21/04/2026
Peran Kartini dalam Lahirnya Tafsir Faidhur Rahman Karya Kyai Sholeh Darat
R.A. Kartini dikenal luas sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Namun, kiprah dan pemikirannya ternyata juga memberi pengaruh penting dalam perkembangan keislaman, khususnya dalam penyusunan tafsir Faidhur Rahman karya Kyai Sholeh Darat, seorang ulama terkemuka dari Semarang.
Dalam satu kesempatan, Kartini menghadiri pengajian Kyai Sholeh Darat saat acara pernikahan saudara Bupati Demak. Saat itu, Kyai Sholeh sedang menjelaskan makna surat Al-Fatihah. Kartini yang hadir merasa sangat tersentuh, karena selama ini ia tidak pernah mengetahui arti bacaan Al-Qur’an. Ia pun berkata, “Selama hidupku baru kali inilah aku mendengar ayat suci Al-Qur’an yang dapat kumengerti arti dan maknanya… Alangkah besar kasih sayang Allah itu, tetapi mengapa tidak sejak dulu aku diberitahu?” (dikutip dari surat-surat Kartini).
Kutipan itu menunjukkan kerinduan Kartini terhadap pemahaman agama yang terbuka dan bisa diakses semua kalangan, termasuk perempuan. Keprihatinannya ini mendorong Kyai Sholeh Darat untuk menulis kitab tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Jawa, agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Hasilnya adalah Faidhur Rahman, tafsir Al-Qur’an berbahasa Jawa dengan aksara Arab Pegon, yang kemudian menjadi rujukan penting dalam pendidikan keislaman tradisional di Jawa.
Karya ini bukan hanya bentuk ijtihad keilmuan Kyai Sholeh Darat, tetapi juga merupakan respon nyata terhadap aspirasi dari tokoh perempuan seperti Kartini. Ini membuktikan bahwa perjuangan Kartini tidak hanya dalam bidang sosial dan pendidikan, tetapi juga memberikan dampak besar pada penyebaran ilmu agama di Nusantara.
____________________
Selamat memperingati Hari Kartini. Semoga lahir lagi pejuang-pejuang emansipasi dari generasi-Z sebagai wujud kesinambungan cita-cita dan perjuangan Kartini untuk kaumnya. Para kartini dari gen-Z ,jadilah pejuang dan janganlah jadi pecundang.☝️