Polnes (Politeknik Negeri Samarinda)

Polnes (Politeknik Negeri Samarinda) Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Polnes (Politeknik Negeri Samarinda), Jalan Cipto Mangun Kusomo Samarinda Seberang, Samarinda.

Politeknik Negeri Samarinda atau disingkat Polnes Sebelumnya bernama Politeknik Universitas Mulawarman, yang resmi berdiri berdasarkan surat keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi No.080/Dikti/Kep/85 tertanggal 3 Desember 1985.

Siaran PersNomor: 98/Sipers/II/2026*Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Tet...
24/02/2026

Siaran Pers
Nomor: 98/Sipers/II/2026

*Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Tetap Terjaga*

Jakarta—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan bahwa anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, Jumat (20/2).

Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, tren jumlah penerima KIP Kuliah terus meningkat setiap tahun sejak 2020. Tren ini terlihat pada penerima mahasiswa baru maupun total penerima secara keseluruhan, termasuk penerima yang sedang menjalani studi (ongoing).

Pada tahun 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp6,5 triliun. Anggaran tersebut terus meningkat secara signifikan hingga mencapai Rp14,9 triliun pada tahun 2025 dengan jumlah sasaran penerima sebanyak 1.044.921 mahasiswa berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Pada Tahun Anggaran 2026, alokasi anggaran KIP Kuliah berdasarkan DIPA naik menjadi Rp15.323.650.458.000 dengan sasaran penerima sebanyak 1.047.221 mahasiswa.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menuturkan bahwa Kemdiktisaintek terus mengawal program KIP Kuliah agar anggarannya tidak berkurang dan program dapat terlaksana lebih baik lagi.

Menteri Brian menyebut bahwa KIP Kuliah merupakan instrumen strategis untuk memastikan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Menteri Brian berkomitmen bahwa Kemdiktisaintek akan terus memperluas akses pendidikan melalui program KIP Kuliah yang merupakan "Jembatan Harapan" bagi siswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan studi dan memastikan anak-anak Indonesia yang kurang mampu secara ekonomi namun berprestasi, tetap bisa menempuh dan lulus pendidikan tinggi. Kemdiktisaintek akan terus memastikan bahwa bantuan biaya hidup dari KIP Kuliah adalah hak penuh mahasiswa dan perguruan tinggi serta semua pihak lain dilarang melakukan pungutan bagi penerima KIP Kuliah.

*Skema Distribusi KIP Kuliah*

Terkait perbedaan distribusi jumlah penerima di perguruan tinggi tertentu, Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek selaku pengelola KIP Kuliah menyampaikan bahwa variasi tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Distribusi kuota KIP Kuliah pada periode 2020–2024 didasarkan pada daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada masing-masing perguruan tinggi. Skema ini menempatkan kapasitas kampus dan kualitas program studi sebagai dasar pengalokasian kuota, sehingga jumlah penerima di tiap kampus mengikuti kebijakan yang relatif stabil dari tahun ke tahun sehingga persentase jumlah penerima dimasing-masing perguruan tinggi relatif tetap.

Mulai tahun 2025, PPAPT Kemdiktisaintek ditugaskan mengelola program KIP Kuliah. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima, prioritas penerima bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diberikan berdasarkan jumlah pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di masing-masing Perguruan Tinggi Negeri dan telah terdaftar di sistem KIP Kuliah sebelum mengikuti SNBP dan SNBT. Sedangkan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), kuota didistribusikan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) berdasarkan berdasarkan daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada PTS di wilayah kerja LLDikti. Dengan kebijakan ini, prioritas penerima KIP Kuliah melekat pada siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang lulus seleksi masuk PTN melalui SNBP atau SNBT sehingga secara otomatis akan ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah setelah diverifikasi dan divalidasi oleh perguruan tinggi.

Ini artinya bahwa pemerintah semakin memprioritaskan bagi siswa-siswi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik baik dan memiliki keterbatasan ekonomi untuk mendapatkan KIP Kuliah. Selain itu, pemerintah memberi prioritas lebih besar agar mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin bisa kuliah di program studi unggulan, baik di PTN maupun PTS di seluruh Indonesia.

Setiap kebijakan baru tentu memiliki implikasi dalam implementasinya. Dengan kebijakan baru di tahun 2025, jumlah kuota secara nasional minimal tetap 200 ribu mahasiswa baru. Namun, PTN tidak langsung mendapatkan kuota bagi penerima KIP Kuliah seperti tahun 2020 - 2024. Jumlah penerima ditentukan oleh berapa banyak siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP atau SNBT.

Oleh karena itu Kepala PPAPT Kemdiktisaintek, menyampaikan bahwa jika di suatu perguruan tinggi jumlahnya menurun, hal itu bisa terjadi karena banyak siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat atau yang terdata di DTKS atau PPKE maksimum desil 3 yang tidak lulus SNBP atau SNBT, sehingga tidak dapat masuk di kampus tersebut, atau karena proporsi pendaftar dari pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, DTKS dan PPKE memang tidak banyak.

Dengan demikian, penurunan pada satu perguruan tinggi tidak mencerminkan pengurangan kuota secara nasional, tidak p**a mencerminkan pengurangan anggaran KIP Kuliah. Hal ini merupakan konsekuensi dari distribusi berbasis data dan hasil seleksi tahun berjalan. Sebagai contoh nyata, perubahan jumlah penerima pada kampus Universitas Negeri Medan yang pada tahun 2024 hanya menerima sekitar 1.000 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Namun pada tahun 2025, jumlah siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP dan SNBT lebih dari 3.000 sehingga mendapatkan peningkatan yang sangat besar. Sebaliknya pada kampus lain seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), pada tahun 2024 menerima kuota sekitar 1.900 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Namun, pada tahun 2025, siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP dan SNBT di UGM hanya sekitar 708 mahasiswa sehingga terjadi penurunan yang cukup besar. Penyebab lain hal ini terjadi karena siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang mendaftar ke UGM memang tidak banyak. Kemdiktisaintek selanjutnya telah mendistribusikan kuota tambahan bagi perguruan tinggi seperti UGM yang mengalami penurunan jumlah penerima cukup besar walaupun secara total tidak sama dengan tahun 2024 atau sebelumnya.

Seiring dengan keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah memberlakukan sistem basis data terintegrasi untuk meningkatkan akurasi sasaran bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat termasuk program KIP Kuliah yang masuk dalam kelompok bantuan sosial dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, mulai tahun 2026, prioritas penerima KIP Kuliah diberikan kepada lulusan SMA/SMK penerima PIP SMA/sederajat dan/atau yang terdata dalam DTSEN yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Untuk PTN, prioritas penerima diberikan kepada siswa yang lolos melalui jalur SNBP dan SNBT. Penajaman ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar menjangkau calon mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang memiliki potensi akademik baik. Sedangkan untuk PTS, kuota tetap didistribusikan oleh LLDikti didasarkan oleh daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada PTS di wilayah kerja LLDikti.

Kemdiktisaintek memastikan bahwa penyaluran KIP Kuliah dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, dan berbasis data. Evaluasi rutin dilakukan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan pembiayaan.

Penambahan kuota penerima KIP Kuliah sebagai bagian dari optimalisasi distribusi anggaran terjadi di beberapa perguruan tinggi. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan penyesuaian untuk memastikan program berjalan efektif dan adaptif terhadap kebutuhan.

Sejak pertama kali diluncurkan, KIP Kuliah telah menjadi salah satu pilar penting dalam penguatan sumber daya manusia Indonesia. Melalui dukungan pembiayaan pendidikan, mahasiswa dapat lebih fokus pada studi dan pengembangan diri tanpa terbebani kendala ekonomi.

Dengan peningkatan anggaran, perluasan sasaran, dan penyempurnaan kebijakan, KIP Kuliah terus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah memastikan akses terhadap pendidikan tinggi tetap terbuka dan semakin luas bagi generasi muda Indonesia di seluruh daerah.

“Kami dari Kemdiktisaintek, mengajak seluruh anak-anak Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu, terutama lulusan SMA/SMK, untuk jangan khawatir meneruskan ke jenjang kuliah, KIP Kuliah akan menjadi sarana untuk anak bangsa meraih masa depan yang lebih baik,” tutur Menteri Brian.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas program ini, Kemdiktisaintek membuka secara aktif kanal pengaduan melalui:
• Laman: lapor.go.id
• Pusat Panggilan Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemdiktisaintek: 126
• Email ULT Kemdiktisaintek: [email protected]
• Whatsapp ULT Kemdiktisaintek: +62 851-8606-9126.

*Humas*
*Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi*

Laman : https://kemdiktisaintek.go.id/
FB Fanpage : https://www.facebook.com/share/1W4TzwrvrR/?mibextid=LQQJ4d
Instagram : https://www.instagram.com/kemdiktisaintek.ri/
Twitter : https://x.com/Kemdiktisaintek
Youtube : https://www.youtube.com/
Tiktok : https://www.tiktok.com/
E-Magz Google Play : Satu Dikti




TIMELINE SNPMB 2026SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)Pendaftaran : 3 – 18 Februari 2026Rapat Penentuan Prodi :...
19/02/2026

TIMELINE SNPMB 2026

SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)
Pendaftaran : 3 – 18 Februari 2026
Rapat Penentuan Prodi : 27 Februari 2026
Pengumuman SNBP : 31 Maret 2026
Daftar Ulang : 1 – 10 April 2026
Wawancara KIP : 7 – 9 April 2026
Penetapan UKT : 10 April 2026
Pembayaran UKT : 13 – 24 April 2026

SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
Pendaftaran : 25 Maret – 7 April 2026
Pengumuman SNBT : 25 Mei 2026
Daftar Ulang : 6 Juni 2026
Penetapan UKT : 26 Mei – 5 Juni 2026
Pembayaran UKT : 8 – 12 Juni 2026

SMK-PN (Seleksi Mandiri Konsorsium – Politeknik Negeri)
Pendaftaran : 1 April – 30 Mei 2026
Ujian Tulis : 6 Juni 2026
Pengumuman SMK-PN : 14 Juni 2026
Masa Sanggah : 17 – 23 Juni 2026
Daftar Ulang + Bayar UKT : 24 Juni – 5 Juli 2026
Note Khusus
- Uji Tulis Berbasis Soal Konsorsium
- Tidak Menggunakan Sistem Cadangan
- 2 Pilihan Polnes + 1 Pilihan Politeknik Lain

SM-POLNES (Seleksi Mandiri Politeknik Negeri Samarinda)
Pendaftaran : 22 Juni – 4 Juli 2026
Pengumuman : 8 Juli 2026
Daftar Ulang Note Khusus
: 9 – 19 Juli 2026
- Hanya 1 pilihan menggunakan nilai UTBK / Nilai SMK-PN

Sehubungan dengan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, maka jadwal perkuliahan dilingkungan Politeknik Negeri Samarinda ...
18/02/2026

Sehubungan dengan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, maka jadwal perkuliahan di
lingkungan Politeknik Negeri Samarinda akan dilakukan penyesuaian sebagai berikut:

1.Waktu Perkuliahan Bulan Ramadhan berlaku mulai tanggal 18
Februari - 18 Maret 2026.

2.Selama Bulan Ramadhan 1 jam perkuliahan berlangsung selama
40 menit.

3.Jadwal Perkuliahan selama Bulan Ramadhan untuk kelas Reguler
dimulai pukul 08.00 WITA, sedangkan untuk Kelas Non Regular,
RPL dan S2-Terapan, dapat menyesuaikan dengan jadwal yang
ada.

31/01/2026

Kunjungan Sosialisasi SNPMB 2026 Polnes ke SMAN 6 & SMKN 5 Balikpapan

Selamat memulai Perkuliahan
25/01/2026

Selamat memulai Perkuliahan

POLNES 10 Jurusan 28 Program Studi
23/01/2026

POLNES 10 Jurusan 28 Program Studi

23/01/2026

SNPMB 2026 Telah Dibuka
Akreditasi
D3 Akuntansi - Baik Sekali
S1 Terapan Akuntansi Manajerial - Baik Sekali
S1 Terapan Keuangan & Perbankan - Baik Sekali

S1 Terapan Desain Produk Kayu & Serat - Baik
S1 Terapan Arsitektur Bangunan Gedung - Baik

D3 KPNK - Baik Sekali
D3 Teknika - Baik Sekali
D3 Nautika - Baik

D3 Petro Oleo Kimia - Unggul
S1 Terapan Teknologi Kimia Industri - Unggul

D3 Pariwisata - B
S1 Terapan Usaha Perjalanan Wisata - Baik

D3 Perawatan & Perbaikan Mesin - Baik Sekali
D3 Teknik Alat Berat - Unggul
S1 Terapan Teknik Mesin Produksi & Perawatan

D3 Teknik Informatika - Baik Sekali
D3 Teknik Komputer - B
S1 Terapan Teknik Informatika Multimedia - Baik
S1 Terapan Teknologi Rekayasa Komputer - Baik Sekali

D3 Teknik Listrik - Baik Sekali
S1 Terapan Teknik Listrik - Baik Sekali

S1 Terapan Manajemen Pemasaran - Baik Sekali
S1 Terapan Bisnis Digital - Baik Sekali
S2 Terapan Pemasaran, Inovasi & Teknologi - Baik Sekali

S1 Terapan Rekayasa Jalan & Jembatan - Baik Sekali
S1 Terapan Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air - Baik
S1 Terapan Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung - Baik Sekali
S2 Terapan Rekayasa Perawatan & Restorasi Jembatan - Baik Sekali

Address

Jalan Cipto Mangun Kusomo Samarinda Seberang
Samarinda
75136

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Polnes (Politeknik Negeri Samarinda) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Polnes (Politeknik Negeri Samarinda):

Share