Tenaga Perawat adalah komponen tenaga kesehatan yang ikut andil dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.Guna menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan dan kompetitif, dunia pendidikan memikul tanggung jawab yang sangat besar dalam meningkatkan sumber daya manusia. STIKES ADI HUSADA yang sudah menyelenggarakan program pendidikan Diploma III Keperawatan sejak tahun 1984, siap menerima mahasiswa baru semua jurusan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah. Sejalan dengan perkembangan Teknologi dan adanya tuntutan masyarakat, maka STIKes Adi Husada dituntut untuk dapat menghasilkan tenaga profesional. Untuk itu perlu adanya calon mahasiswa yang berpotensi, sehingga dilaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Akper Adi Husada berdiri sejak 1983 dan terus berkembang serta mampu menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional. Masa studi di Akper Adi Husada ditempuh 3 tahun (6 semester). STIKes Adi Husada didukung 2 (dua) Rumah Sakit terbaik yaitu :
1. Rumah Sakit Adi Husada Kapasari
LAHAN PRAKTEK
> Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan
> Rumah Sakit Adi Husada Kapasari
> RSUD Dr. Soewandhi Surabaya
> RSUD Jiwa Menur Surabaya
> RSB Lantamal Dr. Oepomo Surabaya
> Puskesmas Binaan DINKES Kodya Surabaya
PROSPEK KELULUSAN
Lulusan D III Keperawatan STIKes Adi Husada mendapat gelar Ahli Madya Keperawatan dan dapat meneruskan ke jenjang Perguruan Tinggi program Sarjana Ilmu Keperawatan, Sarjana Kesehatan Masyarakat, atau sarjana lainnya. Bahkan dapat bekerja di Rumah Sakit Pemerintah, Swasta / Asing, Poliklinik Perusahaan, dan Praktek dari Dinas Kesehatan setempat / masing-masing Propinsi. Diprioritaskan bekerja di Rumah Sakit Adi Husada jika memenuhi syarat. Lulusan STIKes Adi Husada banyak diminati di institusi-institusi kesehatan antara lain :
> Rumah Sakit Pemerintah
> Rumah Sakit Swasta
> Rumah Sakit Internasional
> Puskesmas
> Klinik Kesehatan
> dan lainnya
Bahkan ada lulusan STIKes Adi Husada yang telah bekerja di luar negeri