaknya yg baru lulus sma/smk nih!! *Lowongan Kerja Terkini*
*PT. ASTRA (GROUP)*

*Produksi:*
Kendaraan bermerek Daihatsu/Toyota beserta Komponennya.

*Penempatan:*
1. Karawang
2. Bekasi
3. Cikarang
4. Tangerang

*Posisi Lowongan:*
1. Quality Control (QC)
2. Operator Produksi (OP)

*Kualifikasi:*
1. Pria / Wanita Usia 18 - 22 Thn
2. Pend Min SMA / SMK
3. Fresh Graduate Lebih diutamakan
4. TB Pria Min 165cm & Wanita 155cm
5. Tidak bertato, bertindik & tidak berkaca mata
6. Bagi yang mempunyai sertifikat di bidang olahraga boleh dilampirkan

*Persyaratan umum:*
1. Surat Lamaran
2. Daftar Riwayat Hidup
3. Fc Ijazah (bagi yg baru lulus ijazah boleh menyusul)
4. Fc KTP & SKCK
5. Fc KK & Akte Kelahiran (bisa dilampirkan saat seleksi)
6. Pas Foto 3x4 (2 lembar)

*Fasilitas :*
1. GAPOK UMR
2. Uang Transport/Jemputan
3. Uang Makan/Catering
4. Lembur Normatif
5. Baju Seragam
6. BPJS

*Tata Cara Melamar :*
Bagi peminat silahkan kirim Surat Lamaran dan akan dilakukan tes secara murni,4
*Via:* Pos, JNE, Tiki atau J & T
*Ke :* Jl. Raya Bekasi KM 19 NO. 30, Pulo Gadung, Jakarta Timur, 13260

*Tulis di Amplop Coklat :*
lpk (bkn Yayasan ataupun outsorching)

(tdk ada potong gaji & tahan Ijazah)

_*Jika Anda tdk keberatan, bantu share ya, mungkin ada saudara" kita yang butuh* *Kerja. thanks*

Semoga bermanfaat ...
🙏 🙏 🙏

Gadis Ini Bandingkan Rapornya dan Adiknya, Nilainya Jauh Lebih Tinggi, Tapi 1 Hal Besar Jadi Sorotanislamidia.comPerempu...
17/06/2018

Gadis Ini Bandingkan Rapornya dan Adiknya, Nilainya Jauh Lebih Tinggi, Tapi 1 Hal Besar Jadi Sorotan

islamidia.com

Perempuan bagikan nilai rapornya dan sang adik, kisahnya jadi viral. Persaingan tak hanya bisa ditemui dalam sebuah pertandingan.

Dalam keluarga pun sering terjadi persaingan, contohnya antara kakak dan adik. Meski bersaudara, banyak pasangan kakak dan adik yang ingin menunjukkan keunggulan di banding yang lain.

Persaingan bisa terjadi dalam berbagai hal, mulai dari prestasi akademik maupun non-akademik. Belakangan, kisah seorang remaja dan adiknya jadi sorotan netizen.

Netizen bernama Julianne Tolentino Garcia membagikan unggahannya ke Twitter pada Senin (11/6/2018).

Dalam posting-an tersebut, Julianne membagikan foto rapornya dan rapor adik laki-lakinya. Julianne berniat menunjukkan perbandingan nilai mereka.

Kebanyakan, adik Julianne mendapatkan nilai sekitar 70-85 dan rata-ratanya 78.

Meski semua mata pelajaran lulus, tapi tak ada nilai 90 di rapor sang adik. Sedangkan, rapor Julianne menunjukkan hasil yang berbeda.

Julianne mendapat nilai antara 86-98 dan memiliki nilai rata-rata 93. Melihat prestasi akademik adiknya yang lebih rendah, Julianne mengaku sering mengejeknya.

Tapi, pada unggahannya kali ini, Julianne menyadari sebuah hal besar. Meski adiknya mendapat nilai pas-pasan, Julianne mengungkap bahwa sang adik tersebut lebih menikmati hidupnya.

Julianne sadar bahwa hal yang membuat mereka bahagia ternyata berbeda. Dirinya berpendapat bahwa prestasi dan nilai itu penting.

Tapi, pelajar juga tak boleh lupa untuk tetap menikmati hidup di luar sekolah. Julianne mengungkap bahwa sang adik kerap tidur tanpa mengerjakan tugas rumah.

Sedangkan, dirinya justru rela tak tidur demi PR. Remaja ini kerap mendapatkan medali dan perhatian atas prestastinya.

Ia juga menjelaskan bahwa adiknya selalu di rumah untuk bermain. Tapi, Julianne jarang di rumah karena lebih banyak waktu dihabiskan di sekolah.

Meskipun merasa bangga pada pencapaiannya, Julianne tetap merasa bingung dengan masa depannya.

“Aku lebih dari senang atas prestasiku, tapi aku tidak merasa puas karena masih belum tahu jalan yang harus aku pilih.

Tujuanku seperti hanya bersekolah dan hidupku hanya berputar di tempat itu.”

Selama ini, sang adik tak terlalu memikirkan nilai karena dia lebih s**a melakukan hobinya. Jika Julianne menggunakan laptop untuk belajar, sang adik memakainya untuk bermain game.

Sang adik juga punya banyak teman di dunia nyata, sedangkan Julianne lebih sering bermain Facebook.

“Aku hampir kehilangan kontak dengan dunia, orang-orang, guru dan pengalaman di dunia nyata.

Aku menghabiskan waktuku untuk penelitian, makalah, laporan, presentasi, tapi aku tidak bisa menyeimbangkan waktu dan hidupku,” ungkapnya.

Dari adiknya lah Julianne belajar bahwa masih ada dunia yang lebih besar di luar sana, selain di sekolah.

“Dalam dunia itu, kamu akan menemukan siapa dirimu sebenarnya.”

Julianne jadi sadar bahwa selama ini dia seakan terkurung dalam penjara dunianya.

“Hal yang ingin aku tekankan pada para murid adalah jangan terlalu fokus pada nilai tinggi hingga membuat sekolah jadi segalanya, karena ada dunia yang lebih besar di luar sana,” ungkapnya pada When In Manila.

Melalui cuitannya, Julianne mengungkapkan rasa bangganya terhadap sang adik.

Sang adik punya pandangan berbeda tentang dunia dan tak akan menjalani jalan yang ia lalui.

“Ini tak selalu soal nilai, tapi tentang dirimu; kebahagiaanmu dan bagaimana itu membuatmu jadi yang terbaik.”

Di akhir cuitan, Julianne mengingatkan bahwa tantangan sebenarnya ada di dunia nyata.

“Menyenangkan mendapat nilai tinggi, tapi terkadang hal ini membuat siswa jadi seperti robot.

Jadi, jangan biarkan sistem ini menguasaimu.”

Unggahannya jadi viral hingga dibagikan lebih dari 31 ribu kali. Banyak netizen yang mengalami kondisi serupa dengan Julianne.

Tak sedikit yang memberi semangat untuk Julianne untuk terus bekerja keras untuk masa depan dan kebahagiaannya.

Bahkan keluarganya pun ikut memberinya dorongan untuk jadi yang terbaik. Apa kamu setuju dengan pendapat Julianne?

Sumber: Tribunnews.com

Address

Melong
Cimahi
40534

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan At-Tajdid posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share