DUMAI INSAN CITA INSTITUTE

DUMAI INSAN CITA INSTITUTE Mewujudkan 5 kualitas insan cita

21/03/2012

yang sering kita lupakan....
bersedekah itu tidak harus kaya...bukan ketika kita memiliki rezeki berlebih....dan bukan harus berbentuk materi...
dan perlu kita ingat ketika kita kehilangan atau ada orang tanpa izin mengambil harta yang ada pada kita,.. itu adalah peringatan Allah bahwa kita lupa memberikan hak orang lain dari sebagian harta yang kita miliki..

yang sering kita lupakan....bersedekah itu tidak harus kaya...bukan ketika kita memiliki rezeki berlebih....dan bukan ha...
21/03/2012

yang sering kita lupakan....
bersedekah itu tidak harus kaya...bukan ketika kita memiliki rezeki berlebih....dan bukan harus berbentuk materi...
dan perlu kita ingat ketika kita kehilangan atau ada orang tanpa izin mengambil harta yang ada pada kita,.. itu adalah peringatan Allah bahwa kita lupa memberikan hak orang lain dari sebagian harta yang kita miliki..

Kondisi Mahasiswa Antara Dahulu & SekarangKaum intelektual pemuda, pelajar dan mahasiswa merupakan  harapan terjadinya k...
22/12/2011

Kondisi Mahasiswa Antara Dahulu & Sekarang

Kaum intelektual pemuda, pelajar dan mahasiswa merupakan harapan terjadinya kebangkitan umat. Setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Mahasiswa, menurut Jalaluddin Rakhmat dalam bukunya “Perubahan Sosial”, adalah satu-satunya pengemban amanah yang paling efisien didunia. Kenapa demikian? Sebab, mahasiswa memiliki idealisme tinggi, semangat merealisasikan tujuan perjuangan serta punya kesiapan dan pengorbanan untuk mewujudkannya. Jika semua ini lekat dalam seorang mahasiswa, dialah mahasiswa sejati.
Sekitar tahun 60-an. Walau jumlah kampus masih sangat sedikit, dunia kampus kala itu, tidak hanya bermutu secara intelektual mahasiswa, tapi juga melahirkan mahasiswa bermutu dari sisi semangat bergerak dan berjuang. Mahasiswa yang ada bukanlah generasi mahasiswa yang berjuang karena azas manfaat dan pragmatis. Mahasiswa yang lahir era 60-an ialah generasi mahasiswa yang paham tuntutan masyarakat. Bergerak dalam pergerakan demi terpenuhnya hak-hak rakyat yang tertindas penguasa tirani. Berjuang dengan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.
Perlu diingat, walau mereka aktif dalam dunia pergerakan mahasiswa, dalam perkuliahan mereka benar-benar mendapatkan ilmu sesuai bidangnya. Namun, ilmu yang dipelajari tersebut bukan hanya ditujukan untuk mendapat nilai dan IPK besar. Sangat hebat dan kuat kondisi mahasiswa ‘tempoe doeloe’. Tapi sayang, mereka terbuai oleh rayuan parpol. Mereka termakan godaan jabatan dan harta. Jangankan membela Islam, rezim yang ada tampak berdarah dingin.
Sekitar tahun 80-an. Setelah puluhan tahun Indonesia merdeka, aktivitas politik dalam negeri dibungkam habis oleh rezim. Tak terkecuali mahasiswa. Gejolak semangat mahasiswa terpenjara oleh aturan dan kebijakan penguasa. Alhasil, gerakan underground dipilih mahasiswa sebagai jalan terakhir merentas perubahan. Akhirnya, perjuangan meraih hak-hak kebebasan mencapai puncaknya pada tahun 1998. Rezim kedua yang berumur 30 tahun berhasil ditumbangkan oleh ‘mahasiswa’. Namun, tuntutan mahasiswa untuk mengubah negeri ini menjadi mimpi di siang bolong. Meskipun aktivis saat itu tergolong berasal dari gerakan Islam justru perjuangan yang mereka lakukan masih kabur dan tidak berani. Sistem yang dipakai tetaplah sistem buatan manusia. Ideologi kapitalisme. Hasilnya, semangat reformasi kembali ditunggangi politikus pragmatis, kapitalis dan narsis.
Kini, dunia mahasiswa juga dipenuhi realita yang buruk sekali. Mahasiswa yang sebenarnya kritis dipaksa ‘tidur’. Mahasiswa yang tahu betul dengan kebobrokan rezim dan sistem negeri ini dipenjarakan dengan berbagai kebijakan. Mahasiswa yang paham bahwa Islam satu-satunya ideologi yang wajib diadopsi negara justru diopinikan dengan label-label negatif. Intinya, segala kebijakan dibuat agar kebebasan mahasiswa untuk ‘melawan’ lewat kendaraan organisasi-organisasi tertutup rapat. Semua ini dilakukan karena penguasa sadar bahwa semangat mahasiswa dapat membahayakan kelanggengan rezim dan sistem yang ada selama ini. Mahasiswa sekarang ‘dipaksa’ untuk menolak ajakan aksi koreksi atas kebijakan penguasa apalagi jika diajak untuk mengikuti kegiatan Islam, ‘dipaksa’ untuk tidak melek politik apalagi ngomong politik.
Maka, sangatlah tepat jika berdakwah menjadi satu-satunya pilihan. Yang dilakukan bukan untuk mengisi waktu kosong. Tapi dilakukan karena mengerti bahwa solusi terbaik menyelesaikan kondisi mahasiswa sekarang hanyalah dengan melakukan gerakan ‘dakwah kampus’ Mengapa harus diperbaiki? Sebab, posisi mahasiswa menjadi potensi terpendam dalam merespon setiap perkembangan yang berkaitan dengan kemaslahatan umat. Dalam kilasan sejarah, baik pada scope nasional, regional dan internasional urgensi dan daya dobrak yang luar biasa dari mahasiswa sudah menjadi bukti yang cukup membuat orang-orang yang meremehkan potensi mahasiswa akan berpikir beberapa kali sebelum melakukan tindakan konfrontasi dengan mereka. Segala perubahan hanya terjadi lewat tangan-tangan mahasiswa! Terlepas dari fakta sejarah diatas, setiap generasi menuntut peran yang berbeda dari mahasiswa. Setiap masa ada pejuang dan pemenangnya masing-masing. Setiap era dengan berbagai realitanya akan membagi kelompok mahasiswa, menjadi biasa atau mahasiswa luar biasa. Setiap zaman akan ada pembagian, menjadi pemain ataukah penonton. Menjadi aktivis dakwah kampus atau objek dakwah kampus? Sungguh, mereka adalah anak zaman yang senantiasa mampu menyesuaikan peran yang harus diembannya, bahkan peran yang sulit sekalipun. Wassalam!

Sumber : http://duniawebra-inspirasiku.blogspot.com/2011/11/kondisi-mahasiswa-antara-dahulu.html

Seperti inlah seharusnya kaum muda... berani turun ke jalan ketika terjadi ketidakbenaran..kritis dan selalu mengawasi p...
10/12/2011

Seperti inlah seharusnya kaum muda... berani turun ke jalan ketika terjadi ketidakbenaran..kritis dan selalu mengawasi perkembangan negeri, tidak menjadi kaum muda yang apatis bahkan hedonis..
Bangkitlahh kaum muda...!!! Robohkan para penguasa dzalim...!!!
YAKUSA...!!!

Belajarlah MENDENGARKAN. Dengarlah dan belajarlah dari pengalaman orang lain. Bukalah mata dan hati Anda untuk mengerti,...
15/11/2011

Belajarlah MENDENGARKAN. Dengarlah dan belajarlah dari pengalaman orang lain. Bukalah mata dan hati Anda untuk mengerti, mendengarkan, dan mempertanyakan semua pikiran dan paradigma Anda. Sayang, banyak orang yang mendengarkan semata-mata untuk memperkuat pendapat mereka sendiri, bukannya untuk mendapatkan sesuatu yang baru yang mungkin bertentangan dengan pendapat mereka sebelumnya. Orang yang seperti ini masih tertidur dan belum sepenuhnya bangun.

26/10/2011
Selamat dan Sukses atas terselenggaranya LK1 (Basic Training) di Komisariat Persiapan STAIR Bagan Batu, 21-25 Zulqa'idah...
24/10/2011

Selamat dan Sukses atas terselenggaranya LK1 (Basic Training) di Komisariat Persiapan STAIR Bagan Batu, 21-25 Zulqa'idah 1432 H/19-23 okt 2011 M..
Selamat datang para kader yang baru bergabung.. teruslah berjuang bersama HMI..menjadi kader umat dan kader Bangsa.. YAKUSA...

19/10/2011

Buat rekan2 HMI.. malam ini ada acara pembukaan LK 1 (Basic Training) Komisariat Pers. STAI Rokan... Di tunggu kehadirannya... Yakusa

17/10/2011

Bursah Minta HMI Jadi Motor Penggerak

Address

Dumai

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DUMAI INSAN CITA INSTITUTE posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share