Magister Manajemen Bencana UPN "Veteran" Yogyakarta

Magister Manajemen Bencana UPN "Veteran" Yogyakarta Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Magister Manajemen Bencana UPN "Veteran" Yogyakarta, Community College, Ruang Sudirman 1/3, Kampus UPN “Veteran” Yogyakarta Unit 2, Sleman.

UPN “Veteran” Yogyakarta Fasilitasi Bimbingan Teknis Fasilitator Desa Tangguh Bencana Kabupaten GroboganSabtu, 13 Mei 20...
14/05/2023

UPN “Veteran” Yogyakarta Fasilitasi Bimbingan Teknis Fasilitator Desa Tangguh Bencana Kabupaten Grobogan
Sabtu, 13 Mei 2023

Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo, memberikan apresiasi dan arahan pada peserta bimtek fasilitator desa tangguh bencana.

Pusat Studi Manajemen Bencana (PSMB) UPN "Veteran" Yogyakarta menjadi fasilitator dalam kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Grobogan, Senin – Jumat, 8-12 Mei 2023. Kegiatan ini sebagai salah satu wujud implementasi kerjasama antara UPN dengan BNPB yg tertuang dalam Surat Perjanjian Kerjasama nomor SPKO. 07/BNPB/IV/2013 dan nomor B/62A/IV/2013/LPPM-KS.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Pusdalops BPBD Kabupaten Grobogan ini diikuti oleh 24 peserta yg terdiri dari unsur BPBD, PMI, dan Pramuka. Kegiatan bimbingan teknis fasilitator dibuka oleh Staf Ahli Bupati Grobogan, Amin Hidayat, bersama dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih. Pada hari kedua, hadir p**a Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo, yang memberikan apresiasi dan arahan bagi para peserta. Ia mengapresiasi kemauan dan kesungguhan para peserta untuk menjadi aktor-aktor yang membangun ketangguhan dalam masyarakat.
“Harapannya, bagaimana melalui pelatihan ini bisa mendapatkan sesuatu yang bisa berguna untuk dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungannya baik di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan sampai nasional,” ucap Pangarso.
Papang juga mengatakan bahwa hal utama dalam destana yang perlu ditekankan kepada masyarakat ialah penilaian ketangguhan desa. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan penyadaran risiko bencana pada masyarakat, menyediakan data dasar ketangguhan bencana di tingkat desa, dan sebagai dasar dalam penyelenggaraan program-program penanggulangan bencana di tingkat desa.
Kegiatan bimbingan teknis dilakukan selama lima hari, diisi dengan berbagai materi dan praktik fasilitasi. Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana, penilaian ketangguhan desa, pengkajian risiko bencana, sistem peringatan dini yang inklusif, perencanaan evakuasi, forum pengurangan risiko bencana (FPRB) dan relawan, perencanaan penanggulangan bencana, keluarga tangguh bencana, serta teknik-teknik fasilitasi.
Ketua PSMB UPN “Veteran” Yogyakarta, Eko Teguh Paripurno menekankan bahwa pembentukan desa tangguh bencana bertujuan untuk melaksanakan empat mandat global yang tertuang dalam Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR). Keempat mandat tersebut yaitu memahami risiko bencana, memperkuat tata kelola risiko bencana, berinvestasi dalam pengurangan risiko bencana untuk membangun ketangguhan, dan kesiapsiagaan pemulihan untuk membangun kembali dengan lebih baik.
Pada hari terakhir, setiap peserta melakukan praktik fasilitasi secara berkelompok guna melihat pemahaman terkait substansi dan kecakapan dalam melakukan fasilitasi. Berdasarkan hasil pre test dan post test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fasilitasi desa tangguh bencana. Kegiatan ditutup dengan pembagian sertifikat bagi para peserta. Eko Teguh berpesan supaya para peserta tidak berhenti dan puas dengan hasil yang didapat namun tetap meningkatkan pengetahuan dan kemampuan untuk menjadi fasilitator desa tangguh bencana.
“Bagaimana caranya teman-teman yang sudah mampu dapat mengajari teman-teman yang lain sambil mengembangkan ketangguhan desanya. Bagi teman-teman yang masih merasa kurang punya tanggung jawab untuk belajar,” tutupnya.

UPN “Veteran” Yogyakarta dan BPBD Kabupaten Banjarnegara Upayakan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko BencanaRabu, 10 Mei 2...
14/05/2023

UPN “Veteran” Yogyakarta dan BPBD Kabupaten Banjarnegara Upayakan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana
Rabu, 10 Mei 2023
Kontributor: Wahyu Sugeng Triadi

Selasa, 9 Mei 2023 Pusat Studi Manajemen Bencana UPN “Veteran” Yogyakarta dan BPBD Kabupaten Banjarnegara melaksanakan Focus Grup Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Kajian Risiko Bencana bersama OPD dan seluruh komponen penta-helix di Kabupaten Banjarnegara. FGD yang dihadiri juga oleh Asisten I Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra ini merupakan kegiatan awal dalam rangkaian penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerjasama antara BPBD Kabupaten Banjarnegara dengan UPN “Veteran” Yogyakarta berdasarkan Nota Kesepakatan Nomor 019.6/004/NK/I/2023.
Kajian risiko bencana merupakan proses terpadu untuk mengkaji gambaran menyeluruh potensi bahaya hingga risiko bencana di suatu wilayah. Hasil dari Kajian Risiko Bencana menjadi penting karena merupakan dokumen induk dalam perencanaan kebijakan penanggulangan bencana. Selain itu, penyusunan KRB juga merupakan salah satu SPM yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten/Kota berdasarkan Pemendagri No 101 Tahun 2018.
Bupati Banjarnegara menyatakan dalam kertas sambutan yang disampaikan Asisten I, Tursiman, mengingatkan kepada seluruh OPD, bahwa kebijakan yang akan diambil oleh seluruh pemangku kebijakan harus berpedoman pada Kajian Risiko Bencana.
“Dokumen KRB sangat penting untuk kita semua, yang mana urusan penanggulangan bencana bukan hanya mandat BPBD saja, namun semua pihak dalam unsur pentahelix di Kabupaten Banjarnegara juga harus mendukung upaya tersebut”, jelas Tursiman.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aris Sudaryanto dalam sambutannya menyatakan bahwa Kabupaten Banjarnegara merupakan laboatorium bencana, salah satunya bencana tanah longsor yang sudah terjadi semenjak dahulu, dari longsor Legetang tahun 1955, hingga hari ini timnya juga sedang melaksanakan giat respons longsor di salah satu wilayahnya. Beliau juga menegaskan harapannya bahwa pengkajian risiko yang diusahakan bersama tidak hanya menghasilkan dokumen yang mahal dan tidak digunakan, namun harus digunakan sebagai dokumen induk kebijakan penanggulangan bencana.
FGD ini bertujuan untuk membangun komitmen awal untuk mendukung dan membangun keterlibatan seluruh pihak dalam semua proses penyusunan KRB. Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan Konsepsi Penyusunan KRB oleh Arif Rianto Budi Nugroho dari Pusat Studi Manajemen Bencana (PSMB) UPN “Veteran” Yogyakarta, dan dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjarnegara, Agus Haryono.
Acara ditutup dengan proses pemaparan oleh Wahyu Sugeng Triadi dari PSMB UPN “Veteran” Yogyakarta mengenai metodologi pengkajian risiko, sekaligus memfasilitasi pengadaan data dari OPD dan pihak terkait untuk menunjang penyusunan KRB Kabupaten Banjarnegara. Dalam proses ini, peserta FGD yang merupakan Tim Teknis Penyusunan KRB yang ditetapkan oleh Bupati Banjarnegara menyepakati untuk mengkaji 9 ragam bahaya, berdasarkan histori kejadian dan potensi bahaya di Kabupaten Banjarnegara.

Yuk merapat. Senyampang belum pemilu...
16/02/2023

Yuk merapat. Senyampang belum pemilu...

12/08/2020
Mari merapat untuk belajar bersama. Silahkan mendaftar secara daring, seleksi masuk daring, ..
04/06/2020

Mari merapat untuk belajar bersama. Silahkan mendaftar secara daring, seleksi masuk daring, ..

Mari berlatih bersama di perbatasan
24/02/2020

Mari berlatih bersama di perbatasan

Ibu/Bapak/Kawan-kawan yang baik. Kami sedang melakukan survey untuk mengetahui persepsi masyarakat atas kebakaran hutan ...
17/09/2019

Ibu/Bapak/Kawan-kawan yang baik.

Kami sedang melakukan survey untuk mengetahui persepsi masyarakat atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi. Berkenaan dengan hal tersebut, kami berharap Bapak/Ibu/Kawan-kawan dapat mengisi dan menyebarluaskan link survey berikut. Salam hormat dan terimakasih banyak atas bantuannya.

ET Paripurno
Magister Manajemen Bencana
UPN Veteran Yogyakarta

Take this survey powered by surveymonkey.com. Create your own surveys for free.

Mari belajar bersama.....
08/01/2019

Mari belajar bersama.....

SALAM KEMANUSIANPusat Studi Manajemen Bencana / Magister Manajemen Bencana UPN “Veteran” Yogyakarta saat ini sedang mela...
01/12/2017

SALAM KEMANUSIAN

Pusat Studi Manajemen Bencana / Magister Manajemen Bencana UPN “Veteran” Yogyakarta saat ini sedang melaksanakan program kegiatan penguatan warga dan tanggap darurat erupsi gunungapi di Karangasem; serta tanggap darurat banjir / longsor di Bantul dan Gunungkidul.

Seiring dengan kegiatan tersebut kami mengharapkan bantuan Kawan-kawan / Ibu / Bapak untuk membantu pemenuhan kebutuhan para penyintas di kawasan terpapar bencana.

Bantuan dapat berupa barang dan uang tunai. Bantuan barang sebaiknya berupa bahan pokok: beras, minyak goreng, gula, kopi dan teh. Bantuan barang silahkan diserahkan ke Pusat Studi Manajemen Bencana, Ruang Sudirman 1/4, Kampus UPN “Veteran” Unit 2, Jalan Babarsari Yogyakarta.

Bantuan uang silahkan ditransfer ke Rekening Nomor 0340235286 Bank BNI atas nama Pusat Studi Manajemen Bencana.

Semoga Tuhan yang Mahaesa memberkati kerja-kerja kita.

Narahubung:
Eko Teguh Paripurno (+628111260162; [email protected])
Arif Rianto Budi Nugroho (+628122968134; [email protected]) Wana Kristanto (+62818 04296551; [email protected])

04/06/2017

Address

Ruang Sudirman 1/3, Kampus UPN “Veteran” Yogyakarta Unit 2
Sleman
55283

Telephone

+6262818260162

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Magister Manajemen Bencana UPN "Veteran" Yogyakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share