06/03/2018
Potensi Bahaya Jika RRC Menguasai LCS:
Terkait dengan kunjungan muhibah kapal induk Amerika, USS Carl Vinson, yang bertenaga nuklir & mampu membawa 90 pesawat jet tempur itu ternyata berkaitan dengan ketegangan yang timbul di wilayah LCS (Laut Cina Selatan) pada saat ini. Selain sebagai sebuah bentuk "jawaban" atas tindakan RRC yang menggelar operasi pengawasan dengan pesawat siluman Chengdu J-20", rupanya juga ada hubungannya untuk mencegah kemungkinan pengiriman kapal2 bermuatan narkoba, yang peredarannya di wilayah Asia Tenggara memang cukup besar. Tahun 2016 lalu dikabarkan bahwa ada sekitar 250 ton Narkoba dapat disebarkan melalui laut di wilayah LCS. Dalam acara diskusi "Indonesia Bicara" di TVRI (Rabu, 6/3/2018 jam 21.30-22.30) malah disebutkan bahwa ancaman peredaran narkoba melalui laut yang diangkut kapal2 melalui LCS justru dapat mencapai jumlah yang lebih besar lagi.
Bertitik tolak dari ancaman2 pertahanan maritim dan bahaya narkoba tsb maka Angkatan Laut AS dikirim ke Vietnam untuk sekaligus membantu segi pengawasan yang relatif sulit jika hanya ditangani oleh negara2 ASEAN. Apalagi dengan mengingat juga bahwa panjang pantai di Indonesia yang mencapai sekitar 81.000 km itu justru masih belum dapat dijaga sepenuhnya oleh Angkatan Laut RI, termasuk oleh kapal2 pengawasan Bea Cukai, dan menjadi wilayah yang rawan sekali terhadap kemungkinan aksi2 penyelundupan narkoba.