10/05/2026
Selama dua hari, 7β8 Mei 2026, ISI Padangpanjang menjadi titik temu strategis bagi perguruan tinggi negeri se-wilayah Barat Indonesia melalui Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu I Tahun 2026. Diselenggarakan oleh LP3M ISI Padangpanjang bersama Forum Penjaminan Mutu (FPM) BKS PTN Wilayah Barat, kegiatan ini dihadiri 19 dari 39 PTN anggota β sebuah forum penting untuk menyelaraskan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan memperkuat kesiapan perguruan tinggi menghadapi tantangan akreditasi nasional maupun internasional.
Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan budaya mutu adalah kunci daya saing perguruan tinggi di era transformasi digital, termasuk dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pembelajaran dan tata kelola institusi. Senada dengan itu, Ketua FPM BKS PTN Barat, Prof. Dr. Ir. Wahyu Susihono, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., menekankan bahwa penjaminan mutu harus menjadi gerakan bersama seluruh PTN. Lokakarya ini menghadirkan dua narasumber nasional, yaitu Prof. Dr. Retno Widowati, M.Si. (Anggota Majelis Akreditasi BAN-PT) dan Dr. Anisah Firli, S.M.B., M.M. (Direktur Perencanaan Strategis dan Penjaminan Mutu Telkom University), yang membahas implikasi akreditasi internasional, pemanfaatan AI dalam penjaminan mutu, hingga diseminasi praktik baik SPMI.
Lebih dari sekadar pertemuan rutin, forum ini menghasilkan rekomendasi strategis sekaligus menjadi momentum musyawarah pemilihan Ketua FPM BKS PTN Wilayah Barat periode 2026β2028. Sebagai tuan rumah, ISI Padangpanjang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola akademik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global. Semoga sinergi yang terjalin di Padang Panjang ini menjadi langkah nyata menuju akreditasi unggul dan reputasi internasional perguruan tinggi negeri di Indonesia.
ISI Padangpanjang | 7β8 Mei 2026