04/09/2020
Bakti Desa adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa baru dimana seluruh mahasiswa FISIP diwajibkan untuk mengabdikan dirinya
kepada masyarakat sesuai dengan semboyan UnPar yaitu "Bakuning Hyang Mrih Guna Santjaya Bakti" yang berarti dengan ketuhanan menuntut ilmu untuk diabdikan kepada masyarakat"
Kegiatan Bakti Desa merupakan salah satu rangkaian acara dari fakultas. Acara ini dilakukan selama 3 hari 2 malam di pedesaan yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Pada hari pertama, mahasiswa dikumpulkan di lapangan parkir Universitas Katolik Parahyangan dan baris per wilayah yang sudah ditentukan panitia. Setelah pembagian wilayah, mahasiswa berangkat ke desa menggunakan truk. Sesampainya disana, mahasiswa istirahat makan siang dan ibadah di meeting point besar. Lalu, mahasiswa melanjutkan mobilisasi ke meeting point wilayah dan dilanjutkan ke rumah yang telah ditentukan oleh panitia. Pada sore menjelang
malam, mahasiswa dikumpulkan di meeting point wilayah masing - masing untuk di brief terkait acara esok hari yaitu trekking dan berbagai games. Setelah briefing, mahasiswa istirahat di
rumah masing - masing.
Esok harinya, mahasiswa diwajibkan untuk bangun jam 6 pagi dan langsung mobilisasi ke meeting point wilayah masing - masing untuk melaksanakan senam pagi dan membuat jargon wilayah. Setelah itu, mahasiswa sarapan di rumah masing - masing dan bersiap untuk trekking. Mahasiswa menjalankan kegiatan trekking melewati jalan - jalan yang telah ditentukan oleh panitia Advance. Setelah kegiatan trekking berakhir, mahasiswa mobilisasi ke meeting point wilayah untuk melakukan kegiatan pembaktian ke masyarakat desa berupa acara yang telah ditentukan panitia. Setelah itu, mahasiswa kembali ke rumah untuk istirahat. Kegiatan dilanjutkan dengan latihan persembahan wilayah di meeting point wilayah. Kegiatan hari kedua diakhiri dengan persembahan per wilayah dan persembahan dari desa serta pembakaran api unggun sambil menyanyikan lagu Laba Paca mengitari api unggun. Mahasiswa kembali ke rumah masing - masing untuk istirahat dan mengemas barang - barang untuk pulang ke Bandung esok hari.
Pada hari terakhir, mahasiswa dikumpulkan di meeting point wilayah dengan membawa barang - barang yang telah dipersiapkan. Dilanjutkan dengan mobilisasi ke meeting point besar untuk pulang ke Bandung menggunakan truk.