Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Medan

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Medan Organisasi ini bernama Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia - Institut Teknologi Medan yang disingkat denga HMTK-ITM

29/10/2014

Selamat atas terselenggaranya kunjungan industri ke PT Indonesia Asahan Inalum, Tbk oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia - Institut Teknologi Medan.

05/10/2014
22/09/2014

JANGAN LUPA ACARA DIES NATALIES HMTK-ITM ke - 21 yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at, 26 September 2014. Acara tersebut berlokasi di Lapangan Parkir ITM. Acara dimulai jam 17 s/d selesai.

TERIMA KASIH.

30/06/2014

tawaran agenda untuk mengisi indahnya bulan ramadhan ini.
TEMA : INDAHNYA BERBAGI
acara berlangsung selama 1 minggu
kita buat semacam perpustakaan dadakan ( laboratorium ilmu ), pembaca gratis untuk membaca dan kita juga menyediakan menu buka puasa gratis walau hanya es dan snack saja.
acara puncak kita adakan bhakti duafa. gimana ?
(muhammad hardinas)

Tawaran agenda
25/06/2014

Tawaran agenda

19/05/2014
23/04/2014

SEJARAH TEKNIK KIMIA INDONESIA


Beberapa saat ini, setelah p**ang dari Rakornas BKKMTKI di Surabaya bulan November 2012 lalu. Saya menjadi penasaran untuk menelusuri terus lebih jauh mengenai sejarah teknik kimia di Indonesia yang mana kedepannya semoga dapat menjadi referensi dalam penetuan Hari Teknik Kimia Indonesia.

Dari beberapa sumber yang menjadi referensi saya dalam menulis sejarah teknik kimia ini bahwasannya saya dapat meringkas sebagai berikut :

Teknik Kimia berdiri sejak 1 Agustus 1940 dibawah Bandoengsch Technische Hoogeschool dimana pertama kali Teknik Kimia dikenalkan di Indonesia. (Sakri, A. 1979)
Teknik Kimia diresmikan pada bulan September 1941 dibawah Bandoengsch Technische Hoogeschool oleh pemerintah Hindia Belanda
Maret 1942 Bandoengsch Technische Hoogeschool ditutup kemudian dibuka kembali menjadi *Institute of Tropical Science (*menurut beberapa sumber).
1 April 1944 Pemerintah Militer Jepang membuka kembali Bandoengsch Technische Hoogeschool dengan nama Bandoeng Koo Gyoo Dai Gaku dan Teknik Kimia merupakan bagian didalamnya yang disebut sebagai Oyakagakuka (Bagian Kimia).
Pada 17 Agustus 1945 Nama Bandung Koo Gyoo Dai Gaku dirubah menjadi Sekolah Tinggi Teknik Bandoeng (STT Bandoeng) dengan bagian Teknik Kimia didalamnya.
Pada 19 Agustus 1945 berdiri Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI) didirikan di Jakarta. BPTRI memiliki tiga fakultas, yaitu Kedokteran dan Farmasi, Sastra, dan Hukum
November 1945 (sumber lain Januari 1946) STT Bandoeng dipindahkan ke Yogyakarta dengan sebutan STT Bandoeng di Yogya.
Atas usaha Ir. Wreksodiningrat pada 17 Februari 1946 dibuka kembali STT Bandoeng di Jogjakarta dengan ketua Prof. Ir. R. Roosseno Soerjohadikoesoemo dan pada saat itu Teknik Kimia di Jogjakarta berada dibawah STT Bandoeng di Jogjakarta yang menjadi cikal bakal Teknik Kimia UGM.
21 Juni 1946 berdirilah Nood-Universiteit (Universitas Sementara) oleh Nederlandsch Indië Civil Administrate – NICA (Pemerintahan Sipil Hindia Belanda) di mana perguruan tinggi di Jl. Ganesha masuk yang dalamnya termasuk nama Technische Faculteit.
12 Maret 1947 Nood-Universiteit diubah menjadi Universiteit van Indonesie (UVI) adapun fakultas yang ada di Bandung menjadi Universiteit van Indonesie te Bandoeng yang berlaku surut mulai November 1945 di mana perguruan tinggi di Jl. Ganesha masuk di dalamnya dengan nama Faculteit van Technische Wetenschap (Fakulteit Ilmu Pengetahuan Teknik).
19 Desember 1948 STT Bandung di Yogya terpaksa tutup karena serbuan tentara Belanda tetapi dibuka kembali tahun 1949 dengan menyelenggarakan bagian Sipil saja.
19 Desember 1949 UGM berdiri sebagai Universitas Negeri Republik Indonesia yang pertama, STT itupun dimasukkan ke dalamnya sebagai Fakultas Teknik.
2 Februari 1950 Berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1950 itu dibentuklah Balai Perguruan Tinggi RIS yang merupakan peleburan antara Balai Perguruan Tinggi RI dan Universiteit van Indonesie yang diserahkan pemerintah Belanda ke pangkuan ibu pertiwi dengan namanya yang beragam : Universiteit Indonesia / Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia Serikat / Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia bahkan di salah satu pidato ketua fakultas di Bandung disebut Universiteit van de Republiek Indonesië.
Penyerahan tersebut termasuk semua fakulteitnya di Bandung yaitu Faculteit van Technische Wetenschap (Fakultas Ilmu Pengetahuan Teknik), Faculteit van Wiskunde en Natuurwetenschap (Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam) dan Universitaire Leergang voor de Opleiding van Tekenleraren (Balai Pendidikan Universiter Guru Gambar).
Pada awalnya Universiteit Indonesia memiliki 9 fakultas dan 3 lembaga yang tersebar di lima kota, yaitu Fakulteit Kedokteran, Fakulteit Ilmu Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat, serta Fakulteit Sastra dan Filsafat di Jakarta; Fakulteit Ilmu Alam dan Ilmu Pasti, Fakulteit Ilmu Pengetahuan Teknik, dan Lembaga Pendidikan Guru Gambar di Bandung (ITB sekarang); Fakulteit Pertanian dan Fakulteit Kedokteran Hewan di Bogor (IPB sekarang); Fakulteit Ekonomi di Makassar (UNHAS sekarang); Fakulteit Kedokteran dan Lembaga Kedokteran Gigi di Surabaya (UNAIR sekarang).
Berangsur-angsur fakultas-fakultas yang berada di daerah memisahkan diri membentuk lembaga pendidikan yang berdiri sendiri. Pada tanggal 2 Maret 1959 Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam di Bandung terbentuk dan berkembang menjadi Institut Teknologi Bandung. Selanjutnya pada 1 September 1963 Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan UI memisahkan diri p**a menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang kini menjadi perguruan tinggi pertanian terkemuka bertaraf internasional. Fakultas Keodkteran dan Lembaga Kedokteran Gigi di Surabaya menjadi Universitas Airlangga dan Fakultas Ekonomi di Makasar menjasi Universitas Hasanuddin. Pada 1964 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta dan kini berubah kembali menjadi Universitas Negeri Jakarta.
Pada Tahun 1950 Teknik Kimia menjadi dibawah Fakultet Teknik Bandung, Universiteit Indonesia Bandung pada saat penyerahan Universiteit van Indonesia oleh belanda ke pangkuan Indonesia.
Pada Tahun 1951 Fakultet Teknik berubah nama menjadi Fakultet Pengetahuan Teknik dan kembali menjadi Fakultet Teknik pada tahun 1952.
2 Februari 1952 dilangsungkan Dies Natalis ke-2 Universiteit Indonesia di Kampus Ganesha, Bandung. Di sinilah untuk pertama kalinya dies natalis UI dirayakan.
Sampai 2 Maret 1959 dimana Universiteit Indonesia te Bandoeng berubah nama menjadi Institut Teknologi Bandung maka Teknik Kimia pertama saat itu menjadi dibawah Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung.
Data yang saya tuliskan diatas saya ambil dari banyak sumber dan ternyata terus berkesinambungan antara Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Gadjah Mada bahkan ke Perguruan Tinggi besar lainnya di Indonesia. Namun mungkin saat ini saya membatasi hanya sampai sedikit mengulas mengenai Teknik Kimia saja.

NB: Dikutip dari Sdr. Ikhwan Maulana (TK UNJANI’10)

SEKILAS TENTANG MUNAS KE XII BKKMTKI DI UMI-MAKASSARMUNAS MAHASISWA TEKNIK KIMIA DI UMI BERLANGSUNG HINGGA 15 MARET 2014...
23/04/2014

SEKILAS TENTANG MUNAS KE XII BKKMTKI DI UMI-MAKASSAR

MUNAS MAHASISWA TEKNIK KIMIA DI UMI BERLANGSUNG HINGGA 15 MARET 2014
Munas Mahasiswa Kimia di UMI Berlangsung Hingga 15 Maret. Pembukaan Musyawarah Nasional ke XII, Badan Koordinasi Kegiatan Mahsiswa Teknik Kimia Indonesia (BKKMTKI).

Makassar, Tribun — Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Nasional ke XII, Badan Koordinasi Kegiatan Mahsiswa Teknik Kimia Indonesia (BKKMTKI).

Acara pembukaan kegiatan yang akan berlangsung hingga 15 Maret mendatang digelar di Auditorium Al Jibra UMI, Senin (10/3/2014).

Ketua Panitia Munas, Al Mukmin Umar mengatakan kegiatan yang bertajuk Optimalisasi Ilmu Teknik Kimia menuju profesionalisme guna membangun inovasi dalam dunia Industri tersebut dihadiri 100 delegasi perguruan tinggi jurusan Kimia se Indonesia.

Acara Munas BKKMTKI ini pun dirangkaikan dengan Seminar Nasional Teknik Kimia dengan mengambil topik pembahasan mengenai Peran Sumber Daya Pangan Dalam Membangun Ketahanan Energi Nasional.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat memupuk silaturahim mahasiswa teknik kimia dalam menghadami perkembangan dunia industri,”ujar Al Mukmin Umar.

Sementara itu, Dekan Fakultas teknologi Indonesia (FTI) UMI, H Zakir Sabara, ST, MT menyampaikan Dekan FTI : H Zakir Sabara, ST, MT digelarnya musyawarah nasional tersebut menunjukkan kolaborasi yang apik antara seluruh mahasiwa teknik kimia di Indonesia.

“UMI merupakan kampus pertama sebagai tuan rumah di kawasan timur Indonesia, tentu ini adalah momentum yang baik untuk FTI dan UMI sebagai kebangkitan teknik kimia di Indonesia. Kepada seluruh delegasi, mari kita wujudkan teknik kimia yang lebih baik saat ini dimulai hari ini di UMI,”ujarny

Terkait Muslim Indonesia
Baca Juga
68 Delegasi Jurusan Teknik Kimia se-Indonesia Kumpul di UMI
Penulis: Anita Kusuma Wardana
Editor: Ina Maharani

(Source: http://makassar.tribunnews.com/2014/03/10/munas-mahasiswa-kimia-di-umi-berlangsung-hingga-15-maret)

musyawarah nasional tersebut menunjukkan kolaborasi yang apik antara seluruh mahasiwa teknik kimia di Indonesia.

Address

Sekretariat : Jalan Gedung Arca No. 52
Medan
20217

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Medan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Medan:

Share