01/06/2026
Re-SHARE
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengembangkan Smart Hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) untuk budi daya sayuran di wilayah pesisir.
Inovasi pertanian vertikal otomatis tersebut dirancang sebagai solusi atas keterbatasan lahan yang gersang dan berpasir, sehingga masyarakat dapat menanam serta memperoleh sayuran segar secara mandiri dari pekarangan rumah.
Ketua Tim Smart Bajo, Rizky, mengatakan sistem IoT memungkinkan proses penyiraman dan pemberian nutrisi dilakukan secara otomatis melalui sensor pintar.
Dengan teknologi tersebut, warga dapat merawat tanaman lebih mudah meski tinggal di kawasan pesisir dan permukiman di atas perairan.
Menurutnya, Smart Hidroponik diproyeksikan mampu mengatasi kendala geografis yang selama ini dihadapi masyarakat binaan Tim Smart Bajo Mahasiswa Teknik Informatika UHO.
Warga pesisir Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, memiliki akses melimpah terhadap sumber protein laut.
Namun, kebutuhan gizi mikro yang berasal dari sayuran masih sulit dipenuhi karena harus didatangkan dari luar daerah dengan biaya relatif tinggi.
Sehingga, edukasi mengenai pola makan sehat tidak akan berjalan optimal apabila masyarakat masih mengalami kesulitan memperoleh bahan pangan bergizi.