SMAN 1 Gadingrejo

SMAN 1 Gadingrejo Sekolah

SMA Negeri 1 Gadingrejo adalah satu-satunya SMA Negeri yang ada di Kecamatan Gadingrejo, yang didirikan pada tahun 1984 di atas lahan seluas 2,89 Ha dengan jumlah bangunan 7 unit. Dahulu bernama SMA Negeri Tegalsari, dengan SK pendirian Nomor : 1558/D/1984 Tanggal 20 November 1984, kemudian pada tahun 1997 diubah namanya menjadi SMU Negeri 1 Gadingrejo, dengan SK Mendikbud RI Nomor : 035/O/1997 ta

nggal 7 April 1997. Kemudian pada tahun 2003 berubah kembali menjadi SMA Negeri 1 Gadingrejo bersamaan dengan dimulainya pelaksanaan Kurikulum Dan Sistem Pengujian Berbasis Kompetensi (KSPBK) atau Kurikulum 2004 bagi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Gadingrejo. Sejak tahun pelajaran 2006/2007 menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bagi kelas X, XI, XII dan menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN) kemudian ditahun TP 2007/2008 menjadi sekolah RSBI.

04/02/2014

Salam...

Profil lokasi tempat tinggal Marikun, M.Pd. Salah satu tenaga pengajar bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Gadingrejo. Aku sangat mencintai pekerjaanku. Karena itu, aku berkewajiban melakukan pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia yang aku banggakan. Itulah wujud yang bisa aku lakukan sebagai rasa...

18/08/2012
Bangsa ini akan kualat kalau masih s**a menzolimi guru!Meski sesama aparatur negara guru menjadi ladang empuk untuk di z...
17/08/2012

Bangsa ini akan kualat kalau masih s**a menzolimi guru!
Meski sesama aparatur negara guru menjadi ladang empuk untuk di zolimi!

Tunjangan profesi dengan maksud untuk meningkatkan martabat guru, ternyata untuk bisa sampai pada guru dihambat dari sana sini dengan berbagai alasan.
Bahkan dalam setiap tahunnya hampir tidak diserahkan secara penuh, hanya sebelas bulan.

TRIBUNNEWS.COM - Atau mengalami peningkatan lebih dari 20 persen dibanding pagu APBN-P 2012.

Guru Jahat BersertifikatSumber: http://edukasi.kompasiana.com/2011/12/27/guru-jahat-bersertifikat/27 December 2011Sudahl...
27/12/2011

Guru Jahat Bersertifikat

Sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2011/12/27/guru-jahat-bersertifikat/
27 December 2011


Sudahlah, kalau sistem pendidikannya masih kayak gini, ditambal kayak apapun nyaris tidak akan berpengaruh apa-apa. Ini adalah gerobak bobrok. Bahkan dalam keadaan tidak bobrok, jangan berharap gerobak bisa melaju sekencang angin. Lalu kita berbangga-bangga telah mengalokasikan dana sekian banyak persen dari duit nasional kita untuk meningkatkannya. Mau apa yang ditingkatkan? Mau disepuh emas roda-rodanya? Ah, tidak lucu! Ganti saja gerobaknya dengan pesawat, misalnya, dan tidak harus pakai emas. Pemborosan.

Sekarang di dunia perguruan kita lagi musim sertifikasi. Sebelum tahu benar ada yang itu, saya tahunya guru-guru lagi musim seminar. Kebetulan secara tidak langsung di salah satu seminar, saya ikut penasaran lihat-lihat. Saya tergiur pada judul seminarnya. Ada orang Jakartanya lagi katanya. Wah, pencerahan, pikir saya. Tapi kok, lho, banyak peserta yang cuma absen nama doang! Dan, lho, seminarnya gini-gini doang! Seperti malas mau menukik tajam pada inti permasalahan. Wah, ilmu gosip saya pun bertindak. Guru bersertifikat adalah guru yang harus punya cukup koleksi sertifikat. Haha ….!

Kalau saya merujuk pada peringkat korupsi Indonesia, apa yang perlu saya herani? Bahkan prestasi pun bisa dikorupsi. Besok-besok, kita korupsi saja sekalian muka kita. Yang asli kita jual mahal, kita ganti muka badak. Plastik saja, jangan yang kulit asli. Badak dilindungi undang-undang. Cuma ada satu masalah kecil. Jangan-jangan muka badak (plastik!) masih lebih mahal dari muka kita. Bisa tekor kita!

Saya pun dapat bisikan. Tidak semua guru memang punya kelayakan menjadi guru. Yang saya cemaskan, tidak semua ini berarti sebagian kecil saja. Bahkan bila perbandingannya 50:50 saja sudah cukup mencemaskan. Tapi, mencermati bahwa tidak ada gerakan “perlawanan” sistem yang cukup signifikan di dunia perguruan, bahwa mereka nyaman-nyaman saja di kubangannya, saya merasa tidak perlu cemas lagi. Saya ngeri!

Tapi saya percaya bahwa guru memang sejatinya harus jahat. Jahat dan baik adalah dua sisi mata uang uang yang sama. Omong kosong bila ada yang ingin jadi baik tapi menolak yang jahat. Pemisahan seperti itu mentoknya paling dalam taraf wacana. Praktiknya, keduanya tak mungkin dipisahkan. Kejahatan adalah nama lain dari kebaikan. Kebaikan adalah keburukan dalam wajah yang menawan dan menentramkan.

Sudahlah, kalau sistem pendidikannya masih kayak gini, ditambal kayak apapun nyaris tidak akan berpengaruh apa-apa. Ini adalah gerobak bobrok. Bahkan dalam keadaan tidak bobrok, jangan berharap gerobak bisa melaju sekencang

Address

Jalan Tegalsari 001, Gadingrejo
Pringsewu
35372

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 16:00

Telephone

072194858

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMAN 1 Gadingrejo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to SMAN 1 Gadingrejo:

Share