22/11/2020
Asslaamualaikum Wr. Wb
Shaloom
Om swastiastu
Namo buddhaya
Rahayu
Merdeka (Dialog interaktif)
Dalam rangka menjaga kondusifitas pemilihan, GMNI Al-Qolam gelar dialog interaktif
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPK Al-Qolam hari ini menggelar Dialog interaktif dengan tema menjaga kondusifitas pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang tahun 2020 di tengah pandemi, (22/20).
Acara yang digelar di rumah makan ayam geprek solid Putat Lor Gondanglegi Malang ini menghadirkan narasumber dari KPU dan Bawaslu serta Dandim 0818 dan Polres Malang.
"Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini merupakan pesta demokrasi yang diharapkan selain berjalan secara kondusif juga harus memenuhi protokol kesehatan covid-19. Disisi lain, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini sangat mungkin rentan terhadap hal-hal yang dapat merongrong keharmonisan masyarakat, terutama dimasa kampanye seperti ini" papar Komisaris DPK Al-Qolam dalam sambutannya.
Komisioner KPU Abdul Fatah menyampaikan, kondusifitas pemilihan Bupati dan Wakil Bupati akan berhasil jika semua elemen saling mendukung suksesnya pemilihan tersebut disertai dengan pemahaman terkait tahapan penyelenggaraan pemilihan, "Pemahaman terkait tahapan penyelenggaraan pemilihan menjadi kunci semua elemen dalam mewujudkan kondusifitas pemilihan" Ujarnya.
Senada dengan apa yang disampaikan Abdul Fatah, Ketua Bawaslu Kabupaten Malang menyampaikan pihaknya akan selalu mengawasi pelanggaran-pelanggaran dalam pemilihan ini.
"Kondusifitas itu terwujud jika semua elemen bersinergi" ungkapnya.
Beliau juga berharap, dimasa pendemi ini paslon/tim kampanye harus taat pada protokol kesehatan terlebih dimasa kampanye ini.
Sedangkan dari pihak polisi dan TNI sendiri, akan memaksimalkan kerja - kerja keamanan dilapangan dalam pemilihan ini, sehingga harapan pemilihan yang aman, lancar dan damai bisa terwujud. Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat terutama mahasiswa untuk turut serta mewujudkan pemilihan yang kondusif.
"kita semua terutama adik-adik mahasiswa ini diharapkan mampu menyampaikan informasi-informasi yang benar kepada masyarakat terkait pemilihan, sehingga hal-hal yang dapat memecah belah dapat kita hindari bersama-sama" ungkap Kompol Agus.
.id