Hilman Al Faqih Harai

Hilman Al Faqih Harai alfarisi

Kenapa para Pahlawan Pesantren tidak di kenang dalam Buku Sejarah, padahal pada saat itu yang menjadi garda terdepan dan...
13/02/2021

Kenapa para Pahlawan Pesantren tidak di kenang dalam Buku Sejarah, padahal pada saat itu yang menjadi garda terdepan dan yang memimpin langsung terjadinya perang melawan Belanda dalam penjajahan Negara Indonesia yaitu para Kyai-Kyai dari Pesantren, dan pada saat itu Negara Indonesia belum mempunyai Tentara dan TNI, Tapi Kenapa dalam Buku Sejarah Pahlawan Kyai tidak di kenang dalam Sejarah(Buku) ??

Panen musim .... Eh Salah
06/06/2020

Panen musim ....
Eh Salah

Selamat tinggal tarawih d 2019..
03/06/2019

Selamat tinggal tarawih d 2019..

Selamat tinggal tarawih 2019


Yukk bantu follow &

03/06/2019

28 DAWUH KH. MAIMOEN ZUBAIR

Berikut adalah sebagian dawuh Mbah Maimoen Zubair yang sempat saya kumpulkan sewaktu ngaji:

1. "Sampeyan sekolah model apapun, seng penting ojo ninggalno ngaji." (Anda sekolah yang bagaimanapun, terpenting jangan tinggalkan ngaji).

2. "Dzurriyatur Rasul kebanyakan tak terlihat, maka jangan menjelek-jelekkan orang Islam."

3. "Kulo gadah (punya) guru namine (namanya) KH. Abdullah bin Nuh. Beliau kalau mau mengajar harus muthalaah dahulu, padahal beliau sangat alim."

4. "Wong koq neng omah terus kaprahe ora sehat, mulane sekali-kali refreshing." (Umumnya orang yang kebanyakan di rumah itu tidak sehat, maka sesekali perlu refreshing).

5. "Kelompok yang menguasai dataran tinggi Golan maka akan menguasai dunia. Seperti yang terjadi saat ini, Yahudi sekarang yang menguasai dataran itu."

6. "Wong iku kudu duwe jiwa Nasionalis." (Orang itu harus punya jiwa Nasionalis).

7. "Jangan mengatakan negara Uni Soviet itu komunis. Pemerintahannya saja yang komunis. Karena dulu Uni Soviet itu terdiri dari banyak daerah seperti Uzbekistan, Turkmenistan, dll. yang mayoritas Muslim. Dan banyak ulama besar lahir di sana seperti Imam Bukhari, Imam Samarkandi, dll. Cuma Rusia yang non-Muslim."

8. "Setelah shalat Shubuh jangan tidur lagi, karena bisa menyebabkan faqir."

9. "Kalau kamu ditanya alamat oleh seseorang jawablah dengan alamat desamu, jangan kotamu dulu. Karena ulama-ulama itu bangga dengan desanya."

10. "Kiai iku kudu iso moco kitab kosongan." (Kiai itu harus bisa membaca kitab kuning gundul).

11. "Ora kudu pinter bercakap-cakap bahasa Arab. Seng kudu iku biso moco tulisan Arab lan paham." (Tidak harus pandai bercakap bahasa Arab. Yang harus adalah bisa membaca tulisan Arab dan paham).

12. "Syaikh Ihsan Jampes iku ngalim, iso ngarang kitab Sirajut Thalibin. Ngalime koyo ngono tapi ngomong-ngomong Arab gak patek lancar." (Syaikh Ihsan Dahlan Jampes Kediri itu alim, mampu mengarang kitab Siraj ath-Thalibin. Beliau yang begitu alimnya saja dalam percakapan bahasa Arab kurang begitu lancar).

13. "Wong wareg iku angel ngalime." (Orang yang kenyang itu sulit menjadi alim).

14. "Gusti Allah ojo mbok tuntun." (Allah Swt. jangan didikte).

15. "Wong seng apik iku wong seng ora berubah waktu seneng utowo susah." (Orang yang baik itu orang yang tidak berubah sewaktu s**a ataupun susah).

16. "Al-Quran keterangane kadang dibolan-baleni. Mulane wong koq bosen karo al-Quran berarti lemah imane." (Al-Quran keterangannya terkadang diulang-ulang. Maka, jika ada orang yang bosan terhadap al-Quran pertanda lemah imannya).

17. خير الامور وسط # حب التناهي غلط . "Yang terbaik dalam segala sesuatu adalah yang moderat (pertengahan) # Sedangkan s**a pada penghinaan adalah suatu kesalahan."

18. "Nek arep ngomong ojo waktu jengkel." (Kalau mau berbicara jangan di saat marah).

19. "Orang yang kamu ikuti itu kudu seng pinter agomo (harus yang pandai agama/seorang ulama).

20. "Kanjeng Nabi walaupun sebagian paman-pamane kafir lan mungsuhi (memusuhi), tetapi Beliau (Saw.) tetap bersilaturahim pada mereka."

21. "Kudu biso moco (harus bisa baca kitab) Fathul Mu'in lan Fathul Qarib."

22. "Biso parek karo Allah iku dengan bil ilmi wattaqwa." (Bisa dekat dengan Allah itu dengan ilmu dan ketakwaan).

23. "Ora do iso moco kitab koq arep gawe Khilafah." (Tidak bisa baca kitab kuning koq mau membuat/mendirikan Khilafah!).

24. "Ora usah sombong, seng kurikulum ben kurikulum, pancen wes wayahe. Seng penting Sampeyan ngaji." (Tidak usah sombong, yang memakai sistem kurikulum biarkan saja dipakai, memang sudah waktunya. Yang penting Anda ngaji).

25. "Wong-wong sholeh walaupun faqir mereka tetep nyaman seperti Syaikh Abil Hasan asy-Syadzili."

26. "Apik-apike ke-futuh iku melek dalu karo moco kitab kerono Allah Ta'ala." (Terbukanya hati (futuh) itu paling baiknya terjaga di malam hari sambil baca kitab dengan ikhlas).

27. "Omah nek dinggoni sholat sunnah jembar rizqine." (Rumah jika dipakai untuk shalat sunnah maka rizkinya luas).

28. "Duwe anak iku apike jumlahe sedengan, yo ora akeh yo ora sitik. Mergo Kanjeng Nabi pernah ditakoi sahabat tentang urip susah. Nabi jawabe: كثرت العيال وقلة المال. (Punya anak sebaiknya berjumlah yang cukup/sedang, tidak banyak juga tidak sedikit. Karena Nabi pernah ditanya oleh sahabat tentang hidup susah, maka jawab Nabi Saw.: "Banyak anak sedikit rizki/harta.").

Oleh Ust Syaroni As-Samfuriy

03/06/2019
03/06/2019

Dalam rangkaian penggerebekan hari ini, Densus 88 Antiteror telah menangkap kelompok teroris baru yang bernama Harakah Sunny untuk Masyarakat Indonesia (Hasmi).

Jangan lupa kpada guru kalian semua
03/06/2019

Jangan lupa kpada guru kalian semua

03/06/2019

qoqolah nya mantaf

Fakta tentang Masjid agung buntet
03/06/2019

Fakta tentang Masjid agung buntet

Fakta-fakta tentang Masjid Agung Buntet Pesantren:

1. Lokasi pendirian Masjid adalah petilasan Sunan Gunung Jati dan Mbah Kuwu. Jauh sebelum Buntet didirikan beliau berdua pernah tinggal beberapa saat di Tanah Buntet dan beribadah tepat di lokasi masjid saat ini.

2. Termasuk salah satu masjid tertua di Jawa, berdiri pada pertengahan Abad 18 bersamaan dengan berdirinya Pondok Buntet Pesantren.

3. Memiliki bentuk yang hampir sama dengan Masjid PP Benda Kerep dan PP Gedongan. Selain karena 3 pesantren tersebut adalah kakak beradik secara nasab, juga karena pernah melalui proses pembangunan ulang pada masa KH Abdul Jamil yang dibantu pembangunannya oleh orang yang sama, yaitu H Ali Kanggraksan. Namun, Masjid PP Gedongan saat ini sudah dipugar kembali.

4. Di masa kepemimpinan KH Abdul Jamil, arah kiblat pernah diukur ulang oleh KH M Anwaruddin (Mbah Kriyan) dengan cara dilubangi dinding pengimamannya dan bi idznillah, Ka'bah di Masjidil Harom tampak langsung dari lubang tersebut. Jika dicek melalui Google Map, arah kiblat Masjid ini 100% tepat menghadap Kiblat.

5. Dulu di samping Masjid ini terdapat Pohon Sawo. Itu adalah delik sandi bagi Pesantren/Masjid yang mendukung sekaligus berjuang bersama pas**an Pangeran Diponegoro.

6. Pernah dimeriam oleh pas**an Belanda dari Pabrik Gula Sindang Laut pada masa penjajahan, namun meriam tersebut tidak meledak.

7. Zaman dulu Buntet beberapa kali mengalami banjir, tapi masjid ini tidak pernah terendam.

8. Atapnya memiliki 3 susun yang bermakna Iman, Islam dan Ihsan. Model atapnya persis dengan Masjid Kesultanan Demak.

9. Bagian dalam masjid memiliki 9 Pintu yang bermakna Wali Songo.

10. Kapasitas bagian dalam masjid untuk 99 orang Jama'ah yang bermakna Asmaul Husna.

11. 5 anak tangga sebelum memasuki masjid bermakna rukun Islam. Ditambah satu di dalam jadi 6 yang berarti Rukun Iman.

12. 2 kamar di samping kanan dan kiri ruangan dalam bermakna dua kalimat Syahadat.

13. KH Abdullah Abbas berwasiat agar Masjid Buntet Pesantren tidak dipugar kembali dan mempertahankan bentuk yang seperti saat ini.

📷 .buntet

Address

Alfaqih_harai
Kuningan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hilman Al Faqih Harai posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Hilman Al Faqih Harai:

Share