28/08/2017
"Sukses"
Selama ini kita selalu berfikiran bahwa kesuksesan adalah mampu menaikan tingkat ekonomi keluarga
Tapi apa itu benar?
Sukses bukan lah berbicara tentang kaya Raya nya sebuah keluarga.
Jika itu benar, bohong atau tidak percaya lah maka kesombongan pasti dimiliki kluarga tersebut.
Sukses berkeluarga juga bukan berarti keluarga tersebut bisa menasehati orang lain untuk mengikuti jejak rumah tangga nya. Karena tahu kah tiap tiap manusia telah diberikan rezeki yg berbeda p**a..
Memberi contoh itu dipersilahkan tapi tidak dengan kesombongan hati
Dimaksudkan dengan kesombongan hati berarti ketika Allah memberikan cobaan yg begitu dashyat pada kita, kita dengan berapi api nya menceritakan bagaimana perjuangan kita dengan hebatnya melawan cobaan itu
Seolah olah kita memang manusia hebat.
Tapi tahukah peran siapa dibalik itu semua..
Ialah hanya kehendak Allah ta'ala bukan krn kemampuan kita. Sadarilah
Karena jika Allah tidak menghendaki dengan keluarga tersebut, Maka sepandai2nya manusia me- manage keuangan nya sampai mati pun manusia tsb takkan bisa merubah nasibnya.
Seseorang juga tidak akan dikatakan sukses jika ia memiliki banyak Harta namun memiliki banyak musuh ketimbang teman nya
masih ada airmata yang jatuh di mata orng tuanya,karena Berapapun Harta nya takkan mampu membayar air mata dan keringat orang tua. masih ada yg sengsara dikanan kirinya namun tetap mengabaikannya, masih tak mampu menjaga ucapan nya terutama untuk tidak menyakiti manusia yg tingkat ekonominya jauh dibawahnya
Yg tidak memiliki empati atau ketulusan didalam jiwanya Begitupun jika kita menyakiti saudara2 kita dengan kata2 kita.. Itu jauh dari kata kesuksesan
Sukses juga bukan bicara berapa uang yg sudah engkau keluarkan utk manusia lain dengan cara "menyiarkan" tapi seolah olah engkau tak menyadarinya
Ingat.. Sukses bukan imbalan atas perjuangan anda, melainkan ujian yg akan dipertanggung jawabkan di akherat kelak.