19/07/2017
*جلسۃ دار الحبيب*
*RIBUAN MALAIKAT MENDO'AKAN ORANG YANG TERANIAYA DAN DICACI MAKI*
__________________________
Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq, r.a. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar Shidiq dan langsung mencela Abu Bakar Shidiq . Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu.
Namun, Abu Bakar Shidiq tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah saw. Melihat hal ini, Rasulullah Saw tersenyum.Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar shidiq dengan cacian bermacam-macam.
Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar Shidiq tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah Saw kembali memberikan senyum.
Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar Shidiq dengan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar Shidiq tidak dapat menahan amarahnya.
Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian p**a. Terjadilah perang mulut. *Seketika itu, Rasulullah Saw beranjak dari tempat duduknya.* Ia meninggalkan Abu Bakar Shidiq tanpa mengucapkan salam.Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar Shidiq tersadar dan menjadi bingung. Ia berlari menuju Rasulullah,Saw yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar Shidiq berkata, “Wahai Rasulullah, janganlah Anda membiarkan saya dalam penuh kebingungan.... Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!
”Rasulullah menjawab,“Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnaan lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam dan tidak membalasnya, aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun untukmu kepada Allah SWT.
”Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu,aku tersenyum.
Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu. Hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya. Setelah itu menangislah Sayidina abu bakar Shidiq ra ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung yang jarang sekali diketahui manusia kecuali hanya sedikit sekali.(sumb : Baharun)
Semoga kita diberikan hati yg senantiasa tabah dan sabar dalam mengadapi setiap masalah.
*Salam mahabbah, jgn lupa hidup ini indah, jgn dirumitkan dgn PERASANGKA BURUK pd siapa saja, sungguh mengajari hati BERBAIK SANGKA itu indah.*
👏👏👏