16/08/2026
[MEMPERINGATI HARI KEMERDEKAAN RI KE-81]
Memperingati kemerdekaan bukan semata tentang mengulang sejarah, mengibarkan bendera, atau memenuhi ruang-ruang dengan seremoni. Momentum ini adalah kesempatan untuk kembali mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang melawan penjajahan, mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi sebuah bangsa yang berdaulat.
Namun, setelah puluhan tahun Indonesia merdeka, satu pertanyaan tidak boleh kehilangan tempatnya "Apakah esensi kemerdekaan itu sudah sepenuhnya kita rasakan?"
Sebab kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada terbebasnya bangsa dari penjajahan secara fisik. Kemerdekaan semestinya menjelma menjadi kehidupan yang menjunjung keadilan, pendidikan yang dapat diakses oleh setiap anak bangsa, kesejahteraan yang tidak hanya dinikmati sebagian golongan, serta ruang yang cukup bagi rakyat untuk menyampaikan suara tanpa takut dibungkam.
Lantas, apa arti kemerdekaan bagi mereka yang masih kesulitan memperoleh pendidikan yang layak? Apa arti kemerdekaan bagi mereka yang hidup di tengah ketimpangan dan kemiskinan? Apa arti kemerdekaan ketika suara rakyat masih mudah diabaikan, sementara kepentingan segelintir orang justru mendapat ruang yang begitu luas?
Barangkali kita memang telah merdeka dari penjajahan. Tetapi perjuangan untuk benar-benar merdeka dari ketidakadilan, kebodohan, kemiskinan, ketimpangan, dan penyalahgunaan kekuasaan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.
Maka, memperingati kemerdekaan seharusnya tidak membuat kita berhenti pada rasa bangga terhadap masa lalu. Ia justru harus menjadi ruang untuk bercermin "Sejauh mana cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan para pendahulu telah benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat hari ini?"
Karena kemerdekaan bukan sekadar status yang diwariskan. Ia adalah cita-cita yang harus terus diperjuangkan. Sebab bangsa yang merdeka bukan hanya bangsa yang terbebas dari penjajahan, tetapi bangsa yang rakyatnya benar-benar merasakan keadilan, kebebasan, dan kesejahteraan.
— BEM FKIP UNTAN
______________________
Kabinet Sinergi Pergerakan
[Official Account of BEM Universitas Tanjungpura]
Instagram & Tiktok: BEM FKIP UNTAN
YouTube: BEM FKIP UNTAN