UNIVERSITAS ALKHAIRAAT (UNISA)

UNIVERSITAS ALKHAIRAAT (UNISA) JAYA UNISA

Info Mahasiswa Baru:

pmb.unisapalu.ac.id/

y
11/12/2019

y

08/11/2019
Empat dosen Fakultas Pertanian Unisa (Faperta) berkesempatan menampilkan artikel ilmiah ditingkat internasional di yogya...
06/11/2019

Empat dosen Fakultas Pertanian Unisa (Faperta) berkesempatan menampilkan artikel ilmiah ditingkat internasional di yogyakarta. 👍👍

Bangga jadi anak Unisa bisa memberikan kontribusi buat kampus kita tercinta. menjadi nilai terbaik ujian Kompetensi Dokt...
06/11/2019

Bangga jadi anak Unisa bisa memberikan kontribusi buat kampus kita tercinta.
menjadi nilai terbaik ujian Kompetensi Dokter se indonesia periode Mei 2019

Peringatan Bulan Bahasa di Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu.Kegiatan ini kerjasama Fakultas Sastra (SASTRA) dan Fakul...
06/11/2019

Peringatan Bulan Bahasa di Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu.

Kegiatan ini kerjasama Fakultas Sastra (SASTRA) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

@ Universitas Alkhairaat (UNISA)

06/11/2019

Palu-Kabar gembira kembali diterima oleh Universitas Alkhairaat (Unisa), dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan RI, lima orang

20/09/2019

MISOPROSTOL vs PPI

"Dok, gastropati NSAID kan terjadi karena hambatan prostaglandin di lambung, mestinya kan Drug of Choice dengan meningkatkan jumlah prostaglandin, misalnya pakai misoprostol ya?"

Aku tertegun, ada adik semester 5 FK di Palu yang kirim WA kayak gitu.

Canggih juga...

Soalnya misoprostol kalau ditempatku jarang dipakai buat mencegah perdarahan lambung akibat NSAID.

Paling sering digunakan per vaginam atau per re**al untuk induksi persalinan.

Mengunyah misoprostol memang kurang lazim di tempat ku. Tapi memang sih, kalau baca literatur luar negri, misoprostol masih dianjurkan untuk digunakan sebagai terapi untuk mencegah GI Bleeding pada pasien yang risiko tinggi GI akibat NSAID.

Tapi sebenarnya mana yang lebih efektif, PPI (omeprazole, lanzoprazole) atau misoprostol?

Pertanyaan ini akhirnya terjawab di Konas PGI-PEGI-PPHI 2019 kemarin.

Dijelaskan bahwa pada kondisi yang tidak bisa dihindarkan, kita boleh menggunakan NSAID bahkan pada pasien dengan GI risk sedang, namun disarankan menggombinasikan dengan misoprostol/PPI.

Misalnya pada pasien OA, paracetamol sering kali tidak cukup signifikan mengatasi nyeri.

Injeksi Intra-artikuler juga tidak semua dokter kompeten melakukannya.

Pada kondisi ini, kita boleh memberikan NSAID (Risk GI rendah-sedang, Risk CV rendah), namun dikombinasikan dengan PPI atau misoprostol.

Kalau Risk CV tinggi, misal pasien CHF, mending nggak ngasih NSAID deh. Salah satu alternatif-nya aspirin. Bisa-bisa pasien malah jadi sesak.

Tapi, mana yang lebih efektif, misoprostol atau PPI?

Kalau di Buku Resume Materi Konas PGI-PEGI-PPHI 2019 halaman 203 sih disebutkan "... PPI lebih efektif dari H2 reseptor antagonis dan misoprostol terutama pada pasien yang tetap melanjutkan penggunaan NSAID... "

Jadi ingat ya, kalau pada pasien yang menggunakan NSAID lama, macam pasien OA... Jangan lupa kombinasi NSAID dengan PPI (bisa omeprazole, bisa lansoprazole)

Semoga Bermanfaat😃

31/12/2014

Mari kita bersama-sama membangun Universitas Alkhairaat agar tetap unggul. islami dan bisa menjadi Universitas terbaik di sulawesi tengah

17/09/2014

Ketua APTISI pusat Prof DR H Hambali Thalib SH, MH., dalam orasi ilmiahnya pada saat Milad Ke-XXIV sekaligus Wisuda Ke-XX Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu berharap, agar Unisa tidak hanya menjadi tua dalam usia namun juga harus mampu berdaya saing, agar mampu melahirkan SDM yang mumpuni baik dari segi intelektual, emosional dan religius. Sehingga, alumnus Unisa dapat diperhitungkan di dunia kerja.

Di tempat yang sama, Drs. Ibrahim Saman, MM., mewakili Ketua Kopertais Wilayah IX Sulawesi menyampaikan, ada lima pilar yang harus diperhatikan Perguruan Tinggi jika ingin berdaya saing. Pertama mengadakan kerjasama dengan berbagai pihak, baik itu swasta maupun pemerintah, kedua, peningkatan kualitas SDM, para tenaga pengajar atau dosen minimal berkualifikasi S2.

Ketiga peningkatan kualitas sarana prasarana, karena kualitas oautput perguruan tinggi ditentukan oleh proses, sedang proses pembentukan output juga dipengaruhi oleh kualitas sarana prasaran.

Pilar keempat adalah peningkatan program, dimana kurikurum KBM akan ditinggalkan, kurikulum yang digunakan harus mengikuti perkembangan, karena hasil output perguruan tinggi tersebut harus disetarakan dengan kualitas dunia.

Terakhir adalah pilar akuntabilitas, dimana para pengelola lembaga pendidikan tersebut harus memiliki rasa tanggungjawab. Demikian p**a dengan pemerintah, juga harus ikut bertanggungjawab dalam menumbuhkembangkan perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi dengan pemerintah ibarat dua sisi mata uang, ia tidak bisa dipisahkan. Pemerintah harus ikut andil didalamnya, ia juga harus bertanggungjawab membesarkan perguruan tinggi itu, baik itu perguruan tinggi swasta maupun negeri,” kata Ibrahim.

Karena, lanjut dia, kemajuan daerah atau bangsa sangat ditentukan kualitas masyarakatnya, jika masyarakatnya memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing, maka sudah dapat dipastikan daerah atau bangsa itu akan maju, namun begitup**a sebaliknya. Olehnya, perguruan tinggi dan pemerintah harus bergandengan tangan dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM keluaran perguruan tinggi. (Sumber: Sultengpost)

17/09/2014

Pengurus Pramuka Satuan Karya Bakti Husada Puskesmas Sangurara, KecamatanTatanga, resmi dilantik Wakil Ketua II Kwartir Cabang Kota Palu Sadly Lesnusa di halaman Universitas Alkhairaat Palu. Pada waktu bersamaan, Majelis Pembimbing Gugus Depan Universitas Alkhairaat, H. Hamdan Rampadio, SH.MH., juga turut dilantik.

“Saka Bakti Husada diharapkan mampu menyusun program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terutama masalah perilaku hidup sehat,” ungkap Sadli dalam sambutannya.

Sementara itu, pimpinan Saka Bakti Husada drg Akmal Eddy Madda mengatakan, pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penyuluhan bahaya Narkoba dan lomba kesehatan tingkat Pramuka Siaga, Penggalang dan Penegak/Pandega. Dimana kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami).

Ada empat kegiatan yang diperlombakan dalam perkemahan tersebut yakni lomba cuci tangan, desain poster, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lomba Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). “ Lomba kali ini semuanya bertema tentang kesehatan sesuai dengan tugas dan fungsi Saka Bakti Husada,” imbuhnya. (Sumber: Koran Mercusuar).

02/09/2014

Pendidikan – Puluhan siswa dari sepuluh SMA/sederajat se-Sulteng mengikuti FKIP Universitas Alkhairaat Competition Mathematics (FKIP-UCM). Kegiatan tahunan ini sengaja digelar untuk mencari siswa yang berbakat di bidang matematika.

Ketua panitia FKIP-UCM, Ferawati mengaku sebelumnya sebanyak 80 sekolah yang mendaftar, tetapi hanya sepuluha sekolah yang mengutus siswanya dalam kegiatan ini. “Kami juga membuat kegiatan ini untuk lebih menjalin silaturahim sesama siswa di Sulteng. Dengan ini juga kami bisa melihat siswa dari sekolah mana yang lebih unggul tentang pelajaran matematika. Sehingga jika ada perlombaan kami akan mengundang para pemenang,” ujar Fatmawati, Senin (25/2).

Mereka yang berprestasi akan mendapat penghargaan dan tropi. Juara satu akan mendapatkan piala bergilir. Jika bisa mempertahankan juaranya sebanyak tiga kali, piala tersebut akan menjadi miliknya.

Nurhakiki, siswa MAN 1 Palu yang lolos babak final, mengaku banyak melakukan persiapan di madrasah maupun di rumah. “Saya sangat bangga bisa masuk final karena banyak saingan dari berbagai sekolah di Sulteng. Ini juga merupakan suatu dukungan dari madrasah yang selama ini banyak melakasanakan pelajaran tambahan dan pelatihan olimpiade,” tutur Nurhakiki. UTM

Address

Jalan Diponegoro No. 39
Palu
94221

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when UNIVERSITAS ALKHAIRAAT (UNISA) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to UNIVERSITAS ALKHAIRAAT (UNISA):

Share