02/10/2026
Batik dan AI? Ternyata Bisa Jalan Bareng! 🤖📜
Batik itu bukan sekadar kain atau tren OOTD biasa. Kalau dibedah lewat kacamata ilmu komunikasi, batik adalah media komunikasi tradisional tempat para leluhur menitipkan pesan filosofis, sejarah, dan nilai kehidupan lewat kode-kode simbolik visualnya.
Masalahnya, gimana cara menjaga pesan rahasia ini di era digital yang serba cepat?
Di situlah sinergi lintas disiplin akademisi UMM bekerja! ⚡️
1️⃣ Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. (Pakar Komunikasi Budaya FISIP UMM) mendudukkan esensi batik sebagai saluran komunikasi simbolik yang makna filosofisnya harus terus dipahami lintas generasi.
2️⃣ Dr. Ir. Agus Eko Minarno, S.Kom., M.Kom., IPM. (Pakar Deep Learning Teknik UMM) merancang inovasi AI bernama BatikGAN CE (Conditional GAN) untuk merekonstruksi dan mengarsipkan detail visual rumit Batik Nitik Jogja hingga piksel terkecil secara presisi.
Ketika Teori Komunikasi menjaga ruh/makna budayanya, Algoritma AI menjaga wujud/fisik visualnya dari kepunahan. Hasilnya? Preservasi warisan Nusantara yang utuh—baik secara filosofis maupun teknologis! 🧬✨
Yuk, belajar lihat budaya dari sudut pandang baru! Menurutmu, teknologi apa lagi yang cocok dipadukan sama tradisi lokal? Tulis di kolom komentar ya! 👇
Hashtags:
KomunikasiBudaya BatikNitikJogja RisetUMM PopAcademic SainstekBudaya