Akademi Teknik Elektromedik Muhammadiyah Makassar

Akademi Teknik Elektromedik Muhammadiyah Makassar Info seputar Elektromedik, baik soal Perkuliahan maupun sampai ke jenjang Lapangan Kerja

Ket : Tampak suasana kegembiraan saat melantunkan salah sebuah lagu saat acara Yudisium
09/10/2015

Ket : Tampak suasana kegembiraan saat melantunkan salah sebuah lagu saat acara Yudisium

Ket : Foto diambil saat acara Yudisium lulusan angkatan ke-XVI     ATEM Muhammadiyah Makassar
09/10/2015

Ket : Foto diambil saat acara Yudisium lulusan angkatan ke-XVI ATEM Muhammadiyah Makassar

Buat yang mempunyai keahlian dalam bidang seni dan kreatifitas ikuti sayembara IKA ATEM MUHAMMADIYAH MAKASSAR, syarat da...
09/10/2015

Buat yang mempunyai keahlian dalam bidang seni dan kreatifitas ikuti sayembara IKA ATEM MUHAMMADIYAH MAKASSAR, syarat dan ketentuan telah tercantum dalam sayembara!!! untuk lebih jelasnya lihat langsung ke SAYEMBARAnya ,,,,,,,,, ayo tunjukkan kreatifitas kalian.... !!! Salam Solidaritas

M.R.Ms

29/09/2015

Salam Solidaritas, apa kabar kawan kawan,, postingannya hari ini bagusnya materi apa?

28/09/2015

Sumber dari : Blog ATEM Semarang
LIKE and SHARE!!

Tenaga Elektromedis adalah profesi yang masih sangat asing bagi masyarakat. Oleh karena itu sudah pasti sebagian besar masyarakat juga masih belum tentu mengetahui institusi pendidikannya. Padahal profesi ini sudah diakui pemerentah melalui PP Nomor 32 tentang Tenaga Kesehatan.

Pada Bab II pasal 2 tentang Jenis-jenis Tenaga Kesehatan, pada ayat 8 menyatakan: “Tenaga keteknisian medis meliputi radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis kesehatan, refraksionis optisien, otorik prostetik, teknisi transfusi dan perekam medis”.

Meskipun demikian jumlah tenaga elektromedis di Indonesia masih sangat minim, mungkin bisa dikatan masih sangat langka. Karena jumlahnya pertahun 2011 ini diperkirakan hanya 5000 an orang saja diseluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan tidak didukung jumlah institusi pendidikan dan minat masyarakat yang rendah untuk menempuh pendidikan elektromedis. Dari data yang kami miliki di Indonesia hanya memiliki 10 Institusi Pendidikan Teknik Elektromedik setingkat D3 yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, yaitu: 1. Banda Aceh 1 Institusi, 2. Medan 1 Institusi, 3. Padang 1 Institusi, 4. Jakarta 2 Institusi, 5. Semarang 2 Institusi, 6. Yogyakarta 1 Institusi, 7. Surabaya 2 Institusi, 8. Ujung Pandang 1 Institusi.

Dari sekian Institusi Pendidikan Elektromedik hanya 2 Institusi yang statusnya negeri yaitu di Jakarta dan Surabaya, yang lainnya swasta termasuk Akademi Teknik Elektro Medik (ATEM) Semarang. Sementara dari sepuluh Institusi Elektromedik di Indonesia hanya mampu meluluskan kurang lebih 300 orang tiap tahun. Sementara dari data IKATEMI (Ikatan Tenaga Teknik Elektro Medik Indonesia) tahun 2010, Indonesia masih membutuhkan sekurang-kurangnya 8000 tenaga elektromedis untuk Rumah Sakit dan Perusahaan alat kesehatan.

Adapun materi yang diberikan selama perkuliahan di ATEM Semarang berdasarkan kurikulum nasional yang intinya ada 4 (empat) materi teori dan praktek elektronika, radiologi, elektromedik dan alat laboratorium kesehatan. Untuk materi elektronika hampir ada ditiap semester dari mulai tingkat dasar hingga terapan. Sementara materi radiologi mempelajari teknologi alat x-ray (rontgen), mammography, ct-scan dll. Materi elektromedik mempelajari teknologi peralatan kesehatan lainnya seperti: ecg, patien monitor, diathermi, electro surgery, ventilator dll. Dan materi alat laboratorium kesehatan belajar teknologi alat mikroscope, centrifuge, photometer, hematology analyzer, blood gas analyzer dll. Jumlah total sks yang harus ditempuh adalah sekitar 115 sks.

Bagaimana prospek lulusannya?. Pertanyaan ini pasti dilontarkan oleh para calon mahasiswa dan mungkin orangtuanya yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi. Untuk lulusan D3 Teknik Elektromedik sudah jelas dari data diatas peluang bekerjanya masih sangat tinggi karena di Indonesia masih kekurangan. Untuk bekerja di Rumah Sakit negeri maupun swasta masih terbuka lebar. Khusus Rumah Sakit negeri atau Instansi depkes rekrutmennya melalui CPNS yang tiap tahun diadakan. Apalagi beberapa tahun terakhir beberapa pemkab/ pemkot, pemprov dan pusat selalu membuka formasi untuk tenaga elektromedis yang akan ditempatkan di beberapa intansi seperti Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Litbang dan Balai Pemeliharaan Fasilitas Kesehatan (BPFK). Dari pengamatan IKATEMI ada beberapa formasi tenaga elektromedis untuk CPNS di daerah-daerah tertentu di Indonesia kebanyakan di luar Jawa tidak ada yang mendaftar. Dan ada beberapa yang mendaftar cuma satu orang tidak ada pendaftar lain sehingga tidak ada kesulitan bagi yang bersangkutan untuk diterima sebagai PNS. Bandingkan dengan formasi CPNS untuk tenaga kesehatan yang lain atau profesi lain yang mungkin satu formasi diperebutkan oleh ratusan orang bahkan ribuan orang.

Rumah Sakit swasta pun juga memerlukan tenaga elektromedis untuk pemeliharaan dan perbaikan ringan alat-alat kesehatan. Apalagi keberadaan tenaga elektromedis ini juga dinilai dalam borang akreditasi sebuah Rumah Sakit. Untuk lulusan ATEM Semarang sudah tersebar di RS Negeri di kota-kota seperti: Semarang, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Purwodadi, Kendal, Batang Pekalongan, Slawi, Salatiga, Solo, Jogjakarta, Banyumas dan daerah di luar Jawa seperti: Nias, Jambi, Pontianak, Kapuas, Banjarmasin, Makasar, Denpasar, Mataram, Ambon, Jayapura dan Timika.

Peluang bekerja di perusahaan swasta peralatan kesehatan pun juga sangat terbuka. Karena perusahan swasta membutuhkan tenaga teknisi atau bahkan pemasaran yang mengerti teknologi alat kesehatan. Bahkan sekarang sudah diterapkan aturan bagi perusahaan swasta yang ingin mengikuti lelang pengadaan alat-alat kesehatan di Rumah Sakit negeri khususnya maka perusahaan tersebut harus mempunyai tenaga elektromedis.

Bagi lulusan D3 elektromedik yang ingin melanjutkan ke jenjang S1 maka banyak perguruan tinggi terkenal yang dapat menampungnya. Misalnya jurusan S1 Fisika Medis UNDIP, Teknik Instrumentasi dan Kedokteran Nuklir UGM atau jurusan Elektro di semua perguruan tinggi baik swasta maupun negeri.

27/09/2015

SELAYANG PANDANG
ATEM MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Akademi Teknik Elektromedik (ATEM) Muhammadiyah Makassar merupakan salah satu institusi pendidikan tenaga kesehatan yang khusus mendidik mahasiswa untuk mrnjadi tenaga teknisi peralatan kesehatan (elektromedik ) yang terampil dan profesional.

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, berimplikasi pada munculnya alat-alat medis canggih semakin menonjol dan membudaya. Namun terbatasnya jumlah dan kemampuan tenaga-tenaga teknisi elektromedik sulit mengejar dan menyerap kemajuan teknologi tersebut. Untuk itu,ATEM Muhammadiyah Makassar berkewajiban untuk menciptakan tenaga-tenaga teknisi elektromedik, agar dapat berdaya guna secara maksimal dalam menghadapi persaingan global.

ATEM Muhaammadiyah Makassar merupakan salah satu Perguruan Tinggi (PTM) yang berkecimpung di lingkungan kesehatan, disamping mendidik, kerterampilan profesional ini, mahasiswa juga diharapkan memiliki etos kerja yang tinggi, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas dalam peranannya selaku petugas kesehatan.

ATEM Muhammadiyah Makassar merupakaan satu-satunya di Indonesia Timur, memberi peluang kerja yang lebih luas di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta yang bergerak dalam bidang kesehatan, seperti rumah sakit, Balai Pemeliharaan Fasilitas Kesehatan (BFK), Puskesmas, perusahaan-perusahaan alat kesehatan, dan fasilitas kesehatan lainnya. Demikian juga dalam perkembangnnya sejak tahun 2008 beberapa mahasiswa sudah mendapatkan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dari Depertemen Pendidikan Nasional lewat Kopertis Wilayah IX Sulawesi.

Syukur Alhamdulillahi, ATEM Muhammadiyah Makassar sejak didirikannya 1 April 1997 sampai pada wisuda angkatan XI ini sudah terakreditasi , telah mewisuda mahasiswa sebanyak 328 orang.Alumni ATEM Muhammadiyah Makassar 10 angkatan sebelumnya telah bekerja dan tersebar di seluruh Indonesia, Khususnya dalam kawasan Indonesia Timur seperti seluruh Kab/kota di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Palu, Gorongtalo, Manado, Kendari, Ambon, Ternate, Papua, NTB,NTT, Kalimantan, dan daerah lainnya. Antara lain bekerja di berbagai Rumah Sakit, Puskesmas, perusahaan Alat Kesehatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) seperti di BPFK, BP4, BKMM, dinas kesehatan, Balai POM, dll, serta perusahaan alat kesehatan swasta seperti (PT Losari Makassar Medika, PT Bhineka Bakti Husada,dll . Bahkan beberapa alumni membuat usaha mandiri serta ada p**a yang melanjutkan pendidikannya di berbagai Perguruan Tinggi seperti di UNHAS, UGM,Poltekkes Surabaya Jurusan Teknik Elektromedik dan perguruan tinggi lainnya..

ATEM Muhammadiyah Makassar, senantiasa dan terus menerus berbenah diri dalam upaya meningkatkan mutu/kualitas lulusannya agar tetap eksis dalam era persaingan global saat ini dan akan datang. Oleh karena itu, diharapkan sumbangsih pemikiran dari berbagai pihak, baik pemerintah, mahasiswa, dosen,orangtua/wali, pemerhati elektromedik, dan terutama pada alumni dan wisudawan (i).

Terima Kasih, selamat berjuang dan berkarya. JAYALAH ATEM

Wassalamu Alaikum Wr.Wb.

Untuk Informasi Dasarnya bisa lihat disini,,,,,
27/09/2015

Untuk Informasi Dasarnya bisa lihat disini,,,,,

27/09/2015

Assalamualaikum wr.wb

Salam Solidaritas........
Kali ini saya membuat FP ini dengan tujuan agar bisa share info tentang ATEM (baca: AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK) dengan target kepada masyarakat umum, yang konon katanya rata-rata mereka tidak mengetahuinya. apa sih ATEM itu?? nah selain itu juga sya akan memposting juga hal-hal mengenai perkuliahannya itu sendiri,,,,
oke guys,,, untuk saat ini itu dulu yang bisa saya sampaikan
sekian dan terima kasih....
Billahi Fii Sabbiililhaq,,,
Assalamualaikum Wr.Wb

Address

Jln. Drive Sam Ratulangi No. 101
Makassar
90132

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Akademi Teknik Elektromedik Muhammadiyah Makassar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share