Maling Identitas Mulyono

Maling Identitas Mulyono MENGUNGKAP KEPALSUAN JOKOWI

Oh ini, sesat !*MENGERIKAN...YAA SANGAT.MENGERIKAN...TELAH TERJADI.BARTER KASUS PENGAKUAN KEPALA DINAS KEHUTANAN NTB MEN...
27/05/2025

Oh ini, sesat !

*MENGERIKAN...YAA SANGAT.MENGERIKAN...TELAH TERJADI.BARTER KASUS PENGAKUAN KEPALA DINAS KEHUTANAN NTB MENGAKU KAWAN KULIAH/KENAL JOKOWI YG KULIAH DI UGM TERNYATA TERLIBAT KASUS KORUPSI,BEGITU MENGELUARKAN STATEMEN.YG MEMBELA JOKOWI.LANGSUNG KASUSNYA SP3.GILA..GILA...GILA*

*SHARE BER ULANG ULANG AGAR SELURUH ANAK BANGSA TAHU BAHWA SUMBER KEKACAUAN DIREPUBLIK INI ADALAH JOKOWI BESERTA KEKUARGANYA DAN.PARA PENGHIANAT BANGSA*

😂 Mana nih para ternak mulyono alias Joko Widodo Yg dulunya kalian pilih saat pilpres, kalian puja puji...Nah rasakan, h...
27/05/2025

😂 Mana nih para ternak mulyono alias Joko Widodo Yg dulunya kalian pilih saat pilpres, kalian puja puji...

Nah rasakan, harta kalian di jarah, kalian di miskin kan, kalian di tipu oleh nya.

Ekonomi amburadul, dan hutang di tanggung rakyat.

😂 Mana suara mu yg dulu nya lantang membela jokowi.



UGM Diduga Ubah Data Sejarah Dekan, Channel YouTube Topi Merah Tunjukkan Bukti atas Pernyataan Roy SuryoYogyakarta – Dug...
26/05/2025

UGM Diduga Ubah Data Sejarah Dekan, Channel YouTube Topi Merah Tunjukkan Bukti atas Pernyataan Roy Suryo

Yogyakarta – Dugaan perubahan data sejarah di laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, channel YouTube Topi Merah mengungkap bukti-bukti digital yang memperkuat pernyataan Roy Suryo mengenai adanya perubahan nama dekan Fakultas Kehutanan UGM yang berkaitan dengan polemik ijazah mantan Presiden Joko Widodo.

Dalam video berjudul "UGM Mengubah Sejarah? Saya Tunjukkan Bukti Baru yang Diungkap Roy Suryo!", Topi Merah memaparkan secara terperinci bagaimana laman UGM sebelumnya mencantumkan Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro sebagai dekan hingga tahun 1988. Namun, data tersebut kemudian diralat dan disisipkan nama Prof. Dr. Sunardi Prawiratmojo – nama yang sama dengan yang tercantum di ijazah mantan Presiden Jokowi.

Topi Merah menunjukkan bahwa perubahan ini dilakukan pada rentang waktu antara 10 hingga 21 Oktober 2022, merujuk pada jejak digital yang disimpan melalui layanan Wayback Machine. Waktu perubahan itu bertepatan dengan diajukannya gugatan hukum oleh Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait keabsahan ijazah Jokowi.

Menariknya, Topi Merah juga menemukan bahwa pembaruan versi bahasa Inggris dari laman UGM tidak dilakukan secara bersamaan. Ralat redaksi baru muncul pada 21 Juni 2024, menunjukkan adanya selisih hampir dua tahun dibanding versi bahasa Indonesia.

Temuan ini disebut Topi Merah sebagai bukti kuat yang mendukung pernyataan Roy Suryo, yang sebelumnya menuding UGM telah "mengubah sejarah" demi menyesuaikan data dengan ijazah mantan Presiden.

"UGM harus menjelaskan hal ini secara ilmiah dan transparan. Jangan sampai kampus besar seperti UGM kehilangan integritas akademiknya hanya karena satu nama," ujar Topi Merah dalam video tersebut.

Ia pun menegaskan kembali pentingnya jejak digital sebagai bukti tak terbantahkan di era informasi seperti saat ini, seraya menyerukan UGM untuk bersikap terb

BEM UGM Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Rektornya. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Ma...
26/05/2025

BEM UGM Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Rektornya.

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) menyatakan mosi tidak percaya kepada rektornya sendiri, Ova Emilia. Sikap tersebut diambil karena para mahasiswa malu melihat "Kampus Kerakyatan" hanyalah slogan.

"Mosi tidak percaya ke rektor ini kami layangkan karena kekecewaan kami yang mendalam, betapa Kampus Kerakyatan ternyata hanya slogan. Mengingat 27 Mei merupakan hari ketika Rektor dilantik sejak 2022, mosi tidak percaya ini sekaligus hadiah peringatan 3 tahun Rektor menjabat. ujar Tiyo saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (24/5/2025) malam.

semua orang pengikut

Kompas.com - Berita Indonesia dan Dunia Terkini Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif, Bola

GEMPAR!!! JANGANKAN IJAZAH, JOKOWI TERNYATA TAK TERDAFTAR LOLOS SELEKSI DI UGMTiap hari ada saja bukti kebohongan Jokowi...
26/05/2025

GEMPAR!!! JANGANKAN IJAZAH, JOKOWI TERNYATA TAK TERDAFTAR LOLOS SELEKSI DI UGM

Tiap hari ada saja bukti kebohongan Jokowi yang terungkap. Kali ini netizen membongkar data baru. Ternyata tidak ada nama Joko Widodo dalam daftar hasil seleksi penerimaan mahasiswa fakultas UGM angkatan 1980.

Logikanya, kalau tidak lolos seleksi, berarti Jokowi tidak pernah kuliah di UGM, d**g! Bagaimana bisa lulus dan dapat ijazah, kalau terdaftar sebagai mahasiswa saja tidak?!

Jika data ini valid, gila. Benar² gila!!!

https://www.youtube.com/live/V9b5o-F3CUQ?si=2X8Ae_M_Jda_W3Oo

Pengamat politik sekaligus pendiri SETARA Institute, Rocky Gerung, menilai, kini polemik ijazah Mantan Presiden RI Joko ...
26/05/2025

Pengamat politik sekaligus pendiri SETARA Institute, Rocky Gerung, menilai, kini polemik ijazah Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bergeser tak lagi sekadar pembuktian hukum.

Akan tetapi, menurut Rocky, polemik ijazah tersebut sekarang bergeser menjadi pembohongan publik.

Mulanya, Rocky menyebut yang jadi masalah tidak hanya soal dokumen ijazah yang asli atau palsu, tetapi juga apakah proses kepemilikannya sah dan legal.

Selanjutnya, ia menyinggung soal dugaan kebohongan yang pernah dilontarkan oleh ayah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka itu.

"Ya, yang diingat orang adalah Presiden Jokowi itu pembohong dan dia dinobatkan oleh media asing sebagai King of Inconsistency gitu. Atau raja tipu, kira-kira begitu yang diolok-olokkan pada beliau," kata Rocky.

"Dan itu memang ada faktanya. Bahwa Pak Jokowi dari awal sudah berbohong soal Esemka, sudah berbohong soal ekonomi akan tumbuh 10 persen."

Rocky Gerung menyebut polemik ijazah ini bisa menambah panjang daftar dugaan kebohongan yang pernah dilontarkan Jokowi.

Meski sudah diselidiki di Bareskrim Polri, menurut Rocky, masih ada publik yang tetap ragu akan keabsahan ijazah Jokowi.

Sebab, ia menilai Jokowi masih memiliki pengaruh di tubuh kepolisian

"Tetapi fakta-fakta itu akhirnya jadi sesuatu yang menambah kecurigaan publik bahwa jangan-jangan soal ijazah itu juga ada tambahan kebohongan tuh," ujar Rocky.

"Lalu tiba-tiba dibawa ke Bareskrim. Oke, kita percaya bahwa Bareskrim tentu punya sistem, tetapi publik tidak bisa diyakinkan oleh sistem itu."

"Kenapa? Karena watak presiden itu dasarnya tuh, dan tentu masih ada yang menyambungkan analisisnya bahwa Pak Jokowi masih punya sphere of influence, medan wilayah pengaruh ke dalam kepolisian," tuturnya.

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Pravitri Retno W

BAMBANG TRI, wartawan pembuka fakta ijazah Jokowi palsu telah terkubur. Tapi kebenaran fakta yang ia ungkap tetap hidup....
26/05/2025

BAMBANG TRI, wartawan pembuka fakta ijazah Jokowi palsu telah terkubur. Tapi kebenaran fakta yang ia ungkap tetap hidup. Bambang Tri orang yang sedarhana, interaksinya mudah dan tegas serta jujur. Sementara lawannya sang Presiden, pendusta yang ribet dan ber belit-belit.

Bambang Tri adalah si pengungkap fakta ijazah palsu sang Presiden Joko Widodo dengan se abrak bukti bukti akurat. Sekarang si pengungkap fakta itu telah tewas. Tentang tewasnya beliau tidak ada penjelasan, hanya Yang Maha Pencipta yang Maha Mengetahui.

Konsekwensi dari pengungkapan fakta itu, Bambang Tri pernah menerima siksaan, interogasi dan persidangan Hitam, 3 tahun mendekam di penjara. Tidak hanya itu, keluarganya di intimidasi serta dihancurkan oleh orang orang terlatih berseragam cokelat.

Kematian Bambang Tri tidak mengubur kasus ijazah palsu mantan Presiden. Namun menjadi siksaan yang sangat berat dan pedih walau tidak berdarah, bagi Jokowi. Begitulah bahwa kebohongan itu tidak pernah menang, karena kebenaran tetap mencari jalan dengan caranya sendiri.

Perkataan Bambang Tri yang fenomenal : "Periksa ijazah Jokowi dari SMA sampai Sarjana, jika ternyata asli tembak kepala saya".

MEREKA YANG TAKUT AKAN FAKTA... PASTI SELALU BERUSAHA MENDISKREDITKAN PARA PENEMU FAKTA. Medan: 8 Mai 2025.



Penampakan Perbedaan Ijazah Fakultas Kehutanan UGM nomor 1120, dengan 1117 dan 1115*Mei 21, 2025Perbedaan penampakan ija...
26/05/2025

Penampakan Perbedaan Ijazah Fakultas Kehutanan UGM nomor 1120, dengan 1117 dan 1115*
Mei 21, 2025

Perbedaan penampakan ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sangat jelas.

Hal itu terlihat ketika ijazah yang dikeluarkan tanggal 5 November 1985, dengan nomor seri 1120, 1117 dan 1115 disandingkan.

Pembahasan di kanal YouTube Refly Harun itu di tengah ramainya isu ijazah Jokowi yang disebut Roy Suryo dan Rismon Sianipar dari UGM adalah ijazah palsu.

Pencocokan itu dilakukan oleh seorang tamu di Podcast Refly Harun, yang mengaku Insinyur Elektro.

“Kalau visual komparasi, orang awam yang buta huruf pun memahami,” kata sumber tersebut.

Ketika, ijazah itu disandingkan, tampak jelas perbedaan huruf A pada tulisan Sarjana.

Pada tulisan tersebut tidak hanya itu huru A, tapi huruf N lain.

“Satu baris tulisan saja, Sarjana Kehutanan, bisa ada 10 perbedaan,” kata sumber tersebut.

Pihaknya membandingkan tiga ijazah pada tahun 2021. Ijazah pada 5 November 1985.

Kemudian, pada tahun 2025 ia mendapatkan ijazah lebih baru, sudah berwarna. Pada Minggu lalu, dia mendapat ijazah nomor 1115.

“Nomor 1120, tahun 2021 saya dapat hitam putih, sekarang sudah dapat yang berwarna.

“Ketajaman gambar berbeda. Kalau pakai alat software, daun berbeda, kelopak berbeda. Tulisan Gadjah Mada di lingkaran Logo berbeda,” terangnya.

Sementara itu, pihak UGM menegaskan bahwa Joko Widodo merupakan alumninya.

Mantan Presiden RI ke-7 itu lulus sarjana Fakultas Kehutanan. Penegasan itu pernah disampaikan Rektor Ova Emilia.

Kemudian terbaru, pada 2025 lewat Dekanat Fakultas Kehutanan.

Sumber: suaramerdeka

Kuncinya ada di Hari Mulyono asli alumni UGM dan kebetulan dia Ipar Jokowikalian tidak akan menemukan data atau foto yan...
26/05/2025

Kuncinya ada di Hari Mulyono asli alumni UGM dan kebetulan dia Ipar Jokowi
kalian tidak akan menemukan data atau foto yang memperlihatkan bahwa Jokowi dan mulyono dalam waktu yang bersamaan.
Tidak banyak informasi yang bisa di dapatkan kalo kalian mencari data tentang hari mulyono.
Kenapa nama mulyono di akui oleh jokowi sebagai nama panggilan waktu kecil agar penyamaran memakai identitas hari mulyono bisa sempurna.
Ingat tidak ada kebohongan yang sempurna suatu pasti tetap akan terungkap.

Tentang Ijazah palsuuu Jokowi.

1. Jokowi dan Hari Mulyono katanya sama-sama kuliah di UGM dan angkatan di fakultas kehutanan.

2. foto wisuda dan foto lainnya hanya menampilkan foto wisuda yang di duga kuat itu adalah fotonya hari mulyono.

3. foto wisuda yang beredar di media sosial waktu wisuda dan di dampingi oleh istrinya idayati yang sekarang jadi istrinya Anwar Usman.

4. Buku album wisuda jelas bahwa alamat dan sekolah SMA 6 Yogyakarta.

5. Tidak pernah ada foto bersamaan antara hari mulyono dan Jokowi baik waktu kuliah kerja bersama di Aceh maupun foto waktu menikah nya.

6. ketika di cari maka kalian tidak akan menemukan banyak informasi tentang hari mulyono.

7. kunci kebohongan Tentang Ijazah palsuuu ada di hari mulyono maupun idayati.

8. dugaan kuat bahwa Ijazah yang di pakai oleh Jokowi adalah Ijazah dan semua aktivitas hari mulyono.

Beda wajah jokowi dan Hari Mulyono

Address

Jakarta
Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Maling Identitas Mulyono posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share