Fortifikasi FPIK UNPAD

Fortifikasi FPIK UNPAD Fortifikasi FPIK UNPAD adalah wadah organisasi mahasiswa yang bergerak dalam pengolahan ikan dan hasil perikanan lainnya

[INFO PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN]Teman-teman tau ngga apa itu surimi??Surimi adalah produk ol...
10/04/2016

[INFO PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN]

Teman-teman tau ngga apa itu surimi??

Surimi adalah produk olahan hasil perikanan setengah jadi berupa daging ikan yang dilumatkan, kemudian mengalami proses pencucian, dan pemberian bahan tambahan pangan yang kemudian dibekukan. Surimi merupakan bahan baku produk Fish Jelly.

FORTIFIKASI bekerja sama dengan Departemen TIHP FPIK UNPAD memfasilitasi teman-teman yang berminat untuk mempelajari pembuatan surimi dan beberapa produk Fish Jelly.

Jenis Pelatihan :
Pembuatan Surimi & Fish Jelly.

Biaya Pelatihan : Rp 250.000

Fasilitas Pelatihan :
-Sertifikat
-Handout Materi
-Cooking Kit
-Makan Siang

Waktu dan Tempat Pelatihan :
Sabtu-Minggu, 30 April-1 Mei 2016 Pukul 08.00 - 17.00 WIB
Lab. TIHP FPIK UNPAD

Jadwal Pendaftaran dan Pembayaran :
1 April - 23 April 2016

Cara Pendaftaran :
SMS dengan format Nama Lengkap_Fakultas_No HP kirim ke 089657961427

Info : Hubungi CP

Selamat malam teman-teman :)Sudah tidak terasa hampir satu minggu FORTIFIKASI membuka pendaftaran untuk anggota baru dan...
06/02/2016

Selamat malam teman-teman :)

Sudah tidak terasa hampir satu minggu FORTIFIKASI membuka pendaftaran untuk anggota baru dan yang mendaftar sudah banyak, tinggal 2 hari lagi nih FORTIFIKASI membuka pendaftaran anggota baru, jadi jika kalian atau teman kalian berminat untuk bergabung dengan FORTIFIKASI ayo daftarkan segera!!

Kalian bisa daftar di link berikut ini : http://goo.gl/forms/8fztKn9RkS

Silakan Diisi

Selamat malam teman-teman!Fortifikasi sebentar lagi akan mengadakan open recruitment yang akan di laksanakan 1 hari lagi...
30/01/2016

Selamat malam teman-teman!

Fortifikasi sebentar lagi akan mengadakan open recruitment yang akan di laksanakan 1 hari lagi....

Jadi jika teman-teman FPIK UNPAD berminat untuk bergabung maka pantengin terus akun medsos kami, karena pendaftaran akan dilakukan secara online!
Jangan sampai ketinggalan ya :)

Selamat siang teman-teman!Fortifikasi sebentar lagi akan mengadakan open recruitment yang akan di laksanakan 2 hari lagi...
29/01/2016

Selamat siang teman-teman!

Fortifikasi sebentar lagi akan mengadakan open recruitment yang akan di laksanakan 2 hari lagi

Jadi jika teman-teman FPIK UNPAD berminat untuk bergabung maka pantengin terus akun medsos kami, karena pendaftaran akan dilakukan secara online!
Jangan sampai ketinggalan ya :)

Selamat siang teman-teman!Fortifikasi sebentar lagi akan mengadakan open recruitment yang akan di laksanakan 3 hari lagi...
28/01/2016

Selamat siang teman-teman!

Fortifikasi sebentar lagi akan mengadakan open recruitment yang akan di laksanakan 3 hari lagi

Jadi jika teman-teman FPIK UNPAD berminat untuk bergabung maka pantengin terus akun medsos kami, karena pendaftaran akan dilakukan secara online!
Jangan sampai ketinggalan ya :)

MUSYAWARAH BESAR FORTIFIKASI TAHUN KEPENGURUSAN 2014-2015
16/12/2015

MUSYAWARAH BESAR FORTIFIKASI TAHUN KEPENGURUSAN 2014-2015

Selamat kepada REKA DWI PATRIA dan WIDI RIDWANTO sebagai Ketua dan Wakil Ketua Fortifikasi tahun kepengurusan 2015-2016....
16/12/2015

Selamat kepada REKA DWI PATRIA dan WIDI RIDWANTO sebagai Ketua dan Wakil Ketua Fortifikasi tahun kepengurusan 2015-2016. Semoga dapat membawa Fortifikasi menjadi lebih unggul dan lebih baik

Teman-teman, jika kita membuat suatu produk pasti produk tersebut harus dikemas kan? kalian tahu tidak apa itu pengemasa...
09/12/2015

Teman-teman, jika kita membuat suatu produk pasti produk tersebut harus dikemas kan? kalian tahu tidak apa itu pengemasan? apa manfaat pengemasan? dan macam-macam pengemasan? Jika kalian belum tahu, yuk kita bahas satu per satu..

Mengemas atau seringkali disebut juga membungkus merupakan kegiatan memasukkan/mewadahi produk ke dalam bahan kemas tertentu untuk tujuan mempertahankan mutu agar memiliki masa simpan yang lebih lama. Pengemasan dapat mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan-kerusakan pada bahan yang dikemas.

Perkembangan bahan kemasan saat ini sangat pesat dan bervariasi dari bahan kertas, plastik, gelas, logam, fiber hingga bahan-bahan yang dilaminasi. Bentuk dan teknologi kemasan juga bervariasi dari kemasan botol, kaleng, tetrapak, corrugated box, kemasan vakum, kemasan aseptik, kaleng bertekanan, kemasan tabung hingga kemasan aktif dan pintar (active and intelligent packaging) yang dapat menyesuaikan kondisi lingkungan di dalam kemasan dengan kebutuhan produk yang dikemas.

Berdasarkan bahan dasar pembuatannya, maka jenis kemasan pangan yang tersedia saat ini adalah kemasan kertas, gelas, kaleng/logam, plastik dan kemasan komposit atau kemasan yang merupakan gabungan dari beberapa jenis bahan kemasan, misalnya gabungan antara kertas dan plastik atau plastik, kertas dan logam. Masing-masing jenis bahan kemasan ini mempunyai karakteristik tersendiri, dan ini menjadi dasar untuk pemilihan jenis kemasan yang sesuai untuk produk pangan.

Selain jenis-jenis kemasan di atas saat ini juga dikenal kemasan edible dan kemasan biodegradable. Kemasan edible adalah kemasan yang dapat dimakan karena terbuat dari bahan-bahan yang dapat dimakan seperti pati, protein atau lemak, sedangkan kemasan biodegradable adalah kemasan yang jika dibuang dapat didegradasi melalui proses fotokimia atau dengan menggunakan mikroba penghancur.

Fungsi kemasan yang utama untuk bahan pangan ada 2 hal yaitu:
a. Menyimpan barang sedemikian rupa untuk memudahkan penanganan.
b. Melindungi produk selama pemasaran dan penyimpanan.

Selain dua fungsi utama kemasan tersebut, pada dasarnya masih banyak fungsi-fungsi kemasan lainnya meliputi:

1) Sebagai wadah atau tempat
Untuk mempermudah pengangkutan atau supaya produk tidak berserakan, tidak semua produk dapat dibawa satu persatu untuk dipindahkan, bahkan ada yang tidak dapat dipegang hingga dibutuhkan wadah. Bila tidak menggunakan kemasan, produk tersebut tidak mungkin dapat dibawa dari satu tempat ke tempat lain. Produk-produk yang dimaksud adalah produk yang berupa tepung, butiran, cairan dan gas.

2) Sebagai Pelindung
Fungsi pelindung tidak hanya sebagai pelindung bahan yang dikemas, tetapi juga merupakan pelindung bagi lingkungannya dimana produk tersebut berada, diantaranya memberikan perlindungan terhadap uap air yaitu untuk mempertahankan kadar air dimana kemasan yang dipakai adalah kemasan kedap air, agar uap air tidak bebas keluar masuk kemasan. Memberikan perlindungan terhadap zat volatil, dimana bahan kemas yang dipakai kedap gas dan ,uap air, juga memberikan perlindungan antara lain terhadap oksigen, bahan yang mengalami proses karbonisasi, terhadap produk yang sensitif cahaya, terhadap infestasi, serangga maupun roden, dan perlindungan-terhadap bahan yang rapuh.

3) Sebagai Penunjang Cara Penyimpanan dan Transportasi Masalah kemasan merupakan masalah yang cukup kompleks. Produkproduk yang akan dipasarkan biasanya tidak langsung dibawa dari pabrik ke pengecer tetapi melalui saluran yang agak panjang. Beberapa bahan ada yang harus disimpan dulu sebelum dijual seperti produkproduk hortikultura yang dipanen pada "matang hijau" untuk pengontrolan kualitasnya. Selain itu harus mempunyai tingkat kemudahan untuk dibentuk menurut rancangan dimana wadah itu harus dapat dibuka dan ditutup, juga memudahkan penanganan tahap selanjutnya yaitu penggudangan dan pengangkutan. Dengan demikian pertimbangan dalam pengangkutan, ukuran, bentuk dan berat harus diperhatikan.

4) Sebagai Alat Persaingan Dalam Pemasaran
Dalam memasarkan suatu produk, langkah pertama adalah menarik perhatiam calon pembeli untuk mau melihatnya, dimana dalam pengepakan tersebut harus memberi pengenalan, keterangan dan daya tarik penjualan. Biasanya jika calon pembeli telah tergerak hatinya untuk memperhatikan produk tersebut, akan timbul keinginan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam dan ingin mencobanya, kemudian bila telah cocok dalam semua hal dan dianggap akan menguntungkan maka akan terjadilah transaksi jual beli antar pembeli barang dengan pemilik barang.

Sumber : Buku Teks Bahan Ajar Siswa "Pengolahan Diversifikasi Hasil Perikanan" 2013

Apa itu HACCP?Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) adalah suatu sistem kontrol dalam upaya pencegahan terjadin...
30/11/2015

Apa itu HACCP?

Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) adalah suatu sistem kontrol dalam upaya pencegahan terjadinya masalah yang didasarkan atas identifikasi titik-titik kritis di dalam tahap penanganan dan proses produksi. HACCP merupakan salah satu bentuk manajemen resiko yang dikembangkan untuk menjamin keamanan pangan dengan pendekatan pencegahan (preventive) yang dianggap dapat memberikan jaminan dalam menghasilkan makanan yang aman bagi konsumen.

Tujuan dari penerapan HACCP dalam suatu industri pangan adalah untuk mencegah terjadinya bahaya sehingga dapat dipakai sebagai jaminan mutu pangan guna memenuhi tututan konsumen. HACCP bersifat sebagai sistem pengendalian mutu sejak bahan baku dipersiapkan sampai produk akhir diproduksi masal dan didistribusikan. Oleh karena itu dengan diterapkannya sistem HACCP akan mencegah resiko komplain karena adanya bahaya pada suatu produk pangan. Selain itu, HACCP juga dapat berfungsi sebagai promosi perdagangan di era pasar global yang memiliki daya saing kompetitif.

Pada beberapa negara penerapan HACCP ini bersifat sukarela dan banyak industri pangan yang telah menerapkannya. Disamping karena meningkatnya kesadaran masyarakat baik produsen dan konsumen dalam negeri akan keamanan pangan, penerapan HACCP di industri pangan banyak dipicu oleh permintaan konsumen terutama dari negara pengimpor.

Penerapan HACCP dalam industri pangan memerlukan komitmen yang tinggi dari pihak manajemen perusahaan yang bersangkutan. Disamping itu, agar penerapan HACCP ini sukses maka perusahaan perlu memenuhi prasyarat dasar industri pangan yaitu, telah diterapkannya Good Manufacturing Practices(GMP) dan Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP).

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh suatu industri pangan dengan penerapan sistem HACCP antara lain meningkatkan keamanan pangan pada produk makanan yang dihasilkan, meningkatkan kepuasan konsumen sehingga keluhan konsumen akan berkurang, memperbaiki fungsi pengendalian, mengubah pendekatan pengujian akhir yang bersifat retrospektif kepada pendekatan jaminan mutu yang bersifat preventif , dan mengurangi limbah dan kerusakan produk atau waste .

SEJARAH HACCP

Konsep HACCP pertama kali dikembangkan ketika perusahaan Pillsbury di Amerika Serikat bersama-sama dengan US Army Nautics Research and Development Laboratories, The National Aeronautics and Space Administration serta US Air Force Space Laboratory Project Group pada tahun 1959 diminta untuk mengembangkan makanan untuk dikonsumsi astronot pada gravitasi nol. Untuk itu dikembangkan makanan berukuran kecil ( bite size ) yang dilapisi dengan pelapis edible yang menghindarkannya dari hancur dan kontaminasi udara. Misi terpenting dalam pembuatan produk tersebut adalah menjamin keamanan produk agar para astronot tidak jatuh sakit. Dengan demikian perlu dikembangkan pendekatan yang dapat memberi jaminan mendekati 100% aman.

Tim tersebut akhirnya sampai pada kesimp**an bahwa, cara terbaik untuk mendapatkan jaminan tertinggi adalah dengan sistem pencegahan dan penyimpanan rekaman data yang baik. Konsep yang saat ini dikenal sebagai HACCP ini, jika diterapkan dengan tepat dapat mengendalikan titik-titik atau daerah-daerah yang mungkin menyebabkan bahaya. Masalah bahaya ini didekati dengan cara mengamati satu per satu bahan baku proses dari sejak di lapangan sampai dengan pengolahannya. Bahaya yang dipertimbangkan adalah bahaya patogen, logam berat, toksin, bahaya fisik, dan kimia serta perlakuan yang mungkin dapat mengurangi cemaran tersebut. Disamping itu, dilakukan p**a analisis terhadap proses, fasilitas dan pekerja yang terlibat pada produksi pangan tersebut.

Pada tahun 1971, untuk pertama kalinya sistem HACCP ini dipaparkan kepada masyarakat di negara Amerika Serikat di dalam suatu Konferensi Nasional Keamanan Pangan. Pada tahun berikutnya Pillsbury mendapat kontrak untuk memberikan pelatihan HACCP kepada badan Food and Drug Adminstration(FDA). Dokumen lengkap HACCP pertama kali diterbitkan oleh Pillsbury pada tahun 1973 dan disambut baik oleh FDA dan secara sukses diterapkan pada makanan kaleng berasam rendah.

Pada tahun 1985, The National Academy of Scienses (NAS) merekomendasikan penerapan HACCP dalam publikasinya yang berjudul An Evaluation of The Role of Microbiological Criteria for Foods and Food Ingredients. Komite yang dibentuk oleh NAS kemudian menyimpulkan bahwa sistem pencegahan seperti HACCP ini lebih dapat memberikan jaminan kemanan pangan jika dibandingkan dengan sistem pengawasan produk akhir.

Selain NAS, lembaga internasional seperti International Commission on Microbiological Spesification for Foods (ICMSF) juga menerima konsep HACCP dan memperkenalkannya ke luar Amerika Serikat. Ketika NAS membentuk The National Advisory Commitee on Microbiological Criteria for Foods (NACMCF), maka konsep HACCP makin dikembangkan dengan disusunnya 7 prinsip HACCP yang dikenal sampai saat ini. Konsep HACCP kemudian diadopsi oleh berbagai badan internasional seperti Codex Alimentarius Commission (CAC) yang kemudian diadopsi oleh berbagai negara di dunia termasuk Indonesia .

Sumber: Ilmu Teknologi Pangan IPB

[pelatihan]Kamu mahasiswa fpik? gabisa bikin produk perikanan? Pengen bisa bikin produk perikanan yang baik dan benar be...
27/11/2015

[pelatihan]
Kamu mahasiswa fpik? gabisa bikin produk perikanan? Pengen bisa bikin produk perikanan yang baik dan benar beserta modifikasi produknya?

Fortifikasi bekerjasama dengan departemen Teknologi Hasil Perikanan FPIK UNPAD dengan bangga mempersembahkan:

Seminar + pelatihan produk perikanan dan modifikasinya

Date : 19-20 desember *
price : 250k**
time : 09.00- selesai
place: laboratorium THP FPIK UNPAD
Include:
-lunch 2x
-snack
-seminar kit
-cooking kit
-certificate dibawah fakultas FPIK dan departemen Teknologi Hasil Perikanan
-final products

Pelatihan dilaksanakan 2x
19 desember 2015: seminar + pelatihan pembuatan surimi
20 desember 2015: pembuatan 2 jenis produk fish jelly beserta modifikasinya

*= sabtu minggu setelah uas
**= disesuaikan dengan jumlah peserta ( 30 orang 200k / 25 orang 250k)

Format Pendaftaran : Nama Lengkap_NPM_No Hp
kirim ke : 08584665965 (Hasan)

Kuota Terbatas! Akhir Pendaftaran: 1O Desember 2015
Kapan lagi ada seminar dan pelatihan produk perikanan dan modifikasinya dengan harga yang sangat terjangkau? Ayo, tunggu apa lagi! Buruan daftar! Jangan sampai ketinggalan!

cp: 085846659265
line: hasany99

Hai, guys.. ayo mampir ke stand FORTIFIKASI di Fisheries Week di Gerbang Lama Unpad. Fortifikasi menyediakan Kebab Ikan ...
24/11/2015

Hai, guys.. ayo mampir ke stand FORTIFIKASI di Fisheries Week di Gerbang Lama Unpad. Fortifikasi menyediakan Kebab Ikan Nila Merah, Bapau Ikan Nila, dan Pudding Coklat Mouse..

Harga terjangkau sesuai kantong mahasiswa !!! Grab it fast sebelum kehabisan

Selamat Hari Ikan Nasional !!! Semoga perikanan di Indonesia semakin jaya dan semoga masyarakat Indonesia semakin gemar ...
21/11/2015

Selamat Hari Ikan Nasional !!!

Semoga perikanan di Indonesia semakin jaya dan semoga masyarakat Indonesia semakin gemar untuk mengkonsumsi ikan

Address

Sumedang
40600

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fortifikasi FPIK UNPAD posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share