Yayasan Pendidikan Islam Minhajul Huda

Yayasan Pendidikan Islam Minhajul Huda Yayasan Pendidikan Islam Minhajul Huda merupakan organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan, ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan sosial

24/06/2022

Tafsir Kemenag Al-Isra' 17:18-19
(18) Allah swt mengelompokkan manusia ke dalam dua golongan: golongan yang mencintai kehidupan dunia, dan golongan yang mencintai kehidupan akhirat. Dalam ayat ini, Allah swt menyebutkan golongan yang pertama, sedangkan golongan yang kedua disebutkan dalam ayat berikutnya. Ketika menyebutkan golongan yang pertama, Allah swt menyatakan bahwa barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dengan kenikmatannya yang dapat mereka rasakan, maka Allah swt menyegerakan keinginan mereka itu di dunia sesuai dengan kehendaknya. Tetapi di akhirat, mereka tidak mendapat apapun kecuali azab neraka. Pernyataan ini ditujukan kepada orang-orang yang tidak mempercayai adanya hari kebangkitan dan hari pembalasan, sehingga mereka yakin bahwa tidak ada lagi kehidupan sesudah kehidupan di dunia ini. Itulah sebabnya mengapa mereka terlalu rakus terhadap kekayaan dunia dan kemewahannya, padahal kehidupan dunia serta kenikmatannya bersifat sementara. Oleh karena itu, kehidupan di dunia dan kemewahannya itu digambarkan Allah sebagai suatu yang segera dapat diperoleh dan dirasakan, tetapi segera p**a musnah dan berakhir. Firman Allah: Dan jangan sekali-kali orang-orang kafir itu mengira bahwa tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka lebih baik baginya. Sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka hanyalah agar dosa mereka semakin bertambah; dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan. (ali 'Imran/3: 178) Kemudian Allah swt mengancam mereka dengan ancaman neraka Jahanam sebagai balasan yang pantas bagi mereka. Di dunia, mereka akan mengalami kesedihan yang mendalam karena berpisah dengan kemewahan dunia yang sangat mereka cintai ketika ajal datang merenggut. Sedangkan di akhirat, mereka akan mengalami penderitaan yang seberat-beratnya dan menyesali perbuatan tercela yang mereka lakukan di dunia.
(19) Dalam ayat ini, Allah swt menyebutkan golongan yang kedua. Allah swt menyatakan bahwa barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh serta tetap beriman, maka dialah orang yang usahanya mendapat balasan yang baik. Yang dimaksud dengan orang-orang yang menghendaki kehidupan akhirat ialah orang-orang yang mencita-citakan kebahagiaan hidup di akhirat, dan berusaha untuk mendapatkannya dengan mematuhi bimbingan Allah serta menjauhi tuntutan hawa nafsunya. Orang yang demikian ini selama hidupnya di dunia menganggap bahwa kenikmatan hidup di dunia serta kemewahannya adalah nikmat Allah yang harus disyukuri dan digunakan sebagai sarana untuk beribadah kepada-Nya. Itulah sebabnya di akhir ayat ini, Allah swt menegaskan bahwa orang yang demikian itulah yang akan mendapat balasan dari Allah dengan pahala yang berlimpah-limpah, sebagai imbalan dari amalnya yang saleh dan ketabahannya melawan kehendak hawa nafsu. Ia akan dimasukkan ke dalam surga Firdaus dan kekal selama-lamanya di sana. Dalam ayat ini disebut tiga syarat yang harus dipenuhi agar seseorang itu mencapai kebahagiaan yang abadi yakni: 1. Adanya kehendak untuk melakukan suatu perbuatan dengan meng-utamakan kebahagiaan akhirat di atas kepentingan duniawi. 2. Melakukan amal saleh sebagai perwujudan niatnya mendapatkan kebahagiaan akhirat dengan jalan menaati perintah Allah dan selalu mendekatkan diri kepada-Nya. 3. Menjadi orang mukmin, karena iman merupakan dasar untuk diterima atau tidaknya amal perbuatan. Seseorang yang hatinya kosong dari iman, tidak akan mungkin menerima kebahagiaan yang abadi itu.

Saat kedatangan bapak Wakil Gubernur , skrg apa pak Wagub msh ingat ke kami setelah pimpinan kami meninggal dunia , 🙏🙏
20/09/2021

Saat kedatangan bapak Wakil Gubernur , skrg apa pak Wagub msh ingat ke kami setelah pimpinan kami meninggal dunia , 🙏🙏

Semakin Semangat saja para peserta pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan ,setelah sukses Produksi dan pemasaran...
07/11/2020

Semakin Semangat saja para peserta pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan ,setelah sukses Produksi dan pemasaran lancar ,seminggu sekali produksi utk melayani permintaan konsumen,Alhamdulillah ikut senang

Terima kasih atas kedatangan Bapak Wakil Gubernur, sekaligus sebagai Panglima Santri Jawa Barat, Bapak Uu Ruzhanul Ulum,...
16/06/2020

Terima kasih atas kedatangan Bapak Wakil Gubernur, sekaligus sebagai Panglima Santri Jawa Barat, Bapak Uu Ruzhanul Ulum, ke YASPIMIDA. Meskipun singkat, namun insya Allah berkah dan membawa rahmat. Semoga beliau dipanjangkan usia, serta hidup di bawah ridlo Allah SWT. Amin

24/12/2019
11/09/2019

Persembahan dari Rohis Pondok Pesantren Miftahul Huda dalam menyambut Haul Miftahul Huda ke 37

31/05/2019
Pendidikan Kesetaraan Paket A setara SD/MI, Paket B setara SMP/MTs dan Paket C setara SMA/MA PKBM YASPIMIDA menerima pen...
26/03/2019

Pendidikan Kesetaraan Paket A setara SD/MI, Paket B setara SMP/MTs dan Paket C setara SMA/MA PKBM YASPIMIDA menerima pendaftaran warga belajar baru tahun pelajaran 2019/2020. Silahkan disimak informasinya!

Alhamdulillah Akhirnya Yaspimida punya Masjid Mungil indah,terima kasih kepada donatur dan kpd semua yg sdh berkontribus...
09/03/2019

Alhamdulillah Akhirnya Yaspimida punya Masjid Mungil indah,terima kasih kepada donatur dan kpd semua yg sdh berkontribusi dlm pembangunan Masjid ini,semoga Allah SWT membalasnya Aamiin YRA

Address

Kp. Bojongringkung RT. 03 RW. 01 Desa Sasagaran Kec. Kebonpedes
Sukabumi
43194

Telephone

+62266230131

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Pendidikan Islam Minhajul Huda posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share