Dalam mengantisipasi Kebutuhan akan sarjanah arsitektur, khususnya di Daerah Sumatera Utara dan untuk membuka program studi baru dilingkungan Universitas Sumatera Utara, maka pada awal tahun 1980-an Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik USU menerima 2 (dua) orang Sarjana Arsitektur yaitu Ir. Pada pertengahan tahun 1980-an, kembali Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik USU menerima Sarjana Teknik ya
itu Ir. Morida Siagian, Ir. Nurlisa Ginting, dan Ir. Nelson M. Siahaan. Mulai saat itulah dirintis usaha pembukaan Program Studi Arsitektur USU. Usaha untuk mendirikan Program Studi Arsitektur terus berlangsung yaitu dengan mengirimkan staf pengajar tersebut melanjutkan program S-2 ke perguruan tinggi mancanegara, hingga akhir tahun 1990. Melalui SK Rektor USU No: 895/ PT05.H/SK/I, pada tanggal 16 Oktober 1990, terbentuk Tim Pelaksana Pembukaan Program Studi Arsitektur USU yang diketuai oleh Ir. Nurlisa Ginting, MSc didampingi sekretaris Ir. Muhammad Hasan (alm) dengan anggota Ir. Rudolf Sitorus, MLA dan Ir. Morida Siagian, MURP. Disamping itu pada tahun 1994 telah dibentuk laboratorium-laboratorium di lingkungan Program Studi Arsitektur USU. Laboratorium yang dibentuk beserta kepalanya adalah sebagai berikut:
Laboratorium Perancangan Arsitektur
Laboratorium Teknologi Bangunan
Laboratorium Perkotaan & Permukiman
Laboratorium Perancangan Tapak & Lingkungan
Laboratorium Sejarah & Teori Keritik Arsitektur
Tujuan pendidikan Teknik Arsitektur adalah untuk menghasilkan sarjana teknik arsitektur yang:
Menguasai proses penciptaan lingkungan binaan melalui kemampuan abstraksi (analisa dan konseptualisasi) dengan pendekatan holistik dan ekologik. Menguasai proses pensintesisan informasi dan proses pengambilan keputusan. Mampu berkomunikasi dengan media yang lazim. Kegiatan Laboratorium
Latihan merancang dengan dibarengi proses asistensi baik berupa tatap muka langsung/tutorial, review maupun diskusi terbuka antara mahasiswa dan dosen pembimbing. Topik-topik perancangan
Perancangan elemen-elemen berbentuk bangunan
Perancangan bangunan fungsi sederhana/ Rumah tingga
Perancangan ruang luar
Perancangan bangunan fungsi kompleks/Jamak
Perancangan bangunan dalam konteks kota / Urban
Perancangan ruang dengan penekanan konteks sosial
Perancangan permukiman
Perancangan Mandiri.