19/05/2026
Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) kembali menggelar prosesi Wisuda ke-XVIII Periode I Tahun 2026 pada Sabtu, 16 Mei 2026. Sebanyak 629 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan meriah.
Jumlah peserta wisuda pada Periode I Tahun 2026 ini menjadi jumlah wisudawan terbanyak sepanjang berdirinya Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA).
Peserta wisuda berasal dari berbagai program studi di lingkungan IKTA, yaitu Program Studi Kebidanan Program Sarjana, Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Keperawatan Program Sarjana, Teknologi Rekayasa Elektro-medis Program Sarjana Terapan, serta dua program studi profesi, yaitu Profesi Ners dan Profesi Bidan.
Prestasi membanggakan juga ditorehkan para lulusan IKTA dengan rata-rata kelulusan uji kompetensi mencapai 100 persen. Hasil tersebut menunjukkan kualitas lulusan IKTA yang mampu bersaing dan memenuhi standar kompetensi nasional.
Rektor Assoc. Prof. Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep., M.Biomed., Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA), dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para lulusan dan perkembangan IKTA yang terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dr. H. Nopriadi, S.KM., M.Kes. selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVII Riau dan Kep**auan Riau yang menyampaikan rasa bangga dan dukungannya kepada IKTA untuk terus menghasilkan lulusan terbaik demi kemajuan bangsa. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Selain itu, hadir p**a memberikan orasi ilmiah Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M. selaku Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan tema penguatan mutu pendidikan tinggi. Dalam orasinya, ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Melalui Wisuda ke-XVIII Periode I Tahun 2026 ini, IKTA kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul, profesional, dan berdaya saing global di bidang kesehatan dan teknologi.