LP3I Bali

LP3I Bali Lembaga Pendidikan yang memberikan JAMINAN KERJA secara TERTULIS dan diatas MATERAI kepada SELURUH MAHASISWA di AWAL PERKULIAHAN Ter-AKREDITASI "A"
3.

Kelebihan-Kelebihan LP3I Bali dibanding dengan Lembaga Pendidikan sejenis.
1. Jaminan Magang dan Kerja secara TERTULIS dan diatas MATERAI
2. Tempat Uji Kompetensi Teknologi Informasi & Komunikasi (TUK-TIK)
4. Masuk REKOR MURI sebagai Lembaga Pendidikan terBESAR (54 Cabang) di seluruh Indonesia dan 95% Mahasiswanya tersalurkan KERJA (Nasional), untuk BALI 100%, bahkan sampai tidak bisa memenuhi keb

utuhan Tenaga Kerja untuk Perusahaan-perusahaan karena seluruh Siswanya telah bekerja.
5. Ruang Teori dan Ruang Praktek terstandarisasi: AC, LCD, Komputer dan Whiteboard.
6. Maksimal 25 Siswa perkelas, sehingga para Dosen dan Pengajar lebih fokus dan dekat dengan mahasiswanya.
7. Internet dan WIFI diseluruh area Kampus
8. Dapat melanjutkan ke PTN/PTS seluruh Indonesia bahkan Luar Negeri tanpa harus mengulang dari awal.
9. Memiliki Kerjasama dan MOU dengan ribuan Perusahaan Nasional maupun Multi Nasional di Seluruh Indonesia.

kalau tidak salah ini alumni LP3I Bali..... Salut
13/03/2016

kalau tidak salah ini alumni LP3I Bali..... Salut

SPORTOURISM— Hidup yang layak dijalani, kata orang bijak, adalah hidup yang penuh warna. Bagi I Made Andika Putra kata-kata berbunga itu masih di bawah apa yang dijalaninya. Pasalnya, hidupnya kini…

11/03/2016

CATATAN SEORANG BAPAK DI SAAT HARI TUANYA

Seorang bapak kira-kira usia 65 tahunan duduk sendiri di sebuah lounge bandara menunggu pesawat yang akan menerbangkannya ke Jogja.

Kami bersebelahan hanya berjarak satu kursi kosong.

Beberapa menit kemudian ia menyapa saya.

“Dik hendak ke Jogja juga?”
“Saya ke Bali via Surabaya, Pak.
Bapak ke Jogja?”
“Iya.”
“Bapak sendiri?”
“Iya.” Senyumnya datar.

Menghela napas panjang. “Dik kerja dimana?”
“Saya serabutan, Pak,” sahut saya sekenanya.
“Serabutan tapi mapan, ya?” Ia tersenyum. “Kalau saya mapan tapi
jiwanya serabutan."
Saya tertegun. “Kok begitu, Pak?”

Ia pun mengisahkan, istrinya telah meninggal setahun lalu. Dia memiliki dua orang anak yang sudah besar-besar. Yang sulung sudah mapan bekerja. Di Amsterdam. Di sebuah perusahaan farmasi terkemuka dunia. Yang bungsu, masih kuliah S2 di USA.

Ketika ia berkisah tentang rumahnya yang mentereng di kawasan elit Pondok Indah Jakarta, yang hanya dihuni olehnya seorang, dikawani seorang satpam, 2 orang pembantu dan seorang sopir pribadinya, ia menyeka airmata di kelopak matanya dengan tisue.

“Dik jangan sampai mengalami hidup seperti saya ya. Semua yang saya kejar dari masa muda, kini hanyalah kesia-siaan. Tiada guna sama sekali dalam keadaan seperti ini. Saya tak tahu harus berbuat apa lagi. Tapi saya sadar, semua ini akibat kesalahan saya yang selalu memburu duit, duit, dan duit, sampai lalai mendidik anak tentang agama, ibadah, silaturrahmi dan berbakti pada orang tua.Hal yang paling menyesakkan dada saya ialah saat istri saya menjelang meninggal dunia karena sakit kanker rahim yang dideritanya, anak kami yang sulung hanya berkirim SMS tak bisa pulang mendampingi akhir hayat mamanya gara-gara harus meeting dengan koleganya dari Swedia.
Sibuk.
Iya, sibuk sekali….

Sementara anak bungsu saya mengabari via BBM bahwa ia sedang mid - test di kampusnya sehingga tidak bisa pulang...

"Bapak, Bapak yang sabar ya….”Tidak ada kalimat lain yang bisa saya ucapkan selain itu.

Ia tersenyum kecut. “Sabar sudah saya jadikan lautan terdalam dan terluas untuk membuang segala sesal saya dik...
Meski telat, saya telah menginsafi satu hal yang paling berharga dalam hidup manusia, yakni sangkan paraning dumadi. Bukan materi sebanyak apa pun. Tetapi, dari mana dan hendak ke mana kita akhirnya. Saya yakin, hanya dari Allah dan kepada-Nya kita kembali.Di luar itu, semua semu. Tidak hakiki...Adik bisa menjadikan saya contoh kegagalan hidup manusia yang merana di masa tuanya…."

Ia mengelus bahu saya –saya tiba-tiba teringat abah saya. Di pesawat, seusai take off, saya melempar pandangan ke luar jendela, ke kabut-kabut yang berserak bergulung-gulung, bertimbun-timbun bagaipermadani putih.

Semua manusia sungguh semata hanya sedang menunggu giliran dijemput maut. Manusia sama sekali tiada nilainya, tiada harganya, tiada pengaruhnya bagi jagat raya ini. Sangat nisbi, naif, dhaif, fana, sumir, kerdil, sebutir debu, senoktah hikayat...

Subhaanaka...
Laa ilaaha illaa Anta ini kuntu minazh-zhaalimiin.
Maha suci Engkau, Tuhanku….
Bimbing diri ini agar tidak tersesat dlm menjalani hidup dan kehidupan ini.
Di luar itu, semua semu. Tidak hakiki...
Mari kita siapkan bekal tuk perjalanan jauh kita.

05/03/2016

RENUNGAN:

Di jalan raya banyak motor dan mobil saling menyalip satu sama lain.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih cepat dan bukan menjadi lebih sabar. Mereka dididik untuk menjadi yang terdepan dan bukan yang tersopan.

Di jalanan pengendara motor lebih s**a menambah kecepatannya saat ada orang yang ingin menyeberang jalan dan bukan malah mengurangi kecepatannya.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak kita setiap hari diburu dengan waktu, dibentak untuk
bergerak lebih cepat dan gesit dan bukan dilatih untuk mengatur waktu dengan sebaik-baiknya dan dibuat
lebih sabar dan peduli.

Di hampir setiap instansi pemerintah dan swasta banyak para pekerja yang s**a korupsi.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak dididik untuk berpenghasilan tinggi dan hidup dengan kemewahan, mulai dari pakaian hingga perlengkapan dan bukan diajari untuk hidup lebih sederhana, ikhlas, dan bangga akan kesederhanaan.

Di hampir setiap instansi sipil sampai petugas penegak hukum banyak terjadi kolusi, manipulasi proyek, dan
anggaran uang rakyat.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih pintar dan bukan menjadi lebih jujur dan bangga pada kejujuran.

Di hampir setiap tempat kita mendapati orang yang mudah sekali marah dan merasa diri paling benar sendiri.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka sering dimarahi oleh orang tua dan guru mereka dan bukannya diberi pengertian dan kasih sayang.

Di hampir setiap sudut kota kita temukan orang yang tidak lagi peduli pada lingkungan atau orang lain.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk saling berlomba untuk menjadi juara dan bukan saling tolong-menolong untuk membantu yang lemah.

Di hampir setiap kesempatan, termasuk di medsos ini juga selalu saja ada orang yang mengkritik tanpa mau melakukan koreksi diri sebelumnya.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak biasa dikritik dan bukan didengarkan segala keluhan dan masalahnya.

Di hampir setiap kesempatan kita sering melihat ada orang "ngotot" dan merasa paling benar sendiri.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan sekolah mereka sering melihat orang tua atau gurunya "ngotot" dan
merasa paling benar sendiri.

Di hampir setiap lampu merah dan rumah ibadah kita banyak menemukan pengemis.
Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka selalu diberitahu tentang kelemahan2 dan kekurangan2 mereka dan bukannya diajari untuk mengenali kelebihan2 dan kekuatan2 mereka.

*****************

Jadi sesungguhnya potret dunia dan kehidupan yang terjadi saat ini adalah hasil dari ciptaan kita sendiri di rumah bersama-sama dengan dunia pendidikan di sekolah.

Jika kita ingin mengubah potret ini menjadi lebih baik, maka mulailah mengubah cara mendidik anak-anak di rumah dan di sekolah, tempat khusus yang dirancang bagi anak untuk belajar menjadi manusia yang berakal sehat dan berbudi luhur.

16/02/2016

PMA company in Ubud (Lodtunduh-Gianyar), urgently required photoshop editor staff for short time project (3 month) with working condition, Monday to Friday, 8.30-5.00pm Sal 1.9mio+lunch .Start immediately and only shortlisted candidate will be notify.email:[email protected]

20/11/2015

Tiga Tahun Yang Tak Akan kembali

Tiga tahun yang tak akan kembali? mungkin kalian binggung dengan judul diatas, apasih tiga tahun itu? tiga tahun itu adalah sebuah masa, masa di mana kita asik-asik kan dengan temen, pacar, kaka kelas sama tugas juga sih, yaitulah masa SMA. apa aja sih yang tak akan kembali

Seragam Putih Abu-Abu
Tiga Tahun Yang gak Akan kembali

ini sudah pasti, jika kita sudah lulus, sudah tak SMA lagi alias udah kuliah atau kerja, kita pasti tak pakai seragam lagi. seragam putih abu-abu adalah seragam yang membuat semangat kalian tak pernah padam, dan seragam yang akan kalian rindukan sampai kalian mati nanti.

Guru BK
Tiga Tahun Yang Gak Akan Kembali

guru ini adalah guru yang mungkin di rindukan oleh anak-anak yang bandel, karena anak yang bandel pasti s**a mencari masalah, alhasil ketemu Guru BK, karena sering membuat ulah, jadi akrab dengan guru BK. pasti deh kalian-kalian yang bandel akan rindu masa dimana kalian terkena marah oleh guru BK. Dan guru BK adalah guru yang paling care dengan kalian, kenapa? karena dia yang paling setia memperhatikan pakaian dan rambut kalian.

Teman Sebangku
Tiga Tahun Yang gak Akan Kembali

kita tak akan menemukan ini di kampus. Teman sebangku adalah teman yang paling deket dan paling care dengan kalian, meminjamkan buku pr jika kalian belum mengerjakan, memberi contekan jika sedang ulangan, kalian akan rindu teman sebangku kalian.

Ujian Nasional
Tiga Tahun Yang gak Akan Kembali

Hal yang satu ini mungkin sesuatu yang membuat kalian pusing memikirkannya, dan membuat jantung kalian di pacu saat detik-detik dia datang, dan yang menentukan masa depan kalian. tanpa sadar, UN menjadi hal yang mengesankan dalam hidup kalian.

itulah Tiga Tahun Yang tak Akan kembali, kita akan kangen akan hal itu, semuanya gak bisa di ulang bro, makanya bagi yang masih SMA, nikmatin masa muda kalian, sebelum kalian lulus nanti.

SEMINAR UNTUK PARA ALUMNI LP3I BALI "SMART WORKER TO BE STAR" (STRATEGI MENJADI KARYAWAN PINTAR DAN MENJADI BINTANG) DAF...
08/04/2015

SEMINAR UNTUK PARA ALUMNI LP3I BALI "SMART WORKER TO BE STAR" (STRATEGI MENJADI KARYAWAN PINTAR DAN MENJADI BINTANG) DAFTARKAN SEGERA DIRI ANDA DI 0361-264 702 ATAU SMS DI 085 104 857 333 DENGAN FORMAT (NAMA, PROGRAM, TAHUN LULUS, NAMA TEMPAT BEKERJA SKRG) CONTOH; WAWAN ELAWAN, BA, 2012, ASTRA HONDA
BURUAN DAFTAR !!! TEMPAT TERBATAS !!! LP3I BALI PEDULI ALUMNI...

23/06/2014

Dapatkan Promo Khusus!!!
Subsidi biaya Pendidikan sebesar Rp 3,5jt...
Buruan daftar Segera!!!
info 0361 264702...

Saksikan Liputan Langsung Acara 25 Tahun LP3I di TVRI pada Sabtu, 29 Maret 2014 Pukul. 20:02 WIB sampai dengan Selesai.
29/03/2014

Saksikan Liputan Langsung Acara 25 Tahun LP3I di TVRI pada Sabtu, 29 Maret 2014 Pukul. 20:02 WIB sampai dengan Selesai.

Ayo bagi Siswa-siswi kelas XII yang telah selesai menempuh UN, isi liburan Anda dengan mengikuti Pelatihan Bebas Biaya.....
26/03/2014

Ayo bagi Siswa-siswi kelas XII yang telah selesai menempuh UN, isi liburan Anda dengan mengikuti Pelatihan Bebas Biaya...

LP3I Bali mengikuti Workshop Pengembangan Pembina Kewirausahaan Nasional  Indonesia Wilayah III. LP3I Bali Tepat Cepat K...
01/10/2013

LP3I Bali mengikuti Workshop Pengembangan Pembina Kewirausahaan Nasional Indonesia Wilayah III. LP3I Bali Tepat Cepat Kerja & Wira Usaha !!!
LP3I Bali Mencetak Young Entrepreneurs!!!

27/09/2013

Fakta : kampus lain jual gelar. LP3I jamin 95% langsung Kerja! kuliah 2thn, mitra perusahaan menunggu di semester Akhir perkuliahan Kamu :)

27/09/2013

Wisuda LP3I Bali ke XXI Jumat, 11 Oktober 2013 Pukul 08.30 Wita di Inna Grand Bali Beach Sanur Bali

Address

Jalan PB. Sudirman 7X Denpasar
Denpasar
80000

Opening Hours

Monday 07:30 - 21:00
Tuesday 07:30 - 21:00
Wednesday 07:30 - 21:00
Thursday 07:30 - 21:00
Friday 07:30 - 21:00
Saturday 07:30 - 13:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LP3I Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share