09/03/2017
📕 Sirah Nabawi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
*Tadabbur Ayat Pasca Perang Uhud*
_(Kitab Manhaj Haraki syeh Munir Muhammad Al Ghadban)_
_*QS Al Imran 137*_
قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِكُمْ سُنَنٌ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
_"Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah (Allah), karena itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagai-mana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul)."_
Ayat ini menegaskan pada kaum muslimin pasca perang Uhud bahwa sudah berlalu sekian banyak peristiwa di alam ini yang berdasarkan ketentuan Allah subhanahu wata'ala. Tidak ada yang alami, sebagaimana biji yang ditanam petani tumbuh bukan karena petani, tapi karena kuasa Allah swt. Manusia dapat menunggang hewan bukan karena ia mampu menjinakkannya tapi karena Allah swt yang menundukkannya untuk manusia. Pada hakekatnya hewan itu tunduk pada Allah swt bukan pada kita.
Setelah ayat ini turun, Al Qur'an ingin mengaitkan masa lalu dengan masa kini ataupun masa kini dengan masa lalu. Karena dengan belajar masa lalu untuk menghadapi masa kini, kita bisa mendapat isyarat dari celah antara keduanya untuk menghadapi masa depan.
Dulu bangsa Arab sama sekali tidak diperhitungkan dalam kancah kepemimpinan di dunia. Peradaban Roma dan Persia yang merajai, belum lagi bayang bayang kesukuan bangsa arab. Orang Arab jahiliah tidak ada misi menguasai arab hanya memikirkan sukunya saja. Tetapi ketika Islam dan Al Qur'an datang mereka merubah cara pandang. Bahwa Al Qur'an menegaskan bahwa umat muslim ialah Khalifah di dunia. Sehingga banyak peradaban jahiliah yang mulai luntur berganti dengan peradaban islam. Cita cita Islam jauh lebih luas dari pada hanya membela kesukuan saja. Pengikatnya ialah ikatan yang paling kuat yaitu keimanan dan kepercayaan pada Allah subhanahu wata'ala yang paling tinggi. Jika bukan karena keimanan maka kita tak akan bisa saling berkumpul antar suku.
Bicara pergerakan kita ingat dengan pendirian Budi Utomo 1908. Padahal pada misi organisasi tsb hanya menyatukan pemuda Jawa dan pemuda sunda. Pendirinya ialah salah satunya Hos Cokroaminoto. Rumah beliau sempat menjadi tempat tinggal Soekarno. Organisasi besar yang sebelumya berdiri ialah Sarekat Islam dengan visi misi karena saat itu Belanda lebih memberikan perhatian ekonomi pada orang Tionghoa sedang pribumi yang notabene muslin disingkirkan. Pendiri Sarekat Islam salah satunya juga Hos Cokroaminoto.
Kedua organisasi tersebut beda cakupan visi misi. Sarekat Islam mengaitkan visi misi kepada agama sehingga cakupannya lebih luas, Nasional. Bukan hanya sekedar beberapa etnis saja.
_*Mengapa perang Diponegoro terjadi?,*_
Mereka memberontak karena kuburan leluhurnya direndahkan. Padahal kita meyakini untuk menghormati orang yg sudah meninggal. Sehingga Diponegoro muda bertindak.
_*Lihat perang Aceh?..*_
Saat itu belum ada nama Indonesia. Mengapa terjadi?
Karena agama mereka diganggu, ketidakadilan dan kedzaliman tidak diakui dalam Islam. Padahal saat itu Islam sangat kuat di Aceh, sehingga Cut Nyak Dien saat itu berontak. Suami pertamanya meninggal saat perang. Kemudian Cut Nyak Dhien menikah dengan Teuku Umar dengan syarat suaminya itu mengizinkan ia ikut berperang. Teuku Umar meninggal lebih dulu dalam perang, sedangkan Cut Nyak Dien meninggal di Sumedang di kaki gunung Puyuh.
_*karena akidah...*_
Akidahlah yang membawa Orang arab jahiliah naik kedudukannya dalam kurun waktu hanya 1/4 abad saja. Di Zaman Umar bin Khattab Radhiallahu Anhu Islam sudah sampai di Spanyol. Hampir seluruh dunia dikuasai Islam saat itu. Apa yang membuat mereka sampai di titik itu?
Tidak lain adalah karena akidah dan keimanan.
_*ia mulia karena Islam.....*_
Zaman Khalifah Umar bin Khattab Radhiallahu Anhu, Islam menguasai Al Quds. Pas**annya dipimpin oleh sahabat senior waktu itu. Umar ra tetap tinggal di Mekah. Pendeta menolak menyerahkan kunci Al Quds kecuali langsung pada Khalifah Umar ra. Hingga akhirnya Umar ra pun pergi ke Al Quds. Semua menyambut kedatangan Khalifah. Mereka keheranan karena Khalifah mereka terlihat sangat lusuh pakaiannya. Karena itu shahabat memberi mas**an pada Umar ra untuk mengganti pakaiannya dengan yang lebih bagus. Tetapi jawaban Umar ra
_"KITA Ini adalah kaum yang dimuliakan dengan Islam, jadi jangan cari kemuliaan lain selain Islam"_
Inilah kemuliaan Umar bin Khattab Radhiallahu Anhu.
Apa yang terjadi hari ini ialah pertanyaan pengulangan dari masa lalu. Dan masa depan adalah pengulangan masa kini.
_*Deklarasi Allah......*_
_*QS Al Imran 138*_
هَٰذَا بَيَانٌ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِلْمُتَّقِينَ
_Inilah (Al-Qur'an) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa._
Ini semacam deklarasi. Deklarasi dari Allah subhanahu wata'ala. Al Qur'an adalah penjelas bagi semua manusia. Tetapi Orang bertakwa ia mendapat petunjuk dari Al Qur'an. Tidak sama. Hanya orang beriman saja yang bisa merasakan ِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ dari Al Qur'an.
_*menuai hikmah dari kekalahan..*_
Pasca perang Uhud sepertinya umat muslim mengalami kekalahan. Di ayat 137 Allah menenangkan umat muslim bahwa kekalahan adalah sunnatullah yang bisa diambil banyak hikmahnya untuk mencapai kemenangan. Hikmahnya ialah sesungguhnya menang tidaknya kaum muslimin bukan karena faktor duniawi (jumlah pas**an, persenjataan dsb) tapi karena keimanan yang ada dalam setiap diri kaum muslimin. Ingatlah perang Badar dengan jumlah yang lebih sedikit.
Bukan ilmu pengetahuan yang membuat seseorang tinggi kedudukannya, jika ilmu itu tidak mendekatkannya pada Allah dan tidak menjadikannya insan yang bermanfaat maka ilmunya itu ialah suatu kesia siaan belaka.
_*Belajar Keimanan dari Bilal*_
Ingatlah bagaimana kisah penyiksaan Bilal. Umayyah bin Khalaf ingin mempertontonkan bagaimana ia menyiksa Bilal. Tapi bilal hanya berteriak "Ahad.. Ahad.." hingga Umayyah bin Khalaf merasa malu karena budaknya tidak menuruti kemauannya. Hingga ia berbisik pada billal
Ucapkanlah engkau akan kembali ke agama nenek moyangmu, setelah itu terserah apa yang akan kau lakukan.
Tapi bilal tetap berteriak "Ahad...."
Setiap dicambuk hanya kalimat "Ahad" yang keluar
Para ahli sejarah meneliti
Bilal masuk Islam belum lama hingga ia sampai pada titik penyiksaan oleh tuannya. Oleh karena itu, dengan keterbatasan pengetahuannya tentang Islam, ia hanya baru memahami bahwa Tuhannya itu satu, Ahad..
_*Kesimpulannya kisah Bilal*_
Ilmu pengetahuan Bilal sedikit, ia belum kenal rukun Islam dsb, belum. Tapi dengan ilmunya yang sedikit itu menjadikan bekal imannya kuat. Maka bekal kuatnya iman itu mengalahkan pengetahuannya yang sedikit. Inilah yang harus kita ambil dari seorang Bilal.
Idealnya iman banyak pengetahuan banyak. Inilah yang menaikkan peradaban Islam pada waktu itu, berbagai bidang ilmu pengetahuan dikuasai oleh ilmuwan Islam. Ingatlah Ibnu Battutah, Al Khawarizmi, Ibnu Sina dan ilmuwan muslim lainnya.
_*Dua amanah kita saat ini :*_
1. Meningkatkan amanah
2. Meningkatkan skill pengetahuan. Tingkatkan kapasitas keilmuwan kita, sehingga posisi kita kuat untuk menanamkan nilai2 Islam.
Tidak harus semua jadi ustadz. Jadilah ahli di bidang masing-masing. Dengan bekal keimanan yang kuat dan keilmuwan yang mumpuni.
_*Bentuk mengembalikan kejayaan Islam masa kini :*_
Kepemimpinan Islam tidak harus berbentuk seperti dahulu, sentralisasi kepemimpinan. Tapi bagaimana nilai nilai Islam masuk ke setiap lini kehidupan manusia hingga ke akar akarnya.
_*Lihatlah Turki.......*_
Di masa sebelum Erdogan naik, Turki tidak diperhitungkan sama sekali oleh Eropa. Saat Erdogan naik dan ekonomi negara naik, Eropa sekarang melirik Turki. Dulu Islam dipinggirkan sekarang Islam di junjung tinggi di sana. Turki maju karena kembali pada Islam. Sekarang Turki merupakan salah satu negara kuat yang bisa mengambil peran bagi negara2 Muslim yang saat ini sedang dalam kesulitan.
💬 *Sebarkan kebaikan ini seluas-luasnya. Fastabiqul khairat.*
_Wallahu'alam bisshawwab_
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
*Dapatkan rekaman KanTin Al Hurriyyah di* ▶ https://drive.google.com/drive/mobile/folders/0B3b_-2SIFvYYclM0R25nRVo5SkU?usp=d