Teknik Lingkungan Untan

Teknik Lingkungan Untan Kami akan memberikan info terbaru di Prodi Teknik Lingkungan

09/10/2016
28/02/2016

Lowongan Kerja PT PJB (Pembangkit Jawa – Bali)

Untuk mencapai visi perusahaan yaitu menjadi kelompok bisnis terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholder-nya, PT PJB (Pembangkit Jawa – Bali) sedang mencari pemuda – pemudi terbaik yang sangat kompeten dan termotivasi diri untuk mengisi posisi lowongan kerja 2016.

1. FRESH GRADUATE

Assistant Finance Officer – Lulusan : S1 Akuntansi
Assistant Legal Officer – Lulusan : S1 Hukum Korporat
Assistant Chemical Analyst – Lulusan : S1 Teknik Kimia, S1 Kimia
Assistant HSE Officer – Lulusan : S1 Teknik Lingkungan, S1/D4 K3
Assistant Planning and Controlling Officer – Lulusan : S1 Teknik Industri
Assistant Corporate Communication Officer – Lulusan : S1 Komunikasi
Asssistant Information & Technology Analyst – Lulusan :S1 Teknik Informatika
Assistant Engineer
Assistant Operator
Lulusan : S1 Teknik Mesin, S1 Teknik Fisika, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Sipil
Junior Engineer
Junior Operator
Lulusan : D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Elektro (Arus Kuat/ Lemah)
2. EXPERIENCE (Pengalaman minim 5 Tahun)

Auditor
Finance Analyst
Lulusan : S2 Manajemen Keuangan
Risk & Assurance Analyst – Lulusan : S2 Manajemen Risiko
Business Development Analyst – Lulusan : S2 Manajemen Strategis, S2 Manajemen Bisnis
Legal Officer – Lulusan : S2 Hukum Korporat/ Hukum Bisnis
Project Analyst – Lulusan : S2 Manajemen Proyek
Syarat Umum Loker PT PJB :

Diutamakan laki-laki; Warga Negara Indonesia (WNI)
IPK minimal 3,00
Usia minimal: S2 kelahiran 1981 dan sesudahnya; S1 kelahiran 1989 dan sesudahnya; D3 kelahiran 1991 dan sesudahnya;
Score TOEFL minimal 450/ TOEIC 470/ IELTS 4,0
Bersedia ditempatkan pada wilayah usaha PT PJB di seluruh Indonesia
Belum menikah (khusus untuk Fresh Graduate)
Melampirkan surat referensi dengan contact person yang bisa dihubungi terkait pengalaman kerja yang dimiliki (khusus untuk Experienced)
Berkas Lamaran :

Ijazah Terakhir
Transkrip Nilai
Kartu Identitas
Sertifikat TOEFL
Pas Foto Berwarna
* Semua berkas

28/02/2016

Siapa tau ada yang minat 😊

PT. Mayora Indah Tbk
Sedang membuka pabrik baru di Bogor dan mencari banyak lulusan freshgaduate atau bagi yg memiliki pengalaman untuk penempatan di PT TIRTA FRESINDO JAYA (Mayora Group / produksi Teh Pucuk Harum, Kopiko 78,dll)

Min D3/S1 Lulusan :
1. Teknik Elektro/mekatronika
2. Teknik Lingkungan
3. Teknik Mesin
4. Teknik Industri
5. Teknik Kimia

Staff Packaging
Kualifikasi:
1. Pria. maksimal 35 tahun
2. Pendidikan min. D3/S1 Teknik elektro, Teknik mesin, Teknologi mekatronika ipk min. 2,75 (skala 4,00)
3. Fresh graduate atau min. 2 th pengalaman kerja di manufacturing
4. memahami sistem produksi cap&bottle
mengetahui sistem kerja pembuatan botol (PET)
5. dapat mengoperasikan PLC, Autocad, dan electrical drawing
Penempatan Bogor

Staff Utility
Pria usia maka 30tahun
Pendidikan min D3/S1 Tek Elektro, Tek Mesin, Tek Mekatronika
Ipk min 2.75 (skala 4.00)
Fresh Graduate atau min 1 pengalaman kerja
Memiliki pengetahuan PLC/ diagram wiring, electrical drawing, autocad, power system, refrigration system, compressor, chiller, Boiler & genset
Bersedia bekerja shift
Penempatan bogor

Staff WWTP
Pria usia maks 35 tahun
Pend min.D3/S1 Tek lingkungan, T. Kimia, Tek Mesin
Ipk min 2.75 (skala 4.00)
Fresh Graduate atau min 1 pengalaman kerja
Memahami wwtp, perhitungan parameter kimia dan mengoperasikan alat pemeriksaan parameter kimia air limbah
Bersedia bekerja shift
Penempatan bogor

semakin cepat apply semakin cepat diproses

Kirimkan cv lengkap ke [email protected]

Semoga bermanfaat
Terimakasih

Selamat liburan semester ganjil!
24/01/2016

Selamat liburan semester ganjil!

https://www.youtube.com/watch?v=BCHhwxvQqxg
25/12/2015

https://www.youtube.com/watch?v=BCHhwxvQqxg

Almost a billion people live without clean drinking water. We call this the water crisis. It's a crisis because it only starts with water -- but water affect...

Love is not patronizing and charity isn't about pity, it is about love. Charity and love are the same, with charity you ...
15/12/2015

Love is not patronizing and charity isn't about pity, it is about love. Charity and love are the same, with charity you give love, so don't just give money but reach out your hand instead.

Lama gak ketemu? pengen ngumpul bareng seru seruan, gak sekedar ngumpul seru tapi juga sambil berbagi ke adek adek panti asuhan
Hayuk Dosen, teman teman TL dari angkatan 2007 - 2015 serta civitas akademik Teknik Lingkungan
ayo bersama kita sukseskan kegiatan gathering dan charity ini sebagai ajang mengukuhkan tali silaturahim antar civitas akademika Teknik Lingkungan Untan

"Bersama kita peduli, bersama kita berbagi"

Buat teman teman yang lain kita juga dengan senang hati merangkul untuk ikut dalam kegiatan ini

Tiada kemiskinan yang datang dari memberi, tiada kegembiraan lebih dari berbagi

Untuk info kegiatan dapat menghubungi :
Alumni
Jamaludin James
Mymy Cwetz
Ivan Andri

Mahasiswa
Eka Pratama Kurniawan
Maulidya Rizni Rahmawati Aiiu
Atni Asdiantri

Dosen
Kiki Prio Utomo

"When we give cheerfully and accept gratefully, everyone is blessed." Maya AngelouAssalamualaikum wr.wbBuat seluruh tema...
03/12/2015

"When we give cheerfully and accept gratefully, everyone is blessed." Maya Angelou

Assalamualaikum wr.wb
Buat seluruh teman teman Teknik Lingkungan, seperti biasanya, setiap akhir tahun kita akan mengadakan kegiatan Charity di Panti asuhan, dan akan mengadakan kegiatan gathering, antar mahasiswa, alumni dan dosen untuk memperkuat tali silaturahmi antar civitas akademik TL Untan
Kita turut mengundang dosen dan alumni dari angkatan 2007 hingga adik adik angkatan 2015 untuk ikut berpartisipasi

Dan kami tidak menutup kesempatan bagi teman teman yang lain, apabila ingin turut serta dalam kegiatan charity ini

Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1437 HSemoga Allah Subhanahuwata'ala selalu melimpahkan rahmat dan hidayah Nya
14/10/2015

Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1437 H
Semoga Allah Subhanahuwata'ala selalu melimpahkan rahmat dan hidayah Nya

Bukan sesuatu yang substantif tapi menggelitik karena pernah jadi bahan perbincangan di FB yang awalnya adalah postingan...
24/07/2015

Bukan sesuatu yang substantif tapi menggelitik karena pernah jadi bahan perbincangan di FB yang awalnya adalah postingan iseng seorang teman yang entah punya terlalu banyak waktu atau memang s**a mengulik hal-hal yang sudah jamak dan diterima khalayak ramai, berikut ini salah satunya yang ditulis ulang dan diperluas:
Menjelang daftar ulang atau saat akan mendaftar entah seminar ataupun ujian sarjana kita seringkali memerlukan, mencari dan menggunakan kedua benda ini (lihat foto dibawah teks ini):
(Gambarnya di bawah :P)
Benda ini dinamakan Stapler dan Staples.
Stapler adalah kata bahasa Inggris yang artinya alat untuk menggabungkan dua atau lebih lembaran kertas dengan menggunakan potongan logam kecil berbentuk huruf U. Potongan logam ini disebut staples. Jadi alatnya stapler dan isinya staples.
Ternyata 80% penutur dan penulis terbalik menggunakan kata tersebut atau hanya menggunakan staples untuk menyebut keduanya. Apa padanan stapler dalam Bahasa Indonesia? Setelah di-Googling, ternyata padanan tidak resminya ada beberapa: Streples, steples, jepretan, jegrekan, jegregan, ceklekan, hekter. Cukup banyak ternyata 😉.
Kenapa bisa begitu? Mari kita lihat:
(1) Jegrekan, jegregan dan ceklekan ini kemungkinan besar berasal dari penutur Bahasa Jawa yang terkadang karena alasan kepraktisan senang menamai benda berdasarkan bunyi atau suara yang ditimbulkan, karena alat ini bunyinya ketika digunakan: ceklek atau jegrek(g) menurut telinga orang Jawa maka alat inipun ditashbihkan bernama jegrekan, jegregan atau ceklekan.Karena orang Jawa merupakan mayoritas di Indonesia maka penutur paling banyak akan menentukan kata yang digunakan, jamaklah ketiga kata tersebut diterima.
(2) Bagaimana dengan jepretan? Selama ini yang umumnya menjepret adalah karet, tapi ini kenapa disebut jepretan? Mungkin karena proses penyatuan kertas menggunakan logam berbentuk U oleh beberapa kelompok penutur di Indonesia dilihat mirip dengan proses "menjepretnya" karet atau pasnya penyatuan kertas dilakukan dengan cara menjepretkan logam berbentuk U, maka alatnya disebut "jepretan" dengan menambahkan akhiran -an pada kata jepret yang otomatis menjadikan kata kerja menjadi kata benda.
(3) Kalau streples dan steples? yang mudah dulu: steples, ini jelas karena faktor lidah lebih mudah melafalkan e - e dari pada a - e dalam kata staples sehingga berubahlah staples menjadi steples. Lagi p**a bunyinya lebih berirama bukan? hahahaha. Oke sekarang kenapa staples (atau sekarang menjadi steples) yang sebenarnya adalah isi stapler menggantikan stapler? sedangkan staples isi stapler disebut (kalau tanya, minta atau beli): "Isi Steples". Hmm, ini karena yang lebih sering dikomunikasikan, dicari, dibeli dan diminta adalah isi alat ini bukan alatnya karena lebih sering habis dan tentunya lebih sering dibeli/dicari. Alatnya sendiri mungkin hanya beli sekali dalam beberapa tahun (setidaknya sampai rusak atau hilang). Alhasil aturan yang umum dan sering muncul menggantikan yang sesekali atau jarang muncul (persis dengan hubungan antara manusia...yang sering muncul mengalahkan yang diharapkan hehehe) jadilah stapler menjadi steples (pakai e) dan isinya untuk mudahnya sebut saja: Isi Steples. Ah, Bahasa Indonesia memang sederhana dan sungguh praktis, tidak perlu nama baru untuk isi sebuah alat, tinggal tambah kata di depannya jadilah kata itu nama untuk sebuah benda yang berbeda.
Lantas streples? ini boleh jadi karena kita pernah mendengar dua kata staples dan stapler tapi tak ingat dan tahu persis bedanya, samar-samar dalam memori kita ingat ini kata yang berhubungan dengan alat untuk menyatukan lembaran kertas, jadi dari pada salah gabungkan saja jadilah streples. Mungkin juga sebagian dari kita berfikir benda ini asal katanya adalah strap yang berarti ikat dalam bahasa inggris.
(4) Bagaimana dengan hekter? lucunya kata ini justru yang mungkin paling baik untuk nama benda yang kita bicaraka. Kenapa? karena ini kata yang memang merujuk ke benda yang dimaksudkan, tapi hanya mesinnya bukan isinya. Darimana kata ini berasal? Bahasa Belanda! ini berasal dari nenek kakek kita atau generasi yang lahir sebelum tahun 1965 dimana kata-kata dari Bahasa Belanda masih banyak ditemui dalam bahasa tutur dan tulis. Dan karena benda ini umum ditemui di sekolah (yang notabene tempat dimana sebuah kata diteruskan dan diajarkan antar generasi) maka jadilah kata hekter ikut diwariskan sebagai nama alat ini.
Nah, setelah semua uraian di atas, apa sih sebenarnya nama alat ini dalam bahasa indonesia? ada, cuma bunyinya agak aneh dan mungkin membuat banyak orang berkerut keningnya (meskipun ini resmi dan benar lho dan merupakan salah satu lema dalam KBBI). Apa kata itu: PENGOKOT untuk alatnya dan K***T untuk isinya!
Hehehe mari kita coba tanya kepada teman sekantor: Pinjam PENGOKOT mu atau minta K***T d**g punyaku habis....saya yakin 90% peluang yang terjadi adalah orang yang anda ajak bicara akan berkata: apa? sambil memandang aneh kepada anda. Atau kalau yang diajak bicara penutur Bahasa Jawa maka dia akan berfikir apa yang akan digigit dan kenapa dia minta gigit??? hahahah maklum dalam Bahasa Jawa COKOT artinya gigit dan COKOT(EN) adalah kata perintah yang artinya: gigitlah. Oops tapi mungkin ada benarnya karena kalau dilihat-lihat alat ini punya bagian mirip gigi taring, cara kerjanya mirip mulut yang mengangga dan mengatup dan ketika dipakai seperti meng-gigit kertas dan kalau K***T nya dilepas (karena kertasnya mau difotokopi misalnya) akan ada dua lubang bekas K***T yang tertinggal pada kertas mirip bekas gigitan Edward Cullen di leher Bella Swan dalam TWILIGHT SAGA? wkwkwkwkwkwkwkw

Selamat merayakan hari raya idul fitri!
16/07/2015

Selamat merayakan hari raya idul fitri!

31/05/2015

Sistem pendidikan kita di prodi TL perlu dikembangkan untuk dapat mengikuti perubahan yang terjadi (supaya apa itu istilahnya....kekinian :p). Dunia berubah dengan cepat. Pendidikan kita berjalan lambat dan seringkali tidak tanggap pada perubahan dunia. Generasi baru telah hadir dan mereka yang akan menerima pendidikan yang kita berikan. Kita perlu bersiap segera untuk menyambut generasi ini, karena mereka (termasuk kalian yang sekarang sudah menjadi mahasiswa TL) yang akan belajar dan menjadi sarjana TL dimasa akan datang (setidaknya sampai lahir generasi baru hehehe :)...)

Kalian (kita) yang saat ini aktif kuliah di Prodi TL dapat ikut aktif, berperan dan memberikan sumbangan pada kemajuan pendidikan suatu generasi yang artinya juga kemajuan suatu bangsa. Bila dulu para bapak bangsa ini (Soekarno, Hatta, Sjahrir) juga tokoh-tokoh bangsa lain (Jenderal Sudirman, bahkan termasuk tokoh yang kontroversial seperti Tan Malaka) pernah mengajar (iya benar mereka pernah mengajar sebagai "guru" - dalam tanda kutip karena yang dimaksud adalah seluas-luasnya bentuk dan arti guru), kenapa mereka mengajar? Karena masa depan bangsa ini (dan banyak perubahan serta perjuangan) diawali dari pendidikan, dari proses belajar mengajar dan interaksi antara "guru" dan "murid" di "ruang kelas", "ruang fikiran" dan "ruang diskusi".

Tidak semua dari kita berkesempatan untuk menjadi Guru (huruf besar tanpa tanda kutip, artinya Guru yang mengajar sebagai pekerjaannya...seperti saya contohnya :p), tapi kita semua bisa menjadi " guru" bagi sesama, bagi bangsa dan bagi umat manusia (wes...berat bro n sist....setidaknya jadi "guru" bagi teman kita). Dengan menjadi guru artinya kita berbagi, berbagi ilmu, kebahagiaan, pencerahan dan kemerdekaan...karena kemerdekaan diawali dari pengetahuan.

Oke sebelum postingan ini berubah menjadi sebuah narasi tentang filsafat pendidikan, mari kita kembali ke tujuan postingan ini: saya mencari dan mengajak kepada mahasiswa prodi TL (tanpa melihat semester) yang berminat untuk menjadi "guru", berminat pada masalah pendidikan TL, pada TL wannabe :), yang gerah dan ingin perubahan pada pendidikan kita (khususnya di FT UNTAN), dan (tidak harus, bukan syarat pokok) yang menyukai " narsisme edukatif" dan "edukasi kreatif kekinian anti mainstream" untuk bergabung dalam proyek kolaboratif inspiratif: TL 2.0.

Proyek TL 2.0 adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengembangkan metode pembelajaran atau perkuliahan yang sesuai dengan generasi NET 2.0 yaitu mereka yang lahir dan tumbuh besar di era internet, sosial media, gawai pintar (smart gadget). Generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang unik dan bergerak dengan cepat.

Mari kita berkolaborasi untuk TL yang lebih baik, pendidikan yang lebih baik dan bangsa Indonesia yang lebih jaya (patriotis lok sikit bro n sist...). Jika kalian ikut dalam proyek ini maka kalian ikut berbagi dan tidak hanya menjadi yang dihitung tapi juga ikut jadi yang diperhitungkan dan membuat almamater kita TL UNTAN (yang akan seumur hidup melekat pada kita) jadi yang diperhitungkan!

Caranya bagaimana? Kirim respon langsung (inbox) kepada pengirim postingan ini 8-)

For a better TL..!

Salam TL wannabe!

Address

Pontijanak

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Teknik Lingkungan Untan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share