Politeknik Negeri Tanah Laut, atau dikenal juga dengan nama Politala, adalah Perguruan Tinggi Negeri berbasis pendidikan vokasi (ilmu terapan yang lebih banyak berorientasi pada praktik ketimbang teori) yang berusia masih tergolong muda. Didirikan pada tahun 2009, Politala yang awalnya bernama Politeknik Industri Tanah Laut (Politri) merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah manajemen Pemer
intah Daerah Kabupaten Tanah Laut melalui Yayasan Tuntung Pandang Berseri dan berada di bawah naungan Kopertis XI. Pada tahun 2014, Politala resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti sekarang bergabung dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi), dengan Direktur pertama yaitu Drs. Pada tahun 2015, Politala berhasil memperoleh status Akreditasi Institusi B dari BAN-PT melalui SK Nomor 355/SK/BAN-PT/Akred/PT/V/2015 yang berlaku dari tahun 2015 s.d. 2020. Menyadari tantangan yang dihadapi dan potensi yang ada, Politeknik Negeri Tanah Laut terus bergerak maju dan melakukan berbagai peningkatan, diantaranya dalam hal Sumber Daya Manusia dan Sarana Prasarana. Pada tahun 2015, sebagian besar tenaga pengajar di Politala terdiri dari S2 (Magister) dan S3 (Doktor) lulusan Institusi ternama baik di Indonesia maupun luar negeri. Pembangunan gedung kuliah dan laboratorium baru, serta pengadaan peralatan praktik penunjang pembelajaran pun telah dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana yang terbaik dan berstandar internasional. Dalam hal akademik, berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pun telah banyak dilakukan Politala dalam upayanya untuk mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi dan visinya yaitu menjadi lembaga pendidikan vokasi yang handal dan terdepan dalam bidang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis industri, keunggulan lokal, dan nilai-nilai agama.