Kajian fiqih, Akhlak, santri millenial

Kajian fiqih, Akhlak, santri millenial Mengkaji hukum² kehidupan sehari-hari

27/02/2020

*Si te'long berwudhu di sumur yang berbau (banger)*

*Apakah suci, air yang digunakan wudlu dari air sumur yang berbau (banger)? Sebab sumur jarang dipakai dan letaknya dekat kakus atau WC sementara sumur dalam keadaan ditutup.*...???

*Jawaban*

Air sumur tersebut sebaiknya diperiksakan dahulu ke laboratorium. Jika ternyata air sumur tersebut tidak tercemar oleh kakus atau WC yang ada didekatnya, dan bau tidak enak dari air sumur tersebut hanya karena jarang atau lama tidak dipakai, maka hukumnya tetap suci dan mensucikan dan dapat dipakai untuk berwudlu.

*Referensi*
Kitab Nihayatuz Zain halaman 14:

فَلاَ يَضُرُّ الْمَاءَ تَغْيِيْرُهُ بِطُوْلِ الْمُكْثِ وَلاَ بِالْمُجَاوِرِ الطَّاهِرِ وَلَوْ كَانَ التّغْيِيْرُ كَثِيْرًا.

والله اعلم.

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/Ljg14gTXhQc2kbyJqO6d9c.
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

27/02/2020

*sebut aja nama Si te'long(nama samaran) adalah seorang laki² yang anak haram, bolehkah ia menjadi imam sholat???*

*Jawaban*

belum dijumpai hukum keharaman anak zina menjadi imam dalam shalat berjama'ah. Yang ada hanyalah hukum "khilaful awla" (hukum di bawah makruh),

sebagaimana tersebut dalam kitab fiqih:
Dan dari pekerjaannya menjadi imam shalat adalah khilaful awla, yaitu imamah dari anak zina dan anak mula'anah.

Dan kitab fiqih lainnya:
Dan dimakruhkan apabila orang yang tidak diketahui bapaknya dijadikan imam, karena imamah itu adalah tempat keutamaan. Sedangkan orang-orang yang shalat di belakangnya hukumnya sah.

*Referensi*
1.kitab Tuhfatut Thullaab halaman 29
وَمِنْ إِمَامَتِهِ خِلاَفُ الأَوْلَى وَهُوَ وَلَدُ الزِّنَا وَوَلَدُ الْمُلاَعَنَةِ .
kitab Al-Umm juz 1 halaman 193
وَأُكْرِهَ أَنْ يُنْصَبَ مَنْ لاَ يُعْرَفُ أَبُوْهُ إِمَامًا لأَنَّ الإِمَامَةَ مَوْضِعُ فَضْلٍ وَتَجْزِئُ مَنْ صَلَّى خَلْفَهُ صَلاَتُهُمْ .

والله اعلم.

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/KMpCzlSGWOYKtDDtj1bqet
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

27/02/2020

*Si te'long adalah seorang laki² yang menjadi khatib ketika sholat jum'at dan ia sering menghujat atau menjelek²an seseorang.*

*Bagaimanakah hukumnya..??*

*Jawaban*

Hukum dari shalat Jum'at jika khutbah yang disampaikan oleh khotib berisi hal-hal yang kurang baik, misalnya menghujat atau menjelek-jelekkan seseorang, adalah tidak sah; sebab salah satu dari rukum khuthbah adalah memberi wasiat untuk berbuat taqwa, sedang khutbah itu adalah salah satu dari fardlu Jum'at, sehingga sholat Jum'at tidak sah tanpa khutbah. Jadi apabila kita melakukan sholat Jum'at, kemudian kita ketahui bahwa khotib dalam khutbahnya menghujat atau menjelek-jelekkan orang lain, maka setelah sholat Jum'at tersebut selesai, kita harus mengulang dengan melakukan sholat dhuhur (sholat mu'adah)

*Referensi*
Kifayatul Akhyar juz 1 halaman 149:

وَلِلْخُطْبَةِ خَمْسَةُ أَرْكَانٍ … الثَّالِثُ الْوَصِيَّةٌ بِتَقْوَى اللهِ تَعَالَى.

والله اعلم.

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/D49q4kR30oI3rxcEhT1UrO
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

27/02/2020

Si te'long adalah seorang laki² sukses dan di suatu hari ketika ia bersama teman² nya di sebuah warung.

*Si te'long sedang makan di warung dan teman² nya kemudian ada pengamen mendatanginya; karena malu dengan teman² di sampingnya, kemudian pengamen diberi uang. Pemberian uang yang karena motif ‘malu’* ..
*Bagaimanakah hukumnya..??*

*Jawaban*
Hukum menerima pemberian dengan motif demikian disamakan dengan hukum ghashab. Konsekuensinya, selain dinilai sebagai pelanggaran, semua transaksi yang timbul berikutnya dengan menggunakan harta tersebut tidak sah dan tidak halal sampai peminta tersebut mengembalikan uang atau harta yang ia minta.

Dan orang yang mengambil harta orang lain dengan motif malu, mempunyai hukum sama dengan orang yang ghashab

*Referensi*
Tuhfatul Muhtaj,
juz 6, halaman 3).

وَآخِذُ مَالِ غَيْرِهِ بِالْحَيَاءِ لَهُ حُكْمُ الْغَاصِبِ

والله اعلم.

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/KMpCzlSGWOYKtDDtj1bqet.
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

26/02/2020

Si te'long mempunyai teman namanya si fulan, dan si fulan ini adalah seorang pezina dan ia ingin bertaubat ,

Apakah dosanya bisa diampuni...???

*Jawaban*
Zina adalah perbuatan keji yang dapat merusak banyak hal.

Pelaku zina dan orang yang melakukan maksiat lainnya disunahkan menutupi aib dirinya.
Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang melakukan perbuatan keji, hendaklah menutupi (aib) dirinya dengan tutupan Allah SWT. Sedangkan orang yang menampakkan ‘muka’-nya di hadapan kami, niscaya kami akan menegakkan hudud baginya,’ HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi dengan sanad yang baik.
Ia juga disunahkan untuk bertobat atas dosanya kepada Allah. Allah akan menerima pertoba tannya bila mengikhlaskan niatnya,”

Keterangan ini jelas menyebutkan bahwa Allah SWT akan menerima pertobatan seseorang atas perbuatan zina. Sedangkan pengakuan atas perbuatan zina di depan umum merupakan tindakan yang menyalahi anjuran. Pasalnya, agama justru menganjurkan pelaku zina untuk merahasiakannya.

Adapun menceritakan perbuatan zina kepada orang lain adalah perbuatan haram karena hal ini merupakan tindakan tercela dan suatu saat dapat mendatangkan mafsadat

*Referensi*

1.Hasyiyatul Baijuri
juz II, halaman 430).

يُسَنُّ لِلزَّانِي وَلكُلِّ مَنْ ارْتَكَبَ مَعْصِيَةً أَنْ يَسْتُرَ عَلَى نَفْسِهِ: مَنْ أَتَى مِنْ هَذِهِ الْقَاذُورَاتِ شَيْأً فَلْيَسْتَتِرْ بِسِتْرِ اللَّهِ تَعَالَى، فَإِنَّ مَنْ أَبْدَى لَنَا صَفْحَتَهُ أَقَمْنَا عَلَيْهِ الْحَدَّ رواه الْحَاكِمُ وَالْبَيْهَقِيُّ بِإِسْنَادٍ جَيِّدٍ. ويَتُوبَ بَيْنَه وبَيْنَ اللهِ تعالى فإِنَّ اللهَ يُقْبِلُ تَوْبَتَه إِذَا أَخْلَصَ نِيَّتَه

2.Mughnil Muhtaj
juz IV, halaman 195).

فإظهارها ليحد أو يعزر خلاف المستحب ، وأما التحدث بها تفكها فحرام قطعا للأخبار الصحيحة فيه

والله اعلم.
*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/KMpCzlSGWOYKtDDtj1bqet
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak;*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

25/02/2020

*Si te'long adalah seorang laki² yang lagi puasa ,tapi ketika ia puasa ia tidur seharian.*

*Bagaimanakah hukum puasanya..??*

*Jawaban*

Menurut pendapat yang shahih, tidur yang mengabiskan waktu sehari penuh itu tidak masalah secara syara’ karena ia tetap dinilai pihak yang kena khithab syara’. Lagi p**a orang tidur itu akan terjaga bila dibangunkan. Karenanya, ia wajib mengqadha’ sembahyang yang luput sebab tidur, bukan luput sebab pingsan.

*Referensi*
Nihayatul Muhtaj
Syekh romli:
و لا يضر النوم المستغرق للنهار على الصحيح لبقاء أهلية الخطاب معه إذ النائم يتنبه إذا نبه،ولهذا يجب قضاء الصلاة الفائتة بالنوم دون الفائتة بالإغماء

والله اعلم

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/KMpCzlSGWOYKtDDtj1bqet
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

25/02/2020

*Si te'long bergosok gigi setelah dzuhur ketika sedang puasa,*
Bagaimanakah hukum puasanya..?

*Jawaban*
Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah zhuhur,”

Kenapa bersiwak atau berkumur termasuk makruh. Karena pembersi han mulut di saat puasa merupakan tindakan menyalahi yang utama. Utamanya adalah mendiamkan mulut dan aromanya yang kurang sedap apa adanya. Aroma ini yang lebih dis**ai Allah di hari Kiamat kelak

Bagi orang berpuasa, makruh bersiwak setelah zhuhur berdasarkan hadits, ‘Perubahan aroma mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah pada hari Kiamat daripada wangi minyak misik,’”

*Referensi*
Nihayatuz Zein fi Irsyadil Mubtadi’in,

ومكروهات الصوم ثلاثة عشر: أن يستاك بعد الزوال

Is‘adur Rafiq wa Bughyatut Tashdiq

ويكره السواك بعد الزوال للصائم لخبر "لخلوف" أي لتغير "فم الصائم يوم القيامة أطيب عند الله من رائحة المسك".

والله اعلم.

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/D49q4kR30oI3rxcEhT1UrO.
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/608593646660891/?app=fbl

24/02/2020

*Si te'long adalah seorang wanita yang punya darah istihadoh,padahal ia ingin puasa..*

*Bagaimanakah hukumnya ia puasa...??*

*Jawaban*

Ia tetap diwajibkan puasa dan shalat,
Istihadhah adalah hadats yang permanen seperti orang beser, maka ia tidak mencegah puasa dan shalat. Maka mustahadhah (diwajibkan) memba suh vaginanya dan membalutnya. Ia (wajib) berwudhu pada waktu shalat, ia (wajib) segera melaksanakan shalat.
Bila mengakhir kannya karena kemaslahatan shalat, seperti menutup (aurat), menanti jamaah, maka tidak bermasalah. Bila bukan karena demikian, maka bermasalah menurut pendapat al-shahih. Wajib berwudhu untuk setiap fardlu, demikian p**a memperbarui balutan menurut pendapat al-Ashah,”



*Referensi*
Minhaj al-Thalibin, juz 1, hal. 19).

وَالِاسْتِحَاضَةُ حَدَثٌ دَائِمٌ كَسَلَسٍ فَلَا تَمْنَعُ الصَّوْمَ وَالصَّلَاةَ، فَتَغْسِلُ الْمُسْتَحَاضَةُ فَرْجَهَا وَتَعْصِبُهُ، وَتَتَوَضَّأُ وَقْتَ الصَّلَاةِ، وَتُبَادِرُ بِهَا فَلَوْ أَخَّرَتْ لِمَصْلَحَةِ الصَّلَاةِ كَسَتْرٍ وَانْتِظَارِ جَمَاعَةٍ لَمْ يَضُرَّ، وَإِلَّا فَيَضُرُّ عَلَى الصَّحِيحِ. وَيَجِبُ الْوُضُوءُ لِكُلِّ فَرْضٍ، وَكَذَا تَجْدِيدُ الْعِصَابَةِ فِي الْأَصَحِّ

والله اعلم.

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/D49q4kR30oI3rxcEhT1UrO
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

24/02/2020

Si te'long adalah seorang wanita yang sedang puasa.
Tapi Pas perteng ahan hari si te'long kedatangan darah haidnya.

*Bagaimanakah hukum puasanya..???*

*Jawaban*
tidak sah secara mutlak baik puasa Ramadan atau puasa lainnya dari wanita haid dan wanita nifas walau hanya setetes darah yang dikeluarkan pada siang hari, karena syarat puasa adalah bebas dari keduanya. Dan haram melakukan 'imsak' dengan niat puasa dan wajib mengqodlonya dilain hari

Tidak sah puasanya wanita haid dan nifas dan tidak wajib bagi mereka dan haram bagi mereka dan wajib mengqadla'nya, dan semua itu telah disepakati. Jika ia imsak dengan tanpa niat puasa maka tidak berdosa karena dosa itu jika ia meniatkannya meskipun puasanya tidak sah.

*Referensi*
Al-Majmu'

لا يصح صوم الحائض والنفساء ولا يجب عليهما ويحرم عليهما ويجب قضاؤه وهذا كله مجمع عليه ولو أمسكت لا بنية الصوم لم تأثم وإنما تأثم إذا نوته وإن كان لا ينعقد وقد ذكر المصنف هنا وفى باب الحيض دلائل هذا كله مع ما ضممته هناك إليه [ المجموع - (ج 6 / ص 257) ]..

والله اعلم

*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/KMpCzlSGWOYKtDDtj1bqet.
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

24/02/2020

*Si te'long menangis di siang hari,pada hal ia dlm keadaan puasa,*
*Bagaimanakah hukum puasa nya...??*



*Jawaban*
Menangis ternyata tidak membatalkan puasa.

Hal tersebut juga ditegaskan dalam kitab Rawdah at-Thalibin.
Cabang permasalahan. Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik ditemukan dalam tenggorokannya dari celak tersebut suatu rasa atau tidak. Sebab mata tidak termasuk jauf (bagian dalam) dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan”

*Referensi*
Rawdah at-Thalibin, Juz 3, Hal. 222).

فرع لا بأس بالاكتحال للصائم، سواء وجد في حلقه منه طعما، أم لا، لان العين ليست بجوف، ولا منفذ منها إلى الحلق

والله اعلم.
*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/Ljg14gTXhQc2kbyJqO6d9c.
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

24/02/2020

*Si te'long sangat s**a minum kopi.*

*Bagaimanakah hukumnya minum kopi..???*

*Jawaban*
banyak ulama yang berfatwa mengenai hukum kebolehan meminum kopi seperti Syidi Syeh Zakariya Al anshori, Syidi Syeh Abdurrohman Bin Ziyad , Syidi Syeh Zarruq Al Maliki Al Maghribi, Syidi Syeh Abu Bakr bin Salim Attarimi, dan Syidi Syeh Abdulloh Al Haddad. Nama-nama yang telah disebut di atas merupakan tokoh tokoh besar sufi. Tidak hanya berfatwa bahkan banyak juga ulama yang telah mengarang kitab yang isinya membahas Khusus mengenai hukum kopi dan faidah Meminum kopi

Pasti kita penasaran kenapa para ulama bahkan para sufi mengistimewakan kopi? Coba kita lihat komentar Al Imam Ibnu Hajar Al Haitami ;
"Lalu ketahuilah duhai hati yang gelisah bahwa kopi ini telah dijadikan oleh Ahli shofwah (orang orang yang bersih hatinya) sebagai pengun dang akan datang nya cahaya dan rahasia Tuhan, penghapus kesusa han.
Para ulama berbeda pendapat akan kehalalannya, namun alhasil yang diunggulkan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Syarhul Ubab setelah penjelasan bahwa asal usul kopi di awal abad kesepuluh hijriyah memandang dari Qoidah 'bagi perantara menjadi hukum tujuannya' maka selama kopi ini dimasak untuk kebaikan maka mendapat kebaikan nya begitu juga sebaliknya, maka fahami asalnya."

Imam Ahmad Assubki juga berkata ;

Kopi manfaatnya yaitu kira-kira untuk membuat semangat ibadah dan pekerjaan penting juga menghancurkan makanan, agar tidak masuk angin dan menghilangkan dahak yang banyak."

*Referensi*

1. ثم اعلم ايها القلب المكروب أن هذه القهوه قد جعلها اهل الصفاء مجلبة للأسرار مذهبة للأكدار وقد اختلف في حلها اولا وحاصل ما رجحه ابن حجر في شرح العباب بعد ان ذكر أنها حدثت في اول قرن العاشر . ان للوسائل حكم المقاصد ،فمهما طبخت للخير كانت منه وبالعكس فافهم الأصل

2.قال احمد بن علي السبكى ; واما منافعها يعني القهوه تقريبا ... فالنشاط للعبادة والأشغال المهمة وهضم الطعام وتحليل الرياح والقولنج والبلغم كثيرا

والله اعلم.
*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*

24/02/2020

Si te'long dan si fulan adalah pasangan suami istri , ketika si fulan melahirkan, si te'long pun mengubur ari-ari nya si bayi,

*Bagaimanakah hukumnya mengubur/menanam ari-ari bayi..???*

*Jawaban*
Dan disunnahkan mengubur anggota badan yang terpisah dari orang yang masih hidup dan tidak akan segera mati, atau dari orang yang masih diragukan kematiannya, seperti tangan pencuri, kuku, rambut, ‘alaqah (gumpalan darah), dan darah akibat goresan, demi menghormati orangnya”.

*Referensi*
Nihayatul Muhtaj

وَيُسَنُّ دَفْنُ مَا انْفَصَلَ مِنْ حَيٍّ لَمْ يَمُتْ حَالاًّ أَوْ مِمَّنْ شَكَّ فِي مَوْتِهِ كَيَدِ سَارِقٍ وَظُفْرٍ وَشَعْرٍ وَعَلَقَةٍ ، وَدَمِ نَحْوِ فَصْدٍ إكْرَامًا لِصَاحِبِهَا.

والله اعلم.
*Ikuti tautan grup WhatsApp saya fiqih akhlak:*
https://chat.whatsapp.com/KMpCzlSGWOYKtDDtj1bqet.
*Ikuti tautan grup facebook saya fiqih akhlak:*
https://www.facebook.com/groups/580553786131544/permalink/580579736128949/?app=fbl

Address

Jakarta

Telephone

+81381796440

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kajian fiqih, Akhlak, santri millenial posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share